batampos.co.id – Anggota Komisi IX DPR Abidin Fikri optimistis Indonesia dalam waktu dekat bisa memproduksi Vaksin Nusantara. Hal itu dia sampaikan setelah menyaksikan penyerahan hasil uji klinis fase pertama vaksin Covid-19 produksi dalam negeri yang diberi nama Vaksin Nusantara kemarin.
Hasil uji klinis fase pertama secara resmi diserahkan ke BPOM. Kemudian, BPOM akan melakukan evaluasi dan berlanjut ke uji klinis fase kedua. ’’Diperkirakan bisa dilakukan pada akhir Februari 2021,’’ ujarnya.
Wakil rakyat dari dapil Jawa Timur IX itu menerangkan, para peneliti dari RSUP dr Kariadi Semarang yang bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes memastikan Vaksin Nusantara aman untuk semua golongan. ’
’Termasuk warga dengan penyakit penyerta (komorbid) dan anak-anak,’’ ungkapnya.
Vaksin Nusantara menggunakan metode pengambilan sampel darah dari calon penerima vaksin. Sampel itu diletakkan di dalam alat khusus untuk dipertemukan dengan antigen. Selanjutnya, kata Abidin, sampel darah tersebut dibiarkan seminggu untuk menghasilkan antibodi sebelum disuntikkan kembali pada penerima Vaksin Nusantara.(jpg)
