batampos.co.id – Muhammad Fauzi, bocah berusia 10 tahun dilaporkan hilang akibat terseret arus hujan di parit di Bengkong
Bengkel, RT 003/RW 008, Seraya, atau di tepi Jalan Yos Sudarso, Batuampar, Jumat (13/8) siang.
Bocah yang duduk di bangku kelas 3 SD ini, diduga terjatuh saat bermain di parit di dekat masjid di sekitar rumahnya.
Informasi yang didapatkan, Fauzi menuju parit tersebut bersama 2 orang temannya setelah salat Jumat.
Ia diduga terpeleset hingga terseret arus air parit yang deras.
”Dia lagi main-main di tepi parit saat hujan. Lalu terpeleset, dan tangannya sempat dipegang oleh temannya, tapi terlepas,” ujar Reza, salah seorang rekan korban.
Reza mengatakan, lokasi parit tersebut memang kerap dijadikan lokasi bermain dan berenang bagi anak-anak.
Sebab, jika tidak hujan air di parit tersebut dangkal.
”Karena hujan deras, arus airnya kuat. Biasanya juga ada anak-anak yang berenang,” katanya.
Warga langsung melakukan pencarian dan menulusuri parit. Penelusuran dilakukan mulai dari parit yang berada di samping PT Trakindo, Batuampar menuju ke arah Melcem.
”Kemungkinan kalau arus deras seperti ini sudah terbawa ke laut. Parit ini arusnya ke laut di Melcem,” kata Jamal, salah seorang
warga.
Kapolsek Batuampar, AKP Salahuddin, membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan, pihaknya bersama Basarnas langsung turun ke lokasi dan melakukan pencarian.
”Kami masih melakukan pencarian bersama Basarnas. Pencarian membutuhkan waktu karena paritnya cukup besar. Semoga cepat
ketemu,” katanya.(jpg)
