batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menjawab kabar dirinya dikabarkan sempat menghilang selama lima hari.
Ia menyatakan tidak beraltivitas selama lima hari karena sempat kontak erat dengan pejabat Pemko Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19.
“Saya hadir di pelabuhan ini dalam kondis sehat wal afiat dan saya tidak hadir lima hari karena ada terkontak dengan pejabat Pemko Batam (terkonfirmasi positif Covid-19,red),” ujarnya saat meninjau Pelabuhan Batu Ampar, Senin (24/5/2021).
Ia menjelaskan, dirinya melakukan isolasi mandiri di rumahnya untuk menghindari penyebaran Covid-19.
“Kalaulah 5 hari itu adalah inkubasinya makanya 5 hari juga saya lakukan dan semalam saya swab alhamdulillah hasilnya negatif,” jelasnya.
Meski menjalani isolasi mandiri, Rudi mengaku senang. Karena bisa beraktivitas di rumah bersama keluarga dan anak-anaknya.
“Hari ini saya bekerja kembali sesuai janji saya minggu lalu,” tuturnya.
Sebelumnnya diberitakan dua pejabat di lingkungan Pemko Batam terkonfirmasi positif Covid-19.
Keduanya yakni Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yusfa Hendri dan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Batam, Wan Darussalam.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi.
“Benar,” katanya singkat saat ditanyai batampos.co.id Jumat (21/5/2021).(esa)
