Selasa, 12 Mei 2026

Kasus Hantavirus Muncul di Taipei, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Ilustrasi penyebaran Hantavirus. (Ratopati)

batampos – Otoritas kesehatan di Taipei melaporkan satu kasus kematian akibat infeksi hantavirus. Kasus tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terkait potensi penyebaran virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus.

Dilansir dari laporan stasiun televisi Tiongkok CCTV, Jumat (9/5/2026), pemerintah Taipei langsung melakukan langkah sanitasi besar-besaran di sejumlah wilayah usai kasus terkonfirmasi.

Selain itu, otoritas setempat juga menambah titik pemasangan umpan tikus guna menekan populasi hewan pengerat yang diduga menjadi sumber penularan virus.

Tenaga ahli pemantauan dan pengendalian hewan pengerat turut dikerahkan untuk membantu masyarakat melakukan pencegahan penyebaran hantavirus di lingkungan permukiman.

Hingga saat ini, baru satu kasus hantavirus yang dikonfirmasi di Taipei. Meski demikian, kekhawatiran warga terhadap kemungkinan munculnya kasus baru masih cukup tinggi.

Hantavirus merupakan kelompok virus yang dapat menular ke manusia melalui kontak dengan hewan pengerat atau paparan urine, air liur, maupun kotoran tikus yang terinfeksi.

Virus tersebut diketahui dapat menyebabkan penyakit serius seperti demam berdarah dengan sindrom ginjal serta sindrom paru akibat hantavirus yang berpotensi mematikan.

Sementara itu, laporan lain juga menyebutkan adanya wabah hantavirus di kapal pesiar Belanda MV Hondius yang berlayar dari Argentina menuju Cape Verde.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak tujuh orang dilaporkan terinfeksi dalam insiden tersebut dan tiga di antaranya meninggal dunia.

Kasus tersebut membuat otoritas kesehatan di sejumlah negara mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hantavirus, terutama di wilayah dengan populasi tikus yang tinggi. (*)

Artikel Kasus Hantavirus Muncul di Taipei, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia pertama kali tampil pada News.

Update