Minggu, 24 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12581

Skema Pensiun fully funded akan Sejahterakan PNS

0
PNS Pemko Batam. foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Pemerintah berencana mengubah skema pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Skema yang digunakan sebelumnya yaitu pay as you go akan berganti menjadi fully funded.

Dalam skema pay as you go, gaji PNS dipotong sebesar 4,75 persen untuk dana pensiun. Sedangkan dalam fully funded, gaji PNS akan dipotong hingga 15 persen tiap bulannya. Namun hal ini masih dibahas oleh pemerintah karena sejmlah pertimbangan.

“Terkait rencana penerapan skema fully funded tersebut, besaran iurannya masih dalam pembahasan. Masih dilakukan penghitungan bersama Kementerian Keuangan. Jadi angka 10 persen sampai 15 persen itu baru angka simulasi untuk besaran iuran ASN dan pemerintah. Bukan pemotongan,” ungkap Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Kemenpan-RB Herman Suryatman, di Jakarta. Jum’at (9/3).

Adapun, nantinya dalam skema fully funded yang akan mengiur setiap bulan bukanlah PNS saja tetapi juga pemerintah. Akan tetapi pemerintah akan menghilangkan subsidi yang diberikan setiap tahun untuk dana pensiun dari APBN.

“Kalau skema pendanaan sebelumnya (pay as you go), yang mengiur adalah ASN, sedangkan pemerintah memberikan subsidi pada saat ASN pensiun. Melalui skema pendanaan fully funded, ASN sebagai pekerja dan pemerintah sebagai pemberi kerja sama-sama mengiur,” jelasnya.

Pemerintah, kata Herman, dalam hal ini mempertimbangkan kelayakan hidup yang akan diterima PNS setelah pensiun tetapi juga tak ingin membebani Anggan Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya.

“Dengan skema fully funded, ASN akan mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik. Di sisi yang lain keuangan negara juga tidak terbebani,” ujarnya.

Herman menambahkan dengan diberlakukannya UU ASN, maka manajemen dan kebijakan ASN, termasuk dalam pemberian pensiun berbasis sistem merit. “Pemerintah akan mengkajinya secara saksama dalam koridor sistem merit. Apabila nanti datanya sudah valid, akan segera kami informasikan,” pungkasnya.

(ce1/uji/JPC)

Ditpolair Polda Kepri Memeriksa Sampel Limbah yang Dibawa MT Mars

0
ilustrasi

batampos.co.id – Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kepri akan memeriksa limbah B3 dibawa kapal MT Mars yang diamankan, Sabtu (3/3) lalu.

“Sampel B3nya akan diperiksa,” kata Direktur Polair Polda Kepri Kombes Pol Teddy Jhon, Jumat (9/3).

Sampel tersebut akan dikirimkan ke Laboratorium milik Mabes Polri. Pemeriksaan ini untuk melihat kandungan di dalam limbah tersebut. “Kami masih lidik,” ungkapnya.

Selain telah meminta keterangan dari kru kapal tersebut. Teddy mengatakan pihaknya akan meminta keterangan dari saksi ahli. “Untuk melengkapi berkas penyelidikan,” tuturnya.

Kapal MT Mars diamankan Ditpolari Polda Kepri, karena diduga membawa ratusan ton limbah sludge oil dari luar negeri. Kapal itu masuk ke Batam, dari daerah Out Port Limited.

“Modusnya itu berpura-pura akan melakukan tank cleaning,” kata Teddy.

Sumber Batam Pos dikepolisian menyebutkan, saat ini pihak penyidik telah memeriksa nakhoda kapal. Selain itu surat-surat kapal juga sedang diteliti pihak penyidik. “Polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap kru kapal,” ungkapnya.

Hingga kini, katanya kru kapal sedang dimintai keterangan oleh penyidik Subdit Gakum Polair Polda Kepri. (ska)

Petugas Lengah, Kabel dan Besi Bekas Taman Dicuri

0
Pemko Batam melakukan pembongkaran kawasan Jodoh Boulevard, Selasa (20/2). Pemko Batam berencana menata kembali kawasan tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Petugas keamanan di Taman Jodoh Boulevard , Batuampar kecolongan. Sebab, kabel dan tiang-tiang bekas lampu Taman Jodoh Boulevard hilang dicuri.

Pencurian itu terjadi saat petugas keamanaan yang merupakan gabungan Satpol PP dan kantor Kecamatan tak berjaga. Padahal, posisi kabel dan besi sudah dikumpulkan untuk diangkut karena merupakan aset Pemko Batam.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari mengatakan kabel dan besi bekas taman diduga telah diincar sebelum dicuri. Sebab, pencuri sudah tahu saat petugas tidak berjaga lagi.

“Malamnya sekitar jam 10 malam kabel dan besi itu masih ada, pas pagi sudah hilang. Kemungkinan dicuri lewat dari jam 12 malam, saat petugas tak berjaga,” terang Imam.

Menurut dia, kabel dan besi itu merupakan aset Pemko yang harus diamankan sebagai laporan pertanggungjawaban. Pihaknya juga telah mewanti-wanti pemulung yang lewat agar tidak mengambil kabel tersebut. Namun waktu penjagaan yang terbatas membuat kabel dan besi hilang.

“Meski sudah ada peringatan dan penjagaan, kabel itu tetap dicuri. Lain waktu kami akan mengincar oknum yang mencuri kabel-kabel itu. Kalau tertangkap akan kami proses,” imbuhnya.(she)

Pak Kadis, Penertiban Angkot Tak Laik Jangan Sekedar Wacana

0
Penumpang angkutan umum jenis carry terpaksa diturunkan karena supir carry lain menyuruh penumpang turun untuk diajak demo taksi online di Pemko Batam, Batamcentre, Kamis (8/3). Para supir carry menuntut supaya tidak ada beroperasi taksi online di Batuaji. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Penertiban Angkutan Kota (Angkot) tidak laik hanya sekedar wacana. Padahal, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Yusfa Hendri sudah menyampaikan bahwa dari 1.700 angkot di Batam hanya 400 unit saja yang laik jalan.

“Permasalahan ini kan sudah ada sedari dulu. Bahkan tidak sedikit masyarakat Batam yang jadi korban. Kalau mau tertibkan hendaknya bukan sekadar wacana. Kita butuh realisasi,” tegas Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam, Eki Kurniawan, Jumat (9/3).

Keberadaan mobil angkot tak laik jalan di Batam hingga kini nyaris belum tersentuh tindakan penegakan hukum dari institusi yang berwenang. Padahal sudah banyak keluhan dari masyarakat. Bahkan tidak sedikit masyarakat Batam yang menjadi korban.

“Masyarakat butuhnya realisasi bukan janji atau wacana,” sebut Eki.

Penertiban angkot tak laik jalan sendiri, lanjut Eki, sebenarnya sudah dianggarkan di Dishub Batam. “Makanya di RDP (Rapat Dengar Pendapat) kemarin kita minta ketegasan dishub. Lagian anggarannya ada kok, kenapa tidak ada penertiban,” sesalnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi III DPRD Batam, Nyanyang Haris Pratamura. Dikauinya setiap tahun, Komisi III menganggarkan untuk penertiban angkot tak laik jalan. “Ada. Nanti dicek berapa anggaran penertiban tahun ini,” tutur dia.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto menambahkan, kebijakan menertibkan angkot tak laik jalan tersebut harus segera dilaksanakan, karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Penertiban sekaligus pembinaan terhadap angkot harus dilakukan guna menghasilkan sarana transportasi publik baik bagi masyarakat Batam. “Jangan hanya menjadi sebuah wacana,” sebut Nuryanto.

Anggota Komisi III DPRD Batam Jeffry Simanjuntak menilai Kepala Dishub tidak mampu menyelesaikan permasalahan terkait penertiban angkot yang tidak layak beroperasi. “Dari dulu sudah seperti ini. Kadishub tidak mampu menyelesaikan,” katanya.

Sebelumnya, Yusfa mengatakan, selain angkutan tak berizin, pihaknya juga menertibkan kendaraan umum yang tidak layak beroperasi. Data dishub sendiri menyebutkan dari 1.700 angkot di Batam saat ini, hanya 400 unit saja yang laik beroperasi. (rng)

Perayaan HUT ke 4 Hakka Batam dan Imlek 2569

0
Walikota Batam Muhammad Rudi bersama Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, memberikan kue kepada Ketua HAKKA Batam Hok Sin pada acara Ulang Tahun HAKKA dan perayaan Imlek di Swiss Bell Hotel Harbourbaya, Kamis (8/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Perhimpunan Hakka Indonesia sejahtera Kota Batam kini berusia empat tahun. Tepat 9 Maret, perhimpunan salah satu suku terbesar (Hakka) bagi warga Tionghoa ini menggelar perayaan ulang tahun ke empat, sekaligus perayaan Imlek bersama, di ballroom Swiss-Belhotel Harbour Bay.

Ketua panitia acara, Kon San mengatakan, kegiatan tahunan ini selalu berdampingan dengan perayaan ulang tahun dan perayaan Imlek. “Karena HUT Hakka Batam adalah tanggal 28 Februari, dan perayaan Imlek setiap tahunnya (masehi) jatuh di Februari. Jadi sekaligus digelar perayaan besar untuk dua acara tersebut,” ujarnya.

Ia memaparakan, tamu undangan yang hadir di perayaan kali ini cukup mengundang decak kagum, mengingat banyaknya orang penting Kota Batam maupun Kepri, serta partisipasi Hakka dari beberapa wilayah Indonesia dan luar negeri yang menyempatkan datang memeriahkan acara.

“Diantaranya Walikota Batam Muhammad Rudi beserta wakil Amsakar Ahmad, perwakilan dari BP Batam, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadaek, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, anggota DPD RI Haripinto, tokoh masyarakat Soerya Respationo bersama Ibunda Sri Soedarsono, perwakilan Hakka dari Kupang, Malaysia, dan Singapura, serta ketua maupun anggota perkumpulan suku dan marga yang ada di Kota Batam. Tak lupa para warga Hakka Batam yang ikut menghadiri,” terang Kon San.

Ketua Hakka Batam Hok Sin menambahkan, perkembangan perhimpunan Hakka Batam cukup memberikan grafik yang positif.

“Sebuah kebanggaan bagi kami bahwa keberadaan perhimpunan ini cukup memberi kontribusi yang baik bagi masyarakat Batam. Bahkan sejak hadirnya Hakka Batam, perkumpulan maupun organisasi di Batam kian tumbuh, dan bersama-sama membantu dalam peningkatan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Di sisi lain, Hok Sin menerapkan komitmen agar tidak membawa Hakka ke dalam dunia politik, melainkan hanya untuk bersosial.

“Silahkan orang yang ada di dalam Hakka berpolitik, tetapi tidak membawa nama Hakka ke setiap aktifitas politiknya. Karena perhimpunan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan kita bersama,” tutur Hok Sin.

Lanjutnya, untuk program Hakka Batam yang sedang diusung tahun ini yakni, pendataan anggota Hakka dengan tersedianya kartu tanda anggota (KTA) yang sekaligus berfungsi sebagai ATM China Construction Bank (CCB) Indonesia Tbk. “Jumlah anggota Hakka di Batam diperkirakan mencapai 5.000 hingga 8.000an, dan semoga program penyediaan KTA ini dapat berjalan lancar sesuai perencanaan,” tutupnya.

Kemeriahan acara perayaan HUT Hakka Kota Batam ke empat dan Imlek 2569, diisi dengan prosesi potong kue, makan malam bersama, serta rangkaian hiburan dari penampilan tarian Ibu-Ibu Hakka Batam, mendatangkan penyanyi dari Kupang dan Malaysia, serta ditutup dengan undian hadiah doorprize. (nji)

Ikuti Kompetisi Yuk Nabung Saham di 2018

0

batampos.co.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali meluncurkan Kompetisi Yuk Nabung Saham 2018. Kompetisi ini adalah kelanjutan dari program yang telah dilaksanakan di tahun lalu untuk mendukung kampanye Yuk Nabung Saham yang telah dicanangkan BEI sejak 12 November 2015.

Peluncuran Kompetisi Yuk Nabung Saham 2018 juga dilakukan sebagai upaya untuk terus mengaktifkan investor dari 334 Galeri Investasi BEI serta memotivasi investor yang telah lulus dari program Sekolah Pasar Modal yang diadakan di seluruh wilayah Kantor Perwakilan BEI. Tujuan lain dari peluncuran Kompetisi Yuk Nabung Saham 2018 ini adalah untuk memberi apresiasi kepada Galeri Investasi BEI dalam mendukung kampanye Yuk Nabung Saham.

Seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya, Kompetisi Yuk Nabung Saham 2018 ini diikuti oleh investor yang bertransaksi dengan dana milik masing-masing investor itu sendiri atau dana riil, dan bukan dana simulasi. Oleh karena itu kompetisi ini diharapkan dapat menstimulasi kegiatan edukasi yang disosialisasikan BEI sebelumnya yang berorientasi pada pengalaman nyata dalam bertransaksi saham, dan lebih jauh lagi akan merangsang peserta untuk mempraktikkan kedisiplinan menabung saham.

Pada tahun 2018 ini, Kompetisi Yuk Nabung Saham menargetkan sekurang-kurangnya akan melibatkan 4.000 investor yang aktif bertransaksi dari alumni Sekolah Pasar Modal dan sekurang-kurangnya 200 Galeri Investasi. Kompetisi ini juga akan mengoptimalkan promosi melalui media sosial peserta sehingga dapat tercipta euforia menabung saham yang tidak hanya akan meningkatkan jumlah investor, tetapi juga menambah jumlah investor aktif di BEI, serta mendorong peningkatan inklusi pasar modal.

Mulai tahun ini, Kompetisi Yuk Nabung Saham 2018 diselenggarakan untuk dua kategori investor. Pertama, adalah investor kategori Galeri Investasi – wilayah Kantor Perwakilan, yakni investor yang berasal dari seluruh Galeri Investasi BEI. Kedua, adalah investor kategori Umum – Nasional, yakni investor alumni Sekolah Pasar Modal baik Reguler maupun Non Reguler dari seluruh Indonesia.

Registrasi dari setiap peserta yang mengikuti Kompetisi Yuk Nabung Saham 2018 menggunakan akun Facebook atau Twitter pribadi. Setiap peserta secara rutin melaporkan transaksi sahamnya ke dalam aplikasi Kompetisi Yuk Nabung Saham.

Pada seleksi tahap pertama, aplikasi akan menghitung tingkat pengembalian hasil (return of investment/ROI), diversifikasi portofolio saham, dan mengukur kedisiplinan peserta bertransaksi untuk menentukan peringkat peserta. Setiap berakhirnya periode 3 bulanan, seleksi tahap kedua dilakukan dan peserta-peserta dengan rangking tertinggi dinilai analisanya oleh juri untuk menentukan pemenang dari Kompetisi Yuk Nabung Saham 2018.

Periode dari Kompetisi Yuk Nabung Saham 2018 adalah 9 bulan yang dimulai dari Maret hingga November 2018, dengan rincian periode pertama pada Maret hingga Mei 2018, periode kedua pada Juni hingga Agustus 2018, dan periode ketiga antara September hingga November 2018. Sama seperti tahun sebelumnya, kompetisi ini menawarkan berbagai hadiah menarik bernilai total ratusan juga Rupiah untuk pemenang periode 3 bulanan dan periode 9 bulan.(*)

 

Kemenpar Gelar Uji Kompetensi Perhotelan dan Restoran

0

batampos.co.id – Kementrian Pariwisata (Kemenpar) melalui Deputi bidang pengembangan industri dan kelembagaan kepariwisataan, menggelar uji kompetensi di sektor pariwisata bidang hotel dan restoran di Nagoya Mansion, Jumat (9/3). Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama lembaga sertifikasi profesi (LSP) Pariwisata Rafflesia, Lampung.

“Kegiatan ini untuk pencapaian peningkatan SDM dalam negeri di sektor parisiwata, dimana di 2018 target sertifikasi SDM ini sebanyak 75 ribu orang untuk seluruh Indonesia,” ujar staf Deputi bidang pengembangan industri dan kelembagaan kepariwisataan, Diah.

Ia menjelaskan, Batam memiliki prospek pengembangan pariwisata yang baik di Indonesia, yang didukung dengan letak geografisnya dan program pemerintah kota yang juga menguatkan sektor kepariwisataan tersebut.

“Mengawali tahun (2018), uji kompetensi kali ini untuk pertama di Batam,” sebutnya.

Direktur LSP Rafflesia Pungki Nanda Raras mengatakan, dalam teknisnya, peserta dari tenaga kerja di bidang perhotelan dan restoran ini dipilih berdasarkan portofolio yang memenuhi persyaratan. “Tersedia hanya untuk 100 peserta, terdiri dari bidang front office, food & beverage, housekeeping, dan produk,” terang Nanda.

Lanjutnya, dimulai dari penyeleksian portofolio, wawancara langsung maupun tertulis, dan observasi atau praktek. “Tahap-tahap ujian itu harus memenuhi point tertentu untuk dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan akan berlaku selama tiga tahun,” paparnya.

Kadispar Kepri Buralimar yang membuka kegiatan tersebut mengharapkan, agar kegiatan ini dapat terlaksana secara rutin dan dengan kuota yang cukup besar untuk Kepri, mengingat dunia perhotelan dan restoran cukup banyak di Kepri.

“Untuk profesi di bidang perhotelan dan restoran di Kepri diperkirakan mencapai puluhan ribu orang. Dan kita harapkan semua tenaga kerja profesi ini dapat terferifikasi,” ungkap Buralimar. (nji)

Kasus Penipuan untuk Jadi Tenaga Honorer Memasuki Tahap I

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kasus dugaan penipuan calon pegawai honorer di Dishub Batam yang melibatkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Nurdin Siregar sudah masuk tahap I.

“Sudah tahap satu. Sudah kita kirimkan ke Jaksa. Kasusnya masih berjalan sampai sekarang,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Arwin A Wientama, Jumat (9/3) kemarin.

Ia menjelasakan, sejauh ini penyidik telah menetapkan Nurdin Siregar sebagai tersangka. Dari hasil pemeriksaan dari saksi dan alat bukti yang dikumpulkan oleh penyidik, Nurdin merupakan pelaku penipuan dengan mengimingi korban bekerja sebagai tenaga honorer di Dishub Batam.

“Sejauh ini masih satu orang tersangka. Kita belum menemukan ada keterlibatan yang lainnya. Jika nanti ada dugaan keterlibatan yang lain tentunya akan kita lakukan pemeriksaan,” tuturnya.

Ditambahkannya, hingga saat ini jajaran Satreskrim Polresta Barelang hanya menunggu apakah berkas itu dikembalikan dengan petunjuk atau dinyatakan sudah legkap. Namun jika dikembalikan dengan petunjuk maka penyidik akan segera melengkapi sesuai dengan petunjuk jaksa tersebut.

“Kalau memang ada yang kurang dan perlu ada tambahan lagi, kita nanti akan panggil lagi saksi-saksi maupun korban. Kita berharapnya berkas itu bisa dinyatakan lengkap,” imbuh Arwin.

Dalam berita sebelumnya, kasus dugaan penipuan dengan modus dijanjikan untuk menjadi pegawai honorer di Dishub Batam ini bermula dari pihak kepolisian mendapatkan laporan dari Ardian, Senin (29/1) lalu. Ardian datang bersama dengan orang tuanya dengan membawa sejumlah bukti yang diantaranya bukti pembayaran kepada Nurdin.

Ardian mengaku dimintai uang sebesar Rp 25 juta untuk bisa masuk menjadi tenaga honorer di Dishub Batam. Karena tidak mempunyai uang dengan sebanyak itu, Ardian baru memberikan uang sebesar Rp 17,5 juta. Uang sebanyak itu, diberikan Ardian dalam dua tahap dengan Rp 10 juta bayar langsung dan sisanya melalui transfer di bank.

Belakangan korban merasa ditipu karena apa yang dijanjikan oleh pelaku tidak ditepati. Sebab saat itu Nurdin Siregar menjanjikan bahwa Ardian akan mulai bekerja pada akhir Desember 2017 kemarin. Namun, kerjaan yang ditunggu-tunggu itu tidak kunjung datang. Hingga akhirnya ia melaporkan kejadian ini ke polisi. (gie)

Dinsos-PM Cari Distributor Beras

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Disos-PM) Kota Batam, Hasyimah mengatakan akan mencari distributor untuk bantuan beras kepada warga miskin jika beras dari Bulog tidak bagus kualitasnya.

“Jika berkutu kita tak ambil,” kata dia, Jumat (9/3).

Selama ini untuk bantuan non tunai warga miskin menerima beras 10 kilogram dengan harga Rp 110 ribu dan didistribusikan ke penerima termasuk di pulau.

“Kalau kondisi beras mereka (Bulog, red) seperti yang diberitakan saat ini kami akan mencoba mencari distributor lain yang menyanggupi sesuai dengan hargan yang ditentukan pemerintah,” terang mantan Kepala Sekolah SDN 007 Sekupang ini.

Hasyimah mengakui karena Batam bukan daerah penghasil, pihaknya memang kesulitan untuk mendapatkan beras yang bagus dengan harga murah, namun demikian jika Bulog memang benar-benar tidak memiliki beras yang bagus, tentu pihaknya harus berusaha mendapatkan beras tersebut, agar bantuan untuk warga miskin tetap berjalan.

Dinsos-PM sebagai fasilitator dan pengawas berhak menentukan distributor beras yang akan diberikan kepada masyarakat. Jadi tidak menutup kemungkinan distributor lain untuk mengakomodir kebutuhan warga miskin penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Tahun ini sedikitnya 32.493 peneriman manfaat BPNT di Batam. Setiap bulannya penerima mendapatkan batuan Rp110 ribu yang bisa ditebus berupa beras dan gula.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Batam menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di Gudang Bulog Batam, Batuampar, Rabu (7/3). Hasilnya, dari 1.186 ton beras di bulog hanya 386 ton yang bisa didistribusikan kepada masyarakat. Sisanya 800 ton berkualitas buruk, sehingga harus diproses ulang dulu sebelum dilakukan distribusi.(yui)

Sekda Minta Pemilik Warnet Patuhi Aturan

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam bersama beberap instansi terkait menggelar razia di beberapa warnet yang ada di Sekupang, Kamis (8/3) malam. Dari razia tersebut tim gabungan ini mengamankan satu unit komputer karena warnetnya tidak kooperatif saat dimintai keterangan jam operasional.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin yang ikut dalam razia tersebut mengatakan saat ini banyak warnet yang beroperasi di luar ketentuan yang diatur Pemko Batam.

Berdasarkan Peraturan Walikota, warnet boleh buka pukul 06.00-21.00 WIB pada Senin-Jumat, dan 06.00-22.00 WIB di akhir pekan. Tapi nyatanya banyak yang beroperasi hingga lewat tengah malam.

“Kita mulai sidak saja jam 10 malam (22.00) mereka masih buka. Bahkan ada yang buka sampai jam 1 (01.00) malam,” kata dia.

Untuk itu, ke depan pihaknya meminta kamera pengintai yang ada di warnet bisa terkoneksi dengan kamera pengitai atau CCTv milik Pemko Batam dan kepolisian, guna bersama-sama mengawasi warnet yang beroperasi hingga tengah malam ini.

Sidak dilakukan di empat usaha warnet di Kelurahan Tiban Baru, Tiban Indah, dan Patam Lestari. Pada sidak ini, tim yang turun menemukan bahwa sebagian besar warnet melanggar aturan jam operasional.

Warnet yang melanggar aturan langsung diberi peringatan. Jika melanggar kembali, akan diberi sanksi tidak boleh perpanjang izin usaha. Sedangkan bagi warnet yang belum memiliki izin, diberi waktu untuk mengurus izin ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

“Masing-masing pengusaha juga ada tanggungjawab sosial. Bentuknya itu melarang anak sekolah main di warnet saat jam belajar atau malam hari sekolah. Kita minta ikuti aturan, sesuai Perwako,” sebutnya.

Sekretaris Dinas Kominfo Batam, Amiruddin mengatakan tim yang turun terdiri dari Camat, Lurah, Dinas Kominfo, Satpol PP, dan Bagian Tata Pemerintahan. Menurutnya untuk pengawasan lebih kepada tugas Camat, Lurah, dan Satpol PP. Sedangkan Kominfo mengawasi dari sisi konten internetnya yakni tidak boleh mengakses situs berbau pornografi.

“Saat sidak ada satu warnet yang kita ambil komputernya karena pemiliknya tidak kooperatif,” kata Amir.(yui)