batampos.co.id – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar, mengatakan, pintu wisatawan mancanegara wisman) Kepri akan dibuka kembali pada Maret 2021 mendatang. Ia optimistis, jika pintu wisman dibuka kembali, pariwisata Kepri akan bangkit kembali.
”Iya, Maret, akses pintu pariwisata kembali dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya, di pembukaan acara Kepri Bangkit di Mega Mall Batam Center, Jumat (5/2).

Mega Mall Batam Center, Jumat (5/2).
(ist)
Buralimar mengakui, sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Kepri, kunjungan wisman anjlok hingga sampai pada titik 85 persen. Khususnya di Batam dan Bintan sebagai pintu masuk utama wisman di Kepri, bahkan Indonesia.
Ia menjelaskan, sejak 2020 lalu, Kepri sudah sangat siap menerima wisman. Semua sektor pariwisata, mulai dari travel, hotel, restoran, dan usaha terkait pariwisata sudah sangat siap menerima kunjungan wisman. Semua sudah menyiapkan dan menerapkan standar protokol kesehatan yang disyaratkan dunia internasional.
Tak hanya itu, pemerintah daerah (pemda) dan tim gugus tugas di Kepri juga sudah sangat siap. Termasuk dalam hal penanganan wisman jika ada yang terjangkit virus Covid-19.
Nah, guna menarik kunjungan wisman, saat ini sudah dimulai menggelar beberapa event pariwisata. Salah satunya, event Kepri Bangkit yang melibatkan banyak pihak, termasuk para dinas-dinas di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.
“Kami siap membuat event-event dan terobosan-terobosan baru agar turis mau datang ke Kepri. Meski Covid-19 belum habis, tapi pariwisata Kepri harus bangkit,” ujarnya.
Wakil Ketua II DPRD Kepri, Raden Hari Tjahyono, yang hadir dalam pembukaan event Kepri Bangkit itu memberikan dukungan penuh digelarnya berbagai event pariwisata yang bisa menarik wisman. Bahkan, ia juga mendukung agar secepatnya pintu masuk wisman dibuka kembali.
”Kondisi sulit karena Covid-19 sudah hampir setahun. Saatnya bangkit. Kami dari DPRD Kepri sangat mendukung upaya Dinas Pariwisata dan pelaku wisata menggelar berbagai event dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Raden.(*jpg)
