
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta masyarakat untuk memperketat protokol kesehatan dan membantu menyukseskan vaksinasi. Hal ini merupakan upaya menekan laju kasus Covid-19 yang cukup signifikan saat ini.
“Hari ini sudah 200 lebih kasus aktif, saya sudah ingatkan dan meminta sekali tolong masker, masker, dan masker jangan dilepas. Ini sangat penting. Guna mengurangi paparan virus Covid-19,” kata dia usai menghadiri Musrenbang di Belakangpadang, Rabu (9/2).
Rudi mengungkapkan saat ini semua pasien yang ada memiliki gejala ringan, dan dirawat di rumah sakit. Tidak ada pasien yang isolasi mandiri (Isoman). Larangan bagi ASN untuk keluar kota juga sudah dikeluarkan, guna meminimalisir adanya virus dari luar kota.
Transmisi lokal saat ini memang mengalami kenaikan. Berdasarkan paparan dari tenaga kesehatan virus Omicron ini diderita hanya 4-5 hari. Kendati demikian virus yang memiliki daya sebar lebih cepat dari pendahulunya ini, tetap harus dihentikan penyebarannya.
“Sesuai pesan Pak Presiden jangan terlalu khawatir, namun tetap waspada. Asalkan masker dan Protkes dijalankan penyebaran bisa dihentikan,” jelasnya.
Untuk kebijakan aktivitas masyarakat untuk saat ini masih berjalan berdasarkan PPKM Level 1 yang sudah ditetapkan. Belum ada pengetatan yang berarti dilakukan. Usaha masih diperbolehkan, meskipun diimbau untuk memberlakukan take away. Begitu juga dengan pelaksanaan ibadah, serta pembelajaran tatap muka.
“Sementara ini biar begini saja dulu. Semua jalan seperti biasa, dan saya sudah perintahkan Satpol PP baik di tingkat kelurahan, kecamatan maupun kota untuk turun dan melakukan razia Protkes,” tegasnya.
Pihaknya tidak mau mengambil kebijakan yang membuat keraguan di masyarakat. Untuk saat ini langkah preventif pencegahan penyebaran virus Covid-19 masih diutamakan.
“Saya tidak ingin masyarakat berfikir pemerintah tidak punya kepastian. Anak-anak memang penting untuk dilindungi, makanya saya ingin melihat dulu perkembagan kasus. Kalau memang dibutuhkan untuk belajar daring, nanti akan diputuskan,” bebernya. (*)
Reporter : YULITAVIA
