Selasa, 17 Februari 2026

Wali Kota Batam Ancam Ganti Pejabat

Berita Terkait

batampos.co.id – Kinerja pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah disorot.

Terlebih, dalam waktu dekat ini, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan bakal mengganti pejabat yang kinerjanya tak maksimal atau tak sesuai ekspektasi.

Tolok ukur pejabat yang akan diganti maupun dipertahankan, berkaitan erat dengan prestasi dan capaian kinerja beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bahkan, kasak-kusuk yang beredar, ada pejabat yang dinilai banyak mendapat kritikan dan berpotensi digeser.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, akan mengevaluasi kinerja dan capaian target OPD yang ada di lingkungan Pemko Batam dalam waktu dekat ini.

”Evaluasi pasti ada. Karena OPD kan ada target dan kinerja untuk menjalankan rencana pemerintah. Kalau memang tidak bisa sejalan dengan pemerintah, akan diganti saja, karena kami
cari yang mau kerja,” kata Rudi usai menghadiri Rapat Paripurna di kantor DPRD Batam, Jumat (10/9/2021).

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil assessment dua pejabat eselon dua yang sudah dilelang.

Dua jabatan yang dilelang yaitu jabatan Kepala Satpol PP dan Staf Ahli yang ditinggalkan Aspawi Nangalie karena menjabat Plt Sekretaris DPRD Batam.

”Usai hasilnya keluar, kami langsung evaluasi, mutasi, rotasi, dan promosi pejabat-pejabat. Tunggu saja soal evaluasi itu,” sebutnya.

Evaluasi ini dinilai penting. Pasalnya, beberapa pejabat yang sebelumnya dipilih Rudi untuk memimpin OPD, beberapa di antaranya dinilai tak berhasil.

Termasuk, yang terjerat kasus hukum seperti mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Rustam Efendi dan mantan Sekretaris DPRD Batam, Asril.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, lelang jabatan masih berlangsung saat ini.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dari dua jabatan tersebut,
sudah ada pelamar yang mengajukan lamaran untuk dua posisi itu.

”Informasinya masing-masing ada tiga pendaftar. Jadi total sudah ada enam orang yang ikut dalam open bidding (lelang jabatan) ini,” ucapnya.

Ia berharap, pejabat yang terpilih nanti bisa menjalankan tugas sesuai dengan visi dan misi Pemko Batam, demi memajukan Batam ke depan.

Banyak rencana kerja yang harus dilaksanakan, dan dibutuhkan pejabat yang bertanggung jawab dan mau bekerja.(jpg)

Update