Selasa, 9 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2611

Ibu Temukan Anak Tewas Gantung Diri di Rumahnya

0
Petugas Polsek Kundur Utara barat sedang melakukan pemeriksaan terhadap pria yang ditemukan tewas gantung diri. f,ist

batampos-Warga Teluk Kecik, RT 002/ RW 002, Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat Minggu (15) dihebohakn dengan ditemukannya seorang pria berinisial Am, 42 yang tewas tergantung di rumahnya. Saksi yang melihat dan mengetahui kejadian ini pertama oleh ibu kandungnya berinisial Sm, 77

Kapolsek Kundur Utrara Barat (Kuba), AKP Efendi Marpaung yang dikonfirmasi Batam Pos membenarkan telah terjadi gantung diri yang dilakukan seorang pria berinisial Am yang berprofesi sebagai nelayan menggunakan seutas tali nilon. ”Orang pertama yang mengetahui kejadian ini adalah bu kandung Am berinisial Sm,” ujarnya.

BACA JUGA: IRT Ditemukan Meninggal Gantung Diri Pakai Tali Nilon

Pada saat itu, lanjut Kapolsek, pukul 07.00 WIB Sm datang ke rumah anaknya, Am melalui pintu depan yang tidak terlunci. Kemudian, terus masuk ke dalam sampai ke bagian dapur. Saat memandang ke dapur melihat Am sedang memandang ke arah belakang dengan posisi kaki tergantung.

”Mengetahui hal ini, Sm mendatangi rumah anaknya kandungnya berinisial Ar yang tinggal tidak jauh dari rumah Am untuk meminta pertolongan. Setelah tiba di rumah Am, Ar yang melihat adiknya tergantung keluar rumah dan memanggil seorang tetangga untuk meminta bantuan. Ketika tetangganya tiba di rumah dan diajak untuk menurunkan Am dari tergantung, tetangganya yang berinisial Wg menyarankan untuk menghubungi pihak kepolisian,” jelasnya,

Oleh abang kandung Am, lanjut Kapolsek, akhirnya Wg bersedia membantu menurunkan Am yang sedang tergantung dan kemudian dibawa ke ruang tamu untuk dibaringkan dan ditutup kain. Selanjutnya, Polsek Kundur Utara Barat yang mendapatkan informasi ada warga yang tewas gatung diri langsung mendatangi lokasi kejadian.

”Kita juga menghubungi tenaga kesehatan, dr Taufik dari UPT Puskesmas Kundur Barat untuk melakukan pemeriksaan luar. Setelah dilakukan pemerikasaan luar oleh dokter dan Kanit Reskrim Polsek Kundur Utara Barat terhadap pria Am berinisial korban tidak di temukan adanya tanda kekerasaan. Selanjutnya, penyebab kematian karena gantung diri. Jenazah Am kemudian disemayamkan di rumah dan telah dikebumikan pada hari yang sama,” ungap Efendi. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Ibu Temukan Anak Tewas Gantung Diri di Rumahnya pertama kali tampil pada Kepri.

626 Pelajar Berprestasi Raih Beasiswa dari Bintan Resorts

0

batampos– Sebanyak 626 pelajar berprestasi di Bintan meraih beasiswa dari Bintan Resorts di Hotel Four Points by Sheraton, Kamis (12/12/2024).

Mereka terdiri dari 614 pelajar berprestasi di bidang akademik yang meraih penghargaan Best Academic Awards.

Dan, 12 pelajar berprestasi di bidang nonakademik sebagai penerima penghargaan Excellence Awards.

General Finance and Admin Bintan Resorts, Hebron Habeahan dan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bintan, Wan Rudi Iskandar bersama para pelajar usai meraih beasiswa di Hotel Four Points by Sheraton, Bintan Resorts, Kamis (12/12/2024). F.Bintan Resorts untuk Batam Pos.

Salah satu penerima beasiswa, Muhammad Ali mengatakan, beasiswa yang diberikan Bintan Resorts telah memotivasi dirinya untuk terus meningkatkan prestasi dalam bidang atletik, khususnya lari.

Chief Operating Officer Bintan Resorts, Abdul Wahab menyampaikan, Bintan Resorts konsisten  memberikan dukungan pendidikan sejak 1999 sampai saat ini kepada 13.559 pelajar di Pulau Bintan.

Selain itu, Bintan Resorts memberikan beasiswa bagi anak-anak di Pulau Bintan dalam mendukung mereka untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Program ini bertujuan untuk membuka peluang lebih besar bagi generasi muda dalam meraih pekerjaan yang lebih baik di masa depan.

BACA JUGA: Program Beasiswa Mahasiswa Jadi Prioritas Paslon Roby – Deby, Elyza: Berdampak Signifikan bagi Peningkatan SDM di Bintan

“Melalui pendidikan, Bintan Resorts mendorong pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Abdul Wahab.

Dia mengharapkan, generasi saat ini kelak menjadi manajer dan pemimpin masa depan khususnya di industri pariwisata Bintan Resorts.

Salah satunya, Alfan Lutfi Khikam sebagai lulusan terbaik Politeknik Bintan Cakrawala, yang kini bekerja di kawasan Bintan Resorts setelah magang selama satu tahun di Thailand.

General Finance and Admin Bintan Resorts, Hebron Habeahan menyampaikan, program Bintan Bekarya oleh Bintan Resorts turut mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kerajinan berbasis sumber daya lokal.

“Inisiatif ini memperkuat perekonomian masyarakat dan mendorong kemajuan Pulau Bintan,” tuturnya.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bintan, Wan Rudi Iskandar mengapresiasi, Bintan Resorts yang konsisten dalam mendukung pendidikan di Pulau Bintan.

Seperti program Garuda Muda Camp dan adanya sekolah di dalam kawasan pariwisata Bintan Resorts mulai tingkat PAUD hingga Politeknik Bintan Cakrawala (PBC).

“Ini menunjukkan komitmen Bintan Resorts dalam mencetak sumber daya manusia unggul,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel 626 Pelajar Berprestasi Raih Beasiswa dari Bintan Resorts pertama kali tampil pada Kepri.

UMK Batam 2025 Naik 6,5%, FSPMI Sebut Pentingnya Pertimbangan Kebutuhan Hidup Layak

0
Ribuan buruh yang tergabung dalam serikat aliansi buruh kota Batam menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Pemko Batam. F. Azis Maulana / Batam Pos

batampos – Penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Batam 2025 yang diusulkan sebesar Rp 4.989.600 mengalami kenaikan 6,5 persen dibandingkan dengan UMK tahun sebelumnya. Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, Yapet Ramon, mengungkapkan pentingnya mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dalam perhitungan UMK ini.

Ramon menjelaskan bahwa kenaikan 6,5 persen tersebut didasarkan pada perhitungan ekonomi, yang mencakup inflasi sebesar 1,84 persen dan pertumbuhan ekonomi 4,95 persen, dikalikan dengan faktor alfa 0,94, menghasilkan angka 6,49 persen yang dibulatkan menjadi 6,5 persen.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 16/2024, yang mengatur bahwa kenaikan UMK harus mempertimbangkan faktor ekonomi serta KHL yang ditetapkan oleh Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota..

“Berdasarkan survei KHL kita di tiga pasar Kota Batam, angka KHL tercatat sebesar 30%, yang turut mempengaruhi perhitungan UMK, ” ujarnya, Minggu (15/12).

Ramon berharap Gubernur Kepri dapat memberikan pertimbangan lebih lanjut, termasuk kemungkinan untuk membulatkan UMK menjadi Rp 5 juta agar lebih sesuai dengan kebutuhan hidup layak pekerja.

“Nanti gubernur yang akan menetapkan. Semoga ada pertimbangan pertimbangan. Sebagai contoh UMK digenapkan menjadi Rp 5 juta misalnya, ” tambah Ramon.

Sementara itu, Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menyatakan bahwa masih ada kekhawatiran dari kalangan pengusaha terkait dampak kenaikan UMK terhadap sektor padat karya seperti garmen dan manufaktur. Ia mengungkapkan bahwa dengan UMK yang lebih tinggi, daya saing Batam di sektor tersebut bisa terpengaruh, yang tentunya dapat menambah beban bagi pengusaha.

“Walaupun sudah menjadi keputusan pemerintah, kami tetap mempertanyakan dasar kenaikan 6,5 persen ini karena tidak ada penjelasan rinci dari pemerintah,” ungkap Rafki.

Terkait proses selanjutnya, Dewan Pengupahan Provinsi Kepri telah melakukan rapat pleno untuk memeriksa hasil berita acara rapat Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota. Gubernur Kepri akan menetapkan UMK Batam berdasarkan hasil rapat tersebut. Beberapa pihak berharap agar pertimbangan lebih lanjut dapat dilakukan, misalnya dengan mempertimbangkan untuk membulatkan UMK menjadi Rp 5 juta, guna mengakomodasi berbagai kepentingan.

Meskipun ada ketidakpuasan dari pengusaha, Rafki menyebutkan bahwa mereka akan mematuhi keputusan pemerintah yang telah ditetapkan, meskipun dia mengakui adanya kendala teknis dalam pembahasan UMK ini. Salah satunya adalah ketiadaan petunjuk teknis (juknis) terkait sektor, beban kerja, dan risiko kerja yang menjadi dasar penetapan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK).

“Kami menunggu adanya juknis sebelum pembahasan lebih lanjut. Tanpa juknis yang jelas, pembahasan tidak bisa dilakukan dengan cepat,” kata Rafki.

Keputusan akhir terkait UMK Batam 2025 akan ditentukan oleh Gubernur Kepri, dengan mempertimbangkan semua masukan dari Dewan Pengupahan dan pihak terkait lainnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri, Mangara M Simarmata, menyampaikan optimismenya terhadap proses yang telah berjalan.

“Saya sangat senang semua unsur memberikan masukan-masukan yang membangun. Perbedaan pendapat itu hal biasa, tapi akhirnya ada titik temu sehingga pembahasan UMK kabupaten/kota di Kepri tahun 2025 dapat diterima,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pembahasan UMK melibatkan masukan dari serikat pekerja, perusahaan, serta pemerintah daerah. Penetapan UMK Batam dijadwalkan paling lambat pada 18 Desember 2024. Untuk Batam, angka UMK 2025 diusulkan sebesar Rp 4.989.600. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel UMK Batam 2025 Naik 6,5%, FSPMI Sebut Pentingnya Pertimbangan Kebutuhan Hidup Layak pertama kali tampil pada Metropolis.

Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Kebudayaan Sambut Hari Jadi Kota Batam ke-195

0
Ribuan masyarakan dari berbagai elemen mengikiuti pawai budaya yang digelang oleh Pemko Batam di Engku Putri, Minggu (15/12). Pawai tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dataran Engku Putri di Batam Center menjadi saksi kemeriahan rangkaian Hari Jadi Kota Batam ke-195 yang digelar Minggu (15/12) pagi. Sekitar 8.000 peserta dari berbagai latar belakang budaya turut memeriahkan Pawai Budaya yang mengusung tema “Batam Baru, Indonesia Maju.”

Pawai kebudayaan itu dimulai dari Kantor Pemko Batam yang kemudian berakhir di Dataran Engku Putri. Saat berjalan, setiap rombongan terlihat menunjukan sisi menarik mereka. Pawai budaya ini menampilkan tarian, pakaian adat, dan kesenian khas dari berbagai daerah, mencerminkan harmoni dari berbagai suku yang menetap di Batam.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Batam yang tumpah ruah di Dataran Engku Putri. Ribuan warga menyaksikan pawai yang diwarnai oleh penampilan budaya dari berbagai daerah seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga perwakilan suku-suku dari mancanegara.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan Kota Batam adalah miniatur Indonesia dengan beragam suku dan budaya. Ia menjelaskan, keberagaman memiliki peranan penting sebagai kekuataan utama Batam.

“Seluruh budaya, agama, dan suku ada di sini (Batam). Ini adalah potensi besar untuk mengembangkan pariwisata di Kota Batam. Apalagi Batam disebut miniatur Indonesia, karena semua suku dan budaya ada disini,” imbuh Rudi diusai pawai.

Menurut Rudi, dulunya Batam dikenal sebagai kota industri, khususnya di sektor elektronik. Namun, seiring pembangunan infrastruktur yang masif beberapa tahun terakhir, Batam kini perlahan bertransformasi menjadi destinasi pariwisata yang menjanjikan.

“Keberagaman budaya adalah aset yang luar biasa. Ini bukan hanya soal kebanggaan, tetapi juga peluang besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pariwisata, meski dulunya dikenal sebagai kota industri,” kata Rudi.

Ia juga menyoroti bagaimana potensi wisata budaya bisa menjadi salah satu penyumbang signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam. “Dengan sinergi yang baik, kita bisa menjadikan Batam sebagai destinasi unggulan, tidak hanya di sektor industri, tetapi juga seni dan budaya,” sebutnya.

Rudi juga mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah menyukseskan pawai budaya. Ia berharap ke depan, semangat kolaborasi antarbudaya di Batam terus terjaga, menjadikan kota ini sebagai simbol persatuan dan daya tarik wisata yang mampu mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa Batam adalah rumah bagi keberagaman yang harmonis,” tuturnya. (*)

Reporter: Yashinta

 

 

Artikel Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Kebudayaan Sambut Hari Jadi Kota Batam ke-195 pertama kali tampil pada Metropolis.

Siswa SDN 018 Sagulung Manfaatkan Sampah Bekas untuk Dekorasi Sekolah

0
Salah satu karya sia-siakan SDN 018 Sagulung dengan memanfaatkan barang bekas. F. Eusebius/Batam Pos

batampos – SDN 018 Sagulung menjadi salah satu sekolah yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan sampah bekas untuk keindahan dan dekorasi sekolah. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Nurmala, inisiatif ini telah berjalan cukup lama dan berhasil mengurangi sampah plastik di lingkungan sekolah.

Kreativitas siswa dan guru SDN 018 terlihat dari cara mereka memanfaatkan botol bekas air mineral menjadi hiasan dan tulisan nama sekolah. Lebih dari puluhan ribu botol plastik telah digunakan untuk mempercantik lingkungan sekolah. Botol-botol tersebut juga diisi dengan sampah plastik lain agar lebih padat, sehingga mampu meminimalkan sampah yang tersebar di sekitar lingkungan sekolah.

“Sekolah kami berada di tengah permukiman padat penduduk, sehingga kami merasa bertanggung jawab terhadap persoalan sampah. Kami mendidik anak-anak untuk tertib dengan sampah dan kreatif menggunakannya kembali. Hasilnya, sekolah menjadi lebih indah dengan hiasan dari barang bekas,” ungkap Nurmala.

Proses pengelolaan sampah ini dimulai dengan memilah sampah. Sampah yang masih bisa dimanfaatkan didaur ulang menjadi barang yang berguna, sementara sampah lainnya dibuang ke tempat sampah yang telah disediakan. Anak-anak diajarkan untuk terbiasa menjaga kebersihan lingkungan dan menjadi lebih peduli terhadap pengelolaan limbah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengapresiasi langkah SDN 018 Sagulung dalam menciptakan budaya pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Menurutnya, program ini tidak hanya mendidik siswa untuk bertanggung jawab terhadap sampah, tetapi juga meningkatkan kreativitas mereka.

“Program ini adalah bagian dari edukasi penting bagi siswa. Kita tidak hanya menyediakan tong sampah di mana-mana, tetapi juga menciptakan kebiasaan anak-anak untuk mengontrol sampah yang mereka hasilkan. Mereka diajarkan untuk memilah sampah dan memanfaatkan sampah daur ulang untuk kebutuhan sekolah,” jelas Tri Wahyu Rubianto.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah penggunaan polybag di sekitar tong sampah untuk menyortir sampah daur ulang. Sampah ini kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dekorasi dan penataan lingkungan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa sampah bisa menjadi sesuatu yang bernilai jika dikelola dengan baik.

Nurmala menambahkan bahwa upaya ini tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga guru dan masyarakat sekitar. “Kami ingin membangun budaya tanggung jawab bersama. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas satu pihak saja,” ujarnya.

Dengan semangat gotong royong, SDN 018 Sagulung berharap dapat terus menjadi contoh sekolah yang peduli lingkungan. Selain mempercantik sekolah, inisiatif ini juga memberikan pendidikan praktis bagi siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi polusi sampah plastik.

Langkah SDN 018 Sagulung membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Dengan melibatkan seluruh komunitas sekolah, mereka tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga membentuk generasi yang lebih sadar akan pentingnya keberlanjutan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Siswa SDN 018 Sagulung Manfaatkan Sampah Bekas untuk Dekorasi Sekolah pertama kali tampil pada Metropolis.

Polsek Sagulung Bidik Penadah Lain Terkait Laporan Penggelapan 5 Ton Kabel Tembaga Senilai Rp 1 Miliar PT Buju

0
M. Ade Kurniawan tersangka utama kasus penggelapan tujuh pallet atau 241 karton kabel tembaga milik PT Buju.

batampos – Kasus penggelapan tujuh pallet atau 241 karton kabel tembaga milik PT Buju terus diproses oleh Polsek Sagulung. Kasus yang merugikan perusahaan hingga Rp 1 miliar ini melibatkan seorang sopir perusahaan yang membawa kabur barang tersebut untuk dijual kepada sejumlah pengepul.

Ipda Husnul, Kanit Reskrim Polsek Sagulung, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan seorang tersangka utama dalam kasus ini, yaitu M. Ade Kurniawan, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “M. Ade Kurniawan adalah mantan sopir perusahaan tersebut. Dia membawa kabur barang perusahaan dan menjualnya ke sejumlah pengepul,” jelas Husnul.

Hingga saat ini, polisi baru mengamankan satu orang penadah berinisial E yang membeli barang hasil penggelapan tersebut. E kini ditahan dan dijerat dengan pasal terkait penadahan barang curian. “E telah diamankan, dan proses hukum terhadapnya sedang berjalan. Namun, penadah lain yang diduga terlibat masih kami selidiki,” lanjut Husnul.

Menurut Husnul, kasus ini tidak hanya melibatkan satu pengepul. Beberapa pengepul lain diduga turut menerima barang hasil penggelapan tersebut. Namun, upaya pengembangan kasus terkendala karena pelaku utama, M. Ade Kurniawan, diduga telah melarikan diri ke luar Batam.

“Pelaku utama kami duga sudah kabur dari Batam, sehingga kami harus berkoordinasi dengan kepolisian di daerah lain untuk menangkapnya,” ujar Husnul. Pihak kepolisian juga terus berupaya mengumpulkan bukti dan mengejar pihak-pihak lain yang terlibat dalam rantai penggelapan ini.

Kasus ini menjadi sorotan karena nilai kerugian yang cukup besar, mencapai Rp 1 miliar. Barang yang digelapkan berupa kabel tembaga seberat lima ton, yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasaran. PT Buju sebagai korban berharap kasus ini segera diselesaikan, dan kerugian yang dialami dapat diminimalkan.

Polsek Sagulung juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila mengetahui keberadaan M. Ade Kurniawan atau memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan. Husnul menegaskan, penanganan kasus ini akan dilakukan secara transparan dan tuntas.

Pihak PT Buju juga telah memberikan keterangan kepada penyidik dan menyerahkan bukti-bukti terkait dugaan penggelapan tersebut. Kasus ini menjadi peringatan bagi perusahaan lain untuk lebih berhati-hati dalam mengelola aset perusahaan, terutama dalam sistem pengawasan logistik. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polsek Sagulung Bidik Penadah Lain Terkait Laporan Penggelapan 5 Ton Kabel Tembaga Senilai Rp 1 Miliar PT Buju pertama kali tampil pada Metropolis.

Pekerjaan Interkoneksi Pipa Tahap II: ABHi Imbau Pelanggan Bersiap, Cek WIlayah Terdampak di Sini

0

batampos – PT Air Batam Hilir (ABHi) mengumumkan pelaksanaan pekerjaan Interkoneksi Pipa Tahap II untuk meningkatkan kapasitas dan tekanan suplai air di jalur Batuaji dan Sukajadi. Proyek ini akan dilakukan di Instalasi Pengolahan Air Minum Muka Kuning 1 & 2 pada Senin, 16 Desember 2024, mulai pukul 08.30 hingga 14.30 WIB.

Dalam keterangannya, ABHi menyampaikan bahwa selama proses pekerjaan, suplai air bersih di sejumlah wilayah akan mengalami gangguan berupa aliran air kecil hingga terhenti sementara.

Imbauan untuk Pelanggan
ABHi mengimbau para pelanggan untuk menampung air terlebih dahulu guna memastikan kebutuhan harian tetap terpenuhi selama pekerjaan berlangsung.

Wilayah Terdampak:

  • Duta Mas
  • Sukajadi
  • Anggrek Mas
  • Kembang Sari
  • Rosedale
  • Marchelia
  • Citra Batam
  • Kintamani
  • Bengkong Nusantara
  • Belian dan sekitarnya

Fasilitas Mobil Tangki Air

Untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air hingga 1×24 jam, ABHi telah menyiapkan mobil tangki air bersih. Layanan ini dapat diakses melalui koordinasi Ketua RT/RW atau Kelurahan setempat, yang selanjutnya dapat menghubungi saluran resmi layanan pelanggan berikut:

Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP): Bengkong, Batu Aji, dan HO Batam Center

  • Call Center: (0778) 5700 000
  • WhatsApp: 0811 778 0155

ABHi berkomitmen memberikan pelayanan terbaik meskipun terdapat gangguan sementara. Pelanggan diharapkan dapat memanfaatkan layanan tangki air jika diperlukan. (*)

Artikel Pekerjaan Interkoneksi Pipa Tahap II: ABHi Imbau Pelanggan Bersiap, Cek WIlayah Terdampak di Sini pertama kali tampil pada Metropolis.

Parlemen Arab Desak Internasional Setop Israel Merebut Wilayah Suriah

0
Parlemen Arab pada Sabtu (14/12/2024) menyerukan tindakan internasional untuk menghentikan perebutan wilayah Suriah oleh Israel. /ANTARA/Anadolu/py

batampos – Parlemen Arab pada Sabtu (14/12) menyerukan tindakan dunia internasional untuk menghentikan perebutan wilayah Suriah oleh Israel.

Hal tersebut mengemuka dalam pidato sidang Parlemen Arab di markas besar Sekretariat Jenderal Liga Arab di Kairo, menurut pernyataan lembaga tersebut.

Terkait perkembangan terkini di Suriah, Presiden Parlemen Arab, Muhammad Al-Yamahi, mendesak semua pihak di Suriah “melindungi institusi negara, mengutamakan kepentingan tertinggi negara, serta mengadopsi kebijaksanaan dan dialog dalam menghadapi kebutuhan fase kritis dalam sejarah bangsa mereka.”

Al-Yamahi mendorong komunitas internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB, untuk “segera mengambil tindakan mendesak guna mengutuk dan menghentikan pelanggaran yang dilakukan oleh entitas Israel, yang memanfaatkan situasi di Suriah untuk merebut lebih banyak wilayah Suriah.”

Bashar al-Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia setelah kelompok anti-rezim mengambil alih Damaskus pada 8 Desember, mengakhiri rezim Partai Baath yang telah berkuasa sejak 1963.

Memanfaatkan kejatuhan rezim tersebut, Israel telah meningkatkan serangan udara dalam beberapa hari terakhir, menargetkan situs-situs militer dan secara terang-terangan melanggar kedaulatan Suriah.

Israel juga mengumumkan keruntuhan perjanjian pelepasan 1974 dengan Suriah dan pengerahan pasukannya di zona demiliterisasi Dataran Tinggi Golan, sebagian besar wilayah yang telah diduduki Israel sejak 1967.

Langkah yang dikecam oleh PBB dan negara-negara Arab.

Terkait situasi di Palestina, Al-Yamahi mengecam “kegagalan komunitas internasional untuk bertindak menyelamatkan rakyat Palestina, yang selama lebih dari satu tahun dua bulan terakhir telah mengalami genosida dan pembantaian harian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah.”

Dia mendesak parlemen dunia dan negara-negara merdeka untuk “menekan pemerintah mereka agar melaksanakan keputusan KTT Arab-Islam di Riyadh (November) untuk menangguhkan partisipasi Israel dalam Sidang Umum PBB dan badan-badan terkait, serta membekukan keanggotaan parlemen Israel di Uni Antar-Parlemen dan organisasi serta serikat parlemen regional lainnya.”

Al-Yamahi juga menyerukan untuk “mengaktifkan senjata boikot ekonomi terhadap Israel dan pihak-pihak yang memberikan dana serta senjata kepadanya untuk membunuh warga sipil Palestina.”

Selain itu, Al-Yamahi menyatakan bahwa Parlemen Arab berencana menerapkan rencana aksi parlementer untuk berkomunikasi dengan parlemen di seluruh dunia yang belum mengakui negara Palestina.

Al Yamahi meminta anggota parlemen dunia agar menekan pemerintahan masing-masing untuk memberikan pengakuan sebagai bentuk dukungan terhadap hak-hak sah rakyat Palestina. (*)

Sumber: Antara

Artikel Parlemen Arab Desak Internasional Setop Israel Merebut Wilayah Suriah pertama kali tampil pada News.

Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Nataru

0
Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menjamin stok LPG dalam keadaan aman dan tersedia di Kepulauan Riau (Kepri).

batampos – Jelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG aman di wilayah operasionalnya yaitu Provinsi Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).

“Menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, stok BBM dan LPG dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumbagut. Kita juga tetap standby di lokasi kita untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG lancar,” ujar Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar.

Ia menjelaskan, pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru, yang akan beroperasi mulai 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025. Pertamina Patra Niaga juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BUMN lain, TNI, Polri, Perbankan, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) untuk memastikan distribusi energi berjalan dengan aman dan lancar.

“Satgas Nataru akan mulai bekerja pada 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025. Kami siaga 24 jam untuk menjamin pasokan energi dan menjaga kelancaran distribusi energi dengan dukungan dan kerja sama dengan instansi terkait,” ucapnya.

Freddy menambahkan untuk kebutuhan BBM Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) selama Satgas Nataru di Sumbagut diperkirakan meningkat sebesar 6,1% dari rata-rata harian 13.038 Kilo Liter (KL) menjadi 13.833 KL per hari. Sementara itu, konsumsi Gasoil (Solar, Dexlite, Pertamina Dex) diprediksi mengalami penurunan sebesar 4,5% atau 9.383 KL menjadi 8.965 KL per hari karena adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang atau truk.

Di samping itu, lanjutnya, kebutuhan LPG untuk konsumsi rumah tangga selama Satgas Nataru diprediksi meningkat sekitar 5,4% dibanding rerata normal atau 3.514 Metrik Ton (MT) menjadi 3.705 MT per hari di Sumbagut. Sementara itu, konsumsi Avtur diprediksi mengalami peningkatan sekitar 15% dari 775 KL menjadi 893 KL per hari di wilayah Sumbagut.

“Kami perkirakan konsumsi Avtur paling besar berada di Bandara Kualanamu, kemudian Bandara Hang Nadim, lalu Bandara Sultan Syarif Kasim II dan Bandara Minangkabau. Seluruh AFT (Aviation Fuel Terminal) di wilayah operasi Sumbagut dalam kondisi baik dan siap dalam mendukung pelaksanaan Satgas Natal 2024 dan Tahun Baru 2025,” ujar Freddy.

Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Teddy Bariadi mengatakan pihaknya memastikan kehandalan sarana dan fasilitas (sarfas) Pertamina untuk menjaga kelancaran pelayanan distribusi BBM dan LPG. Seluruh infrastruktur telah disiagakan meliputi 19 Terminal BBM, 4 Terminal LPG, lebih dari 1.000 SPBU, 87 SPBE, 932 Agen LPG (PSO & NPSO) dan 14 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU).

“Dalam memastikan operasional di lokasi, kami selalu mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) dan Quality & Quantity terhadap produk,” ujar Teddy.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria mengatakan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga menyediakan layanan energi dan layanan tambahan di wilayah Sumbagut berupa 287 SPBU Siaga, 932 Agen LPG Siaga, 45 mobil tangki standby atau SPBU Kantong, 7 Modular Pertashop, 32 motorist dan 6 fasilitas kesehatan.

“Kami melakukan peningkatan layanan di jalur potensial meliputi jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama. Layanan tambahan yang disiapkan saat Satgas Nataru meliputi SPBU Siaga, Agen LPG Siaga, motorist, mobil tangki stand by (SPBU Kantong), Modular Pertashop, fasilitas kesehatan serta sarana istirahat di sekitar rest area dan lokasi wisata,” ujar Satria. (*)

Reporter: Rengga Yuluandra

Artikel Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Nataru pertama kali tampil pada Metropolis.

Tentang Landmark Welcome to Batam

0

batampos – BAGI sebagian besar wisatawan, mengunjungi Batam belum lengkap rasanya tanpa berfoto dengan latar tulisan raksasa Welcome to Batam. Tulisan putih yang gagah itu menjadi simbol penyambutan hangat bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di Kota Industri ini. Namun, cerita indah itu perlahan memudar.

Ada dua bangunan bertingkat kini berdiri di kawasan Welcome to Batam (WTB). Bangunan itu menghalangi pandangan ke arah monumen ikonik itu.

“Kalau monumen itu tidak tertutup bangunan, pasti lebih cantik. Saya sering lihat di TikTok dan Facebook, tidak ada bangunan yang menghalangi. Sekarang kalau foto, kurang estetik karena kelihatan bangunan itu,” kata wisatawan asal Malaysia, Fazila, Sabtu (14/12).

Fazila mengatakan, jika pembangunan terus berlangsung dan bangunan menjadi lebih tinggi, daya tarik WTB bisa hilang sepenuhnya.

“Orang datang ke sini mau ambil foto dengan latar belakang tulisan Welcome to Batam. Kalau tertutup, tidak ada gunanya lagi,” ucapnya.

Hal serupa dirasakan wisatawan asal Banten, Rizki Kurniawan. Dia sengaja menyempatkan waktu untuk mengunjungi WTB di sela-sela kunjungannya ke Batam. Akan tetapi, ia kecewa karena sebelumnya sering melihat monumen ini di media sosial tanpa halangan apa pun.

“Ini pertama kali saya ke Batam. Sayangnya, tulisan WTB tertutup bangunan. Padahal ikon ini salah satu daya tarik utama kota. Rasanya kurang estetik untuk foto. Setelah melihat langsung, jadi agak kecewa. Kalau nanti bangunannya lebih tinggi, akan tidak kelihatan sama sekali,” katanya.

Wisatawan asal Malaysia lainnya, Salleh, mengatakan, pembangunan pertokoan membuat hasil foto kurang bagus dan estetik.

“Tujuan datang ke Batam ialah untuk foto di sana. Tapi kondisinya sudah berbeda sekarang. Sudah ada ada bangunan alhasil kurang bagus fotonya,” ujar dia.

Sejak pertama kali dibangun di medio 2010 dengan anggaran Rp472,4 juta dari APBD Kota Batam, tulisan Welcome to Batam menjadi daya tarik tersendiri. Tak hanya wisatawan domestik, turis asing pun menjadikannya destinasi wajib. Kawasan ini hidup—pedagang kaki lima meramaikan suasana, penggiat wisata menjadikannya tempat strategis untuk memulai tur, dan wisatawan berbondong-bondong mengabadikan momen.

Kini, beberapa bagian dari tulisan Welcome to Batam tertutup. Tidak hanya memberikan efek kekecewaan dari para wisman maupun wisnu. Namun, juga para pedagang sekitar kawasan itu.

“Pedagang yang biasanya ramai berjualan di sini sekarang mengalami penurunan pendapatan. Nilai ekonominya turun drastis,” ujar pemandu wisata lokal, Rahmad.

Keberadaan bangunan baru ini tak hanya mengancam keindahan visual, tetapi juga keberlangsungan ekonomi para pedagang dan penggiat wisata di sana. Sebab, jumlah wisatawan berkunjung ke WTB semakin berkurang. Hal itu diungkapkan oleh Rahmad.

Ia mengatakan, sejak pembangunan dimulai di lembah Bukit Clara sekitar enam bulan lalu, jumlah wisatawan yang datang ke kawasan WTB menurun hingga 80 persen. Menurut dia, mayoritas wisatawan yang datang memiliki tujuan utama untuk berfoto dengan latar belakang monumen. Namun, setelah mengetahui monumen itu tertutup, banyak yang memilih langsung pulang tanpa mengambil foto.

Salah satu pedagang di kawasan Welcome to Batam, Firdan, menambahkan, tujuan orang datang ke sini biasanya untuk jajan kuliner dan bersantai. “Jika itu hilang, daya tarik kawasan ini pun akan berkurang,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata, menuturkan, ikon Welcome To Batam telah menjadi spot foto para wisatawan berkunjung ke Batam. Tentu sebagai warga Batam harus menjaga, kehadiran bangunan ruko tepat yang tak jauh dari ikon tersebut menjadi terganggu bagi para wisatawan untuk berfoto.

“Karena pengunjung wisatawan itu ingin melihat dan foto bahkan buat konten disana (WTB). Kami tetap berkomunikasi dengan travel agen agar persoalan ini diperhatikan atau pun wisatawan yang datang personal ke Batam,” kata dia, Sabtu (14/12).

Ardi menerangkan, semoga hal ini bisa dipahami oleh pemilik lahan tersebut dan stakeholder yang berkepentingan disana. “Karena dari kami wewenang dan tanggung jawabnya terbatas. Kemudian untuk pihak terkait memang banyak yang menanyakan ke saya dan telah disampaikan secara personal bagaimana hal ini bisa dipertahankan karena Batam membutuhkan destinasi seperti WTB menjadi daya tarik kota Batam,” ujarnya.

Untuk kepemilikkan lahan, Ardi mengatakan, terus intens menyampaikan persoalan ini kepada pihak terkait. Banyak masukan dan kritikan untuk WTB karena dinilai sudah tidak indah estetik lagi untuk spot foto.

“Beberapa masukan menyampaikan ke saya seperti travel agen yang membawa wisatawan, intinya kami juga berkomunikasi dengan Wali Kota Batam dan pihak terkait untuk persoalan ini,” ujarnya .

Kini, pertanyaan besar membayang: Akankah Welcome to Batam, ikon kebanggaan kota ini, hanya tinggal kenangan? Atau mungkinkah pemerintah dan masyarakat bisa bersinergi untuk menyelamatkan simbol penyambutan Batam yang telah mempersatukan banyak orang?
Waktu akan menjawab, namun harapan masih ada. Welcome to Batam, semoga tetap menjadi wajah ramah Kota Batam—dulu, kini, dan nanti. (*)

 

Reporter : ARJUNA / AZIS MAULANA

Artikel Tentang Landmark Welcome to Batam pertama kali tampil pada Metropolis.