Kamis, 19 Februari 2026

500-an Pekerja Migran Indonesia Masih Dikarantina di Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemko Batam di Batuaji masih ada 500-an orang.

Jumlah ini sedikit menurun dari akhir pekan lalu yang sempat membeludak di angka 700-an orang.

Para PMI yang masih menjalani karantina adalah mereka yang tiba dari luar negeri dalam sepekan terakhir.

Mereka umumnya sedang menunggu hasil swab kedua. Jika hasilnya negatif maka diperbolehkan kembali ke daerah asal masing-masing, namun jika positif maka harus dirawat terlebih dahulu.

”Yang positif terakhir ada 19 orang. Itu hasil hari Minggu (29/8). Hari ini (kemarin) belum ada,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di Rusunawa, Senin (30/8).

Rombongan PMI yang terkonformasi positif sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang untuk penanganan lebih lanjut.

Sampel mereka juga diperiksa secara teliti untuk mencegah masuknya varian terbaru Covid-19 ke Tanah Air.

Seperti diketahui, sejak awal pandemi, Pemko dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kota Batam menetapkan satu unit Rusunawa BP Batam dan dua unit Rusunawa Pemko Batam di Tanjunguncang sebagai lokasi karantina.

Tiga rusunawa ini masih menampung para PMI hingga saat ini. Lama masa karantina PMI mulai delapan hingga 14 hari.(jpg)

Update