batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam masih membuka pendaftaran bagi warga Batam untuk mengikuti pelatihan kerja. Tak hanya bagi pencari kerja (pencaker) pelatihan itu juga bisa diikuti pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan, pendaftaran pelatihan kerja dibuka online atau daring. Pelamar bisa bisa langsung mengunjungi laman resmi, http://simlattas.com atau http://disnaker.batam.go.id.
”Hingga hari keempat pendaftran, sudah ada sekitar 1.500 orang yang mendaftar,” katanya, Senin (25/1), dilansir Harian Batam Pos.
Pendaftaran dibuka tanggal 22-29 Januari. Pelamar bisa langsung mengakses website yang disediakan. Website akan menyajikan jenis pelatihan, baik untuk pencari kerja maupun peningkatan keahlian atau sertifikasi bagi tenaga kerja.
Rudi menyebutkan, pendaftaran pelatihan dibuka online karena menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini. Melalui pendaftaran daring, diharapkan pelamar lebih aman ketika ingin mendaftarkan diri.
”Tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena keselamatan dan keamanan pelamar itu prioritas. Kita ingin pelatihan ini berjalan, namun harus tetap menjalankan protokol kesehatan,” kata Rudi.
Adapun, untuk persyaratan, pelamar wajib mengunggah data melalui website yang disediakan. Untuk pencaker, wajib melampirkan kartu identitas diri, AK1, pas foto, ijazah, dan mengisi formulir pendaftaran yang disediakan.
Peserta untuk pelatihan dasar, akan mengikuti seleksi tanggal 30 Januari-1 Februari di SMPN 3 Batam. ”Ada 27 pelatihan yang kita siapkan. Untuk pesertanya, tidak kita batasi,” bebernya.
Sementara itu, mulai Senin kemarin, Disnaker membuka peningkatan pelatihan pekerja. Adapun, syaratnya adalah harus memiliki pengalaman minimal dua tahun di masing-masing bidang, usia maksimal 45 tahun, status bekerja di perusahan Batam, dan ada surat dari perusahaan yang bersangkutan.
”Mulai hari ini (kemarin) kita buka bagi yang sudah bekerja. Untuk pelatihannya, ada 31 jenis pelatihan yang kita siapkan,” pungkas Rudi.(*/jpg)
