Rabu, 25 Februari 2026

Kini, Pelayaran Kapal Cukup Pakai Tes Antigen

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 45 Tahun 2021 tentang PPKM level 3 di Kota Batam.

Salah satu isi edaran tersebut menyebutkan bahwa pelaku  perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis dan kapal laut) harus menunjukan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Menunjukan PCR minimal H-2 untuk pesawat terbang, serta  antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis dan kapal laut.

Ilustrasi aktivitas di Pelabuhan Domestik Sekupang beberapa waktu lalu. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Ketentuan dimaksud hanya berlaku dari dan ke wilayah yang ditetapkan sebagai PPKM level 3 serta tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi antarpulau dalam Kota Batam.

Menanggapi hal ini, Humas Agen Kapal Dumai Grup, Asmadi,  menyambut baik surat edaran ini.

Menurutnya, dengan surat edaran ini akan menaikkan lagi jumlah penumpang yang akan menggunakan transportasi kapal laut.

“Di edaran dijelaskan kalau angkutan laut tak lagi PCR, tapi cukup antigen. Tentu kita menyambut baik,” ujarnya, Selasa (10/8/2021).

Disinggung mengenai kapan dibukanya kembali rute pelayaran Batam-Dumai, ia mengaku masih menunggu surat edaran baru dari Wali Kota Dumai. Hal ini mengingat status Kota Dumai yang masih level 4.

“Kita masih menunggu edaran wali Kota Dumai dulu. Kalau sama, kita buka lagi pelayaran Batam-Dumai,” tutur Asmadi.

Diketahui, armada Dumai Express Group tidak beroperasi dengan tujuan Repan, Tanjung Samak, Selat Panjang, Tanjung Buton, Bengkalis dan Dumai, sejak penerapan PPKM Darurat beberapa waktu lalu.

Asmadi mengatakan, kapal harus dihentikan lantaran minimnya jumlah penumpang.

“Kalau penumpang hanya belasan, tak tutup operasional kapal. Ditambah lagi imbas dari PPKM darurat ini,” ungkap Asmadi.

Ia menyebutkan, banyak penumpang yang mengeluhkan banyaknya persyaratan perjalanan yang harus dilengkapi saat akan berlayar.

“Wajib PCR ditambah wajib vaksin, makanya banyak pe-
numpang yang mengeluh. Kemarin penumpang sampai
demo mereka ke pelabuhan,” bebernya.(jpg)

Update