Rabu, 6 Mei 2026

Kebijakan TCA Gagal Datangkan Wisman ke Kepri

Berita Terkait

batampos.co.id – Kebijakan Travel Corridor Arrangement (TCA) atau Reciprocal Green Lane (RGL) ternyata tidak mampu mengangkat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri, hingga akhir 2020 lalu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, kunjungan wisman Singapura sepanjang Desember hanya 69 orang. Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya 62 wisman, maka terjadi kenaikan.

”Kunjungan total wisman ke Kepri selama Desember tercatat hanya 542 kunjungan atau mengalami penurunan 3,39 persen dibanding kunjungan November 2020 yang mencapai 561 kunjungan,” kata Kepala BPS Kepri, Agus Sudibyo, Selasa (9/2), dilansir Harian Batampos.

Wisman Singapura memang mendominasi sebanyak 44,91 persen dari jumlah wisman selama Januari hingga Desember. Secara keseluruhan, jumlah wisman Singapura sepanjang 2020 yang berkunjung ke Kepri mencapai 184.702 wisman. Jumlahnya anjlok 86,71 persen dibanding tahun 2019, yang mencapai 1.390.076.

Dalam konteks Batam, kepala BPS Kota Batam, Rahmad Iswanto, menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Kota Batam sepanjang 2020 hanya 306.777 kunjungan. Jumlah ini merosot jauh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1.947.934 kunjungan.

Turunnya jumlah kunjungan wisman ke Batam ini tidak lepas dari pandemi Covid-19 yang memberi dampak terhadap sektor pariwisata di Kota Batam. ”Dampaknya sangat luar biasa. Tak hanya sektor pariwisata,sektor-sektor lainnya ikut terdampak,” kata Rahmad.

Selain itu, masih berlakunya larangan bepergian yang berlaku di beberapa negara dampaknya sangat besar terhadap sektor pariwisata di Kota Batam.

Capaian kunjungan sepanjang 2020 juga tidak lepas dari jumlah kunjungan wisman pada Desember 2020 yang hanya 471 kunjungan atau terendah kedua setelah November. Padahal bila melihat trennya, Desember menjadi bulan dengan jumlah kunjungan tertinggi setiap tahunnya.

”Jika dibanding Desember 2019, kunjungan wisman Desember 2020 mengalami penurunan 99,75 persen,” sebut Rahmad.

Dari sisi negara, wisman berkebangsaan Singapura masih yang paling banyak berkunjung ke Batam pada periode Januari hingga Desember 2020. Wisman berkebangsaan Singapura ini mendominasi 48,61 persen dari total seluruh kunjungan wisman. Totalnya 149.138 kunjungan.

Jumlah kunjungan terbanyak yang kedua adalah wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 34.956 kunjungan atau 11,39 persen. Ketiga wisman berkebangsaan India 11.682 kunjungan atau 3,81 persen. Lalu Tiongkok 2,29 persen, dan Filipina 1,96 persen.(*/jpg)

Update