Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13757

Tak Berizin Polisi Tutup Ozon Pub

0
Petugas Kepolisian Melakukan Pemeriksaan di Ozon Pub yang diduga tidak memiliki izin, F Osias De/batampos

batampos.co.id – Jajaran Polres Tanjungpinang, Minggu (2/4) dinihari, menutup salah satu Pub di kawasan Komplek Bintan Plaza, Kelurahan Tanjung Unggat. Ditutupnya Pub yang bernama Ozon tersebut karena melakukan pungutan ilegal sebesar 15 sampai 25 persen dari tamu yang melakukan pemesanan makan dan minum.

Pantauan di lapangan, puluhan petugas Polres Tanjungpinang, baik itu yg berpakaian dinas lengkap dan pakaian preman mendata seluruh pengunjung dan karyawan Pub tersebut. Selain itu, petugas juga mengumpulkan sejumlah bill pesanan para pengunjung di meja kasir.

Masih pantauan di lapangan, setelah dimintai data. Baik itu pengunjung, karyawan dan penanggung jawab Pub tersebut pun dibawa ke Polres Tanjungpinang untuk dimintai keterangannya.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya sengaja memasang garis polisi di Pub tersebut. Hal itu, karena Pub tersebut tidak mempunyai izin dari awal buka sampai saat ini.

“Dia buka dari bulan Januari lalu sampai sekarang ini gak ada izin,”ujar Joko.

Dikatakan Joko, selain tidak mempunyai izin. Pub tersebut melakukan pungutan secara tidak resmi kepada tamu yang datang kesana. Yakni memungut 10 sampai 25 persen dari apa yang dipesan baik itu makanan dan minuman.

“Tidak ada izin, kok berani memungut uang service seperti itu. Makanya kami tutup dan pasangi garis polisi,”kata Joko.

Diterangkan Joko, saat ini pihaknya masih memintai keterangan sejumlah orang yang terdiri dari tamu, karyawan dan pengelola Pub tersebut. Untuk itu, ia pun belum bisa menjelaskan secara detail hasil dari pemeriksaan tersebut.

“Tidak tertutup kemungkinan ini arahnya ke OTT Saber Pungli. Karena memungut retribusi, sementara operasionalnya tidak punya izin,”pungkas Joko.(ias)

Santri Harus Kuasai Bahasa Inggris

0
Wali Kota Batam, HM Rudi mewisuda 1.763 santri dalam Wisuda Akbar Taman Pendidikan Quran (TPQ) tingkat Kecamatan Batamkota yang dipusatkan di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Minggu (2/4/2017).

batampos.co.id – Wali Kota Batam, HM Rudi mewisuda 1.763 santri dalam Wisuda Akbar Taman Pendidikan Quran (TPQ) tingkat Kecamatan Batamkota yang dipusatkan di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Minggu (2/4/2017).

Dalam sambutanya Rudi mengatakan pentingnya mempelajari Alquran bagi anak-anak sedari kecil dan juga diperkaya dengan mempelajari serta penguasaan Bahasa Inggris.

“Melihat tantangan perkembangan dunia sekarang, disamping menguasai Alquran, santri-santri Kota batam juga harus dapat menguasai Bahasa Inggris sedari dini. Sebab, Bahasa Inggris sangat dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan dan dan pekerjaan hingga ke luar negeri “ ujarnya.

Selain itu, Rudi juga menyampaikan perlunya orangtua santri tetap menjaga kebersamaan, dan dapat menciptakan rasa kedamaian antara sesama umat Muslim maupun umat beragama lainya di Kota Batam.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Musyawarah Guru (BMG) TPQ Kota Batam, Ustaz H. Deden Sirozuddin, MPd  menyampaikan agar jangan berhenti belajar Alquran setelah mendapat sertifikat kelulusan.

“Santri harus terus mempelajari Ilmu Alquran. Orangtua santri diharapkan terus mensupport, jangam berhenti setelah mendapatkan sertifikat saja,” sebutnya.

Wisuda santri TPQ ini dilaksanakan setiap tahunya di Kota Batam dalam rangka untuk  melakukan evaluasi pelajaran sekaligus memotivasi masyarakat muslim Kota Batam agar selalu mecintai Alquran. Karena ini sejalan dengan visi Kota Batam sebagai Bandar Dunia yang Madani. (mta)

Kemenpar Goda Diving Operator dan Media Malaysia – Singapura

0

Media massa plus dive operator dari Singapura dan Malaysia diundang untuk melihat, menyentuh, merasa, mendengar dan menemukan langsung sensasi keajaiban alam dan budaya di destinasi kelas dunia.

Semua akan dikemas dalam program Fam Trip Diving 29 Maret – 4 April 2017. Sasarannya, destinasi diving Sabang, NAD dan Ambon, Maluku.

“Jumlah total yang mengikuti Fam Trip Diving ada 12 orang. Sebanyak 10 orang merupakan perwakilan operator diving di Malaysia dan Singapura. Dua orang Lainnya adalah media Singapura. Nantinya para peserta akan dipecah 4 orang akan menyelami Sabang dan 8 orang lainya menyelami Ambon,” jelas Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizki Handayani Mustafa, Selasa (28/3).

Awak media Singapura nantinya akan diset untuk membuat reporting kepada pembaca dan pemirsanya, melalui tulisan, foto-foto, dan gambar bergerak atau video. Dan langsung terkoneksi dengan media sosial. “Mereka adalah influencers yang bisa mempengaruhi orang lain yang membaca laporan kesaksian mereka dari Labuan Bajo,” kata wanita berkerudung itu.

Sedangkan untuk dive operators,, kata Rizki, mereka bisa merasakan sensasinya, lalu membuat paket-paket tur sampai ke Aceh dan Ambon. “Ketika mereka sudah merasakan, mereka bisa menceritakan dan menjual paket dengan lebih gamblang. Kami berani begitu, karena alam atau nature kita memang world class. Tidak perlu diragukan lagi,” ungkapnya.

Soal kualitas, underwater Aceh dan Ambon memang surganya para penyelam. Di Sabang setidaknya ada 20 titik spot diving yang biasa dikunjungi wisatawan asing dan dalam negeri. Di antaranya bangkai kapal Jerman (Sophie Rickmers), Batee Dua Gapang, Batee Meuroron, Batee Meuduro, Batee Tokong, Batee Gla, Rubiah Utara, Rubiah Seagarden, Pante Peunateung, Pante Seuke, Pante Ideu, Long Angen atau Pantee Gua, Limbo Gapang, Arus Balee, Seulako Drift. “Kemudian, Sumur Tiga, Anoi Itam, Wreck Tugboat, Pulau Rondo, dan mobil karang. Hampir semua kekayaan bawah laut tersebut terbentuk dengan sendirinya dan masih alami tanpa polesan manusia,” tambahnya.

Destinasi menyelam di Ambon pun tak kalah kaya dan menakjubkan. Ambon juga punya sekitar 21 titik penyelaman, tersebar mulai dari Tanjung Sial di bagian utara Ambon hingga Malilana di timur. Ekosistem terumbu karang tumbuh sehat dengan spektrum biota laut yang warna-warni.

Setiap tempat memang mempunyai keistimewaan tersendiri akan tetapi spot terbaiknya ada di empat tempat antara lain Batu Lompa, Hukurila Cave, Aquila Wreck dan Laha. “Dua destinasi itu adalah representative destinasi dive di wilayah Barat dan Timur Indonesia,” ungkapnya.

Sebelumnya, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pengalaman dan informasi (update) terbaru terkait destinasi kepada wisatawan. Alasan lainnya adalah sebagai ajang promosi Sabang dan Ambon sebagai top 10 dive destinations. “Karenanya media dan dive operator yang diundang semuanya punya nama besar. Kami ingin fam trip ini punya ‘daya ledak’ yang kuat,” ungkap Pitana.

Karenanya, dive operator sekelas Aqua Gems (Malaysia), Scuba Guide (Malaysia), Scuba Ace (Malaysia), Extreme Outdoor Adventure (Malaysia) Seamonkey Dive Center (Malaysia), Scuba Symphony (Malaysia), Great Ocean Diver (Malaysia), Scuba Institute (Singapura), dan Boxfish Studio LLP (Singapura), ikut dilibatkan. Begitu juga dengan media massa Singapura yang datang dari Televisi Program UW360.

Lebih lanjut Pitana menjelaskan, sebelum mengunjungi spot spot terbaik di masing-masing destinasi, para peserta Fam Trip Dive juga diajak mengikuti B2B Session dengan sellers dari Indonesia. Selain itu, mereka juga akan diajak merasakan atmosfir event diving terbesar se-Asia yakni Deep and Extreme 2017. Acara ini yang dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2017 di Jakarta Convention Centre (JCC).

Deep and Extreme Indonesia 2017 akan dihadiri oleh sellers dari seluruh Indonesia dan buyers dari negara-negara Asia Tenggara (Singapura dan Malaysia) dan Asia Pasifik. Selain itu, dihadiri oleh penyedia jasa dan product diving dan olahraga outdoor lainnya. “Dalam rangkaian kegiatan, peserta akan diperkenalkan dengan dive spots, obyek wisata dan dive operator lokal di Sabang dan Ambon,” tambahnya.

Tanggapan Menteri Pariwisata Arief Yahya? Sangat positif. Underwater Indonesia, menurut dia, sudah sering menjadi langganan juara dunia dalam kontes apapun. “Potensi wisata bahari kita memang world class semua. Sudah banyak destinasi selam yang sudah menjadi

langganan tampil di top 5 destinasi selam terbaik di Asia Pasifik, bahkan dunia. Karenanya, Fam Trip ini akan memperkaya pemahaman orang tentang potensi Wisata Bahari di Aceh dan Ambon,” ucapnya. (*)

Kemenpar Promosi ke Vietnam

0
ilustrasi Foto: kemenpar

Indonesia Tourism Table Top akan digelar di dua kota besar di Vietnam, yakni Ho Chi Minh City tanggal 3 April 2017 dan Hanoi pada tanggal 5 April 2017.

Rencananya, mereka akan membawa 20 sellers.

“Untuk di Ho Chi Minh City akan dilaksanakan di hotel Sheraton Palace sedangkan di Hanoi akan dilaksanakan di Melia Hotel. 20 seller akan bertemu dengan 40 buyers asal kota Vietnam terutama Ho chi Minh City dan Hanoi,” ujar Deputi Pemasaran Mancanegara I Gde Pitana didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizki Handayani.

Rizki menjelaskan, ke-20 sellers akan diboyong dari Kepri, Jakarta, Jawa-Barat, Bali dan DIY.

Destinasi yang sudah siap dipasarkan, selain menjual objek wisata favorit masing masing daerah, misi kali ini juga mengedepankan konten produk destinasi wisata Joglosemar (Jogjakarta, Solo dan Semarang). Terutama salah satu destinasi prioritas atau biasa disebut 10 Bali Baru yakni Candi Borobudur yang ditawarkan kepada para buyers dari Vietnam.

“Selain sebagai candi terbesar di Dunia, Candi Borobudur dipilih karena kecenderungan wisatawan Vietnam yang berkunjung meningkat. Selain sekedar mengagumi candi, banyak wisatawan Vietnam terutama umat Budha yang sengaja datang untuk berwisata religi atau sembahyang. Actionnya adalah para Sellers asal Indonesia agar menawarkan Candi Borobudur and beyond dengan paket mengunjungi destinasi yang ready dan menarik” tambah Rizki.

Ia menambahkan secara garis dalam pelaksaan dua misi Table Top di negeri Vietnam tersebut terbagi dalam 5 program. Diantaranya, update presentasi pariwisata indonesia yang disertai tanya jawab, presentasi destinasi oleh para Sellers, B to B Meeting (Table Top), Jamuan makan dan Doorprize, dan pertunjukan kebudayaan. Sebagai pembuka acara di dua event tersebut, kata sambutan kan diberikan oleh Kedutaaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Hanoi dan Konsulat Jendral di Ho Chi Ming City.

“Tidak hanya memaparkan tentang destinasi wisata, kami juga mendatangkan pakar kuliner dan belanja dari Indonesia yakni Vita Datau Mesakh. Selain itu kami akan mengumumkan penghargaan dari dua kategori yakni The Most Valuable Buyer – ITTT Vietnam 2017, The Most Valuable Seller – ITTT Vietnam 2017,” tambahnya.

Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana telah melakukan program Sales Mision ke Vietnam sejak tahun 2015. Pada bulan Maret tahun 2016 juga diselenggarakan Sales Mission ke dua kota yang sama di Vietnam. Hasilnya terjadi kenaikan total transaksi sales mission sebesar 17,9% dengan jumlah 1.715 pax dan nilai transaksi sebesar Rp. 5.689.530.000. Sebelumnya pada tahun 2015 nilai transaksinya adalah 4.822.300.000.

“Pada tahun 2016, Sellers yang hadir di hanoi sebanyak 10 industri dan 58 buyers. Sedangkan di Ho Chi Minh City sebanyak 10 Industri dengan 39 buyers. Saat itu Kemenpar juga bekerjasama dengan airlines dalam setiap kegiatan sales mission yang dilaksanakan, bekerja sama dengan Vietnam Airlines pada tahun 2015 dan Singapore Ailines pada tahun 2016,” jelasnya Pitana.

Table top di Vietnam pada saat ini juga bekerja sama dengan Vietnam Airlines yang saat ini adalah maskapai yang melayani penerbangan langsung Indonesia- Vietnam. Rutenya Ho Chi Minh – Jakarta (PP). Ke depannya sedang dijajaki kerja sama dengan Vietjet untuk membuka rute Ho Chi Minh – Jakarta pada bulan April 2017. (*)

Belasan Kapal Asing Dimusnahkan di Perairan Natuna

0
Pemusnahan kapal ikan nelayan asing di Natuna, Sabtu (1/4). F. Aulia Rahman/batampos.

batampos.co.id – Tim Satuan Tugas Pemberantas Ilegal Fishing 115 Natuna memunahkan belasan kapal ikan asing di perairan Natuna tepatnya di Kecamatan Pulau Tiga, Sabtu (1/4).

Pemusnahan kapal ikan asing (KIA) di perairan Natuna dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan 513 kilo gram bahan peledak berdaya ledak rendah oleh personel Kopaska Koarmabar. Satu persatu kapal diledakkan dengan mengikuti aba-aba Danalal Ranai Kolonel Laut (P) Tony Herdijanto dari Kapal pengawas Hiu Macan 3605 bersama PSDK Natuna, Kejaksaan, pengadilan negeri Natuna dan SAR dan Bakamla. Tidak terlihat unsur pemerintah daerah dalam angenda pemusnahan kapal ikan asing tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 29 kapal ikan asing akan ditenggelamkan. Namun hanya 13 kapal yang dimusnahkan.

Dikatakan Danlanal Ranai, pemusnahan dilaksanakan bertahap hingga Rabu ini. Menginggat keterbatasan waktu untuk dilaksanakan dihari yang sama. Dari 29 kapal ikan yang ditenggelamkan, 13 kapal ikan adalah tangkapan KRI TNI AL dan 16 kapal tangkapan kapal PSDK.

“Pemunahan hari ini serentak dibeberapa daerah. Untuk Natuna dilaksanakan sampai tanggal 5 April,” ujar Tony.

Dikatakan Tony, pemunahan kapal ikan nelayan asing adalah upaya membuat jera aktifitas pencurian ikan di Natuna pada khususnya.

Ia menjelaskan, pada kegiatan jni terdapat 89 unit KIA yang dieksekusi secara serentak dibeberapa daerah dan di Natuna terdapat 29 KIA. Kapal-kapal ini merupakan kapal yang berhasil ditangkap oleh KRI TNI AL dan Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Wilayah yang melakukan penenggelaman secara serentak diantaranya di Aceh, Pontianak, Bali, Sorong, Merauke, Belawan, Tarempa, Natuna, Tarakan, Bitung, Ternate, dan Ambon.

Kasatker PSDKP Tanjung Kumbik Natuna Syamsu mengatakan, saat ini masih ada 4 unit kapal ikan asing yang ditangani Satker PSDKP Natuna, sedang dalam proses hukum. Merupakan tangkapan bulan Maret kemarin.

Selain itu, Satker PSDKP Natuna saat ini juga masih menampung 45 orang tahanan non justisia yang merupakan anak buah Kapal Ikan Asing, serta 4 orang tahanan Justisia, merupakan Nahkoda KIA.

Dikatakannya, Kementerian Kelautan Perikanan akan membangun gedung yang permanen untuk tempat tinggal sementara warga asing (ABK) non justisia di Satker Pulau Tiga.

“Para tahanan kita tempatkan dibarak penampungan sementara di Satker PSDKP Pulau tiga. Karena kita belum memiliki tempat penampungan yang layak,” kata Syamsu,

Syamsu mengatakan, angka pencurian ikan oleh nelayan asing terutama nelayan dari Vietnam, di perairan Natuna semakin bertambah.

“Tampaknya sanksi hukum dan penenggelaman kapal ikan oleh pemerintah Indonesia tidak membuat mereka jera,”sebut Syamsu.(arn)

Kelompok Sadar Wisata, Ayo Ikuti Kompetisi yang Dihelat Kemenpar, Buruan….

0
Lingga memiliki banyak objek wisata yang dapat meningkatkan PAD lingga, salah satunya air terjun ini. Foto ; Yuliana Dewi/batampos.

Kementerian Pariwisata membuat program Apresiasi Pengembangan Sadar Wisata dan Sapta Pesona Tingkat Nasional.

Pemenangnya akan diumumkan saat perayaan Hari Pariwisata Dunia, 27 September 2017.

“Misinya membina sedikitnya 1000 kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis) yang tersebar di seluruh provinsi. Ini sekaligus ajang apresiasi terhadap kelompok Sadar Wisata yang ikut mengembangkan pariwisata di seluruh provinsi,” ujar Dadang Rizky Rahman, Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata didampingi Oneng Setya Harini, Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenpar, Minggu, 2 Maret 2017.

Saat ini, tahapannya sudah memasuki pemilihan dewan juri. Kalangan pemerhati, pelaku dan pers yang peduli pariwisata serta akademisi, dipastikan ikut dilibatkan.

“Sudah masuk tahap seleksi administrasi. Kami sudah mulai menyaring apakah peserta sudah masuk kategori berkembang atau masuk kategori maju. Pemenangnya akan diumumkan saat perayaan Hari Pariwisata Dunia, 27 September 2017,” ungkap Dadang yang juga penggemar Persib Bandung itu.

Meski sudah masuk tahap seleksi administrasi, kesempatan untuk bersaing di tingkat nasional belum tertutup.

Pokdarwis provinsi juga punya kans yang sama untuk bersaing dengan Pokdarwis di 10 destinasi prioritas. Semuanya diperbolehkan berkompetisi dengan Pokdarwis Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Bromo Tengger Semeru (Jawa Timur), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Nah, bagi yang berminat ikut serta, Pokdarwis dari seluruh provinsi masih bisa mengirimkan proposalnya hingga 7 April 2017.

“Sejak Febuari  2017 para kepala dinas pariwisata di tingkat Provinsi maupun Kabupaten sudah dikirimkan surat untuk melibatkan Pokdarwis terbaiknya di daerah bersaing di tingkat nasional. Nantinya para juri memilih 20 finalis dari ratusan proposal yang masuk untuk kompetisi ini,” kata Oneng Setya Harini.

Pokdarwis, adalah kelompok masyarakat yang berperan sebagai motivator, penggerak serta komunikator. Mereka diberi tugas untuk menggerakkan masyarakat setempat agar bisa menjadi tuan rumah yang baik. Mereka juga menjadi garda terdepan untuk meningkatkan kesiapan dan kepedulian masyarakat di sekitar destinasi atau obyek wisata.

“Pokdarwis itu makin punya peran penting dalam mewujudkan sadar wisata dan menerapkan Sapta Pesona di daerahnya. Keberadaannya menjadi penggerak dan mitra terdekat pengembangan wisata baik di tingkat pusat, daerah hingga kota kabupaten,” tambah Oneng.

Rencana Penghargaan Apresiasi Sadar Wisata Tingkat Nasional itu ikut dikomentari Menpar Arief Yahya. Baginya, penghargaan ini sangat positif.

“Ini menarik. Pokdarwis didorong menjadi duta-duta wisata yang andal dan profesional dengan standar kelas dunia. Masih cukup waktu untuk mengirimkan proposalnya, silakan bergabung di kompetisi ini,” ucap Menpar Arief Yahya.

Pokdarwis, kata Menpar Arief yang asli Banyuwangi itu, bisa menciptakan community pariwisata yang kuat. Di situlah ekosistem industri pariwisata akan hidup lebih subur dan andal.

“Bupati dan Walikota di daerah, yang langsung berhubungan di depan dengan masyarakat, harus lebih banyak berperan untuk menciptakan sadar wisata di level yang paling dasar, masyarakat,” kata Arief.(*)

 

Keindahan Bawah Laut Indonesia ke Pentas Asia Dive Expo

0

Asia Dive Expo (ADEX) 2017 yang diadakan di Suntec Exhibition & Convention Center, Meeting Room 3212 Level 3, Singapura, 6 April 2017 mendatang  akan menjadi ajang eksplorasi keindahan bawah laut Indonesia.

Dari mulai under water Bali, Lombok, Komodo, Alor, hingga Derawan dan sekitarnya, akan dipamerkan di Negeri SInga Putih itu.

Pesona bawah laut PulauTogean, Wakatobi, Ambon dan Banda, Bunaken dan Lembeh, serta Raja Ampat, juga ikut dipromosikan.

“Kami punya lebih dari 25 lokasi istimewa untuk diving dengan 500 keunikan. Buktikan sendiri sensasi yang berbeda-beda di setiap site. Ada 10 destinasi marine tourism, terutama underwater world-nya, yakni Bali, Lombok, Labuan Bajo, Alor, Derawan, Bunaken, Togean, Wakatobi, Ambon, dan Raja Ampat,” jelas Menpar Arief Yahya, Minggu, 2 April 2017.

Soal pesona bawah laut, menteri asal Banyuwangi itu mengaku tak khawatir. Sudah banyak award kelas dunia yang sukses disambar Indonesia di level dunia. Dua per tiga koral dunia berada di Tanah Air. Indonesia juga menjadi tempat snorkeling terbaik dunia nomor satu dan dua versi CNN, yang ditempati Raja Ampat dan Labuan Bajo.

Yang terbaru, Majalah Dive Magazine menobatkan spot underwater Indonesia sebagai Best Favourite Destinations 2017. “CNN dan Dive Magazine punya nama besar sehingga kredibilitasnya tidak perlu diragukan lagi,” katanya.

Pendiri Google, Sergei Brin, juga sudah pernah menyelam di Raja Ampat. Sampai-sampai, Google – situs nomor satu dunia – berkomitmen untuk menampilkan sisi-sisi keindahan bawah laut Raja Ampat itu dengan underwater streaming.

“Sergei sudah melihat sendiri, dia kagum akan keindahan Raja Ampat, dan sudah bertemu saya untuk mengeksplorasi bawah lautnya,” ungkap Arief.

Divisi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar pun tak ingin menyia-nyiakan potensi besar tadi. Sales Mission Diving disiapkan. Sasarannya Singapura, negeri kecil tetangga Indonesia yang tak pernah sepi dikunjungi jutaan orang dari berbagai penjuru dunia.

“Kami membawa 50 sellers dari Indonesia yang akan menjual paket diving di beberapa daerah di Indonesia. Yang kami jual adalah spot bawah laut Sabang, Aceh,Banten, Bali, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kemenpar, I Gde Pitana.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar, Rizki Handayani Mustafa, juga ikut buka suara. Kata wanita penyuka pempek ini, para sellers tersebut akan diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi  produk-produk wisata bawah laut unggulan tanah air di hadapan 60 buyers yang berasal dari asosiasi selam, komunitas penyelam, travel agent dan tour operator khusus diving, serta media asal Singapura.

“Dalam menyeleksi 60 buyers tersebut, Kemenpar melibatkan Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari dan organizing committee dari ADEX 2017,” ujar sarjana planologi itu.

Selain itu, masih kata Rizki, acara tersebut akan didahului dengan update product presentation dari perwakilan Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari. Setelah itu, dilanjutkan dengan presentasi konektivitas dari Singapura ke spot-spot diving di Indonesia oleh Garuda Indonesia.

“Presentasi mengenai konektivitas ini sangat penting, mengingat konektifitas masih menjadi kendala terbesar promosi diving Indonesia. Terlebih lagi spot-spot diving tersebar di berbagai pulau di Indonesia. Setelah presentasi, akan dilakukan interactive dialogue dengan para buyers untuk mendapatkan feedback, kendala, dan bisnis dengan mengirimkan diversdari Singapura ke destinasi diving di Indonesia,” ujarnya.

Rizki menerangkan bahwa Indonesia memiliki 55 destinasi selamdengan 1500 dive spots mulai dari Aceh hingga Papua. Di antara diving-diving spot tersebut, Kemenpar telah menetapkan 10 top diving destination antara lain: Bali, Lombok, Komodo, Alor, Derawan dan sekitarnya, PulauTogean, Wakatobi, Ambon dan Banda, Bunaken dan Lembeh, serta Raja Ampat.

“Sales Mission Bahari di Singapura merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dari tahun 2016. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Bangkok, Thailand pada Mei 2016. Dilanjutkan dengan Singapura pada Juni 2016, dan Malaysia Juli 2016,” tutup Kiki – sapaan akrab Rizki Handayani Mustafa. (*)

Sekolah Swasta Lebih Siap Gelar UNBK

0

batampos.co.id – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat tinggal seminggu lagi. Tahun ini, sejumlah sekolah akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Namun, dari 56 SMP Negeri, hanya enam sekolah yang siap mengikuti UNBK. Bahkan, dari enam sekolah tersebut, hanya dua sekolah yang mandiri, sedangkan sisanya menumpang di SMA.

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Riky Indrakari menilai, sekolah swasta lebih siap dari pada sekolah negeri dalam menghadapi UNBK. Ada 14 sekolah swasta yang siap melaksanakan UNBK. “Dalam mengikuti program pemerintah seperti UNBK ini, jelas (sekolah) swasta lebih siap,” kata Riky, Minggu (2/4/2017).

Padahal, kata dia, sekolah negeri yang dibantu melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tidak mampu berbuat banyak. Sedangkan swasta mampu mandiri, sehingga lebih siap menjalankan program nasional ini.

Menurutnya, terbatasnya jumlah sekolah negeri ini tak lepas dari membludaknya kapasitas siswa di sekolah negeri. Sehingga berimbas pada kebutuhan sarana prasarana komputer saat UNBK yang tidak memadai. Hal ini semakin keruh dengan adanya pelaksaan double shift. “Artinya murid SMP negeri harusnya tahun ini tidak lagi double shift. Setiap kelas harus diterapkan berdasarkan kapasitas ruang,” bebernya.

Untuk itu, Riky menilai sekolah swasta memiliki peran. Ketika sekolah negeri membludak, swasta malah kekurangan siswa. “Kita usulkan didistribusikan ke swasta,” katanya.

Apalagi, sekolah swasta penerima bantuan operasional sekolah (BOS) dan Bosda memiliki tanggung jawab menyediakan 10 persen siswanya untuk siswa bina lingkungan dan siswa miskin. “Kalau ini sudah diterapkan, minimal bisa mengurangi jumlah siswa di sekolah negeri,” tuturnya.

Dinas Pendidikan pun diminta tegas, sehingga sekolah swasta yang tak komitmen menerima 10 persen bina lingkungan dan miskin ini, bisa melaporkan ke kementerian. Sehingga dana bos bisa ditarik. “Ya namanya bina lingkungan dan miskin, uang SPP harus dibebaskan,” kata Riky.

Aman, anggota Komisi IV DPRD Kota Batam lainnya, menambahkan jumlah sekolah negeri yang mengikuti UNBK ini sangat minim. Apalagi, sebagian besar SMP Negeri di Batam belum memiliki infrastruktur berupa komputer. Sehingga pelaksanaan UN tahun 2017 masih mengandalkan ujian manual.

“Saya pikir di era informasi dan digital seperti ini, miris Batam menurut kota lain maju dari sisi teknologi masa gak bisa menyediakan sarana prasarana UNBK-nya,” sesalnya.

Sementara itu, hari ini UN tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat sudah mulai melaksanakan UN. Di SMKN 1 Batam, sebanyak 456 siswa siap melaksanakan UNBK. Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik SMKN 1 Batam, Sayid Juni Riauan mengatakan, segala persiapan UNBK sudah siap 100 persen, seperti komputer yang digunakan untuk ujian nanti.

“Hari ini (kemarin, red) kami sudah kami cek komputernya, mulai dari kabel server, jaringan hingga kuota internet,” ujar Sayid saat ditemui di ruangannya, kemarin. Dia mengatakan, ada 154 unit komputer yang disediakan saat ujian. Selain itu, pihaknya menyediakan 15 unit laptop cadangan, guna mengantisipasi komputer yang rusak. “Semoga tidak ada kendala besok (hari ini, red),” katanya.

Untuk UNBK di SMKN 1 Batam akan dilaksanakan tiga sesi, yakni pukul 7.30 WIB, pukul 9.30 WIB, dan pukul 14.00 WIB. UNBK akan dilaksanakan selama empat hari dengan mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan teori kejuruan. “Setiap ruangan ada 22 siswa dengan satu orang pengawas,” sebutnya.

Pada UNBK tahun ini, Sayid berharap seluruh siswanya lulus dengan nilai yang memuaskan, sehingga SMKN 1 Batam memperoleh dan masuk peringkat tiga besar se-Kepri. (rng/cr19)

Pembangunan Rumah Bersubsidi Diprioritaskan untuk ASN

0

batampos.co.id – Bupati Lingga Alias Wello mengatakan, program pembangunan rumah bersubsidi diprioritaskan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Lingga yang belum memiliki rumah khususnya di wilayah Pulau Singkep, Pulau Lingga dan Pulau Sebangka. Program ini telah disepakati bersama antara Pemkab Lingga REI dan Bank BTN.

“Bagaimana sulitnya bagi ASN yang bertugas di pulau dan tak memiliki rumah tinggal. Mereka harus ngontrak dengan harga sewa yang cukup tinggi,” ujar Bupati Lingga Alias Wello kepada Batam Pos, Minggu (1/4) pagi.

Hal ini, sambung Alias Wello karena kondisi geografis Tanah Bunda Melayu yang terdiri dari kepulauan. Jika ASN tidak mengontrak rumah tentunya mereka akan mengeluarkan dana yang besar untuk biaya transportasi laut setiap kali berangkat kerja.

Karena kondisi ini, Bupati yang akrab disapa Awe ini juga berjanji akan mempermudah segala perizinan terkait hal ini. Ia juga mengaku sudah mengingatkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya untuk memberi pelayanan yang optimal terhadap kebutuhan masyarakat, terlebih bagi para dunia usaha.

Walau demikian, Alias Wello juga mengaku program rumah subsidi tersebut tidak menutup kemungkinan diperuntukkan bagi masyarakat lainnya yang bukan berstatus ASN. Sehingga program rumah subsidi tersebut dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat di Tanah Bunda Melayu.

Ternyata program ini mendapat perhatian khusus dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basoeki Hadimoeljono. Basoeki menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Lingga karena mewujudkan program rumah bersubsidi kepada masyarakat berpendapatan rendah dan masyarakat kepulauan.

Basoeki menyampaikan apresiasinya ketika Alias Wello menandatangani MoU dengan dengan Ketua REI Kepri, Yasinul Arif dan Kepala BTN Tanjungpinang, Toto Suharyanto di sela – sela acara perayaan HUT REI ke-45 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Badung, Bali, Sabtu (1/4). (wsa)

Tim Wakajati Kepri Tundukkan Karimun

0

batampos.co.id – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kepri, Asri Agung Putra, SH. MH, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun, Jumat (31/3) lalu. Selain bersilaturahmi, Wakajati juga membawa rombongan tim bulutangkis asal Kota Tanjungpinang di bawah binaannya.

Kedatangan Wakajati disambut Bupati Aunur Rafiq di kediaman. Turut mendampingi Sekretaris Daerah HM Firmansyah, dan Ketua PBSI Karimun Dwi Untung.
“Kunjungan Wakajati Kepri ke Karimun adalah mempererat silaturahmi, sekaligus melakukan pertandingan persahabatan bulutangkis,” ungkap Bupati.

Bupati menyambut baik, dan mengapresiasi kehadiran rombongan Wakajati. Melalui pertandingan persahabatan, dipercaya dapat meningkatkan silaturahmi sekaligus memajukan dunia olaharga, khususnya bulutangkis.

Dalam pertandingan persahabatan, tim PBSI Kota Tanjungpinang di bawah binaan Wakajati berhasil menundukkan tim PBSI Karimun dengan skor 6-5. Pertandingan persahabatan dilangsungkan di GOR Indo Futsal, Jumat (31/3) malam.

Terpisah, Ketua PBSI Karimun Dwi Untung mengaku, kehadiran tim PBSI Kota Tanjungpinang memberikan dorongan, dan motivasi bagi PBSI Karimun untuk meningkatkan prestasi. Mengingat, olahraga bulutangkis Kabupaten Karimun belum mampu berbicara di tingkat provinsi. Di mana saat menjadi tuan rumah pada Porprov lalu, tim bulutangkis Karimun hanya mampu menyumbang satu medali perunggu melalui kategori beregu putera.

“Semoga kehadiran PBSI Kota Tanjungpinang ini, dapat memasyarakatkan olahraga bulutangkis di Bumi Berazam. Terutamanya, memacu atlet-atlet bulutangkis untuk dapat mengukir prestasi yang lebih tinggi,” harap Dwi Untung. (enl)