Rabu, 10 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3940

Operasi Pasar Murah di Tanjunguban, Warga Serbu Beras Murah

0
Warga mengantre membeli beras SPHP di mobil box Bulog yang berada di lokasi operasi pasar murah di seputaran Pasar Baru, Tanjunguban, Kamis (4/4/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Warga Tanjunguban menyerbu beras SPHP dalam operasi pasar murah yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan di seputaran Pasar Baru, Tanjunguban, Kamis (4/4/2024).

Pantauan di lapangan, mobil box yang membawa beras SPHP langsung diserbu warga yang sudah berada di lokasi operasi pasar murah.

“Berasnya paling cepat habis karena harganya murah. Satu sak ukuran 5 kilo dijual Rp 54 ribu,” kata seorang wanita yang mengantre untuk membeli beras bulog.

Dia mengaku, adanya pasar murah sangat membantu masyarakat karena harga beras di pasar lumayan tinggi.

Sedangkan komoditi lain, dia mengatakan, harganya kurang lebih dengan harga di pasar tradisional.

Seorang pria yang membeli dua sak beras SPHP juga mengaku, sengaja datang ke operasi pasar murah karena mengincar beras SPHP.

“Mau beli berasnya saja, kalau komoditi lainnya hampir sama dengan harga eceran di pasar,” katanya.

Kepala DKUPP Bintan, Asy Syukri mengatakan, operasi pasar murah yang diadakan dalam menyambut hari besar keagamaan.

Operasi pasar murah melibatkan Bulog Tanjungpinang dan distributor pangan yang ada di Bintan.

Kegiatan dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 4 hingga 7 April 2024.

“2 hari di Tanjunguban dan 2 hari di Kijang,” ujarnya.

BACA JUGA: Ada Pasar Murah di Halaman Pasar Puan Maimun

Dia mengklaim harga beberapa komoditi yang dijual dalam operasi pasar murah lebih murah dibandingkan harga eceran di pasar.

“Harganya yang jelas harga distributor,” katanya.

Dia berharap, adanya operasi pasar murah ini tidak hanya dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, namun dapat mengontrol harga kebutuham pokok penting di pasar sehingga inflasi terkendali.

Adapun komoditas yang dijual dalam operasi pasar murah antara lain beras SPHP ukuran 5 kilogram sekira Rp 54.000 ribu per sak, beras premium biru dijual seharga Rp 65.000 per sak ukuran 5 kilogram, daging sapi beku dijual seharga Rp 80.000 per bungkus, daging ayam beku sekira Rp 37.000 per bungkus, gula dijual seharga Rp 15.000 per bungkus, minyak goreng merk Nusa Kita dijual Rp 15.000 per liter dan komoditas lainnya. (*)

 

Reporter: Slamet N

Kereta Cepat Kalimantan ‘Trans Borneo’ Bakal Hubungkan Pontianak-Malaysia-Brunei

0
Kawasan titik nol IKN Nusantara. (Novi Abdi/Antara)

batampos – Pulau Kalimantan akan terhubung lebih cepat dan mudah apabila proyek Trans Borneo Railway (TBR), jaringan kereta api berkecepatan tinggi pertama di Kalimantan direalisasikan. Brunergy Utama Sdn Bhd, yang mengumumkan proyek TBR di situs resminya.

Dalam rilis tersebut, TBR menyebutkan proyek tersebut akan dibangun dalam dua tahap dengan rute sepanjang 1.620 kilometer (km).

Perusahaan mengungkapkan rata-rata rute antar-stasiun adalah 150 km, dengan kecepatan 300 hingga 350 km per jam. Dengan demikian, setiap perjalanan diperkirakan memakan waktu rata-rata 30 menit.

“Pembangunan tahap pertama akan menghubungkan kekuatan ekonomi di kota-kota pesisir barat hingga timur, dimulai di Pontianak, Kalimantan Barat dan berakhir di Kota Kinabalu, Sabah,” demikian menurut Brunergy dalam rilisnya, dikutip dari Pontianak Post (Jawapos Group), Jumat (5/4).

Pembangunan jalur tahap pertama ini akan melibatkan Kota Kinabalu, Kimanis/Papar, Beaufort-Sipitang, Lawas, Bangar, Limbang, Bukit Panggal, Miri, Bintulu, Sibu Sri Aman, Kuching, Sambas, Singkawang, Mempawah, dan Pontianak.

Sedangkan tahap kedua nantinya akan memasuki wilayah Kalimantan Utara dan Timur untuk menghubungkan jalur utama dengan kota terbesar Kalimantan, Samarinda dan kemudian ibu kota masa depan Indonesia, Nusantara.

Pembangunan jalur tahap kedua ini melibatkan stasiun dari Bukit Panggal (di Brunei) hingga Long Seridan, Ba’ Kelalan, Long Bawan, Malinau, Tanjung Selor, Tandjungredeb, Pengadan, Lubuk Tutung, Bontang, Samarinda, dan Balikpapan.

TBR akan menampung empat terminal, yang berfungsi sebagai hub utama angkutan massal, bersama dengan 24 stasiun di seluruh pulau.

Kedua jalur kereta api tersebut akan terhubung di distrik Tutong, Brunei yang terletak di lokasi strategis dan berfungsi sebagai hub pusat TBR.

Untuk diketahui, Brunergy adalah perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Brunei, yang berfokus pada pembangunan proyek infrastruktur utama untuk mendorong pertumbuhan di Kalimantan.

Kereta berkecepatan tinggi, juga dikenal sebagai kereta peluru (bullet train), adalah jenis kereta penumpang yang beroperasi pada jaringan kereta api berkecepatan tinggi yang mampu mencapai kecepatan maksimum 320 km atau lebih per jam dan menawarkan penumpang pengalaman perjalanan yang efisien.

Menurut Brunergy, pengenalan teknologi ini ke wilayah tersebut akan meningkatkan interaksi manusia ke tingkat yang berbeda dan akan berkelanjutan selama 50 tahun ke depan atau lebih tanpa banyak persaingan dan perubahan teknologi.

“Meskipun Kalimantan di Malaysia dan Indonesia telah mengalami urbanisasi skala besar dalam beberapa dekade terakhir, mayoritas penduduknya masih terisolasi dan tinggal di komunitas pedesaan terbelakang yang tersebar di seluruh pulau,” jelas perusahaan tersebut.

Meskipun memiliki ukuran dan potensi ekonomi melalui sumber daya alam yang melimpah, negara-negara bagian di Pulau Kalimantan tidak mempunyai hubungan yang sama dengan pasar global yang lebih luas seperti sebagian besar wilayah tetangganya.

Dia mengatakan, dengan lebih dari 30 etnis yang berbeda, pulau ini memiliki salah satu konsentrasi budaya paling beragam. Oleh karena itu langkah-langkah untuk mempercepat pertukaran sumber daya manusia, barang, jasa dan nilai-nilai akan dimajukan dalam hubungan sosial, melalui TBR.

Faktanya, pengurangan biaya dan penghematan waktu transfer barang ke pasar akan mendorong lompatan besar dalam produktivitas ekonomi berbagi di pulau ini. “Yang terpenting, pengenalan teknologi dan industri baru melalui TBR niscaya akan membuka lapangan kerja baru bagi penduduk lokal,” jelas perusahaan lebih lanjut.

Didirikan pada 21 Oktober 2013, Brunergy awalnya dikenal sebagai Mumin Energy (B) Sdn Bhd dan beroperasi di sektor minyak dan gas. Namun setahun kemudian, pendiri perusahaan Danny Chong dan Khalid Abdul Mumin menyelaraskan kembali misi perusahaan untuk fokus pada sistem pengiriman transportasi massal untuk Brunei dan negara tetangga Malaysia, sehingga mengganti nama perusahaan pada tanggal 5 Agustus 2014 menjadi Brunergy Utama (B) Sdn Bhd.

Terinspirasi dari semakin populernya kereta api berkecepatan tinggi di Tiongkok, Jepang, dan belahan dunia lainnya, Brunergy akhirnya mengambil keputusan akhir untuk melanjutkan upaya tersebut hingga ke Pulau Kalimantan.

Proyek ini pertama kali dipresentasikan kepada Kementerian Transportasi dan Infokomunikasi Brunei Darussalam pada tahun 2022, sebelum diumumkan sekitar Juni 2023 setelah perusahaan melakukan serangkaian kunjungan ke kementerian terkait di tiga negara tersebut. (*)

Polda Kepri Gelar Apel Pengecekan Pasukan untuk Amankan Idul Fitri 1445 H

0
image0 8 e1712248257537
Apel pengecekan personel Operasi Ketupat Seligi-2024 di Alun-alun Batam Center, Kamis (4/4). F.Azis Maulana

batampos – Polda Kepri menggelar apel pengecekan personel Operasi Ketupat Seligi-2024 di Alun-alun Batam Center pada hari Kamis (4/4). Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan kelancaran pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

“Polda Kepri juga mendirikan satu Pos Pelayanan di alun-alun Engku Putri Batam Centre. Pos ini akan berfungsi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” kata Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto.

Tri menekankan pentingnya komunikasi yang baik antar personel. Beliau menginstruksikan agar semua personel Subsatgas memiliki handy talkie dan menggunakan frekuensi Polda Kepri.

Baca Juga: Posisi Hilal Tinggi, Selasa, 9 April 2024, Serentak Rayakan Idul Fitri

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan bahwa para Kasatgas memeriksa kelengkapan personel, sarana prasarana, dan kondisi pos secara keseluruhan.

“Buku mutasi menjadi salah satu fokus utama dalam pengecekan ini. Para Kasatgas memastikan bahwa setiap personel yang bertugas telah mencatat identitas diri dan kendaraan yang melintas di pos pengamanan,” ujarnya.

Ia menambahkan kelengkapan sarana prasarana juga tak luput dari pemeriksaan.

“Setiap pos pengamanan dipastikan telah dilengkapi dengan peralatan yang memadai, seperti meja, kursi, tenda, alat komunikasi, dan P3K,” sebutnya.

Baca Juga: Ribuan Warga Tinggalkan Batam Menuju Belawan

Pandra menekankan pentingnya menjaga sikap profesional, humanis, dan responsif dalam melayani masyarakat.

“Dengan kesiapan personel dan kelancaran pengamanan, diharapkan Hari Raya Idul Fitri 1445 H di Kepulauan Riau dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Gubernur Ansar Apresiasi Jamaah Masjid Darul Mukhlisin Tetap Istiqomah di Akhir Ramadhan

0

batampos– Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad melanjutkan Safari Ramadhan dengan mengunjungi Masjid Darul Mukhlisin di Kavling Senjulung, Kota Batam, Rabu (03/04). Dalam sambutannya, Gubernur Ansar mengapresiasi jamaah Masjid Darul Mukhlisin yang tetap istiqomah dan semangat beribadah di akhir bulan Ramadhan.

“Bangga melihat masjid ini jamaahnya masih semangat dan tetap istiqomah datang ke masjid. Biasanya di ujung Ramadhan, masjid mulai sepi, namun di masjid ini tetap ramai,” ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar berharap semua jamaah dapat meraih malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari 1000 bulan. Ia juga berdoa agar puasa dan ibadah yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT.

BACA JUGA: Safari Ramadan di Gunung Kijang, Wabup Osit Ajak Warga Doakan Palestina

“Ada satu malam yang lebih baik dari 1.000 bulan, mudah-mudahan kita semua bisa berjumpa dengan malam Lailatul Qadar. Terimalah puasa dan ibadah kami, dan berilah kami kekuatan menyelesaikan puasa hingga akhir Ramadhan,” tutur Gubernur Ansar.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta dari Bank Riau Kepri Syariah. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan bantuan dana sebesar Rp50 juta untuk Yayasan Darul Mukhlisin.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi pengembangan Yayasan Darul Mukhlisin dan pengembangan pendidikan di lingkungan Kavling Senjulung ini,” ucap Gubernur Ansar. (*)

Membahayakan Pengendara, Lumpur Bertebaran di Sepanjang Jalan Akibat Hilir Mudik Truk Pengangkut Tanah

0
Jalan Berdebu Becek Pelangsir Tanah Dalil Harahap3 scaled
Truk pengangkut tanah saat melintas di jalan R Suprapto persisnya depan SPBU Codo, Sagulung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Pengendara keluhkan aktifitas kendaraan proyek yang mengangkut material tanah di sepanjang jalan R Suprapto persisnya depan SPBU Codo, Sagulung.

Jalan jadi becek dan berlumpur saat hujan serta kotor dan berdebu saat panas karena ceceran material tanah dari truk-truk pengangkut.

“Sudah seminggu ini, proyek itu jalan lagi. Jalan penuh dengan tumpahan tanah. Kalau hujan licin sekali, kalau panas debu minta ampun, sampai tak mengganggu jarak pandang,” keluh Siska, pemotor di lokasi jalan yang kotor tersebut, Kamis (4/4).

Pantauan di lapangan ceceran material tanah di bahu jalan ini terjadi di sepanjang jalan yang dilalui truk pengangkut. Mulai dari SPBU Codo hingga simpang Mandalay. Truk pengangkut material tanah mengangkut tanah dari belakang SPBU Codo untuk penimbunan di wilayah Dapur 12.

Truk melintasi jalan utama tanpa menutup bak muatan dengan alat penutup serta membersihkan roda kendaraan dari lumpur saat keluar dari lokasi proyek. Tanah yang sudah berubah jadi lumpur akhirnya berceceran di sepanjang lokasi jalan yang dilalui truk-truk tersebut.

Masyarakat penggunaan jalan sangat terganggu dengan aktifitas kendaraan proyek tersebut. Selain membuat jalan kotor dan berlumpur juga mengancam keselamatan pengendara lain.

Pasalnya truk-truk tersebut kebut-kebutan di jalan raya demi mengejar target. Kecelakaan lalulintas akibat kendaraan proyek tersebut sering terjadi.

“Sudah banyak korbannya. Kemarin ibu-ibu jatuh dari sepeda motor karena terpeleset di ceceran lumpur ini. Sangat mengganggu sekali,” ujarnya.

Nella, seorang pengendara sepeda motor yang mengaku pernah jatuh akibat gumpalan lumpur di aspal jalan itu berharap agar kendaraan proyek ini segera ditindak oleh instansi terkait demi kenyamanan dan keselamatan berlalulintas.

“Untuk satlantas Polresta Barelang, tolong ditindak truk-truk ini karena mengganggu kenyamanan pengendara lain. Ugal-ugalan sudah gitu tinggalkan lumpur di atas jalan,” harap Nella. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Lapor Pak Polisi, Tak Ada Efek Jera, Aksi Balapan Liar Semakin Merajalela di Batam

0
Lantas Razia Dalil Harahap 6 e1701621493659
Satlantas Polresta Barelang saat razia balap liar dan knalpot brong di simpang Kara, Batamcenter beberapa waktu lalu. Foto. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Aktivitas balap liar dan tongkrongan remaja pada akhir Ramadan ini setiap malam masih ditemui. Keberadaan remaja ini menimbulkan keresahan masyarakat, seperti di kawasan Legenda Malaka dan Hutan Mata Kucing, Sekupang.

Keberadaan remaja ini sudah sering ditindak aparat kepolisian dengan membubarkannya. Namun, kembali lagi karena tidak ada efek jera. “Kemarin sempat dibubarkan polisi. Tapi sekarang balik lagi. Semakin merajalela balapan liar ini,” kata Dayat, warga Legenda.

Menurut Dayat, kembalinya remaja ini karena tidak ada tindakan tegas dari aparat. Seharusnya, anak-anak tersebut diberi sanksi, seperti membuat surat perjanjian dan pemanggilan orangtua. “Kalau tidak ada efek jera, bakalan gini terus. Kami warga disini merasa tidak aman,” katanya.

Menurut Dayat, remaja tersebut berasal dari luar kawasan Legenda. Bahkan, beberapa anak terlihat membawa senjata tajam. “Ada juga ojol yang sempat akan dibegal. Ini sudah tidak aman bagi masyarakat Batam, apalagi yang beraktivitas malam hari,” ungkapnya.

Sementara Kapolsek Batam Kota, AKP Sudirman mengatakan sudah beberapa kali membubarkan tongkrongan dan balap liar tersebut. “Dari laporan warga, kita langsung ke lokasi. Kita bubarkan,” katanya.

Ia menambahkan agar tidak kembali lagi, ia akan menempatkan personel di lokasi tersebut. “Akan kita tempatkan. Sehingga masyarakat bisa lebih merasa aman dan nyaman,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

3 Anak Pelaku Bully di Batam Divonis 7 Bulan Penjara

0
IMG 20240404 112221 scaled
3 Anak Pelaku Bully yaitu MM, MS dan AR saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (4/4). Foto: Yashinta/ Batam Pos

batampos – MM, MS dan AR, tiga remaja putus sekolah divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam, Kamis (4/4). Mereka dinilai terbukti melakukan kekerasan terhadap anak di bawah umur yang mengakibat korban trauma.

Vonis terhadap ketiga remaja yang masih dibawah umur ini diputuskan majelis hakim tunggal Sapri Tarigan. Sedangkan para terdakwa didampingi kuasa hukum dari LBH Mawar Saron dan LPSA.

Dalam vonis, hakim Sapri menegaskan perbuataan ketiga terdakwa tidak ada alasan pemaaf dan pembenar. Meski terdakwa masih di bawah umur, tapi terdakwa sudah bisa membedakan perbuatan yang salah dan tidaknya.

Baca Juga: Terungkap Motif Bullying yang Dilakukan 3 Remaja Putri di Batam, Ini Kronologinya

“Perbuataan ketiga terdakwa terbukti melanggar pasal 80 ayat 1 tentang perlindungan anak di bawah umur, yakni melakukan kekerasaan,” ujar Sapri.

Namun untuk memvonis, majelis hakim punya pertimbangan hal meringankan dan memberatkan. Hal yang memberatkan perbuatan korban telah membuat korban luka dan trauma, serta meresahkan masyarakat. Sedangkan hal meringankan, terdakwa masih muda dan punya kesempatan untuk berubah, serta selama persidangan terdakwa bersikap sopan

“Memperhatikan unsur pasal telah terpenuhi, maka menjatuhkan pidana terhadap ketiga terdakwa dengan 7 bulan dikurangi selama terdakwa ditahan,” sebut hakim Sapri.

Atas vonis, ketiga terdakwa menerima putusan hakim setelah berkonsultasi dengan kuasa hukum. Begitu juga dengan jaksa penuntut umum yang menerima vonis, meski lebih ringan satu bulan dari 8 bulan tuntutan.

“Kami terima yang mulia,” Kata terdakwa dan sidang pun ditutup oleh majelis hakim

Di luar peraidangan, kuasa hukum terdakwa, Direktur LBH Mawar Saron Batam mengatakan vonis terhadap para terdakwa sudah menjadi pertimbangan hakim. Karena itu, ia berharap vonis itu bisa jadi pembelajaran buat para terdakwa agar bisa bersikap lebih baik kedepannya.

“Terdakwa sudah terima, menurut kami putusan itu sudah yang terbaik, karena sudah melalui pertimbangan majelis hakim. Semoga bisa jadi pembelajaran para terdakwa,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Rio Ferdinan Turnip juga mengatakan pada pembuktian dipersidangan terungkap adanya nama wanita dewasa bernama A, yang meminta para terdakwa untuk menghajar para korban. Wanita berinisial A ini, diduga juga menjadi mucikari dari para remaja tersebut.

“Keterangan terdakwa, kekerasan terjadi tak hanya karena sakit hati. Namun juga diduga atas perintah A, yang menjadi mami mereka,” sebut Rio.

Karena itu, ia meminta agar aparat penegak hukum dapat mengusut keterangan para terdakwa. Apalagi keterlibatan A dalam memperdagangkan anak dibawah umur.

“Hal ini yang kami minta usut, karena yang ditangani sekarang khusus bully saja, bukan perdagangan anak,” sebutnya. (*)

Reporter: Yashinta

Tawarkan Libur Gratis dan Uang Saku, Joki IMEI di Batam Semakin Marak

0
Pemeriksaan Imei 1 F Cecep Mulyana scaled e1703649708761
Sejumlah penumpang yang baru tiba di Pelabuhan Internasional Batamcenter mendaftarkan IMEI ponsel di konter Bea Cukai. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemilik konter besar di Batam jelang lebaran ini banyak memanfaatkan penjoki untuk melancarkan bisnis ponsel yang dipasok dari Singapura. Bahkan, pemilik konter ini terang-terangan menawarkan jasa penjoki tersebut di media sosial (medsos) dan group WhatsApp.

Untuk menarik peminat penjoki, pemilik konter secara terang-terangan mencari atau mengumumkannya di media sosial (medsos). Dengan iming-iming jalan-jalan ke Singapura dengan tiket pulang pergi gratis, dan uang saku.

“Ada yang mau kerja? Yang penting ada paspor,” tulis seorang pencari joki di dalam group WhatsApp.

Selain mencari penjoki di Batam, pemilik konter juga kerap menawarkan penumpang tujuan Batam di Pelabuhan Singapura untuk membawa ponsel dan mendaftarkan IMEI. Untuk 1 ponsel, penjoki diberikan uang Rp 600-800 ribu.

“Kemarin saya ditawarkan uang Rp 600 ribu. Daftarkan 1 ponsel,” kata Depi, warga Batu Aji.

Diketahui, penjualan ponsel di pusat penjualan ponsel di Batam, Lucky Plaza meningkat. Bahkan, di lokasi ini banjir iPhone.

Pantauan Batam Pos, semua jenis iPhone hingga yang terbaru iPhone 15 Pro Max banyak dijajakan di etalase konter.

“Masih banyak barang,” ujar Alun, salah seorang pemilik konter.

Alun mengaku untuk penjualan ponsel jelang lebaran mencapai 2 kali lipat. Dalam sehari, ia bisa menjual belasan unit ponsel.

“Banyak yang (beli) cash, kredit. Kan lebaran, THR keluar,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

 Gubkepri Buka Program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting di Provinsi Kepri

0

batampos– Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad membuka kegiatan Forum Koordinasi Daerah Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang ditaja BKKBN Perwakilan Provinsi Kepri bertempat di Aston Hotel & Residence Pelita Kota Batam, Rabu (3/4).

Pembukaan Forum Koodinasi Daerah yang mengambil tema “Optimalisasi Bonus Demografi dan Peningkatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045” ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekretaris Utama BKKBN RI Tavip Agus Rayanto dan disaksikan langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad serta Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina.

Kegiatan Forum Koordinasi Daerah juga diisi dengan penandatanganan target kinerja organisasi perangkat daerah dan juga pendandatanganan program kerja sama BKKBN Perwakilan Provinsi Kepri dengan mitra kerja, dan juga penyerahan secara simbolis insentif untuk tim pendamping keluarga kepada 3.345 orang petugas se-Kepri.

Gubernur Ansar dalam pengarahannya mengatakan, kegiatan ini menjadi sangat strategis sebagai upaya penguatan dan pemantapan komitmen dalam melaksanakan program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting di Kepri. Apalagi kegiatan ini juga menjadi penanda bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama – sama melaksanakan komitmen kerja ini.

BACA JUGA: Tingkatkan Monitoring Bayi Stunting dan Ibu Hamil usai Diberi Bantuan

Terkait bonus demografi, tambah Gubernur Ansar, merupakan peluang untuk mencapai kemakmuran dan kemajuan. Tapi ini akan bisa menjadi bumerang, bila tidak dikelola dengan baik. Dan salah satu kunci memanfaatkan bonus demografi yang baik, mesti bisa menurukan angka stunting. Berdasar data SGGI Tahun 2022 prevelensi stunting di Kepri masih diangka 15,4 persen.

“Mesti mengalami penurunan dibanding tahun 2021, tapi masih jauh dari target nasional yang ada diangka 14 persen, ” jelasnya.

Provinsi Kepri sendiri tahun 2024 ini menargetkan prevelensi stunting bisa dikisaran angka 10,21 persen.

“Karenanya, kepada semua pemangku kepentingan di Kepri, baik pemerintah provinsi, kabupaten/kota, perangkat desa, swasta dan seluruh lapisan masyarakat, bersingeri bersama, dalam rangka mewujudkan percepatan penurunan stunting di Kepulauan Riau” ajaknya.

Adapun Sekretaris Utama BKKBN RI Tavip Agus Rayanto mengakui kalau kegiatan Forum Koordinasi Daerah yang memfokuskan pada Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk memperkuat sistem informasi keluarga yang terintegritas, sebagai sandaran pembangunan, guna mewujudkan keluarga yang berkualitas.

“Kita juga berharap dari kegiatan ini juga akan menghasilkan rumusan kerja dan juga rumusan aksi prioritas pencapaian sasaran Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Kepri” harapnya.

Ini termasuk implementasi dan pemanfaatan hasil data pemutahiran data keluarga tahun 2022, sebagai basis data dan strategi pencapaian sasaran kinerja penurunan stunting di Kepri.

“Apalagi percepatan penurunan stunting pada balita adalah program prioritas pemerintah sebagaimana termaktub dalam RPJMN 2020 – 2024. Yang mana, target nasional pada tahun 2024 ini, prevalensi stunting bisa turun hingga 14 persen” ujarnya.

Sedang Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri Rohina menjelaskan kalau kegiatan yang dilaksanakan hari ini, adalah satu rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan berturut – turut selama tiga hari. Diawali dari hari kemarin pada tanggal 2 April, yang mengangkat kegiatan Evaluasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Selanjutnya pada hari ini tanggal 3 April dilakukan pembukaan Forum Koorodinasi Daerah tentang Program Bangga Kencana dan Penurunan Percepatan Stunting, dan esok harinya pada hari Kamis tanggal 4 April, dilakukan kegiatan Penguatan Komitmen dan Akslerasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

“Diharapkan dari kegiatan yang kita laksanakan selama tiga hari ini, akan dihasilkan komitmen untuk peningkatan sinergitas dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan mitra kerjanya, dalam mewujudkan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Kepulauan Riau, berjalan sesuai harapan,” tutupnya. (*)

Meski Dikawal Polisi, Tahanan Pencurian Berhasil Kabur

0
4.Ilustrasi tahanan kabur
Ilustrasi.

batampos – BS, tersangka kasus pencurian dengan pemberatan kabur saat dipindah tahanan dari Polsek Batam Kota menuju Rutan. Pemindahan tahanan BS, merupakan proses tahap dari penyidik polisi ke ke jaksa penurun umum.

Kepala Kejari Batam, I Ketut Kasna Dedi membenarkan BS adalah tahanan Kejari Batam yang baru diserahkan penyidik ke polisi dalam proses tahap 2, Rabu (3/4) siang. Namun BS berhasil melarikan diri, saat di perjalanan menuju Rutan, yakni di Simpang Panbil. “Benar yang bersangkutan kabur,” ujar Kasna.

Baca Juga: Tahanan Kejaksaan Kabur di Traffick Light Panbil

Dijelaskan Kasna, tersangka berhasil kabur meski dibawa sudah sesuai standar SOP. Yakni dengan tangan diborgol dan dapat pengawalan polisi. “Tersangka kami bawa sudah sesuai SOP, tangan diborgol dan kami pengawalan polisi,” tegas Kasna.

Masih kata Kasna, saat ini tersangka masih dalam pencarian. “Saat ini tersangka masih dalam pencarian,” pungkas Kasna. (*)

Reporter: Yashinta