Jumat, 1 Mei 2026

OJK Dorong Ketahanan Siber Industri Keuangan untuk Menjaga Kepercayaan Publik

Berita Terkait

Ilustrasi OJK. F istimewa

batampos –Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, isu keamanan siber kian menempati posisi krusial. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa ketahanan siber bukan lagi sekadar persoalan teknis, melainkan fondasi utama bagi keberlangsungan industri keuangan digital dan kepercayaan publik.

“Keamanan siber bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan prasyarat utama bagi keberlanjutan industri keuangan digital,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, Jumat (1/5).

Ia mengingatkan, dalam ekosistem yang semakin terhubung, satu insiden siber dapat merembet luas—tak hanya merugikan satu institusi, tetapi juga mengguncang reputasi dan stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan.

Menurut Adi, pendekatan keamanan yang selama ini berbasis kepatuhan (compliance-based security) sudah tidak memadai. Industri perlu beralih menuju pendekatan berbasis ketahanan (resilience-based security), yakni menjadikan keamanan siber sebagai bagian integral dari strategi bisnis, tata kelola, dan manajemen risiko.

Dalam kerangka ini, OJK mendorong pelaku industri—khususnya Penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD)—untuk menempatkan keamanan siber sebagai investasi strategis, bukan sekadar beban biaya.

“Kepercayaan adalah mata uang utama dalam ekonomi digital. Tanpa pengamanan yang kuat, inovasi justru bisa menjadi sumber kerentanan baru,” kata Adi.

Dorongan tersebut tidak hanya menyasar aspek teknologi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. OJK menilai, sistem keamanan yang canggih harus ditopang oleh kompetensi SDM, disiplin operasional, serta budaya pelaporan insiden yang transparan dan akuntabel. Tanpa itu, celah keamanan tetap terbuka meski teknologi telah diperbarui.

Di tengah laju inovasi yang kian cepat, regulator berupaya memastikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak mengorbankan keamanan—sebuah keseimbangan yang akan menentukan masa depan industri sekaligus tingkat kepercayaan masyarakat.(*)

Artikel OJK Dorong Ketahanan Siber Industri Keuangan untuk Menjaga Kepercayaan Publik pertama kali tampil pada Metropolis.

Update