Minggu, 24 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8487

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemko Batam Diminta Jalankan Perda Ketertiban Umum

0
stop covid19
Ilustrasi. Stop Covid-19. Foto: Pixabay.com

batampos – Lonjakan kasus Covid-19 terus terjadi selama beberapa waktu terakhir di Kota Batam. Dari data yang dirilis Pemko Batam, Selasa (1/2), ada 60 kasus aktif Covid-19.

Padahal dua pekan sebelumnya, Batam tercatat nol kasus atau zona hijau. Karena itu, perlu kerja sama semua pihak agar protokol kesehatan (protkes) kembali diterapkan untuk menekan penyebaran wabah.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Tumbur M Sihaloho, meminta agar seluruh masyarakat dan Pemko Batam aktif mendisiplinkan protkes sebelum vaksinasi booster mencapai target.

Kata dia, penerapan protkes merupakan kebiasaan baru yang harus dijalankan selama pandemi.

”Kami mengimbau semua stakeholder, baik Pemko maupun masyarakat supaya terus menjaga bagaimana Batam ini bisa menjadi zona hijau dari Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, Pemko Batam juga semestinya terus menjalankan Perda tentang Ketertiban Umum yang telah mengatur sanksi bagi pelanggar protkes.

Dimana, dalam Perda itu telah mengatur sanksi bagi pelanggar mulai dari sanksi kerja sosial hingga sanksi denda.

Dalam pendisiplinan protkes, tentu tidak hanya tanggung jawab dari pemerintah kota. Namun, harus didukung seluruh masyarakat supaya tidak lalai, mengingat sebelumnya jumlah pasien Covid-19 turun sehingga protkes ditinggalkan.

”Pemerintah kota maupun masyarakat tentu harus meningkatkan kewaspadaannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum memberikan sanksi ke masyarakat, Pemko harus menyosialisasikan Perda tersebut.

Sehingga, masyarakat bisa mengetahui bahwa saat ini sudah ada sanksi bagi pelanggar protkes.

”Jangan nanti masyarakat kaget tiba-tiba aturan itu berlaku. Padahal itu sudah lama disahkan setelah direvisi,” imbuhnya.

Anggota Komisi IV DPRD Batam lainnya, Aman, mengakui bahwa saat ini penerapan protkes di Batam sudah mulai longgar karena menurunnya kasus Covid di Batam.

Sehingga, masyarakat sudah mulai terbiasa dengan tidak mematuhi protkes. Sehingga, dengan adanya kasus Covid-19 baru, bahkan sudah ditemukan kasus varian Omnicron di Batam yang berjumlah 38 kasus, belum diketahui warga Batam sepenuhnya.

Sehingga, hal itu menjadi suatu penyebab longgarnya penerapan protkes di Batam.

”Tentu harapannya agar kasus ini tak kembali meningkat seperti yang dulu lagi, dari awal Pemerintah Kota Batam sudah harus menyampaikan hal ini ke masyarakat. Diinformasikan secara terbuka bahwa kasus sudah naik dan masyarakat dicerahkan kembali agar bisa melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin,” jelasnya.

Aman mengatakan, penambahan kasus Covid-19 tidak hanya di masyarakat umum, namun juga sudah ditemukan di beberapa sekolah.

Sehingga, diharapkan untuk tidak lalai dan sarana prasarana protkes di sekolah harus diterapkan dengan baik.

”Intinya seluruh elemen masyarakat Kota Batam, siapapun itu harus menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Sementara terkait Perda Ketertiban Umum, tentu Pemko Batam harus segera menyosialisasikan ke masyarakat.

”Karena Perda itu baru disahkan, maka perlu disosialisasikan. Masyarakat kalau belum disosialisasi juga bingung terkait dengan sanksi yang diterapkan itu,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya Perda tentang Ketertiban Umum itu, pemerintah kota sudah bisa melakukan eksekusi.

”Kalau kemarin dalam bentuk Perwako dan kurang kekuatan secara yuridis, maka pemerintah masih tarik menarik untuk melaksanakan sanksi itu. Saat ini sudah ada Perda dan kekuatan hukumnya jelas, maka pemerintah sudah seharusnya menyosialisasikan, termasuk sanksi-nya,” tutup Aman.

Reporter: Eggi Idriansyah

Warga Kanada Terombang Ambing di Laut Kepri

0
Empat warga Kanada diselamatkan nelayan Lingga. Foto: Humas SAR Tanjungpinang untuk Batam Pos

batampos – Sebuah yacht atau kapal layar terombang ambing di perairan Pulau Lalang Lingga, Rabu (2/2). Kapal bernama Gitana yang berpenumpang empat warga asal Kanada tersebut, mengalami kerusakan mesin saat berlayar dari Malaysia menuju Jakarta.

Dari informasi yang diterima, kapal layar itu dinakhodai oleh Jeremy Graham yang membawa serta keluarganya yakni Tasha Adina, Tefarah Amnika dan Seneika Jada.

Sailing yacht tersebut awalnya berlayar dari Port Dickson Malaysia menuju Jakarta, Selasa (1/2) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat berlayar, tiba tiba mesin kapal kemasukan air laut sehingga menyebabkan mesin kapal kekurangan tenaga dan mengalami kerusakan.

Saat terombang ambing di di perairan Lingga, Jeremy mencoba memperbaiki mesin kapal. Tetapi usaha tersebut gagal.

Jeremy kemudian mencoba mencari pulau terdekat, namun saat itu kondisi air laut dalan keadaan surut.

Beruntung kapal layar tersebut ditemukan oleh nelayan setempat. Jeremy dan penumpang lainnya diselamatkan ke rumah warga Pulau Lalang Lingga.

Kepala SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi mengatakan setelah mendapat laporan kejadian tersebut, pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian menggunakan kapal RIB Unit Siaga Lingga. “Saat itu, empat wisatawan asing diamankan di rumah bapak Jamaluddin. Kondisi dalam keadaan sehat,” jelas Riyadi.

Saat ini, lanjut Riyadi, empat warga Kanada itu diamankan Mako Lanal Dabo guna pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan kapal layar direncanakan akan ditarik menggunakan Tug Boat.

“Kapal butuh perbaikan. Estimasi perbaikan kapal hanya ada di Jakarta,” terangnya.

Reporter: Yusnadi Nazar

Tradisi Korsel Berlanjut di Piala Dunia, Arab Saudi Digagalkan Jepang

0

batampos – Untuk kali kesepuluh atau beruntun dalam sembilan edisi terakhir, Korea Selatan (Korsel) tampil di Piala Dunia. Tadi malam (1/2) timnas berjuluk Kesatria Taeguk itu menjadi tim ke-15 yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar.

Kemenangan dua gol tanpa balas atas Syria di venue netral, Rashid Stadium di Dubai, memastikan Korsel mendampingi Iran lolos dari grup A kualifikasi putaran ketiga zona AFC (Asia).

Menyisakan dua matchday lagi, persaingan di grup A tinggal mencari siapa yang finis peringkat ketiga untuk diadu dengan peringkat ketiga dari grup B.

Pemenang dari fase putaran keempat itu berhak maju dalam playoff antarkonfederasi. Lawannya adalah peringkat kelima kualifikasi zona Conmebol (Amerika Latin).

”Sejak awal, target kami memang ingin segera memastikannya (lolos ke putaran final Piala Dunia 2022, Red) begitu ada kesempatan,” kata pelatih Korsel Paulo Bento seperti dilansir AFP.

Kepastian Korsel lolos ke Piala Dunia 2022 turut membangkitkan memori tentang performa Kesatria Taeguk dalam Piala Dunia 2018.

Memang, kala itu mereka gagal lolos dari fase grup. Tapi, Korsel yang kala itu dilatih pelatih Indonesia saat ini, Shin Tae-yong, berhasil mengalahkan juara bertahan Jerman pada matchday pemungkas.

Nah, skuad Korsel saat ini diprediksi bisa lebih baik dari empat tahun lalu.

Salah satu tolok ukurnya, dalam dua matchday terakhir, Kesatria Taeguk mampu meraih kemenangan meski minus dua bintang Premier League mereka, Son Heung-min dan Hwang Hee-chan, yang sama-sama cedera.

Berbeda dari grup A yang telah mendapatkan dua peraih tiket lolos otomatis, penentuan peraih tiket lolos dari grup B masih sengit. Arab Saudi, Jepang, dan Australia sama-sama berpeluang.

Arab Saudi sejatinya memiliki kesempatan menyegel tiket lolos seandainya mampu mengalahkan tuan rumah Jepang di Saitama Stadium 2002 tadi malam.

Tetapi, Arab Saudi malah menelan kekalahan 0-2. Itu adalah kekalahan pertama The Green Falcons –julukan Arab Saudi– selama kualifikasi Piala Dunia 2022.

Gol-gol Samurai Biru –julukan Jepang– dicetak gelandang serang Liverpool FC Takumi Minamino dan winger Junya Ito yang memperkuat klub Jupiler Pro Belgia, KRC Genk.

”Kemenangan yang sangat krusial. Para pemain memiliki tekad kuat untuk tidak kalah kali kedua melawan mereka (Arab Saudi di kualifikasi Piala Dunia 2022, Red),” ungkap pelatih Jepang Hajime Moriyasu kepada The Japan Times. Dalam pertemuan sebelumnya di Jeddah (8/10/2021), Jepang keok 0-1.

Samurai Biru juga dituntut menang tadi malam lantaran lawan berikutnya atau pada matchday kesembilan (24/3) adalah Australia. The Socceroos baru memainkan matchday kedelapan melawan Oman dini hari tadi (2/2). (*)

Reporter: JPGroup

“Ketulusan dan Cintaku Pada Kalian Tidak Pernah Berkarat”, Pesan BTS Untuk Para ARMY

0
BTS. (Twitter @BTS_official)

batampos – Bertepatan dengan tahun baru Imlek, grup musik asal Korea Selatan Bangtan Sonyondan (BTS), mengirim salam dan harapan mereka untuk para ARMY (penggemar BTS) di seluruh dunia.

Di laman Weverse, rapper sekaligus pemimpin BTS, RM menulsikan “Ketulusan dan cintaku pada kalian tidak pernah berkarat.”

Dikutip dari Yonhap, Selasa, RM juga menuliskan “Aku tidak dapat memprediksi bagaimana tahun 2022 bagi BTS dan para penggemar kami ARMY, aku berjanji untuk melakukan yang terbaik seperti yang selalu kulakukan,”

Sementara Jin mengatakan akan sepenuhnya mendukung para penggemarnya yang telah mulai menyusun daftar keinginan tahunan mereka. “Aku akan mendukung kalian setiap tahun sampai hari kalian mencapai semuanya,” kata dia.

Hal senada diungkapkan Suga. Rapper ini mengungkapkan, “Di tahun 2022, aku harap kita bisa lebih sering bertemu, dan setiap Army yang membaca pesan ini akan memenuhi semua tujuan dan keinginan kalian,”.

J-Hope mengaku percaya semua hal akan berjalan dengan baik pada tahun 2022, sementara V mengucapkan “Selamat Tahun Baru” kepada Army di seluruh dunia.

Jimin mengatakan terlalu dini untuk mengatakan semuanya baik-baik saja, tetapi dia akan menunggu hari ketika dia bisa bertemu penggemar.

“Terima kasih telah menunggu kami selalu di tempat yang sama,” kata dia.

“Aku harap BTS akan memberikan energi positif untuk kalian semua di tahun baru ini,” ujar Jungkook menambahkan.

BTS mengambil liburan panjang bersama keluarga mereka sejak tampil dalam konser langsung di Los Angeles pada akhir tahun lalu.

Grup ini diperkirakan akan kembali aktif sekitar bulan Maret untuk konser tatap muka yang dijadwalkan di Seoul, Korea Selatan. (*)

Reporter : Antara

Tak Ada Atraksi Barongsai, Vihara Dharma Murni Sagulung Tetap Ramai

0
Sembahyang Imlek di Sagulung Dalil Harahap8 scaled e1643772350631
Warga Tionghoa sembahyang di Vihara Dharma Murni di Kaveling Sagulung Baru, Sagulung, Selasa (1/2). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Perayaan Tahun Baru Imlek 2574 tahun 2022 di Vihara Dharma Murni, Sagulung berlangsung aman dan tertib, Selasa (1/2). Meskipun tidak ada atraksi barongsai namun pengunjung tetap ramai. Umat yang merayakan Imlek datang untuk berdoa dan membakar hio. Sementara masyarakat umum lainnya juga berkumpul di sekitar lokasi Vihara.

Aseng Ketua Vihara melalui Udin petugas keamanan Vihara menyebutkan memang tak ada acara atau atraksi barongsai di perayaan Imlek kali karena pandemi Covid-19 yang masih mewabah. Pengunjung khususnya umat Budha yang merayakan Imlek datang hanya untuk berdoa setelah itu diarahkan kembali ke rumah masing-masing.

“Datang hanya untuk doa, nanti acara dan lain sebagainya di rumah masing-masing karena Covid-19 masih mewabah,” ujar Udin.

Meskipun ramai didatangi masyarakat umum dari sekitar pengelolah Vihara tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada. Pengunjung diarahkan menggunakan masker dan selalu jaga jarak.

“Sebenarnya tak boleh ngumpul seperti ini tapi mau gimana lagi ini masyarakat di sekitar sini. Mungkin penasaran jadi mau tengok mereka. Kalau yang merayakan datang hanya berdoa dan bakar hio habis itu pulang,” kata Udin.

Ahua, warga yang melaksanakan doa di lokasi vihara juga sepakat dengan aturan yang diterapkan oleh Pengelola Vihara agar tidak ada kerumunan di dalam lokasi Vihara. Dia berharap agar wabah pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan semua lapisan masyarakat kembali menjalani rutinitasnya secara normal.

“Kita sangat dukung pemerintah melawan pandemi Covid-19 ini. Sudah cukup susah kita dibuatnya. Semoga wabah ini benar-benar berakhir. Hari ini saya secara khusus juga berdoa untuk itu,” ujarnya. (*)

Reporter : Eusebius Sara

Cabuli Santri, Pelaku Dicokok Polisi Saat Mau Ceramah

0
Ilustrasi pelecehan seksual. (Dok. Antara)

batampos – Aparat Polres Pamekasan, Jawa Timur, menangkap tersangka pelaku pencabulan anak di bawah umur atas laporan keluarga korban, dikutip dari Antara.

“Pelaku merupakan seorang tokoh agama berinisial YS dan anak di bawah umur yang menjadi korban merupakan santri tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Tommy Prambana di Pamekasan, Selasa (1/2).

Penangkapan oleh tim Reskrim Polres Pamekasan itu saat tersangka hendak menghadiri acara pengajian di Kabupaten Sampang. Menurut Tommy, sebelumnya polisi telah melakukan panggilan sebanyak dua kali terhadap tersangka. Akan tetapi, diabaikan tanpa alasan yang jelas.

“Oleh karena itu, tadi malam (31/1), saat yang bersangkutan hendak menghadiri acara pengajian langsung kami tangkap,” katanya.

Kasus dugaan pencabulan ini dilaporkan ke polisi oleh orang tua korban pada bulan November 2021.

Polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi, termasuk terlapor. Akan tetapi, yang bersangkutan menghilang dari rumahnya dan kabur ke Jakarta.

Di awal Januari 2022, tersangka kembali ke Pamekasan, dan pada 31 Januari 2022 yang bersangkutan diundang menjadi penceramah di Kabupaten Sampang.

“Setelah mendengar informasi itu, kami langsung menerjunkan tim untuk melakukan penangkapan,” katanya menjelaskan.

Beberapa saat setelah penangkapan tersangka itu, warga sempat mendatangi Polres Pamekasan meminta polisi membebaskan YS.

Warga menuding penangkapan YS, dikenal sebagai ‘habib’ itu, merupakan upaya untuk mencemarkan nama baik sang tokoh.

Namun, berkat penjelasan para tokoh dan aparat desa, massa akhirnya membubarkan diri, kemudian menyerahkan kasus itu ke polisi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Setelah diberi penjelasan tentang duduk persoalan yang sebenarnya, warga yang awalnya menuding polisi salah tangkap, akhirnya mengerti dan membubarkan diri,” kata Kasat Reskrim AKP Tommy Prambana. (*)

Reporter: JP Group

Gubkepri Sebut Proyek Monumen Bahasa Melayu Lanjut 2023

0
Ansar Ahmad

batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan proyek bermasalah di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Menurut Gubernur, pada tahun 2023 mendatang, Pemprov Kepri akan melakukan review Detail Engineering Design (DED) Monumen Bahasa Melayu (MBM) Penyengat.

“Pembangunan MBM Penyengat tetap akan dituntaskan. Namun belum dilakukan pada tahun ini,” ujar Gubernur Ansar di kawasan Gurindam 12 Tanjungpinang, belum lama ini.

Ditegaskannya, tidak ada pembiaran terhadap rencana pembangunan yang diusulkan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri tersebut. Apalagi MBM Penyengat akan menjadi ikon bagi Provinsi Kepri. Karena di Pulau Penyengatlah lahir bahasa pemersatu bangsa, yakni Bahasa Indonesia.

BACA JUGA: Gubkepri Pilih Bangun Gedung Baru Untuk LAM dan Biarkan MBM Penyengat Mangkrak

“Maka dari itu, pada tahun 2023 kita akan lakukan review DED. Kemudian pembangunannya akan dilakukan pada tahun 2024,” jelas Gubernur.

Ditambahkannya, pembangunan yang dilakukan menyesuaikan dengan kemampuan anggarand daerah. Karena masih terbatas, pembangunan-pembangunan dilakukan secara bertahap. Sama halnya seperti Gedung LAM Provinsi Kepri yang akan dibangun lewat dua tahun anggaran.

“Pada tahun ini, kita juga akan menata Pulau Penyengat. Tentu kita tidak ingin pembangunan lanjutan MBM nanti mengganggu cagar budaya yang ada di Penyengat. Makanya perlu dilakukan secara hati-hati dan teliti,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Abdul Razak menegaskan Monumen Bahasa Melayu di Pulau Penyengat Tanjungpinang wajib untuk diselesaikan pembangunannya. Karena lahirnya gagasan pembangunan tersebut tertuang dalam Mufakat 12.

“Kita tidak menerima alasan apapun. Yang jelas, Monumen Bahasa Melayu wajib untuk diselesaikan pembangunannya,” tegas Abdul Razak.

Seperti diketahui, pekerjaan pembangunan Monumen Bahasa Melayu dibawah kendali Dinas Kebudayaan (Disbud) Kepri pada tahun 2014 lalu dikerjakan PT Sumber Tenaga Baru (STB) dengan kontrak kerja sebesar Rp 12,5 miliar mulai dilaksanakan pertengahan 2014 lalu. Pada perjalannya terjadi wan prestasi, yang menyebabkan kontraktor di black list. Pembangunan tersebut masuk dalam proyek strategis Gubernur Kepri, HM Sani waktu itu. (*)

Reporter: Jailani

Kisah Susilo, Fisioterapis warga Indonesia di Timnas Timor Leste

0
Susilo saat bertugas di laga Indonesia melawan Timor Leste pada Kamis lalu (27/1). (Riana Setiawan/Jawa Pos)

Ada satu nama berbau Indonesia dalam daftar susunan pemain (DSP) timnas Timor Leste. Terutama dalam deretan nama ofisialnya. Di antara nama-nama berbau Portugis – Amerika Latin lainnya, terselip nama yang njawani; Susilo. Siapa dia?

FARID S. MAULANA, Gianyar

Susilo sulit mengungkapkan perasaannya ketika Gali da Costa Freitas mencetak gol pada menit ke-35 ke gawang timnas Indonesia (27/1). Dia senang andalan timnas Timor Leste itu mencetak gol untuk mengungguli Indonesia pada FIFA Matchday di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Di sisi lain, dia sedih karena negaranya terancam kalah melawan tim yang levelnya jauh di bawah. ’’Ya selalu seperti ini kalau lawan Indonesia. Galau,’’ jelasnya, lantas tersenyum kepada Jawa Pos seusai pertandingan. ’’Jadi, mencoba biasa dan profesional saja,’’ lanjutnya.

Pria asli Jogjakarta itu sudah enam tahun bekerja di timnas Timor Leste. Selama enam tahun, dia mencurahkan seluruh kemampuan dan ilmunya soal penanganan cedera yang baik dan benar. Sebelumnya, Timor Leste tidak pernah mengenal kata fisioterapi dalam sepak bola.

Karier Susilo di Timor Leste berawal pada 2015. Saat itu dia diajak eks pelatih Andi Susanto ke Timor Leste. Bergabung dengan klub milik Xanana Gusmao, Atletico do Ultramar FC. ’’Sama coach Andi sempat sama-sama di Sriwijaya FC dan timnas,’’ bebernya.

Tanpa ragu, Susilo mengiyakan ajakan coach Andi. Harapannya, dia mendapatkan suasana dan pengalaman baru. ’’Tapi, ketika di sana, saya kaget. Sepak bola di Timor Leste tidak ada yang tahu soal bahasa fisioterapi,’’ bebernya.

Alat-alat fisioterapi yang biasanya wajib dimiliki tiap klub pun tidak ada. Susilo mengaku sempat kesulitan di awal kariernya. ’’Di liganya saat itu pakai tukang urut dan dukun. Kalau ada yang cedera dikasih jampi-jampi dan ramuan-ramuan,’’ kenangnya.

Sebulan bergabung dengan Atletico do Ultramar FC, bersama coach Andi, dia dikontrak timnas Timor Leste. Di sinilah pengalaman dan ilmu Susilo menjadi fisioterapis mulai bisa dibagi dan ditularkan ke sepak bola Timor Leste. ’’Gajinya saat itu sangat kecil. Tapi okelah, untuk karier juga,’’ tambahnya.

Bersama Timor Leste, beberapa ajang internasional sudah diikutinya. Tentu momen yang paling diingatnya adalah keributan antara pemain timnas Indonesia dan Timor Leste pada Piala AFF U-18 2018.

Saat itu Susilo menjadi salah satu orang yang mendamaikan pertengkaran pemain. ’’Ya saya hampiri coach Fakhri, saya peluk beliau dan minta maaf,’’ ucapnya.

Susilo mengatakan, sepak bola di Timor Leste masih jauh tertinggal dibandingkan Indonesia. Di timnasnya saja, alat-alat fisioterapis tidak didukung penuh.

’’Aku di sini all in ya. Aku bantu kitman, dokter. Kadang juga menyuntik, pasang infus. Apa saja karena memang SDM-nya terbatas,’’ jelasnya.

Dia berharap ke depan ada orang Timor Leste asli yang mengerti soal fisioterapi. ’’Saya tidak mungkin terus karena faktor umur. Sekarang sudah 45 tahun,’’ ucap alumnus UGM tersebut. (*)

Siswa dan Guru di Batam Terpapar Covid-19

0
peta covid 19
Peta penyebaran kasus Covid-19 di Kota Batam hingga Selasa (1/2/2022). Foto: Tangkapan Layar

batampos – Kasus Covid-19 kembali meningkat di Kota Batam. Bahkan, ada temuan kasus Covid-19 yang menjangkiti beberapa siswa dan guru di lingkungan sekolah.

Sehingga, hal ini membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri mengevaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring.

Pelaksanaan PJJ ini untuk sementara hanya berlaku di wilayah mainland atau perkotaan, serta dimulai dari 31 Januari hingga 7 Februari 2022 mendatang.

”Sudah ada dua sekolah di Batam yang ditemukan kasus Covid-19. Maka, sesuai SKB 4 Menteri dan Surat Edaran Gubernur Kepri, kami kembali melaksanakan PJJ ini,” kata Plt Kepala Disdik Kepri, Darson.

Sedangkan di wilayah hinterland, sambung dia, masih tetap melaksanakan pembejalaran secara tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan (protkes) secara ketat.

Darson mengatakan, pihaknya juga sudah mengeluarkan surat edaran bernomor B/421/102.1/DISDIK/2022, tentang perubahan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Ada lima poin penting yang disampaikan di dalam surat edaran itu. Yakni, proses belajar mengajar secara daring di wilayah mainland Kota Batam, tatap muka di hinterland Kota Batam, penyelenggaran pembelajaran dengan menerapkan protkes, wajib melaporkan jika ada temuan kasus.

Aturan ini akan kembali ditinjau ulang pada 7 Februari. Apabila memang ada temuan di sekolah dimana anak (didik) atau gurunya belum sembuh, atau juga ada temuan kasus baru, maka proses belajar mengajarnya tetap secara daring.

”Namun, sekolah yang tidak ada temuan kasus bisa melakukan pembelajaran secara tatap muka kembali,” ujarnya.

Ia mengatakan, selama pelaksanaan PJJ, siswa dan murid dilarang untuk keluar daerah. Hal ini demi menghindari siswa dan guru dari paparan Covid-19.

”Di rumah saja dulu, PJJ jangan ke mana-mana. Karena jika ada temuan lagi, kami tambah satu minggu lagi PJJ-nya,” ungkapnya.

Kepala SMAN 26 Batam, Midianto, mengatakan, pihaknya sudah menerima surat edaran dari Disdik Kepri.

Ia mengatakan, sudah menyurati para orangtua dan siswa untuk meminta pelaksaaan pembelajaran dilaksanakan secara daring dalam waktu seminggu ke depan.

”Kami harapa hanya seminggu saja. Setelah itu, sekolah tatap muka bisa dilaksanakan kembali,” ujarnya.

Reporter: Fiska Juanda

Transmisi Lokal Omicron di Batam Meluas, Tak Ada Lagi Isoman

0
Wakil Walikota Batam amsakar Achmad F Cecep Mulyana 3 scaled e1636711618646
Wakil Walikota Batam amsakar Achmad -F Cecep Mulyana

batampos – Grafik penyebaran kasus terkonfirmasi Covid-19 kembali mengalami peningkatan. Hingga kini total kasus aktif mencapai 60 orang, dan setengahnya merupakan kasus Covid-19 varian Omicron.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan hari ini masih ada penambahan 18 kasus baru. Laju penyebaran kasus Covid-19 belum bisa dihentikan selama kurang lebih dua pekan terakhir. Saat ini pasien sudah berada dal perawatan rumah sakit yang ada di Kota Batam, dan RSKI Galang.

Untuk mengantisipasi penyebaran, Pemerintah Kota Batam mengambil kebijakan untuk mengangkut semua pasien terkonfirmasi positif ke rumah sakit, hal ini bertujuan untuk pemulihan lebih cepat, serta memutus mata rantai penyebaran.

“Tidak ada lagi isolasi mandiri. Semua yang positif akan dijemput dan diangkut. Tak ada lagi pasien yang isoma di rumah,” tegas Amsakar usai menghadiri acara, Selasa (1/2).

Amsakar menambahkan selain menghapus kebijakan isolasi di rumah, pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada seluruh camat dan lurah, serta tim PPKM yang sudah dibentuk tahun lalu untuk meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanan berbagai kegiatan.

“Saya sudah telepon tadi Camat Batamkota untuk mengintensifkan lagi pengawasan. Tim yang sudah dibentuk turun lebih intens untuk mengingatkan warga terkait Protkes,” kata dia.

Tim Satgas Pengendalian Covid-19 yang dipimpin langsung Wali Kota Batam akan segera menggelar rapat terkait pengendalian penyebaran kasus yang terjadi saat ini. Salah satunya langkah yang akan diambil seperti mengaktifkan kembali tim untuk mengawasi aktivitas masyarakat.

“Besok pagi saya akan rapat bersama Dinkes, Satpol, dan lainnya untuk membahas hal ini. Karena memang sudah cukup menghawatirkan penyebaran kasus saat ini,” ujarnya.

Dinas Kesehatan saat ini sudah meningkatkan tracing dan testing kepada kontak erat pasien terkonfirmasi positif. Sesuai dengan aturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) setiap satu kasus positif dilakukan minimal 15 tracing kepada kontak erat.

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan Dinkes, ini sudah dijalankan bahkan satu kasus tracing dan testing sampai 24 orang. Segitunya tim kesehatan berupaya agar kasus ini bisa dihentikan laju penyebarannya,” terang Amsakar.

Melihat tren kembali naik di Januari Februari ini atau dua Minggu terakhir ini. Masyarakat diimbau membantu pemerintah, terutama dalam menerapkan protokol kesehatan (Protkes). Sedapat mungkin menghindari kerumunan, dan menggunakan masker.

Selanjutnya, mengenai Omicron, dari 60 total kasus saat ini, 50 persen merupakan Omicron. Hal yang selama ini dikhawatirkan akhirnya juga masuk ke Batam.

Omicron ini sebarannya cepat, walaupun secara medis disebut tingkat mematikannya rendah. Tetapi tingkat sebaran ini yang harus diwaspadai, dan diantisipasi secepatnya.

“Saya juga sudah komunikasi dengan Dinkes, demi mengambil langkah yang diperlukan.
Salah satu yang perlu dilakukan adalah jangan ada isolasi sendiri di rumah,” ungkapnya.

Amsakar tidak menapik ada kekhawatiran terkait penambahan kasus. Hal ini karena proses tracing dan testing yang semakin banyak dilakukan tim kesehatan. Ada kecendrungan angka ini akan semakin meningkat. Oleh sebab itu, semua harus serius dengan Protkes.

“Mudah-mudahan saat di-tracing dan testing ini angkanya tidak siginifikan. Karena satu orang ini yg kontak erat itu harus dikejar sampai 15 orang. Kalau hari ini ada 18 orang, minimal yang di-tracing dan testing 18 dikalikan 15 orang. Tentu kalau protkesnya jalan laju angka penyebaran bisa dikendalikan,” harapnya. (*)

Reporter : YULITAVIA