Jumat, 1 Mei 2026

19.868 Keluarga di Batam Terima Bantuan PKH

Berita Terkait

batampos.co.id – Sebanyak 19.868 keluarga di Batam menerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tahun ini.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam, Hasyimah, mengatakan, data penerima manfaat tersebut sudah terverifikasi dan berdasarkan tim pencacah.

“Tim sudah turun langsung ke lapangan. Data ini nantinya akan kita sampaikan ke pimpinan daerah,” kata Hasimah, Kamis (18/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Sementara itu, jumlah penerima manfaat dari hasil verifikasi menyesuaikan komponen yang ditetapkan Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Adapun, komponen yang ditetapkan ialah memiliki anak bayi balita, ibu hamil, memiliki anak usia sekolah, disabilitas atau cacat berat, serta lansia usai 70 tahun ke atas.

Ilustrasi. Salah seorang penerima bantuan tunai langsung memperlihatkan rupiah yang baru saja diambilnya di kantor pos. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

“PKH ini bantuan bagi masyarakat miskin atau yang tidak mampu. Besaran nilainya menyesuaikan komponen-komponen ini. Jika ada kelima komponen maka akan semakin besar nilai bantuannya,” kata Hasimah.

Selain program PKH, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan sosial sembako atau BPNT yang akan diberikan kepada masyarakat miskin atau yang tidak mampu.

Penyaluran bantuan ini juga sama dengan bansos PKH, yang disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebesar Rp 200 ribu setiap bulannya.

Kartu ini bisa dibawa ke agen sembako untuk ditukarkan dengan
jenis-jenis sembako yang telah ditetapkan.

Selain itu, bantuan lain yakni sebanyak 14.501 keluarga akan menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos.

Penerima BST ini diberikan kepada masyarakat miskin yang tidak menerima PKH dan sembako.

“BST ini sebenarnya diberikan selama Covid. Untuk tahun ini besarannya Rp 300 ribu selama empat bulan. Penyalurannya lewat bank pemerintah langsung kepada rekening penerima manfaat,” kata Hasyimah.

Selain ketiga bansos ini, lanjut dia, pemerintah pusat juga menyalurkan iuran, yakni berupa Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat.(jpg)

Update