Sabtu, 17 Januari 2026

Lantik Pengurus BP4 Kepri, Menag Nasaruddin Umar Ingatkan Dampak Sosial Perceraian

Berita Terkait

Menag Nasaduddin Umar saat hadir di Tanjungpinang untuk mengukuhkan BP4 Kepri, Rabu (14/1) malam. F. Kemenag Kepri untuk Batam Pos.

batampos – Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar secara resmi mengukuhkan pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masa bakti 2025–2030.

Sebanyak 44 orang pengurus BP4 Kepri dilantik langsung oleh Nasaruddin Umar yang juga menjabat sebagai Ketua Umum BP4 Pusat. Pengukuhan berlangsung di Gedung Daerah Kepri, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/1) malam, dan disaksikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Selain mengukuhkan pengurus, Menag Nasaruddin Umar juga menyampaikan tausiah dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Dalam ceramahnya, ia menyoroti tingginya angka perceraian di Kepulauan Riau, terutama tren cerai gugat yang lebih dominan dibandingkan cerai talak.

Menurut Nasaruddin, BP4 harus berperan aktif sebagai benteng pertahanan keluarga. Ia menegaskan bahwa perceraian tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga memunculkan persoalan sosial baru.

“BP4 sangat penting di Kepri. Perceraian akan memunculkan orang miskin baru, yang pada umumnya adalah istri dan anak-anak. Karena itu, persoalan ini harus mendapat perhatian serius,” kata Nasaruddin.

Ia juga mengulas perspektif Al-Qur’an terkait tatanan sosial. Menurutnya, ayat-ayat yang mengatur kehidupan keluarga, khususnya terkait perempuan, jauh lebih dominan dibandingkan ayat tentang negara.

“Tidak ada negara ideal yang berdiri di atas masyarakat yang berantakan, dan tidak ada masyarakat yang ideal tanpa keluarga yang utuh. Jika keluarga kuat, maka masyarakat dan negara juga akan kuat,” ujarnya.

Menag turut mengingatkan para pengurus BP4 untuk bekerja ekstra dalam menekan angka perceraian demi masa depan generasi muda. Berdasarkan hasil penelitian, kata dia, sekitar 80 persen kasus kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga anak terlantar berakar dari keluarga yang tidak utuh.

“Kepada pengurus BP4, saya mohon betul-betul aktif. Jangan sampai karena ego orang tua, anak-anak menjadi korban,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepri Zoztafia dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengurus BP4 Kepri, dengan Jangga Hasibuan menjabat sebagai Ketua Harian.

Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri tamu undangan lintas sektoral dan organisasi keagamaan, termasuk Kepala Kemenag Kota Tanjungpinang dan Kepala Kemenag Kabupaten Bintan. (*)

Artikel Lantik Pengurus BP4 Kepri, Menag Nasaruddin Umar Ingatkan Dampak Sosial Perceraian pertama kali tampil pada Kepri.

Update