batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana mengelola air laut menjadi air baku.
Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi
Gustinandar, pihaknya telah menyiapkan program dan akan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak.
“Dan salah satu rencana ke depannya adalah mengolah air laut menjadi air baku,” tuturnya, Sabtu (28/11/2020).
Saat ini kta dia, BP Batam bersama PT Moya Indonesia sebagai pengelola Sistem Penyedia Air Baku (SPAM) di Batam, juga terus mengembangkan fungsi teknologi SCADA untuk operasional dan distribusi air bersih.

Saat ini, dengan peningkatan sistem SCADA dalam operasional SPAM, BP Batam juga bisa memonitor air bersih dan kecukupan pasokan air baku di Batam.
BP Batam lanjutnya, juga telah mengoperasikan interkoneksi Waduk Tembesi ke Waduk Muka Kuning untuk menjamin ketersediaan air baku yang cukup hingga lima tahun ke depan.
Untuk menyiapkan ketersediaan air baku jangka panjang, BP Batam juga akan melakukan pendalaman waduk yakni bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
“Selain itu, jaminan ketersediaan air ke depan, BP Batam akan mengelola air laut menjadi air baku dan mengupayakan air hujan yang selama ini terbuang ke laut bisa mengalir ke sejumlah waduk di Batam,” tuturnya.(esa/adv)
