Kamis, 26 Maret 2026

Anambas Foundation Gandeng Nelayan Telaga Lestarikan Laut Lewat Konservasi

Berita Terkait

Ketua Yayasan Anambas Foundation, Devina Mariskova bersama Kades Telaga, Syawal saat menunjukkan perjanjian kerjasama dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi laut. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Langit cerah menyambut kegiatan konservasi laut di perairan Desa Telaga, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (5/7).

Kali ini, masyarakat tak sekadar jadi penonton. Mereka turun langsung ke laut, menebar harapan lewat penenggelaman terumbu karang buatan bersama Anambas Foundation.

Aksi pelestarian lingkungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memulihkan ekosistem laut yang rusak akibat ulah manusia dan faktor alam.

Nelayan lokal, pemerintah desa, hingga relawan lingkungan bahu-membahu menenggelamkan modul terumbu karang ramah lingkungan yang dirancang khusus untuk menjadi rumah baru bagi berbagai biota laut, seperti ikan karang, teripang, hingga invertebrata.

“Program ini bukan hanya soal menanam terumbu karang, tapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga laut. Ketika mereka ikut terlibat, rasa memiliki terhadap lingkungan akan tumbuh,” ujar Ketua Anambas Foundation, Devina Mariskova.

Anambas Foundation sendiri telah lima tahun mendampingi warga Desa Telaga dalam pembinaan kawasan konservasi laut.

Proses penenggelaman terumbu karang artifisial yang ditaja Anambas Foundation. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Menurut Devina, pendekatan kolaboratif menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

“Kami berharap, terumbu karang buatan ini menjadi habitat baru yang produktif, sekaligus menjaga keberlanjutan mata pencaharian nelayan setempat,” lanjutnya.

Tak hanya untuk kelangsungan ekonomi nelayan, pembinaan kawasan konservasi ini juga diarahkan sebagai potensi wisata bahari masa depan.

Keindahan bawah laut Telaga yang terus dirawat perlahan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Kepala Desa Telaga, Syawaluddin, mengapresiasi langkah Anambas Foundation yang konsisten mendampingi masyarakat.

Ia menyebut, sebagian besar warganya menggantungkan hidup dari laut, sehingga menjaga keseimbangan ekosistem menjadi keharusan.

“Laut adalah kehidupan kami. Kalau ekosistemnya rusak, kami juga yang terdampak. Karena itu, kami sangat mendukung program ini,” ujar Syawaluddin.

Anambas Foundation telah lima tahun mendampingi warga Desa Telaga dalam pembinaan kawasan konservasi laut. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Penenggelaman terumbu karang buatan ini diharapkan menjadi percontohan (pilot project) bagi desa-desa pesisir lain di Anambas.

Dengan gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga swadaya, kelestarian laut bukan hanya wacana, tapi gerakan nyata yang tumbuh dari bawah. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Anambas Foundation Gandeng Nelayan Telaga Lestarikan Laut Lewat Konservasi pertama kali tampil pada Kepri.

Update