Minggu, 3 Mei 2026

Pemko-BP Janji Bereskan Penyebab Banjir

Berita Terkait

batampos.co.id – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Kota Batam, Yumasnur, mengatakan, hujan deras yang terjadi di Batam hingga membuat sejumlah ruas jalan tergenang air disebabkan sumber air di hulu meningkat, sedangkan hilir tidak sanggup menampung debit air.

Beberapa titik banjir seperti dekat Perumahan Duta Mas maupun dalam Duta Mas,
Perumahan Legenda Bali, Simpang Kabil/Kepri Mall, Nagoya Thamrin, Bengkong,
dan beberapa titik lainnya.

Secara umum, persoalan banjir masih disebabkan hal yang sama seperti sebelumnya.

”Untuk yang di Duta Mas itu (klaster Victoria), kami sudah coba turun ke lokasi. Gorong-
gorong yang ada di bangunan perumahan tersebut kecil. Kami lagi coba bersihkan dan carikan solusi agar tidak terjadi banjir lagi,” ujarnya usai menghadiri Hari Jadi Batam (HJB) di Dataran Engku Putri, Batam Center, Jumat (18/12/2020) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Sedangkan untuk Simpang Kabil/Kepri Mall, ia mengakui ada peningkatan infrastruktur pintu air dengan pemasangan jaring-jaring di aliran air bagian belakang menuju Dam Duriangkang.

Pemasangan jaring ini untuk menyaring sampah agar tidak masuk ke Dam
Duriangkang.

Ilustrasi. Banjir. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

”Jadi, aliran air tersumbat karena sampah yang ada di jaring tersebut belum diangkat. Di belakang pos polisi itu jaringnya. Jadi karena tersumbat, makanya air meluap ke jalan,” terangnya.

Untuk menyelesaikan persoalan ini, pihak DBM-SDA Kota Batam akan berkoordinasi dengan BP Batam dan pihak RT/RW agar solusi penanganan banjir bisa segera di selesaikan.

Untuk aliran air yang ada di Perumahan Duta Mas dan Legenda Bali, kata dia, perlu dikomunikasikan, agar mau dikerjakan bangunannya di area mereka itu. Supaya aliran air bisa lancar.

”Kalau untuk gorong-gorong yang besar dan terkoneksi nanti kami minta bantuan BP
Batam. Sebab, itu berada di bawah tanggung jawab mereka. Intinya, kami berupaya agar kondisi (banjir, red) ini bisa diminimalisir,” imbuhnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, persoalan banjir memang menjadi salah satu prioritas untuk dikerjakan.

Menurutnya, memang belum tuntas, terutama saat hujan deras turun, titik banjir kembali bermunculan karena banyak pembangunan dan drainasenya semakin sempit.

”Alat berat sudah diturunkan Pak Yumasnur. Mereka juga langsung turun ke lapangan
untuk melihat penyebab banjir, dan langsung ditangani,” sebutnya.

Ke depan penanganan banjir masih akan terus dikerjakan. Meskipun tahun ini tidak
berjalan maksimal karena keterbatasan anggaran akibat pandemi Covid-19.

”Fokus kami tetap mencarikan solusi agar titik banjir ini bisa berkurang,” ucapnya.

”Masih kami upayakan agar penanganan ini cepat. Alat berat sekarang sudah ada di
lapangan. Mudah-mudahan yang tersumbat kemarin (Kamis, 17/12, red) bisa dituntaskan dan hari ini (kemarin, red) berkurang banjirnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasubdit Pembangunan Jalan dan Jembatan BP Batam, Boy Zasmita, sebelumnya juga berjanji akan menurunkan tim untuk memetakan titik-titik banjir
yang terjadi pada Kamis (17/12) lalu.

”Kami akan segera mengevaluasi mengenai pintu air tersebut. Kami akan segera mencari solusinya dalam waktu dekat,” ujarnya.(jpg)

Update