Jumat, 3 April 2026

Wali Kota Minta BPN Percepat Sertifikasi Lahan di Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam agar menggesa penyelesaian berbagai persoalan yang terkait dengan sertifikasi lahan di Batam saat ini.

Terutama, terkait sertifikasi lahan yang belum usai sampai saat ini. ”Salah satunya persoalan lahan kampung tua. Kita ingin persoalan ini cepat selesai, mumpung sekarang saya juga Kepala BP Batam,” ujar Rudi saat menghadiri pisah sambut Kepala Kantor Pertanahan Kota Batam lama, Memby Untung Pratama, dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Batam yang baru, Makmur A. Siboro, di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (13/8).

Selama ini, beberapa kampung tua sudah disertifikasi. Namun, di lokasi lain masih ada persoalan yang perlu diselesaikan. Ia berharap, Kepala BPN Batam yang baru bisa berkolaborasi dalam menyelesaikan persoalan lahan di Batam.

Sementara itu, kantor BPN Batam ditunjuk menjadi salah satu dari 12 kota kantor BPN di Indonesia yang diminta untuk menerbitkan sertifikat elektronik. Untuk tahap awal ini, sertifikat elektronik akan coba diterbitkan untuk instansi pemerintahan dan BUMN.

Kepala Kantor BPN Batam, Makmur Siboro, mengatakan, meskipun baru dilantik, pihaknya siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemko Batam dan BP Batam untuk menggesa rencana dan melanjutkan tugas yang sudah dilakukan pejabat lama.

”Saya masih baru beberapa hari bertugas di sini. Jadi saya akan memetakan tugas yang akan dikerjakan dalam waktu dekat ini sesuai dengan target yang diberikan kementerian ketika saya ditugaskan untuk memimpin kantor BPN Batam,” ujarnya.

Sesuai yang disampaikan Wali Kota Batam, ada beberapa persoalan seperti penyelesaian sertifikasi kampung tua, menggesa penyelesaian kawasan Rempang-Galang, Kampung Reforma Agraria, PTSL, hingga pencatatan aset.

”Kami akan langsung bergerak, agar semua target bisa terselesaikan. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Jadi saya akan memetakan pekerjaan bersama tim nantinya,” ujarnya.

Kepala BPN sebelumnya, Memby Untung Pratama, mengatakan, persoalan pertanahan di Batam tidak mudah. ”Saya yakin kantor BPN Batam lebih maju dan bisa mencapai target yang lebih besar lagi,” ungkapnya. (*/jpg)

Update