batampos.co.id – Pemko Batam membangun posko di lokasi kebakaran yang menghanguskan 40 rumah liar (ruli) di belakang Kompleks Ruko Bumi Ayu Lestari, RT 03/ RW 01, Sei Jodoh, Batu Ampar, Selasa (8/12/2020).
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meminta Dinas Sosial (Dinsos) untuk mendata korban kebakaran di Nagoya.
“Bantuan sudah pasti ada dari pemerintah, minimal tiga hari makan akan ditanggung,” katanya, Selasa (8/12/2020).
Kata dia, Pemko Batam akan langsung membuat posko bagi korban kebakaran.

Sehingga untuk sementara waktu warga yang kehilangan rumahnya bisa tinggal sementara waktu di posko.
Terkait kesehatan, ia meminta puskesmas terdekat untuk selalu memeriksa kesehatan warga korban kebakaran. Termasuk juga anak-anak yang memungkinkan trauma atas kejadian tersebut.
“Untuk pakaian nanti kita coba kita bantu juga, biasanya nanti juga banyak yang donasi,” kata Rudi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Azman mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB.
Pihaknya tidak mengetahui pasti sumber api berasal. Kata dia, angin yang kencang diakui membuat api menyebar dengan cepat.
Terlebih lagi mayoritas rumah liar di belakang Gedung BPJS Ketenagakerjaan tersebut masih semi permanen yang bahannya banyak terbuat dari kayu.
“Kita turunkan 8 mobil pemadam kebakaran, alhamdulillah sudah berhasil kita kendalikan,” kata Azman.(*/esa)
