Kamis, 26 Februari 2026

Mal di Batam Kembali Buka hingga Pukul 20.00 WIB

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, optimistis penurunan kasus Covid-19 di Batam.

Setelah empat kali instruksi Mendagri, akhirnya Batam bisa turun ke level 3, sebelumnya hampir satu bulan Batam melakukan pengetatan PPKM Level 4.

Hal itu juga berimbas terhadap kebijakan membuka beberapa tempat, termasuk pusat perbelanjaan atau mal.

“Alhamdulillah, kasus bisa ditekan hingga 50 persen. Sehingga sekarang Batam bisa sedikit lebih longgar, dan diharapkan tren positif ini akan terus berlanjut sampai turun ke level dua, satu, dan bebas dari Covid-19,” kata Rudi usai menghadiri Perayaan HUT Batam Pos, Selasa (10/8/2021).

Sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor 32 Tahun 2021 terkait Pemberlakuan PPKM Level 3 dan 2, serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Covid-19, Batam dinyatakan turun level, dan
bisa melonggarkan beberapa kegiatan yang selama ini tidak
diperbolehkan.

Aturan terbaru ini, sekolah diperbolehkan untuk menggelar belajar tatap muka terbatas, dan penerapan protokol kesehatan (protkes) yang ketat.

Pelaksanaan belajar tatap muka ini dibuka dengan kapasitas 50 persen dari daya tampung ruang sekolah.

Berikutnya, pusat perbelanjaan mal yang sudah tutup hampir dua pekan lebih, diperbolehkan kembali buka dengan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB dan pengetatan protokol
kesehatan (protkes).

Untuk kafe, rumah makan, restoran berskala kecil, diperbolehkan makan di tempat dengan kapasitas 50 persen.

Untuk yang skala besar, diminta untuk tidak melayani makan ditempat dan beralih ke layanan takeaway.

“Rumah ibadah buka dengan kapasitas 25 persen,” sebutnya.

Rudi menjelaskan, pengendalian kasus Covid-19 ini bisa berjalan dengan baik, tidak lepas dari dukungan semua pihak.

Pengetatan yang dilakukan cukup memberikan dampak terhadap penurunan kasus.

”Saya minta semua tetap patuhi Protkes. Jangan lupa pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, hingga mengurangi kerumunan. Mudah-mudahan tahun ini Covid-19 selesai dan pembangunan dan rencana Batam ke depan bisa berjalan dengan baik,” harapnya.

Rudi menambahkan, 70 persen perekonomian Kepri berada di Kota Batam. Untuk itu, Batam harus cepat pulih dan bangkit.

Saat ini, banyak sektor yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Di harapkan, tahun depan kondisi mulai pulih dan normal, sehingga yang saat ini berhenti bisa berjalan kembali.

”Wisata sekarang mati suri, ke depan kami harapkan kembali normal, dan ekonomi bangkit,” tambahnya.(jpg)

Update