Jumat, 3 April 2026

10 November Memperingati Hari Pahlawan: Ini Sejarah, Makna, dan Tema di Baliknya

Berita Terkait

Tema dan logo Hari Pahlawan tahun ini. (kemensos.go.id)

batampos – Bangsa Indonesia setiap tanggal 10 November selalu memperingati Hari Pahlawan. Hari penting ini merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan.

Hari Pahlawan adalah hari nasional berdasarkan Keppres Nomor 316 Tahun 1959. Hari bersejarah ini merujuk pada puncak perlawanan rakyat Indonesia pada pertempuran Surabaya yang pecah pada 10 November 1945.

Hari Pahlawan memiliki sejarah dan latar belakang yang mendalam.

Sejarah Hari Pahlawan 10 November

Sejarah Hari Pahlawan bermula dari pertempuran Surabaya. Kedatangan pasukan sekutu dari tentara Inggris dan Belanda ke Surabaya pada 25 Oktober 1945.

Pasukan tersebut adalah NICA (Allied Forces Netherland East Indies) yang memiliki tujuan untuk mengamankan tawanan perang serta melucuti senjata Jepang. NICA dipimpin oleh Brigadir Jenderal Aubertin Walter Sothern Mallaby yang langsung mendirikan pos pertahanan di Surabaya.

Tindakan ini dianggap sebagai tanda dimulainya perang terhadap Indonesia. Pada 27 Oktober 1945, pasukan sekutu menyerbu penjara dengan membebaskan tawanan perang yang ditahan oleh Indonesia.

Pasukan sekutu juga meminta masyarakat Indonesia menyerahkan senjata yang mereka miliki yang membuat masyarakat menolak. Pada 28 Oktober 1945, pasukan Indonesia yang dipimpin oleh Bung Tomo mulai melakukan penyerangan terhadap pos pertahanan milik sekutu.

Perjuangan pasukan Indonesia berhasil membuat AWS Mallaby berhasil dijatuhkan. Pengganti AWS Mallaby yaitu Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum 10 November 1945.

Isi ultimatum mengenai perintah kepada pasukan Surabaya untuk menyerahkan senjata dan menghentikan perlawanan. Namun, pasukan Surabaya tidak mematuhi hal tersebut.

Pertempuran besar terjadi sekitar dua pekan dan berakhir pada 28 November 1945. Dalam pertempuran ini sekitar 20.000 orang dari Indonesia telah gugur dan pihak sekutu sekitar 1.500 – 1.600.

Diperkirakan 150.000 orang terpaksa meninggalkan Surabaya. Dari peristiwa bersejarah ini, tokoh yang berperan besar adalah Bung Tomo.

Beliau menginspirasi melalui penyiaran radio Pemberontakan milik Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia (BPRI). Ada beberapa tokoh lain seperti KH. Hasyim Asy’ari KH. Wahab Hasbullah, dan kyai – kyai pesantren yang mengerahkan santri – santri dan masyarakat sipil dalam perlawanan.

Pertempuran Surabaya ini mengingatkan perjuangan para pahlawan Indonesia yang membuat Presiden Soekarno menetapkan tanggal 10 November sebagai peringatan Hari Pahlawan.

Makna Hari Pahlawan

Hari Pahlawan memiliki makna semangat kepahlawanan yang berani melawan penjajah meskipun dalam kondisi yang jauh dari unggul. Persatuan rakyat Indonesia menunjukkan bahwa latar belakang berbeda bersatu menghadapi penjajah bersama.

Hari Pahlawan menjadi sebuah pengingat bahwa kemerdekaan bangsa berasal dari hasil perjuangan. Nilai – nilai perjuangan pahlawan ini bisa diterapkan dalam kontribusi untuk bangsa dalam kehidupan sehari – hari.

Tema Hari Pahlawan 2025

Tema Hari Pahlawan 2025 ditetapkan oleh Kementerian Sosial. Tema ini adalah “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”

Hari Pahlawan 10 November menjadi hari penting yang wajib terus dirayakan. Perjuangan para pahlawan menjadi warisan bangsa yang harus diingat setiap generasi.(*)

Reporter: Juliana Belence

 

Artikel 10 November Memperingati Hari Pahlawan: Ini Sejarah, Makna, dan Tema di Baliknya pertama kali tampil pada News.

Update