batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, hari terakhir penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 bisa menjadi perpanjangan yang terakhir.
Hal ini karena upaya yang dilakukan sejak 12 Juli sudah maksimal untuk Batam bisa melonggarkan aturan yang berlaku.
”Posko PPKM cukup membantu. Bahkan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) meninjau langsung dan memberikan apresiasi kepada petugas PPKM,” kata dia, Minggu (8/8).

Batam, lanjutnya, sudah mengalami dua kali perpanjangan sejak pertama kali ditetapkan sebagai zona merah.
Meski berhasil menekan angka kasus, karena pembatasan mobilitas serta penutupan pusat perbelanjaan, namun Batam belum berhasil keluar dari zona merah sehingga harus memperpanjang pengetatan.
”Saya harap ini yang terakhir lah. Karena pengendalian penyebaran cukup berdampak terhadap angka kasus akhir-akhir ini. Masih ada besok (hari ini, red) jadi saya berharap sekali Batam bisa keluar dari zona merah, sehingga bisa turun level,” jelasnya.
Rudi menyebutkan, berdasarkan laporan harian, terjadi penurunan kasus cukup signifikan.
Awal pemberlakuan PPKM darurat bulan lalu, jumlah kasus menyentuh angka 500 lebih, dengan mayoritas bergejala hampir setengahnya.
selama dua minggu terakhir angka turun menjadi sekitar 100an kasus.
”Cukup signifikan turunnya. Bahkan hal ini terbukti dari jumlah pemeriksaan sampel di BLKLPP. Jadi, kami sangat berharap tren positif penurunan jumlah kasus ini bisa terus berlanjut, bahkan hingga ke angka puluhan bahkan zero,” bebernya.(jpg)
