Rabu, 10 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2607

Dokter Lulusan LN Kini Bisa Praktik di Indonesia

0
ilustrasi

batampos – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan surat tanda registrasi (STR) yang berlaku seumur hidup bagi dokter spesialis lulusan luar negeri (LN). Dengan STR tersebut, mereka bisa membuka praktik di mana pun di Indonesia setelah me-ngurus surat izin praktik (SIP).

Plt Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes Yuli Farianti menyatakan, dalam program adaptasi dokter spesialis Indonesia lulusan luar negeri, ada 77 orang yang mendaftar. Mereka lulusan dari berbagai negara seperti Jerman, Jepang, hingga Rusia.

’’Selama periode ini, Kemenkes menempatkan 32 dokter spesialis di 30 RSUD yang mengalami kekosongan atau kekurangan dokter spesialis, katanya.

Separuh dari RSUD tersebut berada di daerah tertinggal dan terpencil. Sampai akhir 2024, ada tujuh dokter spesialis yang berhak mendapatkan surat selesai adaptasi serta STR seumur hidup.

Ketua Konsil Kesehatan Indonesia Arianti Anaya menyatakan, lembaganya memberikan STR seumur hidup karena dokter-dokter tersebut telah menjalani uji kompetensi dan dinyatakan lulus. Dari tujuh dokter yang selesai adaptasi dan uji kompetensi, ada tiga yang sudah mendapatkan STR. Empat lagi akan diberikan pada bulan ini.

”Dan tentu sudah ditunggu beberapa rumah sakit,” ungkapnya.

Arianti menyatakan tengah menyelesaikan standar profesi dan standar kompetensi. Tujuannya, ada acuan bagi mereka yang akan adaptasi.

”Kalau melihat kebutuhan dokter spesialis saat ini, tentunya kita berharap dapat memperpendek proses adaptasi,” ungkapnya.

Kemudahan itu diberikan karena Indonesia masih kekurangan dokter spesialis. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan, seluruh negara juga kekurangan dokter. Jumlahnya mencapai 6,4 juta.

”Kami bertemu dengan Dirut dari berbagai rumah sakit, mereka cerita bahwa banyak pasien yang meninggal karena tidak tertangani. Dokternya tidak ada,” katanya.

Meski demikian, Budi menyatakan, Kemenkes tidak bisa memaksa para dokter itu untuk melayani di daerah terpencil dan tertinggal. Budi hanya berharap semakin banyak lulusan luar negeri yang kembali ke tanah air untuk ditempatkan di wilayah yang kosong.

”Kami juga akan memperbanyak pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit. Tahun ini akan dimulai,” ujarnya.

Mereka adalah putra daerah. Kemenkes, menurut Budi, juga punya wewenang untuk mengatur SIP. Karena itu, Kemenkes bisa menempatkan dokter untuk praktik di lokasi tertentu.

Ketua Kolegium Penyakit Dalam Periode 2023–2025 dr Irsan Hasan SpPD memiliki beberapa catatan terkait program tersebut. Pertama, perlu mengetahui latar belakang pendidikan dokter spesialis lulusan luar negeri.

Dia menceritakan, ada salah seorang pendaftar yang ditolak karena bukan praktik sebagai praktisi, melainkan sebagai pendidik. ”Tidak semua juga lulus dari institusi terkenal,” bebernya.

Selain itu, dokter lulusan luar negeri menjalani ujian kompetensi dulu, baru melakukan tahap adaptasi. Menurut Irsan, mereka yang tidak lulus kompetensi memberikan beban tersendiri bagi rumah sakit. Sebab, RS ditugasi menambah kompetensi mereka.

”Harus ada yang membimbing dan pembimbing ini punya kesibukan masing-masing. Sementara kami dikejar waktu untuk segera mendapatkan tempat penambahan kompetensi,” ungkapnya. (*)

Artikel Dokter Lulusan LN Kini Bisa Praktik di Indonesia pertama kali tampil pada News.

Berlakukan PPN 12 Persen, Pemerintah Guyur Insentif

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait, sebelum melakukan konfrensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (16/12).
F. Fedrik Tarigan/Jawa Pos

batampos – Per 1 Januari 2025, pemerintah resmi memberlakukan kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen. Seiring dengan berlakunya tarif baru itu, sejumlah stimulus ekonomi dirilis untuk mengompensasi kenaikan PPN.

Sejumlah paket stimulus itu mencakup berbagai elemen. Yakni, mulai dari masyarakat berpendapatan rendah, UMKM/wirausaha/industri, serta masyarakat kelas menengah.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, kenaikan PPN 12 persen itu merupakan amanah UU tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Meskipun demikian, dia memastikan tarif baru tersebut tidak berlaku untuk barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat atau bahan kebutuhan pokok penting yang rinciannya diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2020.

Sejumlah bahan pokok itu justru diberikan fasilitas bebas PPN. Di antaranya, beras, daging, ikan, telur, sayur, susu, gula konsumsi, jasa pendidikan, kesehatan, angkutan umum, tenaga kerja, jasa keuangan, jasa asuransi, vaksin polio, hingga pemakaian air.

”Barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat ini PPN-nya diberikan fasilitas atau 0 persen. Jadi barang yang seperti kebutuhan pokok seluruhnya bebas PPN,” ujarnya pada konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Senin (16/12).

Kepastian kenaikan PPN 12 persen pada 1 Januari 2025, pemerintah pun memberikan “kompensasi” berupa sejumlah paket stimulus (selengkapnya lihat grafis, red). Untuk masyarakat berpendapatan rendah, ada tiga stimulus yang meluncur. Pertama, insentif pajak ditanggung pemerintah (DTP) sebesar 1 persen terhadap tiga barang pokok penting. Yakni, minyak kita, tepung terigu, dan gula industri.

Kedua, pemerintah memberikan bantuan pangan atau beras sebesar 10 kilogram (kg) per bulannya selama dua bulan. Bantuan tersebut bakal diberikan kepada 16 juta penerima yang masuk dalam daftar keluarga penerima manfaat (KPM).

Ketiga, pemerintah memberikan insentif berupa diskon tarif listrik untuk masyarakat dengan listrik terpasang di bawah 2.200 volt ampere (VA). ’’Diberikan biaya diskon sebanyak 50 persen untuk dua bulan,’’ katanya.

Selain itu, ada PPN DTP properti dan otomotif untuk kelas menengah. Dimana, pembelian rumah hingga Rp5 miliar. Serta, pembelian mobil listrik dan hybrid.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan bahwa adanya stimulus paket kebijakan ekonomi itu telah memotret kondisi berbagai elemen masyarakat. Pemerintah disebutnya tetap menjalankan prinsip keadilan dalam penerapan kebijakan tersebut.

Ani, sapaan akrab Menkeu, menyebutkan kenaikan PPN 12 persen dikenakan pada sejumlah barang mewah. Barang-barang itu notabene dikonsumsi masyarakat kelas atas.
Bendahara Negara menyebutkan, kebijakan pengenaan PPN pada sejumlah barang mewah itu disebabkan karena barang-barang itu banyak dikonsumsi oleh mayoritas kelompok paling kaya.

Data Kemenkeu mencatat, masyarakat desil 9 dan 10 menikmati pembebasan PPN sekitar Rp41,1 triliun. Sedangkan, masyarakat kelompok bawah hanya sedikit menikmati pembebasan PPN.

Barang-barang tersebut di antaranya, kelompok makanan berharga premium, layanan rumah sakit kelas VIP, dan pendidikan yang berstandar internasional yang berbayar mahal.

”Kita juga perlu untuk sedikit memperbaiki agar dalam hal ini azas gotong-royong dan keadilan tetap terjaga, yaitu kelompok yang masuk dalam golongan yang dikonsumsi oleh desil 10 yaitu desil paling kaya. Desil 9-10 kita akan berlakukan pengenaan PPN-nya,” katanya.

Dia mencontohkan, makanan mewah yang premium seperti daging sapi wagyu atau kobe yang harganya kisaran Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per kilo. Sementara itu, daging yang dinikmati masyarakat secara umum berkisar antara Rp150-200 ribu per kilo tidak dikenakan PPN.

Untuk sekolah dengan segmen premium, tarif 12 persen akan dikenakan pada lembaga pendidikan yang biaya pembayarannya mencapai ratusan juta. ”Jasa medis atau kesehatan yang premium juga akan dikenakan PPN tarif baru, dan juga PPN untuk pelanggan listrik 3.500-6.600 volt ampere (VA) dikenakan PPN,” jelasnya.

Ani menambahkan, tarif PPN di Indonesia masih terhitung rendah jika dibandingkan negara berkembang lainnya. Dia membandingkan Brasil dengan tariff state mencapai 17–20 persen, dengan rasio pajaknya mencapai 24,67 persen. Kemudian, Afrika Selatan sebesar 15 persen, dengan rasio pajak, 21,45 persen. Lalu, India tarif PPN mencapai 18 persen, dengan rasio pajak 17,3 persen.

Di lain pihak, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan insentif otomotif pada 2025 menjadi bukti bahwa pemerintah memberikan perhatian yang besar terhadap sektor manufaktur, khususnya sektor otomotif.

”Yang kita ketahui bersama sektor otomotif memang sedang mengalami tekanan dengan sales yang cukup tertekan. Oleh sebab itu, ada beberapa pandangan masyarakat yang menyatakan bahwa penurunan sales dari sektor otomotif itu diakibatkan dari turunnya daya beli masyarakat, khususnya masyarakat menengah,” ujar Agus.

Dia menegaskan bahwa insentif otomotif termasuk untuk produk hybrid kali ini menjadi jawaban pemerintah. ”Ini saya minta agar segera para produsen mobil-mobil hybrid yang ada di Indonesia untuk segera mendaftarkan merknya kepada, yang agar tahun depan mulai 1 Januari, sudah bisa menikmati insentif stimulus yang sudah disiapkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Agus menambahkan, pada 2024, ada tiga perusahaan yang memberikan komitmen akan membangun fasilitas produksi atau pabrik di Indonesia untuk otomotif, khususnya untuk kendaraan listrik (EV). ”Yang pertama BYD, yang kedua Citron, dan yang ketiga Aion. Ketiga perusahaan tersebut juga akan menikmati insentif stimulus yang tadi disampaikan,” bebernya.

Menurut Agus, melalui langkah tersebut pemerintah Indonesia tengah memberikan sinyal kepada investor bahwa regulasi yang ada di Indonesia itu cukup kompetitif, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan insentif dan stimulus. (*)

Artikel Berlakukan PPN 12 Persen, Pemerintah Guyur Insentif pertama kali tampil pada News.

Ketersediaan Bahan Pokok Aman meski Ada yang Naik Harga

0
Sejumlah warga membeli telur pada kegiatan pasar murah yang digelar di Fasum Perumahan Villa Pesona Asri, Batam Kota, Kamis (13/6) lalu. Kegiatan serupa akan kembali digelar di sejumlah kecamatan untuk menekan lonjakan harga jelang Nataru.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, memastikan stok bahan pangan di Batam aman menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Meski beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga, ketersediaan pangan dinyatakan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

”Kalau sayur, meskipun naik, biasanya hanya seminggu saja, kemudian turun lagi. Jadi, untuk sayur tidak terlalu memberatkan,” ujar Mardanis, Senin (16/12).

Ia juga memprediksi harga cabai berpotensi naik menjelang akhir tahun akibat tingginya permintaan. ”Waktu saya sampaikan di rapat Forkopimda, memang sudah diperkirakan kalau cabai itu pasti naik karena permintaan meningkat. Tapi sejauh ini, harga di pasar masih stabil,” jelasnya.

Sementara itu, harga minyak goreng curah tetap berada di kisaran Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per liter. ”Minyak ini hanya ada penyesuaian harga saja. Tapi, harganya masih di bawah acuan, jadi tidak ada kenaikan signifikan,” katanya.

Untuk komoditas lain seperti beras, gula, telur, dan daging, Mardanis memastikan stoknya cukup untuk kebutuhan masyarakat di Batam. ”Jelang Natal dan Tahun Baru ini, stok di tingkat lokal aman. Bahkan secara nasional, stok beras hampir mencapai 8 juta ton. Sementara di Batam sendiri, stok beras sekitar 2.000 ton,” paparnya.

Ia juga menambahkan bahwa stok yang memadai biasanya berdampak pada kestabilan harga. Namun, komoditas seperti telur tetap berpotensi mengalami kenaikan harga meskipun stoknya mencukupi. ”Biasanya setiap Lebaran atau Natal, harga telur naik. Padahal secara stok, baik di tingkat nasional maupun lokal, cukup. Mungkin ini karena permintaannya yang tinggi,” ujarnya.

Untuk memastikan ketersediaan pangan di Batam, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus memantau distribusi barang. ”Kami mencatat semua distributor yang memasok bahan pangan ke Batam. Mulai dari stok awal bulan hingga yang masuk setiap akhir bulan kami hitung, kemudian kami buat proyeksi kebutuhan hingga akhir tahun,” kata Mardanis.

Ia menjelaskan bahwa sebagai daerah yang sebagian besar kebutuhan pangannya bergantung pada pasokan dari luar, seperti Jakarta dan Jawa, pihaknya harus terus memastikan distribusi berjalan lancar. ”Batam tidak memiliki produksi sendiri, jadi kami benar-benar mengandalkan distribusi dari daerah lain. Namun, sejauh ini, semua masih aman,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi lonjakan harga, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) siap menggelar operasi pasar jika diperlukan. ”Kalau harga mulai tidak terkendali, Disperindag biasanya akan turun dengan operasi pasar untuk menstabilkan harga,” pungkasnya.

 

Kendalikan Inflasi Jelang Nataru

Upaya pengendalian harga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Batam akan menyelenggarakan Operasi Pasar Murah (OPM). Langkah ini juga sebagai upaya menekan angka inflasi di Kota Batam.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, usai me­ngikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2024 bersama Kementerian Dalam Negeri di Ruang Rapat Embung Fatimah, Lantai IV Kantor Wali Kota, Senin (16/12).

“Setiap bulan Desember tekanan inflasi cenderung menguat karena didorong perayaan hari besar nasional, yakni Natal dan Tahun Baru. Kelompok pengeluaran yang memberi andil besar adalah kelompok makanan dan transportasi. Upaya yang kita lakukan untuk menekan angka inflasi adalah Operasi Pasar Murah,” ujarnya didampingi Kabag Perekonomian Setdako Batam, Zul Arif.

Direncanakan, OPM akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 19 dan 20 Desember di empat kecamatan di Kota Batam. Pada 19 Desember 2024, OPM akan dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Batam Kota dan Kecamatan Bengkong. Di Kecamatan Batam Kota, OPM akan berlangsung di Fasum Villa Pesona Asri, Kelurahan Belian, sedangkan di Kecamatan Bengkong, kegiatan akan diadakan di halaman Kantor Camat Bengkong.

Pada hari kedua, 20 Desember 2024, OPM akan digelar di Kecamatan Batuaji, tepatnya di Ruko Kompleks Griya Prima, Kelurahan Buliang, dan di Kecamatan Sekupang, di depan Mori Kopi, Kelurahan Patam Lestari. Operasi Pasar Murah ini dilaksanakan Pemerintah Kota Batam bekerja sama dengan Asosiasi Distributor Kota Batam.

“Mudah-mudahan langkah ini dapat membantu masyarakat Kota Batam mendapatkan harga kebutuhan pokok di bawah harga pasar, terutama bagi saudara-saudara kita yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru. Terima kasih kepada Asosiasi Distributor Kota Batam yang sudah berkolaborasi dengan pemerintah untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ungkap Ketua Harian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam ini. (*)

Artikel Ketersediaan Bahan Pokok Aman meski Ada yang Naik Harga pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Tiket Pesawat Belum Turun

0

batampos – Harga tiket pesawat milik maskapai penerbangan Wings Air dengan rute Letung-Batam maupun sebaliknya hingga saat ini belum diturunkan.

Di situs online travel agent (OTA) Traveloka, tiket untuk sekali penerbangan dibanderol dengan harga Rp 1,625 juta hingga Rp 1,720 juta. Dan masih tersedia, hingga tanggal 29 Desember mendatang. Harga ini pun sama di hari-hari biasa.

Merujuk pada kebijakan pemerintah pusat, maskapai wajib menurunkan harga tiket 10 persen selama 16 hari terhitung sejak Kamis, (19/12) hingga Jum’at, (3/1) mendatang.

Pesawat milik maskapai Wings Air sedang terparkir di landasan Bandara Letung, Anambas. Sampai saat ini, harga tiket Wings Air belum mengalami penurunan. f.ihsan

“Saya sudah memantau harganya memang masih belum turun. Kami (akan) meminta penjelasan ke maskapainya. Kapan mereka mulai berlakukan,” ujar Kepala Unit Penyelenggara Bandara Letung, Andy Hendra Suryaka kepada batampos, Senin, (16/12).

Menurutnya, kebijakan penurunan harga tiket ada di tangan Lion Air Group pusat yang berada di Jakarta. Meskipun, telah berupaya kordinasi dengan perwakilan di Letung maupun Batam, ia tak kunjung juga mendapat jawaban.

“Kita monitorong beberapa hari ini, kita sebagai pengawas kalau belum ada menurunkan harga kita lapor ke pusat (Kementrian Perhubungan). Tapi mereka siap mau turunkan 10 persen,” tegas Andy.

Andy juga menegaskan untuk harga tiket pesawat perintis Susi Air yang melayani rute Letung-Tanjungpinang dan Letung-Ranai tidak mengalami penurunan harga.

BACA JUGA: Penjualan Tiket Kapal Masih Sepi, Arus Penumpang di Nataru Diprediksi Tak Ada Lonjakan

“Karenakan pesawat perintis. Subsidi dari pemerintah, harga tetap sama. Itu sudah murah,” sebut Andy.

Terpisah, seorang warga, Junaidi mengeluhkan harga tiket Wings Air hingga saat ini masih tinggi. Padahal, untuk tiket rute lain harga mulai turun.

“Pemerintah harus tegas, jangan karena kita daerah terluar jadi tak diperhatikan. Kan ini aturannya berlaku untuk seluruh Indonesia,” keluh Junaidi.

Malahan, kata dia, harga tiket menuju Letung lebih mahal ketimbang Jakarta. Ia menduga ada praktik monopoli dalam penjualan tiket.

“Sebaiknya, masukkan satu maskapai pesawat lagi. Biar bersaing. Jadi harga tiket tidak mahal. Pemerintah harus serius,” tegas Junaidi.

Sementara itu, Air Port Manager Wings Air Letung, Deriyanto saat dikonfirmasi batampos, tidak menanggapi pesan WhatsApp maupun telefon yang dikirimkan.

Perlu diketahui, harga tiket Susi Air tujuan Tanjungpinang sekali penerbangan Rp 359.110 ribu dan tujuan Ranai dijual dengan harga Rp 503.410 ribu.

Adapun jadwal penerbangan di Bandara Letung yakni maskapai Wings Air tujuan Batam berangkat setiap Senin, Rabu dan Jumat.

Kemudian, Susi Air tujuan Tanjungpinang terbang setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Terakhir, tujuan Natuna berangkat setiap Senin. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Harga Tiket Pesawat Belum Turun pertama kali tampil pada Kepri.

Polibatam Peduli Usaha Masyarakat

0
Para peserta Program Pendampingan UMKM pada Kelompok Usaha Ibu Rumah Tangga dan Anak, di RW 005, Mangsang, Sabtu (7/9/2024). F Polibatam

SEBANYAK 15 ibu rumah tangga dan anak di RW 005, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungaibeduk, Kota Batam, mengikuti Program Pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Kelompok Usaha Ibu Rumah Tangga dan Anak, di RW 005, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungaibeduk, Batam. Acara dilaksanakan Sabtu (7/9/2024).

‘’Kegiatan ini dilaksanakan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Batam (Polibatam) yang bertujuan untuk memberikan pendampingan agar ibu-ibu rumah tangga dapat mengembangkan usaha mereka,’’ sebut Dosen Polibatam, Febrina Wulandari STr.Akun M.Acc.

Event ini menghadirkan pemateri yang merupakan pengusaha cukup sukses dari masyarakat setempat. Pemateri tersebut berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang cara memulai dan menjalankan usaha, serta memberikan tips-tips praktis untuk meningkatkan penjualan.

Materi yang diberikan meliputi penyuluhan tentang kewirausahaan, pengenalan live streaming untuk pemasaran, penggunaan aplikasi Canva untuk membuat materi iklan, pengenalan perangkat studio sederhana, dan cara mencatat keuangan rumah tangga.

Peserta terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan pemateri. Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan ini, para ibu rumah tangga dapat lebih percaya diri dalam mengembangkan usaha mereka dan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. (adv)

 

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

 

Artikel Polibatam Peduli Usaha Masyarakat pertama kali tampil pada Metropolis.

3 Perusahaan Mobil Bangun Pabrik di Indonesia

0
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita,

batampos – Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan, pada 2024, tiga perusahaan mobil berkomitmen untuk membangun pabrik otomotif di Indonesia, khususnya untuk memproduksi kendaraan listrik (EV).

“Yang pertama BYD, Citroen, dan AION. Ketiga perusahaan tersebut, ketiga merek tersebut, akan menikmati insentif stimulus bea masuk nol persen dan PPnBM DTP 15 persen,” ucap Agus dalam Konferensi Pers Paket Kebijakan Ekonomi: Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif & Berkelanjutan, yang digelar di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (16/12) dikutip dari Antara.

Agus mengatakan, pemberian insentif kepada ketiga perusahaan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memberikan sinyal kepada investor bahwa regulasi di Indonesia sesungguhnya cukup kompetitif.

“Termasuk untuk hal-hal yang berkaitan dengan insentif dan stimulus,” kata dia.
Pemberian insentif dan stimulus, lanjut Agus, juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai hub atau pusat produksi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di ASEAN.

Pada 1 Januari 2025, pemerintah juga memberi insentif berupa Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah (DTP) sebesar 3 persen untuk mobil hybrid.

PPnBM DTP mobil hybrid menambah daftar insentif yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada sektor otomotif, khususnya kendaraan listrik. Sebab, pemerintah juga memberi insentif berupa pajak pertambahan nilai (PPN) DTP sebesar 10 persen untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) completely knocked down (CKD), PPnBM DTP 15 persen untuk KBLBB impor completely built up (CBU) dan CKD, serta bea masuk 0 persen untuk KBLBB CBU.

“Di sini, kita bisa melihat bahwa pemerintah memberikan perhatian yang besar terhadap sektor manufaktur dengan memberikan insentif atau stimulus untuk sektor otomotif,” ucap Agus. (*)

Artikel 3 Perusahaan Mobil Bangun Pabrik di Indonesia pertama kali tampil pada News.

PPN 12 Persen berlaku, Pemerintah Bakal Guyur Insentif untuk Tingkatkan Daya Beli

0
Menko Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Per 1 Januari 2025, pemerintah resmi memberlakukan kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen. Seiring dengan berlakunya tarif baru itu, sejumlah stimulus ekonomi dirilis untuk mengompensasi kenaikan PPN.

Sejumlah paket stimulus itu mencakup berbagai elemen. Yakni, mulai dari masyarakat berpendapatan rendah, UMKM/wirausaha/industri, hingga masyarakat kelas menengah.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, kenaikan PPN 12 persen itu merupakan amanah UU tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Meski demikian, dia memastikan tarif baru tersebut tidak berlaku untuk barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat atau bahan kebutuhan pokok penting yang perinciannya diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2020.

Sejumlah bahan pokok itu justru diberi fasilitas bebas PPN. Di antaranya, beras, daging, ikan, telur, sayur, susu, gula konsumsi, jasa pendidikan, kesehatan, angkutan umum, tenaga kerja, jasa keuangan, jasa asuransi, vaksin polio, hingga pemakaian air.

“Barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat ini PPN-nya diberikan fasilitas atau 0 persen. Jadi, barang yang seperti kebutuhan pokok seluruhnya bebas PPN,” ujarnya pada konferensi pers di Kemenko Perekonomian kemarin (16/12).

Kepastian kenaikan PPN 12 persen pada 1 Januari 2025, pemerintah pun memberikan “kompensasi” berupa sejumlah paket stimulus (selengkapnya lihat grafis). Untuk masyarakat berpendapatan rendah, ada tiga stimulus yang meluncur. Pertama, insentif pajak ditanggung pemerintah (DTP) sebesar 1 persen terhadap tiga barang pokok penting. Yakni, minyak kita, tepung terigu, dan gula industri.

Paket stimulus ekonomi untuk kompensasi kenaikan tarif PPN. (Grafis: Herlambang/Jawa Pos)

Kedua, pemerintah memberikan bantuan pangan atau beras sebesar 10 kilogram (kg) per bulan selama dua bulan. Bantuan tersebut bakal diberikan kepada 16 juta penerima yang masuk dalam daftar keluarga penerima manfaat (KPM).

Ketiga, pemerintah memberikan insentif berupa diskon tarif listrik untuk masyarakat dengan listrik terpasang di bawah 2.200 volt ampere (VA). ’’Diberikan biaya diskon sebanyak 50 persen untuk dua bulan,’’ katanya.

Selain itu, ada PPN DTP properti dan otomotif untuk kelas menengah. Yakni, pembelian rumah hingga Rp 5 miliar serta pembelian mobil listrik dan hybrid.

Berlaku bagi Barang Mewah

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan bahwa adanya stimulus paket kebijakan ekonomi itu telah memotret kondisi berbagai elemen masyarakat. Pemerintah disebutnya tetap menjalankan prinsip keadilan dalam penerapan kebijakan tersebut.

Ani –sapaan akrab Menkeu– menyebutkan, kenaikan PPN 12 persen dikenakan pada sejumlah barang mewah. Barang-barang itu notabene dikonsumsi masyarakat kelas atas.

Bendahara negara menyebutkan, kebijakan pengenaan PPN pada sejumlah barang mewah itu disebabkan barang-barang tersebut banyak dikonsumsi oleh mayoritas kelompok paling kaya. Data Kemenkeu mencatat, masyarakat desil 9 dan 10 menikmati pembebasan PPN sekitar Rp 41,1 triliun. Sedangkan, masyarakat kelompok bawah hanya sedikit menikmati pembebasan PPN.

Barang-barang tersebut, antara lain, kelompok makanan berharga premium, layanan rumah sakit kelas VIP, dan pendidikan berstandar internasional yang berbayar mahal. “Kita juga perlu untuk sedikit memperbaiki agar dalam hal ini asas gotong royong dan keadilan tetap terjaga, yaitu kelompok yang masuk dalam golongan yang dikonsumsi oleh desil 10, yaitu desil paling kaya. Desil 9–10 kita akan berlakukan pengenaan PPN-nya,” katanya.

Dia mencontohkan, makanan mewah yang premium seperti daging sapi wagyu atau kobe yang harganya berkisar Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta per kilogram. Sementara itu, daging yang dinikmati masyarakat secara umum dengan kisaran Rp 150 ribu–200 ribu per kilogram tidak dikenakan PPN.

Untuk sekolah dengan segmen premium, tarif 12 persen akan dikenakan pada lembaga pendidikan yang biaya pembayarannya mencapai ratusan juta. ’’Jasa medis atau kesehatan yang premium juga akan dikenakan PPN tarif baru dan juga PPN untuk pelanggan listrik 3.500–6.600 volt ampere (VA) dikenakan PPN,’’ jelasnya.

Rendah Dibandingkan Negara Berkembang Lain

Ani menambahkan, tarif PPN di Indonesia masih terhitung rendah jika dibandingkan negara berkembang lainnya. Dia membandingkan Brasil dengan tariff state mencapai 17–20 persen dengan rasio pajak mencapai 24,67 persen. Kemudian, Afrika Selatan sebesar 15 persen dengan rasio pajak 21,45 persen. Lalu, India tarif PPN mencapai 18 persen dengan rasio pajak 17,3 persen.

Fasilitas Sektor Otomotif

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, insentif otomotif pada 2025 menjadi bukti bahwa pemerintah memberikan perhatian yang besar terhadap sektor manufaktur, khususnya sektor otomotif.

”Yang kita ketahui bersama sektor otomotif memang sedang mengalami tekanan dengan sales yang cukup tertekan. Oleh sebab itu, ada beberapa pandangan masyarakat yang menyatakan bahwa penurunan sales dari sektor otomotif itu disebabkan turunnya daya beli masyarakat, khususnya masyarakat menengah,” ujar Agus.

Dia menegaskan bahwa insentif otomotif termasuk untuk produk hybrid kali ini menjadi jawaban pemerintah. ”Ini saya minta agar para produsen mobil-mobil hybrid yang ada di Indonesia untuk segera mendaftarkan mereknya, agar tahun depan mulai 1 Januari sudah bisa menikmati insentif stimulus yang disiapkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Agus menambahkan, pada 2024, ada tiga perusahaan yang memberikan komitmen akan membangun fasilitas produksi atau pabrik di Indonesia untuk otomotif, khususnya untuk kendaraan listrik (EV). ”Tiga perusahaan tersebut juga akan menikmati insentif stimulus yang tadi disampaikan,” bebernya.(*)

Artikel PPN 12 Persen berlaku, Pemerintah Bakal Guyur Insentif untuk Tingkatkan Daya Beli pertama kali tampil pada News.

Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang Diprediksi H-5 Natal

0
Keberangkatan penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang. F. Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Menjelang perayaan Natal 2024, aktivitas di Pelabuhan Domestik Sekupang masih terpantau normal. Hingga H-10, belum terlihat lonjakan signifikan baik dalam jumlah penumpang datang maupun berangkat. Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang, Samosir Parsaoran, memastikan operasional di pelabuhan berjalan lancar.

“Hingga saat ini kondisi di pelabuhan masih normal. Belum ada lonjakan berarti dalam jumlah penumpang maupun kapal yang masuk dan keluar pelabuhan,” ujarnya, Senin (16/12).

Berdasarkan data Pos Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang, jumlah penumpang pada Sabtu (14/12) dan Minggu (15/12) menunjukkan sedikit peningkatan. Pada Sabtu, tercatat ada 25 kapal dengan penumpang datang sebanyak 1.564 orang dan penumpang berangkat sebanyak 1.413 orang.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Polisi Ingatkan Nelayan dan Penambang Boat Pancung Untuk Waspada

Sementara itu, pada Minggu (15/12), jumlahnya meningkat tipis, dengan jumlah kapal 27, penumpang datang: 1.655 orang dan penumpang berangkat sebanyak 1.875 orang.

“Peningkatan ini masih tergolong wajar dan belum masuk ke dalam kategori lonjakan. Semua operasional berjalan sesuai jadwal, dan tidak ada gangguan berarti,” tambah Samosir.

Samosir memprediksi lonjakan penumpang kemungkinan baru akan terjadi pada H-5 hingga H-3 sebelum Natal. Ia menyebutkan, pihaknya bersama seluruh instansi terkait telah bersiap untuk mengantisipasi arus puncak kedatangan dan keberangkatan penumpang pada masa liburan Natal dan Tahun Baru.

“Kami terus meningkatkan koordinasi dengan operator kapal dan pihak keamanan untuk memastikan kelancaran aktivitas di pelabuhan, terutama saat arus puncak nanti. Semua fasilitas telah disiapkan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan penumpang,” tambahnya.

Baca Juga: Tergiur Upah Besar, Rido Nekat Jadi Kurir Narkoba

Kepala Pengelola Pelabuhan Domestik Sekupang, Rianto mengaku akan mempersiapkan diri menghadapi arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Hingga kini, aktivitas penumpang masih terpantau normal, namun lonjakan penumpang diperkirakan akan mulai terlihat sekitar H-5 sebelum libur panjang.

“Persiapannya seperti peak season tahun-tahun sebelumnya,” ujar Rianto.

Pelabuhan Domestik Sekupang juga akan menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan. Pihak pelabuhan berencana mendirikan beberapa posko, seperti posko pelayanan, posko kesehatan, serta posko keamanan untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan dan mengendalikan lonjakan penumpang di area keberangkatan.

“Insyaallah, persiapan mudik tahun ini tidak akan jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Dengan adanya penambahan personel dan posko di pelabuhan, kami harap pelayanan bagi masyarakat tetap maksimal. Kami berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan para penumpang,” jelas Rianto.

Baca Juga: Jalan Trans Barelang Akan Jadi Fokus Perhatian Dishub Batam Saat Libur Nataru

Pelabuhan Domestik Sekupang sendiri merupakan salah satu pelabuhan utama di Batam yang melayani rute antar-pulau dalam dan luar provinsi Kepri dan menjadi pusat mobilitas bagi warga menjelang momen libur besar. Dengan persiapan ini, diharapkan pelabuhan dapat melayani masyarakat yang ingin pulang kampung dengan lancar dan aman, serta mendukung kelancaran arus mudik Natal dan Tahun Baru 2025.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang akan berangkat melalui Pelabuhan Domestik Sekupang agar mempersiapkan tiket dan dokumen perjalanan lebih awal,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang Diprediksi H-5 Natal pertama kali tampil pada Metropolis.

Sinergi Tiga Entitas, IDSurvey Fun Run 5K Menyatu untuk Masa Depan

0
IDSurvey Fun Run 5K. F. Ratika/Batam Pos

batampos – Suasana semangat dan kebersamaan menyelimuti halaman Hotel Santika Batam, Minggu (15/12) pagi, saat ratusan pegawai dari tiga entitas IDSurvey: PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia, mengikuti IDSurvey Fun Run 5K.

Kegiatan ini menjadi salah satu acara utama dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun IDSurvey yang ke-3. Dengan tema “Bertiga Bersama, Top 20 Global, BISA!”, acara ini dirancang untuk mempererat sinergi dan kekompakan keluarga besar IDSurvey.

Direktur Utama IDSurvey, Arisudono Soerono, bersama sejumlah pemimpin lain seperti Komisaris Utama PT Surveyor Indonesia, Wawan Sunarjo, dan Direktur Layanan Sumber Daya Alam PT Sucofindo, Darwin Abbas, turut hadir memeriahkan acara.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia HUT IDSurvey, Arif Bijaksana Satria Negara, menekankan, pentingnya kebersamaan di antara seluruh elemen perusahaan. “Saya harap acara ini dapat mempererat ikatan kekeluargaan di antara kita semua, sehingga kita dapat saling bersinergi untuk membawa IDSurvey semakin maju ke depannya,” katanya.

Tidak hanya lari santai, peserta juga diajak untuk mengikuti berbagai aktivitas menarik seperti sesi Zumba, mini games, dan pengundian door prize dengan hadiah utama yang mengundang antusiasme. Kombinasi antara olahraga, hiburan, dan semangat kekeluargaan ini menciptakan atmosfer harmonis yang memperkuat kolaborasi antar pegawai.

IDSurvey Fun Run 5K di Batam bukanlah satu-satunya kegiatan dalam rangka HUT IDSurvey ke-3. Acara serupa juga digelar serentak di delapan cabang lainnya di seluruh Indonesia, termasuk Makassar, Pekanbaru, Medan, Palembang, Balikpapan, Semarang, Surabaya, dan Jakarta.

Setiap cabang menghadirkan aktivitas bertema “Green Action” yang berfokus pada keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. Kegiatan-kegiatan tersebut mencakup aksi pembersihan lingkungan pantai, pengelolaan sampah melalui Program Bank Sampah, Green Walk sambil mengumpulkan sampah, penanaman 150 pohon dan mangrove, hingga workshop daur ulang sampah.

Melalui inisiatif ini, IDSurvey menunjukkan komitmen untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Dengan visi menjadi perusahaan kelas dunia yang berdaya saing global, IDSurvey terus berinovasi dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Melalui perayaan HUT ke-3 ini, IDSurvey tidak hanya menciptakan momen kebersamaan tetapi juga menanamkan nilai-nilai keberlanjutan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya perusahaan.

Semangat kebersamaan yang terjalin dalam IDSurvey Fun Run 5K di Batam dan kegiatan serentak lainnya menjadi bukti bahwa sinergi tiga entitas mampu menciptakan dampak yang besar. Dengan kolaborasi yang solid, IDSurvey optimis mencapai target menjadi bagian dari Top 20 Global Companies, membawa Indonesia ke panggung dunia. (adv)

Reporter: Ratika Anggraini

Artikel Sinergi Tiga Entitas, IDSurvey Fun Run 5K Menyatu untuk Masa Depan pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini Alasan PDIP Baru Pecat Jokowi, Gibran, dan Bobby Setelah Gelaran Pilpres dan Pilkada Serentak 2024

0
Ilustrasi Joko Widodo. (AGUNG KURNIAWAN/JAWA POS)

batampos – DPP PDI Perjuangan telah memutuskan untuk memecat Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution dari keanggotaan partai.

Pemecatan itu diputuskan setelah terselenggaranya Pilpres dan Pilkada Serentak 2024. PDIP beralasan mempunyai nilai etik, lantaran baru memecat Jokowi dari keanggotaan partai.

Pasalnya, muncul spekulasi publik mengapa pemecatan itu tidak dilakukan saat Jokowi masih menjabat sebagai Presiden ke-7 RI.

“Kita memiliki nilai etik dan moralitas politik untuk menjaga martabat Jokowi sebagai Presiden yang harus dihormati semasa menjabat,” kata Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif, Deddy Yevri Sitorus kepada wartawan, Selasa (17/12).

Deddy beralasan, DPP PDIP kemarin masih fokus pada gelaran pesta demokrasi. Karena itu, setelah gelaran Pilkada Serentan 2024 selesai, pengurus DPP PDIP baru punya waktu untuk mengevaluasi setiap kader yang dinilai melanggar aturan.

Sebab, tak hanya Jokowi, Gibran dan Bobby yang dipecat dari keanggotaan partai. Selain mereka, ada 24 kader lainnya yang juga dipecat. “Jadi proses ini bukan khusus hanya soal Jokowi dan keluarga, tetapi kader-kader di seluruh Indonesia,” ucap Deddy.

Deddy pun menegaskan, pihaknya tak ingin mendengar narasi jahat jika pemecatan Jokowi dilakukan saat masih menjabat Kepala Negara.

Ia memastikan, pemecatan itu merupakan sikap partai berlambang banteng moncong putih untuk menegakkan aturan.

“Jadi tentu yang terbaik adalah melakukan pemecatan setelah semua kontestasi politik selesai. Sehingga jelas dan tegas bahwa proses ini semata-mata untuk menegakkan aturan dan disiplin partai,” tegas Deddy.

Sebelumnya, PDI Perjuangan secara resmi memecat tiga kadernya yakni, Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution.

Pemecatan Jokowi tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024. Untuk Gibran SK Nomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024, dan Bobby di SK Nomor 1651/KPTS/DPP/XII/2024.

Pemecatan Jokowi dan keluarga juga berbarengan dengan pemecatan terhadap 27 kader partai banteng lainnya. Keputusan diumumkan langsung oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komaruddin Watubun, dalam sebuah video yang beredar, pada Senin (16/12).

Komaruddin menegaskan, pemecatan itu merupakan perintah langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“DPP Partai akan mengumumkan surat keputusan pemecatan terhadap Saudara Joko Widodo, Saudara Gibran Rakabuming Raka, dan Saudara Bobby Nasution, serta 27 anggota lain yang kena pemecatan,” kata Komarudin.

Dalam keputusannya, DPP PDIP memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Jokowi, Gibran, Bobby Nasution, dan 27 kader lainnya dari keanggotaan PDIP.

Selain itu, DPP PDIP melarang para pihak yang dipecat untuk melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apapun yang mengatasnamakan PDIP.

“Terhitung setelah dikeluarkannya surat pemecatan ini, maka DPP PDI Perjuangan tidak ada hubungan dan tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dilakukan oleh saudara Joko Widodo,” pungkas Komaruddin. (*)

Artikel Ini Alasan PDIP Baru Pecat Jokowi, Gibran, dan Bobby Setelah Gelaran Pilpres dan Pilkada Serentak 2024 pertama kali tampil pada News.