batampos- Proses penyelidikan indikasi korupsi di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang, masih bergulir. Saat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang tengah menunggu hasil audit yang dilakukan Inspektorat Tanjungpinang.
Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tanjungpinang, Bambang Heri Purwanto, mengatakan saat ini pihaknya menyerahkan penanganan dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Tanjungpinang, kepada Inspektorat Tanjungpinang untuk mengaudit biaya makan minum dalam dugaan korupsi tersebut. “Kami menyerahkan kepada Inspektorat,” ungkapnya.
Pihaknya juga masih menunggu hasil perhitungan kerugian yang dilakukan Inspektorat. “Jadi sekarang masih menunggu hasil audit dari inspektorat,” kata Bambang.
Sebelumnya diketahui, Kejari Tanjungpinang menyelidiki indikasi korupsi di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang. Dari informasi yang diperoleh, jaksa tengah melakukan penyelidikan indikasi korupsi penyalahgunaan Dana Reses anggota DPRD Tanjungpinang, inidikasi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif dan penyalahgunaan biaya makan minum. Puluhan pihak yang dianggap mengetahui, telah dimintai keterangan oleh pendidik kejaksaan. (*)
Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina (gamis biru), Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid, berfoto bersama dengan Ustaz Riza Muhammad, saat peringatan malam Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Batam Center, Senin (18/4/2022) malam. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak dirinya dan semua umat Islam di Kota Batam untuk rutin membaca Al-Qur’an.
Hal itu disampaikannya para peringatan malam Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam berlangsung khidmat di halaman Masjid Agung Batam Centre, Senin (18/4/2022) malam.
Dalam peringatan itu, Pemko Batam mendatangkan Ustaz Riza Muhammad dan artis religi Wafiq Azizah.
“Mari kita sama-sama rutin membaca Al-Qur’an, semoga selamat dunia dan akhirat,” ajaknya.
Ia berharap, momen peringatan Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam tersebut makin menambah keimanan umat Islam di Batam. Ia menegaskan, pembangunan Batan tidak hanya fisik saja, tapi juga kebutuhan rohani.
“Rohani harus disiram dengan ilmu agama untuk menjadi penopang semua. Saya titipkan ke alim ulama untuk menebar ilmu agama ini,” katanya.
Dengan berjalannya pembangunan fisik dan juga pemenuhan kebutuhan ilmu agama itu, makin mempercepat terwujudnya Batam bandar dunia Madani yang sejahtera dan modern.
“Untuk mewujudkan Batam modern, sejumlah infrastruktur sudah dibangun. Bahkan, tiga masjid kebanggan Kota Batam sudah berdiri megah,” kata Rudi.
Untuk di wilayah Batam barat terdapat Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, di Batam wilayah timur ada Masjid Agung Batamcentre.
“Untuk Masjid Batam Centre Bulan Juni semoga selesai lelang untuk pugar. Pembangunan ini menggunakan anggaran tahun jamak senilai Rp 210 miliar,” katanya.
Masjid yang akan menampung 5.000 hingga 7.000 jemaah tersebut ditargetkan selesai dipugar pada 2024.
“Semoga bisa dipercepat pada 2023. Pembangunan ini selesai sebelum akhir jabatan saya sebagai Wali Kota Batam,” katanya.
Selain itu, Rudi yang juga sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam itu, sedang membangun Masjid Tanjak di kawasan Bandara Hang Nadim Kota Batam.
“Rencana bulan depan sudah diresmikan,” kata Rudi.
Ia berharap, dengan pembangunan tersebut akan memberi dampak kesejahteraan masyarakat Batam.
Selain dengan pembangunan, tentu dalam menyejahterakan masyarakat juga dengan meningkatkan perekonomian Batam.
“Alhamdulillah ekonomi Batam terus bangkit. Untuk lebih membangkitkan lagi, mari sama-sama kita melawan pandemi Covid-19 agar pandemi ini segera selesai,” katanya.
Ia memaparkan, hingga saat ini, kasus aktif di Batam tersisa tujuh orang. Dengan masih adanya pasien di rawat tersebut, pandemi Covid-19 belum selesai.
Dengan selesainya pandemi, maka Batam kembali normal, termasuk sektor pariwisata. Untuk itu, perlu dukungan semua pihak dan kerja semua pihak.
“Semoga Batam bisa dibuka lebar untuk wisatawan mancanegara agar Batam normal kembali dan ekonomi Batam melejit,” katanya.
Hadir dalam peringatan Nuzulul Qur’an itu Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekda Batam, Jefridin, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, dan sejumlah tokoh agama dan toko masyarakat Kota Batam.
Sementara itu, Ustaz Riza Muhammad, sempat mengapresiasi upaya Batam di bawah pimpinan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang gencar membangun masjid.
“Semoga pembangunan masjid ini menjadi pusat peradaban umat di kota Batam ke depan dan mampu membawa perjuangan umat menuju Allah,” ujarnya.
Kemudian, terkait peringatan Nuzulul Qur’an, ia berpesan agar tidak hanya menjadi formalitas atau seromonial semata.
“Selami maknanya (Al-Qur’an) dan amalkan dalam kehidupan,” pesan Ustaz Riza.(*)
Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina (gamis biru), Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid, berfoto bersama dengan Ustaz Riza Muhammad, saat peringatan malam Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Batam Center, Senin (18/4/2022) malam. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak dirinya dan semua umat Islam di Kota Batam untuk rutin membaca Al-Qur’an.
Hal itu disampaikannya para peringatan malam Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam berlangsung khidmat di halaman Masjid Agung Batam Centre, Senin (18/4/2022) malam.
Dalam peringatan itu, Pemko Batam mendatangkan Ustaz Riza Muhammad dan artis religi Wafiq Azizah.
“Mari kita sama-sama rutin membaca Al-Qur’an, semoga selamat dunia dan akhirat,” ajaknya.
Ia berharap, momen peringatan Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam tersebut makin menambah keimanan umat Islam di Batam. Ia menegaskan, pembangunan Batan tidak hanya fisik saja, tapi juga kebutuhan rohani.
“Rohani harus disiram dengan ilmu agama untuk menjadi penopang semua. Saya titipkan ke alim ulama untuk menebar ilmu agama ini,” katanya.
Dengan berjalannya pembangunan fisik dan juga pemenuhan kebutuhan ilmu agama itu, makin mempercepat terwujudnya Batam bandar dunia Madani yang sejahtera dan modern.
“Untuk mewujudkan Batam modern, sejumlah infrastruktur sudah dibangun. Bahkan, tiga masjid kebanggan Kota Batam sudah berdiri megah,” kata Rudi.
Untuk di wilayah Batam barat terdapat Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, di Batam wilayah timur ada Masjid Agung Batamcentre.
“Untuk Masjid Batam Centre Bulan Juni semoga selesai lelang untuk pugar. Pembangunan ini menggunakan anggaran tahun jamak senilai Rp 210 miliar,” katanya.
Masjid yang akan menampung 5.000 hingga 7.000 jemaah tersebut ditargetkan selesai dipugar pada 2024.
“Semoga bisa dipercepat pada 2023. Pembangunan ini selesai sebelum akhir jabatan saya sebagai Wali Kota Batam,” katanya.
Selain itu, Rudi yang juga sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam itu, sedang membangun Masjid Tanjak di kawasan Bandara Hang Nadim Kota Batam.
“Rencana bulan depan sudah diresmikan,” kata Rudi.
Ia berharap, dengan pembangunan tersebut akan memberi dampak kesejahteraan masyarakat Batam.
Selain dengan pembangunan, tentu dalam menyejahterakan masyarakat juga dengan meningkatkan perekonomian Batam.
“Alhamdulillah ekonomi Batam terus bangkit. Untuk lebih membangkitkan lagi, mari sama-sama kita melawan pandemi Covid-19 agar pandemi ini segera selesai,” katanya.
Ia memaparkan, hingga saat ini, kasus aktif di Batam tersisa tujuh orang. Dengan masih adanya pasien di rawat tersebut, pandemi Covid-19 belum selesai.
Dengan selesainya pandemi, maka Batam kembali normal, termasuk sektor pariwisata. Untuk itu, perlu dukungan semua pihak dan kerja semua pihak.
“Semoga Batam bisa dibuka lebar untuk wisatawan mancanegara agar Batam normal kembali dan ekonomi Batam melejit,” katanya.
Hadir dalam peringatan Nuzulul Qur’an itu Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekda Batam, Jefridin, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, dan sejumlah tokoh agama dan toko masyarakat Kota Batam.
Sementara itu, Ustaz Riza Muhammad, sempat mengapresiasi upaya Batam di bawah pimpinan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang gencar membangun masjid.
“Semoga pembangunan masjid ini menjadi pusat peradaban umat di kota Batam ke depan dan mampu membawa perjuangan umat menuju Allah,” ujarnya.
Kemudian, terkait peringatan Nuzulul Qur’an, ia berpesan agar tidak hanya menjadi formalitas atau seromonial semata.
“Selami maknanya (Al-Qur’an) dan amalkan dalam kehidupan,” pesan Ustaz Riza.(*)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (18/4). f,ist
batampos – Kinerja ekspor dan impor di bulan Maret 2022 berhasil menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah. Nilai ekspor pada Maret 2022 tercatat mencapai 26,50 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) dan nilai ini meningkat signifikan sebesar 29,42 persen (mtm) atau sebesar 44,36 persen (yoy). Di saat yang bersamaan, nilai impor pada Maret 2022 mencapai 21,97 miliar Dolar AS dengan pertumbuhan sebesar 32,02 persen (mtm) atau 30,85 persen (yoy).
Dengan mengacu pada selisih antara ekspor dan impor tersebut, neraca perdagangan Indonesia pada bulan Maret 2022 kembali mengalami surplus yang cukup besar yakni mencapai 4,53 miliar Dolar AS. Surplus ini sekaligus melanjutkan tren surplus yang sudah terjadi sejak Mei 2020 lalu atau telah terjadi dalam kurun waktu selama 23 bulan berturut-turut.
“Kinerja perdagangan internasional Indonesia kembali menunjukkan performa impresif di tengah eskalasi perang Rusia-Ukraina. Surplus yang berkelanjutan ini akan terus mendorong kenaikan cadangan devisa, sekaligus meningkatkan kapasitas dan ketahanan sektor eksternal Indonesia,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (18/4).
Solidnya performa surplus Indonesia pada Maret 2022 ditopang oleh kinerja ekspor yang terus menguat di tengah peningkatan harga berbagai komoditas andalan yang cukup signifikan. Tercatat pada Maret 2022, harga batubara meningkat 49,91 persen (mtm), nikel tumbuh 41,26 persen (mtm), dan CPO naik 16,72 persen (mtm).
“Di tengah momentum kenaikan harga komoditas, Indonesia terus memacu hilirisasi komoditas unggulan. Sehingga ekspor Indonesia tidak lagi berasal dari komoditas hulu, namun mengandalkan komoditas hilir yang memiliki nilai tambah tinggi,” lanjut Menko Airlangga.
Langkah awal nyata dari program ini salah satunya dibuktikan dengan transformasi ekspor dari bijih nikel ke produk turunan besi dan baja (Fero Nikel). Berdasarkan unit value ekspor, nilai tambah yang didapatkan dari produk Fero Nikel mencapai 60 kali lebih besar dari nilai komoditas bijih nikel dan konsentratnya.
Peningkatan nilai tambah dalam aktivitas produksi juga tercermin dalam aktivitas manufaktur yang terus berada di level ekspansif. Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada bulan Maret 2022 berada di posisi 51,3. Posisi tersebut lebih tinggi dibandingkan level Februari 2022 yang sebesar 51,2, serta masih melanjutkan level ekspansi selama tujuh bulan beruntun.
Kenaikan level PMI Indonesia sejalan dengan PMI Regional ASEAN yang juga mengalami ekspansi sebesar 51,7, di mana Singapura menempati posisi tertinggi (55,0) dan diikuti Filipina pada posisi kedua (53,2). Lebih lanjut, level PMI Indonesia masih berada di atas level PMI negara ASEAN lainnya seperti Malaysia (49,6) dan Myanmar (47,1).
Kinerja PMI yang terus terekspansi ini turut mendorong ekspor sektor industri pengolahan yang pada Maret 2022 mampu tumbuh sebesar 23,99 persen (mtm) atau 29,83 (yoy). Sektor ini juga mendominasi komposisi ekspor Indonesia dengan porsi mencapai 72,69 persen dari total ekspor.
Sementara itu, dari sisi impor terlihat bahwa komposisi utamanya didominasi oleh golongan bahan baku/penolong dengan porsi sebesar 77,46 persen dengan peningkatan sebesar 32,60 persen (mtm) atau 31,53 persen (yoy). Disusul oleh impor barang modal dengan porsi mencapai 14,26 persen yang mengalami pertumbuhan sebesar 20,31 persen (mtm) atau 30,12 persen (yoy). Selain itu, impor konsumsi tercatat hanya mencapai 8,28 persen dari total impor.
“Dominasi dan kenaikan impor bahan baku menunjukkan bahwa impor Indonesia ditujukan untuk aktivitas produktif guna mendorong output nasional, sementara kenaikan pada barang modal menunjukkan perusahaan manufaktur terus mendorong ekspansi usahanya,” ujar Menko Airlangga.
Meskipun surplus neraca perdagangan terus berlanjut, Pemerintah akan tetap waspada dan terus responsif dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul, seperti melambatnya laju pemulihan ekonomi Zona Euro akibat perang Rusia- Ukraina, serta penerapan lockdown yang baru saja diterapkan kembali di Tiongkok. Kondisi ini diperkirakan berpengaruh pada performa ekspor ke depan.
Di sisi lain, kenaikan harga komoditas energi dan bahan pangan juga berpotensi mendorong inflasi global. Harga minyak mentah tercatat terus meningkat, di mana per Maret 2022 naik sebesar 18,58 persen (mtm). Di saat yang sama, beberapa harga bahan pangan global juga mengalami peningkatan, seperti harga kedelai yang naik 8,91 persen (mtm) dan harga gandum dengan peningkatan sebesar 24,53 persen (mtm).
“Untuk itu, guna memitigasi dampak transmisi kenaikan harga komoditas global ke domestik, Pemerintah akan terus mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Nasional dalam menjaga stabilitas inflasi, dengan menerapkan strategi 4K, yakni strategi menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif,” pungkas Menko Airlangga Hartarto. (dep1/mhm/fsr)
batampos – Kembang kol bisa ditanam di daerah panas, tapi ada syaratnya. Salah satunya adalah memili varietas bunga kol. Pilih bibit yang bisa beradaptasi di dataran rendah. Sebab selama ini yang kita tahu, tanaman tersebut dibudidayakan di tempat dingin atau dataran tinggi.
Selain itu, meski ditanam di daerah panas atau dataran rendah, tanaman bunga kol tidak harus disiram setiap hari.
Di Miniagrowisata Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya membudidayakan tanaman bunga kol cukup banyak. Tanaman itu rupanya dapat tumbuh besar, bahkan di daerah panas seperti Surabaya.
Staf Bidang Pertanian DKPP Galang Artthur Maheswa menuturkan, sebenarnya hampir semua jenis tanaman bisa ditanam di dataran tinggi maupun rendah. Bergantung varietas bibit.
Untuk bunga kol, Galang mencontohkan dua varietas benih yang paling umum ditemukan. Yakni, varietas A yang biasa tumbuh di dataran tinggi 600–700 mdpl. Kemudian, varietas B yang bisa beradaptasi di dataran rendah 0–200 mdpl. ’’Ada varietas-varietas tertentu yang berpengaruh ketika ditanam di dataran tinggi atau rendah,’’ jelas Galang.
Meski demikian, tidak ada perbedaan cara menanam maupun perawatan antara varietas A dan B. Karena ditanam di Surabaya yang cuacanya panas, DKPP menggunakan varietas khusus untuk dataran rendah.
Galang menuturkan sempat mencoba menanam benih varietas A untuk dataran tinggi. Hasilnya, waktu tumbuhnya tanaman menjadi sangat lambat dan hasil bunganya kurang maksimal. ’’Bunga kolnya jadi lebih kecil, bahkan tidak utuh dan pecah-pecah,’’ ungkapnya.
Bunga kol dibudidayakan seperti tanaman lain, yakni dengan pembenihan atau penyemaian lebih dulu. Lama penyemaian 3–4 minggu. Kemudian, benih yang sudah disemai dipindahkan ke media tanam yang lebih besar. Bisa langsung di lahan atau di pot. Galang menyebutkan, jika ingin ditanam langsung di lahan, perlu diperhatikan jarak tanam dan kegemburan tanah.
“Tanah atau lahan yang mau kita gunakan harus diolah dulu dan diberi pupuk kompos untuk memperbaiki struktur tanah dan menyediakan unsur hara bagi tanaman di awal pertumbuhan,” kata Galang.
Lahan pun harus dibentuk menjadi gundukan. Tujuannya, memaksimalkan pertumbuhan bunga kol karena tanah berbentuk gundukan membuat pemupukan dan penyiraman bisa terkonsentrasi ke tanaman tersebut.
Penyiraman tidak harus dilakukan setiap hari. Idealnya 4–5 hari sekali. Sebab, menurut Galang, tanah yang terlalu basah juga kurang baik untuk pertumbuhan tanaman. ’’Tanah yang baik untuk tanaman adalah yang kadang kering, kadang basah. Kalau terlalu basah, bisa membuat akar tanaman jadi busuk,’’ jelasnya.
Jarak tanam idealnya 40 sentimeter, bergantung kondisi lahan. Hal itu perlu diperhatikan karena bila terlalu rapat, perakaran bunga kol kurang bebas berkembang. Juga untuk menghindari berlebihnya kelembapan di bagian bawah daun. ’’Kalau terlalu lembap, bisa memicu banyak hama,’’ jelasnya.
Hama yang paling merugikan bagi bunga kol adalah ulat dan belalang. Kemudian, gulma yang harus diwaspadai adalah rumput liar dan terkadang kerokot. ’’Kita harus rajin monitoring tanaman supaya tahu apakah ini kena ulat atau apa,’’ kata Galang. Selain itu, daun-daun yang sudah menguning harus segera disiangi karena tidak produktif. Terutama yang sudah menyentuh tanah. Itu dilakukan untuk menghindari penularan hama dan penyakit tanaman.
Bunga kol bisa dipanen 3–4 bulan setelah pembenihan. Satu tanaman bisa menghasilkan bunga kol dengan berat ideal 400–500 gram. Ukurannya bisa lebih kecil apabila terkena hama atau gulma. ’’Bahkan bisa tidak tumbuh apabila hama menyerang pupus atau titik tumbuh tanaman,’’ jelas Galang. Selama ini, kebun bunga kol di DKPP tidak pernah gagal panen. Hanya sempat terjadi pengurangan kualitas dan kuantitas hasil panen akibat gulma atau hama tadi. (*)
Rombongan Komisi VIII DPR RI berdialog dengan sejumlah penerima bantuan dari kementrian sosial di Gedung Graha Kepri, Senin (18/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS) sebagai masyarakat penerima bantuan sosial dari Kementrian Sosial ternyata banyak tidak sesuai dengan harapan. Akibatnya, banyak masyarakat kurang mampu yang tidak mendapat bantuan tersebut.
Diantaranya, bantuan langsung tunai (BLT) yang disalurkan langsung melalui Kantor Pos. Ternyata banyak dari penerima yang hidup layak seperti memiliki rumah dan kendaraan.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan dasopang menjelaskan harusnya DTKS menjadi basis untuk pembangunan rakyat. Sebab, jika data salah maka bantuan yang diberikan akan sia-sia dan menimbulkan kesalahpahamam antar masyarakat.
“Harusnya datanya tepat, karena akan menimbulkan masalah baru jika tidak sesuai,” ujar Marwan saat melakukan kunjungan kerja bersama rombongan DPR RI Komisi VIII dan Kemensos ke Propinsi Kepri di Graha Kepri, Senin (18/4).
Banyak dari masyarakat miskin di Indonesia yang tidak masuk dalam DTKS. Mirisnya, diantara DTKS terdapat masyarakat menengah ke atas yang sudah memiliki rumah bagus dan kendaraan roda empat.
“Masyarakat miskin justru tak dapat apa-apa. Yang kaya seperti punya rumah gedung, kendaraan, malah dapat. Ini namanya sia-sia dan mubazir. Bantuan tak tepat sasaran,” jelasnya.
Menurut dia, pemerintah harus kembali memastikan DTKS sebagai penerima bantuan. Sehingga bantuan untuk masyarakat miskin bisa tepat.
Bahkan, ia juga telah mengajukan pendapat agar keluarga penerima PKH bisa mendapat bantuan besar antara Rp 10-20 juta. Bantuan itu nantinya bisa dibuat modal dan usaha untuk keluarga kurang mampu.
“Jadi mereka bisa mandiri. Jangan sampai terus memelihara masyarakat miskin tanpa adanya perubahan, meski sudah terus diberi bantuan. Modal Rp 20 juta sekali itu bisa dibuat usaha bagi mereka yang pintar,” ungkap Marwan.
Dijelaskannya, setiap tahun pemerintah rutin mengelontorkan dana lebih dari Rp 1 triliun hanya untuk bantuan langsung tunai. Namun, bantuan itu tidak menghasilkan manfaat besar bagi si penerima karena hanya bisa untuk biaya hidup beberapa hari saja.
“Kalau dengan diberi modal Rp 20 juta, bisa membebaskan kemiskinan, hal itu tentunya akan lebih bermanfaat,” sebutnya.
Sementara, PJ Sekda Pemrov Kepri Eko Sumbaryadi tak membantah DTKS untuk Kepri masih belum sesuai. Hal itu terjadi karena pendataan di lapangan tidak sesuai harapan.
“Data DTKS lari, karena perhimpunan saat dibawah tak berjalan sesuai harapan,” ujarnya.
Disisi lain, Eko juga berharap agar rombongan komisi VIII DPR RI ini bisa menindaklanjuti segala keluhan mereka. Diantaranya, masih ada beberapa daerah di Kepri yang masyarakatnya masuk kategori kemiskinan ekstrem, seperti untuk daerah Lingga dan Tanjungpinang.
“Kami berharap adanya bantuan, sehingga daerah Kepri bisa terbebas dari status kemiskinan ekstrem ini,” jelas Eko.
Kepala Dinsos Kota Batam, Hayimah juga menyampaikan keluhannya terkait tidak adanya koordinasi data penerima BLT dari Kemensos ke Dinsos Batam. Dimana penyaluran langsung melalui PT POS, namun untuk data penerima Dinsos Batam tak pernah diberi tahu.
“Yang dikejar di lapangan itu kami. Banyak dari warga yang merasa layak mendapat bantuan, tetapi tak dapat, mereka menanyakan ke kami, kami bingung harus jawab apa karena data tak ada di kami,” jelas Hasyimah.
Menurut dia, data yang diajukan dari Dinsos Batam disaring lagi di Kemensos. Namun untuk hasil siapa saja yang menerima, tak pernah dikoordinasikan dengan Dinsos Batam.
“Kedepannya kami berharap adanya koordinasi terkait data, sehingga kami tak bingung menjelaskan kepada mayarakat,” pungkas Hasyimah.
Dalam Kunjungan Kerja itu, DPR RI Komisi VIII dan Kemensos juga menyerahkan bantuan penanganan bencana di Propinsi Kepri sebesar Rp 1.589.557.400. Terdiri dari 8000 paket makanan siap saji, 8000 paket lauk pauk siap saji, 400 paket makanan anak, 10 unit genset, 200 unit kasur, 200 unit velbet, kaos lapangan 60 pcs, 300 paket sandang dewasa dan 1200 selimut.
Selain itu juga ada bantuan untuk asistensi rehabilitasi sosial Kepri Rp 599.158.000, penangulangan korban bencana alam Rp 484 juta, asistensi rehabilitasi sosial Kota Batam Rp 294 juta. (*)
Ilustrasi sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara (Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/Antara)
batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatakan, ajang mobil balap Formula E yang diselenggarakan di Ancol, Jakarta Utara akan segera berlangsung. Pembelian tiket dapat dijual setelah pembangunan tribun penonton rampung.
’’Nanti tiketnya menunggu tribunnya jadi sehingga supaya nanti ada pengaturan yang pasti titiknya,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Kantor Balai Kota Jakarta, Senin (18/4).
Riza menyebut, sirkuit balap mobil Formula E tersebut diperkirakan akan rampung pada 28 April 2022. Artinya hanya tinggal menghitung hari, tiket Formula E dapat dijual. “Kan udah disampaikan, nanti tanggal 28 Insya Allah selesai,” ucapnya.
Panitia Jakarta E-Prix Formula E mengumumkan tentang penjualan tiket atas gelaran balap mobil listrik kelas dunia yang akan diselenggarakan di Ancol, Jakarta Utara, pada 4 Juni mendatang. Ketua Panitia Organizing Committee (OC) dari Formula E Ahmad Sahroni mengatakan, tiket menonton Formula E akan berjumlah minimal 50.000 tiket, dengan sebaran kelas yang beragam.
’’Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan tentang hal yang selama ini ditunggu-tunggu, yakni terkait penjualan tiket. Jadi sudah disepakati, bahwa tiket Formula E akan berjumlah minimal 50 ribu, dengan rentang harga Rp 350.000 sampai jutaan rupiah. Lalu penjualan akan mulai dilakukan pada Bulan Mei mendatang,” kata Sharoni dalam keteranganya, Selasa (5/2).
Sahroni juga menyebut, bukan hanya acara mobil balap saja namun ada berbagai ajang hiburan akan diberikan pada para penonton dan pengunjung. Acara hiburan tersebut seperti konser musik dari pagi hingga malam.
’’Acaranya nanti juga akan sangat meriah, di mana kita mengadakan konser musik yang diisi oleh musisi dan grup musik ternama. Kita akan memiliki tiga panggung yang akan menampilkan hiburan dari pagi hingga malam,” imbuhnya.
Kemudian, Sahroni juga menambahkan, dalam melaksanakan ajang balapan ini, pihak penyelenggara akan melakukan pelibatan langsung atas para pengusaha UMKM. Nantinya, mereka tidak hanya diberi kesempatan untuk berbisnis, namun juga untuk diberikan training tentang layanan yang baik.
’’Dalam ajang ini nantinya, kita akan melibatkan UMKM, di mana mereka tidak hanya diberi kesempatan untuk berbisnis atau berjualan, namun juga kesempatan untuk belajar. Para UMKM ini akan ditraining agar memiliki standar layanan kelas internasional,” ungkap dia. (*)
Ilustrasi sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara (Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/Antara)
batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatakan, ajang mobil balap Formula E yang diselenggarakan di Ancol, Jakarta Utara akan segera berlangsung. Pembelian tiket dapat dijual setelah pembangunan tribun penonton rampung.
’’Nanti tiketnya menunggu tribunnya jadi sehingga supaya nanti ada pengaturan yang pasti titiknya,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Kantor Balai Kota Jakarta, Senin (18/4).
Riza menyebut, sirkuit balap mobil Formula E tersebut diperkirakan akan rampung pada 28 April 2022. Artinya hanya tinggal menghitung hari, tiket Formula E dapat dijual. “Kan udah disampaikan, nanti tanggal 28 Insya Allah selesai,” ucapnya.
Panitia Jakarta E-Prix Formula E mengumumkan tentang penjualan tiket atas gelaran balap mobil listrik kelas dunia yang akan diselenggarakan di Ancol, Jakarta Utara, pada 4 Juni mendatang. Ketua Panitia Organizing Committee (OC) dari Formula E Ahmad Sahroni mengatakan, tiket menonton Formula E akan berjumlah minimal 50.000 tiket, dengan sebaran kelas yang beragam.
’’Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan tentang hal yang selama ini ditunggu-tunggu, yakni terkait penjualan tiket. Jadi sudah disepakati, bahwa tiket Formula E akan berjumlah minimal 50 ribu, dengan rentang harga Rp 350.000 sampai jutaan rupiah. Lalu penjualan akan mulai dilakukan pada Bulan Mei mendatang,” kata Sharoni dalam keteranganya, Selasa (5/2).
Sahroni juga menyebut, bukan hanya acara mobil balap saja namun ada berbagai ajang hiburan akan diberikan pada para penonton dan pengunjung. Acara hiburan tersebut seperti konser musik dari pagi hingga malam.
’’Acaranya nanti juga akan sangat meriah, di mana kita mengadakan konser musik yang diisi oleh musisi dan grup musik ternama. Kita akan memiliki tiga panggung yang akan menampilkan hiburan dari pagi hingga malam,” imbuhnya.
Kemudian, Sahroni juga menambahkan, dalam melaksanakan ajang balapan ini, pihak penyelenggara akan melakukan pelibatan langsung atas para pengusaha UMKM. Nantinya, mereka tidak hanya diberi kesempatan untuk berbisnis, namun juga untuk diberikan training tentang layanan yang baik.
’’Dalam ajang ini nantinya, kita akan melibatkan UMKM, di mana mereka tidak hanya diberi kesempatan untuk berbisnis atau berjualan, namun juga kesempatan untuk belajar. Para UMKM ini akan ditraining agar memiliki standar layanan kelas internasional,” ungkap dia. (*)
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. (MIFTAHULHAYAT/ JAWA POS)
batampos – Putra Presiden Kedua RI Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, berhasil lolos dari kepailitan. Ini karena dia berhasil memenangkan voting mayoritas perkara penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU), terhadap proyek mangkrak Gayanti City senilai Rp7,1 triliun.
“Sebanyak 81 persen setuju atas proposal perdamaian dan 19 persen yang tidak setuju,” kata Kuasa Hukum PT BPI Victor Simanjuntak dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (18/4) dikutip dari Antara.
Voting tersebut terkait proposal perdamaian yang diajukan pihak Tommy, melalui PT Buana Pacifik International (BPI), terhadap 75 konsumen yang sudah membeli apartemen. Proposal itu berisi komitmen PT BPI yang selambat-lambatnya akan melakukan serah terima unit dan kunci dalam kurun 36 bulan, terhitung sejak putusan dibacakan.
Putusan tersebut ditetapkan Selasa (12/4) di Pengadilan Niaga Jakarta. Sebelum penetapan, Kamis (31/3), sidang voting digelar di Pengadilan Niaga yang dipimpin oleh Majelis Hakim Pengawas Al Riskandar.
“Dan terhadap para kreditur PT BPI agar kiranya mampu memberikan kesempatan dan komitmen dalam menjalankan putusan ini, tidak lantas melakukan upaya-upaya seperti gugatan atau bentuk langkah lainnya, yang justru memperlambat melanjutkan pembangunan,” kata Ketua Majelis Hakim Pemutus Dulhusin dalam persidangan.
Lebih lanjut, Victor menuturkan, kasus itu bermula saat pandemi Covid-19 merebak awal 2020. Imbasnya, perekonomian sebagian besar negara-negara di dunia terkena dampak Covid-19, dimana salah satunya juga berdampak terhadap pangsa pasar PT BPI.
Kondisi tersebut menyebabkan aliran keuangan (cash flow) PT BPI mengalami kesulitan, sehingga memicu efek domino rendahnya kemampuan PT BPI dalam melakukan pembayaran terhadap tagihan dari Kreditor PT BPI dan bagian utama melanjutkan pembangunan proyek Gayanti City itu sendiri.
“Lingkaran krisis ekonomi tersebut pada akhirnya berimbas juga terhadap para Kreditor PT BPI yang menerima keterlambatan pembayaran tagihan-tagihan dalam invoice yang diajukan dan serah terima unit apartemen Gayanti City kepada para 75 konsumennya,” ujar Victor. (*)
batampos– Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Kepri dan Rumah Sakit (RS) Elisabeth Batam membuka layanan kesehatan gratis kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahan Negara (Rutan) kelas II A Batam, selama dua hari. Ratusan warga binaan yang memiliki riwayat penyakit diperiksa dan diobati secara gratis.
KKPPMP Kepri dan RS Elisabeth membuka layanan kesehatan gratis kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahan Negara (Rutan) kelas II A Batam.
Ketua KKPPMP Kepri Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus menuturkan, layanan baksos ini dimulai dari Lapas Batam, Senin (18/4). Total ada 139 warga binaan yang dilayani dan keluhan yang paling banyak adalah penyakit kulit sebanyak 71 orang. Sisanya ada keluhan sakit gigi sebanyak 57 orang dan keluhan penyakit umum lain sebanyak 11 orang.
“Ini baksos sosial rutin KKPPMP dan RS Elisabeth di Lapas dan Rutan. Kebetulan banyak warga binaan yang membutuhkan layanan medis gratis kali ini kita lakukan baksos layanan medis ini. Hari ini di Rutan Batam dan target kita 500 orang terlayani. Sama seperti di Lapas, untuk Rutan ini keluhan yang dominan adalah penyakit kulit. Mereka semua akan dilayani oleh petugas medis dari RS Elisabeth gabungan RS Elisabeth Batamkota, Lubukbaja dan Seilekop,” ujar Romo Paschal saat melayani pengobatan gratis kepada warga binaan di Rutan Batam, Selasa (19/4).
Dalam layanan tersebut, tim menyediakan tenaga medis yang cukup lengkap, mulai dari dokter umum, dokter penyakit dalam, dokter kulit dan dokter gigi. “Ada tujuh dokter dan belasan perawat yang melayani kegiatan baksos ini,” kata Romo Paschal.
Karutan Batam Yan Patmos sangat apresiasi dengan baksos tersebut. Dia berharap agar baksos serupa tetap rutin dilakukan kedepannya sebab pelayanan medis serupa sangat dibutuhkan di Rutan Batam. “Kita sangat apresiasi kepada Romo dan pihak RS Elisabeth. Semoga ini menjadi keberkahan buat kita semua. Layanan seperti ini sangat dibutuhkan warga binaan yang ada di dalam sini. Semoga kedepannya tetap berkelanjutan,” ujar Yan. (*)