batampos.co.id – Setelah mendapatkan penyaluran vaksin tahap pertama, 6.041 tenaga kesehatan (nakes) di Kota Batam telah mendapatkan jatah suntik vaksin Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, untuk vaksin tahap pertama ditujukan kepada 7.874 tenaga kesehatan di Kota Batam. Dan untuk tenaga kesehatan yang batal divaksin sebanyak 1.215.
”Untuk dosis tahap pertama yang sudah divaksin mencapai 92,2 persen,” ujar Didi, Selasa (16/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.
Kemudian, untuk tahap kedua, ditujukan untuk 6.041 tenaga kesehatan di Kota Batam dan telah terealisasi sebanyak 3.886 tenaga kesehatan atau sebesar 68 persen.
”Untuk yang batal divaksin sebanyak 221 tenaga kesehatan,” katanya.

Menurut Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam ini, jumlah nakes yang akan divaksin akan terus bertambah karena vaksinasi nakes massal
masih berlangsung hingga kini.
Dalam pelaksanaan vaksinasi, pihaknya melibatkan sekitar 115 fasilitas kesehatan (Faskes), baik milik pemerintah maupun yang dikelola oleh pihak swasta.
Didi merinci, dari 115 faskes tersebut terdiri dari 21 unit Puskesmas, 1 Klinik KKP, 77 Klinik Swasta dan 16 Rumah Sakit pemerintah dan swasta.
Untuk proses vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan, khusus tenaga kesehatan yang sudah menerima pesan singkat.
Selain itu, mereka yang sudah terdaftar di laman pedulilindungi.id dengan cara memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Jika namanya sudah terdaftar, maka bisa langsung divaksin,” kata dia.
Jika belum terdaftar di laman pedulilindungi.id, maka melalui fasilitas kesehatan (faskes) dimana tempat nakes bekerja, dapat mendaftarkan secara kolektif.
“Kalau sudah terdaftar, nanti akan terima e-Card. Di situ nanti tertera lokasi untuk menjalani vaksinasi,” jelasnya.(jpg)
