batampos.co.id – Basarnas berhasil menemukan Ediyanto, korban yang tenggelam di Pantai Biru Sehati Tanjungpiayu Laut, Selasa (9/2) sekitar pukul 18.30 WIB. Korban ditemukan meninggal dunia dengan jarak 2 nautical mile (nm) atau berjarak 3,6 kilometer dari lokasi tenggelam.
Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang, Mu’min Maulana, mengatakan pencarian korban tenggelam tersebut sudah berlangsung selama 2 hari. Jasad Ediyanto kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri.
”Total luas area pencarian 3 NM yang di bagi menjadi dua tim,” ujar Mu’min dilansir Harian Batampos.
Mu’min menjelaskan, tim pertama melakukan pencarian dengan menyisir wilayah timur laut. Sedangkan tim kedua, menyisir sepanjang bibir pantai.
”Malam ini pencarian sudah ditutup dan masing-masing tim kembali ke pangkalan,” ungkapnya kemarin.
Dengan kejadian ini, Mu’min memperingatkan masyarakat yang beraktivitas di laut untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab, cuaca masih kerap tidak menentu dengan angin kencang dan gelombang yang tinggi.
”Tetap waspada. Jika cuaca tidak memungkinkan, lebih baik tidak melaut,” tutupnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ediyanto, warga Puri Agung, Mangsang, Seibeduk, dinyatakan tenggelam di Pantai Biru Sehati, Tanjungpiayu Laut, Minggu (7/2) pagi. Informasi yang didapatkan, Ediyanto tenggelam saat hendak menyelamatkan nyawa keponakannya Daniel.
Saat itu, Daniel yang berenang dan terseret arus laut. Daniel ditemukan selamat oleh warga, sementara Ediyanto hilang selama dua hari dan ditemukan dalam keadaan tak bernyawa lagi. (*/jpg)
