Minggu, 24 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8940

Ular Piton Ditemukan Melilit di Pohon di Tepi Jalan Dr Sutomo Tanjungpinang Barat

0
Petugas mengevakuasi ular piton di Jalan Dr Sutomo Tanjungpinang. f. DPKP Tanjungpinang

batampos.co.id– Seekor ular piton sepanjang lebih kurang tiga meter, ditemukan melilit pohon tua di tepi Jalan Dr Sutomo Tanjungpinang Barat, Rabu (1/12). Kejadian tersebut sempat membuat heboh warga setempat.

Ular piton yang melilit batang pohon awalnya ditemukan oleh warga sekitar pukul 06.00 WIB. Warga kemudian langsung melapor ke petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang. Tidak lama kemudian, petugas tiba di lokasi guna mengevakuasi hewan berbahaya tersebut.

BACA JUGA: Waspadalah, Kasus Ular Masuk Rumah di Tanjungpinang Meningkat

Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi DPKP Tanjungpinang, Eka Saputra mengatakan, ular piton ditemukan di batang pohon tua oleh warga. Petugas, kata Eka, sempat kesulitan mengevakuasi ular tersebut. “Ular berada di dahan pohon yang sudah rapuh. Harus pakai mobil damkar untuk bisa meraih ular dari atas pohon,” jelasnya.

Setelah berhasil ditangkap, ular tersebut langsung dievakuasi petugas ke habitatnya. “Ularnya sudah dievakuasi ke tempat yang aman,” terang Eka.

DPKP Tanjungpinang mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap bahaya hewan yang termasuk buas tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk terus menjaga kebersihan lingkungan di perumahan agar tidak mengundang hewan hewan masuk ke rumah. (*)

Reporter: Yusnadi

Pembayaran Pajak Daerah Kota Batam Langsung ke Rekening Kas Daerah

0
Ilustrasi. Foto: JawaPos.co.

batampos.co.id – Bank Riau Kepri selama ini dipercaya sebagai Bank Pengelola kas Daerah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Untuk menghindari terjadi kesalahan pembayaran, maka pembayaran pajak daerah kota Batam ini masuk terlebih dahulu ke rekening titipan sebelum diteruskan ke rekening Kasda Batam dan kini rekening titipan itu telah ditutup sesuai permintaan Kepala BPPRD Kota Batam.

Pimpinan Kantor Cabang Batam Bank Riau Kepri, Bahar, mengatakan, penutupan rekening titipan pendapatan pajak daerah ini merupakan permintaan Kepala BPPRD Kota Batam yang menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

“Dan selama ini pembayaran melalui teller yang dimasukan ke rekening titipan itu juga langsung disetorkan ke rekening kas daerah setiap harinya dan rekening titipan itu bersaldo nol rupiah,” kata Bahar dalam pres rilisnya, Rabu (1/12/2021).

Sebelumnya, kata Bahar, Rekening titipan dibuat untuk menampung pembayaran pajak e-billing melalui teller dengan tujuan memastikan keberhasilan dan kebenaran transaksi sebelum dilimpahkan ke rekening Kas Umum Daerah (Kasda).

“Selain itu juga, keberadaan rekening titipan ini dapat menghindari reversal pada rekening Kasda jika terjadi kesalahan pembayaran,” kata Bahar.(*)

Aparat masih Temukan Warga Tak Patuh Prokes

0
Aparat gabungan memergoki warga yang tidak patuh prokes saat operasi yustisi, Rabu (1/12). F.Polres Bintan

batampos.co.id– Aparat gabungan memergoki masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan (prokes) ketika melakukan operasi yustisi, Rabu (1/12) dini hari. Mereka langsung menegur pelanggar prokes agar segera mentaati protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah.

BACA JUGA: Tinggal 3 Pasien Covid-19, Kadinkes Bintan Minta Warga jangan Abai Prokes

Operasi yustisi digelar menjelang penerapan PPKM level 3 selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan, operasi yustisi yang dilaksanakan aparat gabungan menyasar tempat berkerumun masyarakat di Bintan. Ketika operasi, kata Tidar, aparat mengingatkan masyarakat yang melaksanakan kegiatan di luar rumah agar disiplin prokes.

Aparat sekedar mengimbau masyarakat agar disiplin prokes. Jikapun ada yang melanggar prokes, aparat menegur lisan maupun tertulis. Namun apabila sudah beberapa kali diingatkan tidak juga mengindahkan, dia menegaskan, tindakan tegas bisa dilakukan.

Dia berharap, masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, diantaranya memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak, tidak berkerumun serta mengurangi bepergian dan seseringnya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Walau sudah divaksin, prokes harus dipatuhi,” kata Tidar. Tidar juga berharap, masyarakat ikut menyukseskan vaksinasi. (*)

Reporter: Slamet

Mamen Street F&B Siap Menjadi Ikon di Batam Center

0

 

Maket Mamen Street FnB

batampos.co.id – PT Aura Putra Abadi (APA) memperkenalkan Mamen Street Food and Beverages

Perkenalan itu ditandai dengan peletakan batu pertama di lokasi proyek secara langsung yang berada di Jalan Tengku Sulung, Taman Raya Square (TARAS), Rabu, (1/12/2021).

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur PT Aura Putra Abadi, Haryyanto; GM Marketing Mamen Street F & B ,Ricky Wijaya; Perwakilan Real Estate Indonesia (REI) Wakil ketua kawasan komersi dan terpadu, Ivan RTB, Manurung.

“Mamen Street ini memang didesain sebagai food street dan night market, karena kami berusaha berbeda dengan yang lain sebab menjangkau pasar anak muda start up bisnis,” kata Direktur PT Aura Putra Abadi, Haryyanto.

Ruko Mamen Street dihargai sesuai kantong milenial. Hanya dengan Rp 3,25 juta sudah bisa memiliki ruko dua lantai yang berada di kawasan strategis yang telah hidup.

“Keuntungan memiliki ruko di sini karena kami sudah memberikan konsep yaitu food street dan night market. Khusus night market di sini mengambil konsep dari luar negeri seperti Thailand dan Filipina agar membuat suasana menjadi menarik ,” terangnya.

Sementara itu, GM Marketing Mamen Street, Ricky Wijaya menerangkan untuk serah terima bangunan pada 2024 mendatang, Mamen Street akan menjadi suatu kawasan yang ditata dengan sangat baik. Tujuan nya ialah menjadikan Mamen Street ini sebagai ikon di Batam Center.

“Kawasan yang super strategis dengan akses jalan satu lorong langsung,” jelasnya.

Proses peletakan batu pertama.

Mamen Sreet memiliki tipe bervarisi. Ada tipe classic, cafetarian dan modern.

Yang membedakan ketiga tipe ialah modelnya.

Ruko Mamen Street memiliki dimensi 4,5 x 10 meter

Posisi Hook berdimensi 5,5 x 10 meter.

Semua ruko dua lantai.

53 persen telah terjual. Tipe yang paling laris ialah tipe cafetarian.

Total ada 113 unit dengan lahan 1,2 hektare yang sudah ditata dengan konsep terbaik dan menarik.

Untuk harga ruko ini dijual tunai seharga Rp 431.8 juta sedang untuk KPR dan tunai bertahap Rp 508 juta.

Dengan harga tersebut sudah cukup menjawab kebutuhan untuk sebuah kawasan modern dan strategis.

Pada 15 Desember mendatang akan ada kenaikkan harga ruko.

Wakil ketua kawasan komersil dan terpadu, Ivan RTB, Manurung, dari REI melihat konsep yang ditawarkan sangat bagus, karena diketahui bahwa milenial saat ini memliki kreatifitas sangat tinggi.

“Saya kira ini adalah konsep baru di Batam, pemilihan lokasinya juga sangat strategis. harapannya proyek ini bisa memberikan nilai tambah kepada kebutuhan masyarakat, dan ini menjadi semangat baru kepada kaum milenial,” ujar Ivan. (*)

 

 

Reporter : Azis Maulana

Tangungjawab Walikota Batam Sudah Berikan Rekomendasi, Gubernur harus Bertindak Tetapkan UMK

0
Wirya Silalahi

batampos.co.id-Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Wirya Putra Silalahi menyangkan lambatnya Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dalam menetapkan Upah Minimum (UMK) Kota Batam tahun 2022. Padahal Walikota Batam, Muhammad Rudi sudan memberikan rekomendasi.

“Kita menyangkan Gubernur lambat dalam membuat keputusan. Karena pembahasan soal upah ini, khususnya UMK Batam  sudah Berita Acara Rapat Dewan Pengupahan,” ujar Wirya Putra Silalahi, Rabu siang (1/12).

BACA JUGA: Gubkepri Tunda Teken SK UMK 2022, Gagal Komunikasi dengan Walikota Batam

Menurut Politisi Partai NasDem tersebut, proses pembahasan sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Sehingga tidak ada lagi yang harus ditunggu. Sehingga Gubernur sudah bisa membuat SK tentang UMK 2022. Apalagi rekomendasi tertulis sudah lengkap.

“Walikota hanya sebatas rekomendasi. Dan rekomendasi tertulis sudah diberikan. Mau dipakai atau tidak rekomendasi tersebut, itu hak Gubernur,” jelasnya.

Ditegaskannya, diulurnya pengesahan UMK seolah-olah masih tergantung hasil diskusi dengan Walikota Batam. Padahal itu keputusan Gubernur. Karena tugas dan tanggungjawab Walikota adalah menyampaikan usulan. Dan itu sudah diterima oleh Dewan Pengupahan.

“Gubernur yang bisa memutuskan, apakah itu mau direvisi atau tidak. Kesannya seolah-olah tergantung walikota,” tutup Wirya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad paska pertemuan dengan perwakilan buruh/pekerja, tidak memberikan banyak penjelasan atau penegasan. Menurutnya, tuntutan yang disampaikan oleh buruh akan dibahas bersama Walikota Batam, Muhamamd Rudi.

“Malam ini (tadi malam,red) saya akan bahas dengan Walikota Batam. Bagaimana hasilnya nanti, akan kami sampaikan dengan pihak buruh,” ujar Gubernur singkat, Selasa (29/11) lalu. (*)

Reporter: Jailani

Pengedar Sabu Diciduk, 12 Paket Sabu Disita Polisi

0
AKP Ronny Burungudju

batampos.co.id- Satnarkoba Polres Tanjungpinang menangkap pengedar sabu di Jalan Sultan Machmud Tanjungpinang, pekan lalu. Saat penggeledahan, polisi mengamankan 12 paket sabu, alat hisap, serta dua unit ponsel dari tangan pelaku.

BACA JUGA: Bupati Karimun Ikut ‘Memasak’ Sabu Asal Malaysia

Awalnya pihak kepolisian mendapatkan infomasi terkait peredaran gelap narkotika. Polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku inisial JO di kediamannya. “Pelaku mengaku sabu itu miliknya,” kata Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju.

Pelaku beserta barang bukti sabu, diamankan ke Mapolres Tanjungpinang guna penyelidikan lebih lanjut. “Penyidik masih mendalami asal usul sabu,” jelas Ronny.

Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) Undang undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 5 tahun hingga 20 tahun penjara. (*)

Reporter: Yusnadi

Jaksa Taksir Kerugian Negara dari Dugaan Korupsi Insentif Covid-19 Tenaga Kesehatan Puskesmas Sei Lekop Setengah dari Anggaran

0
Kajari Bintan, I Wayan Riana

batampos.co.id– Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan menemukan kerugian negara dari dugaan korupsi pencairan insentif covid-19 tenaga kesehatan di Puskemas Sei Lekop, yang berlokasi di jalan Nusantara, Km 18, Sidomulyo, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur.

BACA JUGA: Terkait Dugaan Mark Up Harga Lahan PT. BIS, Jaksa Periksa Sopir Anggota Dewan Bintan 

Kajari Bintan, I Wayan Riana mengatakan, kerugian negara dari perkara dugaan pencairan insentif covid-19 tenaga kesehatan ditaksir sekira hampir Rp 200 juta dari total anggaran untuk Puskesmas Sei Lekop sekira Rp 400 juta.

“Alokasi anggaran untuk Puskesmas Sei Lekop sekitar Rp 400 juta. Dari anggaran itu, kerugian yang ditimbulkan hampir sekira Rp 200 juta,” kata Kajari.

Kajari juga mengatakan, penyidik lagi menyelidiki peran dan keterlibatan dari masing-masing staf yang diduga terlibat dalam perkara ini, terlebih ada staf puskemas yang berperan mengumpulkan kelebihan pencairan insentif covid-19 dari SPJ yang diduga fiktif.

“Jadi tahun 2020, kelebihan insentif dikumpulkan secara tunai, sedangkan tahun 2021 ditransfer ke rekening,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, tim dari Kejari Bintan melakukan pengeledahan di Puskesmas Sei Lekop dan kantor Dinas Kesehatan Bintan, Selasa (30/11). Dari pengeledahan itu, disita beberapa unit handphone, berkas dokumen penting yang berkaitan dengan berita acara pemeriksaan yang dilakukan penyidik serta komputer. (*)

Reporter: Slamet

Di Karimun Pengidap HIV 790 Orang dan AIDS 234 Orang

0
Kadinkes Karimun, Rachmadi

batampos.co.id- Pengidap HIV-AIDS di Kabupaten Karimun tahun ini mengalami penambahan. Khususnya sejak Januari sampai dengan November. Jumlahnya 50 kasus baru untuk HIV dan 5 kasus baru untuk AIDS.

BACA JUGA: Tiga Tahun Karimun Bebas dari Penyakit Malaria
”Penambahan kasus baru memang ada tahun ini. Namun tidak sebanyak pada tahun-tahun sebelumnya. Dari 8.233 sampel testing yang dilakukan di berbagai klinik VCT di daerah kita, 50 orang dinyatakan positif HIV. Jumlah tambahan ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya 66 kasus,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi, Rabu (1/12).

Sementara itu, lanjut Rachmadi, untuk tambahan kasus HIV ke AIDS tahun ini hanya bertambah 5 kasus saja. Sedangkan, pada tahun lalu tambahannya 19 kasus. Selain itu, untuk kasus kematian tahun ini tidak ada. Tapi, pada tahun lalu jumlah kematian ada satu kasus. Secara komulatif jumlah keseluruhan kasus HIV di Kabupaten Karimun sejak dilakukan pendataan pada 2014 sebanyak 790 kasus. Dan untuk AIDS ada 234 kasus.

”Meski terdapat penambahan kasus HIV/ AIDS pada tahun ini, namun jika dilihat dalam kurun waktu empat tahun mengalami penurunan. Khususnya, sejak 2018 kasus HIV itu sampai 116 kasus baru dan untuk AIDS 60 kasus. Pada 2019 kasus baru HIV menurun menjadi 77 dan AIDS menurun 33 kasus. Di 2020 juga penambahan kasus,” paparnya.

Dikatakannya, penurunan juga terjadi pada tahun lalu. Penambahan kasus HIV baru pada 2020 itu 66 dan kasus AIDS 19. Dengan terjadinya penurunan kasus HIV/AIDS dalam empat tahun terakhir menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat Karimun sudah tinggi untuk memeriksakan diri. (*)

Reporter: Sandi

Webinar Pendidikan Nasional Kolaborasi Epson Indonesia dengan 17 Asosiasi Guru dan Tenaga Pendidik Indonesia

0

 

batampos.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh
pada tanggal 25 November, Epson Indonesia bersama dengan 17 Asosiasi Guru dan
Tenaga Kependidikan Indonesia mengadakan Webinar Pendidikan Nasional yang telah
dilaksanakan pada hari Jumat (26/11/2021) lalu, dengan mengangkat tema “Bangkit Guruku dan Terus Berinovasi dalam memulihkan Pendidikan Indonesia.”

Tema ini diangkat sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan Indonesia yang telah memberikan upaya terbaik dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar dalam segala keterbatasan di saat pandemi.

Webinar ini bertujuan untuk memberikan informasi dan motivasi bagi para guru dan tenaga
kependidikan melalui beberapa narasumber praktisi pendidikan yang kompeten di bidangnya.

Harapannya di saat dunia pendidikan menghadapi tantangan selama pandemi, para guru dan
tenaga kependidikan sebagai penggerak pendidikan dan agen utama pemulihan pendidikan
Indonesia dapat senantiasa terus berinovasi dan beradaptasi selama pelaksanaan kegiatan
belajar-mengajar secara blended atau hybrid learning.

Webinar Pendidikan Nasional ini dibuka secara resmi oleh Dr. Iwan Syahril, Ph.D, Direktur
Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Teknologi, Republik Indonesia. Dilanjutkan dengan diskusi panel dengan topik “Peranan
Guru untuk Selalu Bangkit dan Terus Berinovasi dalam Memulihkan Pendidikan
Indonesia”, yang menekankan pada motivasi dan karakter soft skill serta pemanfaatan
teknologi sebagai solusi terhadap metode pembelajaran saat ini. Hadir Yosi Mokalu, Ketua
Umum Siberkreasi sebagai moderator di diskusi panel ini, serta hadir pula narasumber yang
berpengalaman dan kompeten di dunia pendidikan Indonesia yaitu:

• Prof. Dr. Arief Rachman, M.Pd – Guru Besar UNJ dan Akademisi

• Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA – Pengamat dan
Praktisi Pendidikan

• Zanipar S.A Siadari – Head of Visual Instrument and Printer Department Epson
Indonesia

Acara ini dihadiri pula oleh sejumlah Asosiasi dan Komunitas Guru dan Tenaga
Kependidikan yaitu:

• Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)

• Ikatan Guru Indonesia (IGI)

• Federasi Guru TIK dan KKPI Nasional (FGTIKKNAS)

• Komunitas Guru TIK dan KKPI (KOGTIK)

• Himpunan Pendidik Penggerak 4.0 (HIPPER 4.0)

• Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK)

• Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI)

• Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI)

• Pendidik Indonesia Pelopor Perubahan (PIPP)

• Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN)

• Perhimpunan Sekolah SPK Seluruh Indonesia (PSSI)

• Asosasi National dan Private School (ANPS)

• Perkumpulan Teacherpreneur Indonesia Cerdas (PTIC)

• Forum Taman Baca Masyarakat (TBM)

• Association for International School Educator Indonesia (AISEI)

• Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)

• Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia
(HIMPAUDI)

• Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional (FTPKN)

Serta jajaran Manajemen Epson Indonesia yaitu:

• Muto Yusuke – Managing Director of Epson Indonesia

• Muhammad Husni Nurdin – Head of Finance and Corporate Services Epson  Indonesia

• Riswin Li – Head of Marketing Division Epson Indonesia

Melalui kata sambutan dan pidato pembukanya, Dr. Iwan Syahril, Ph.D – Direktur Jenderal
Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementrian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi,
menyampaikan apresiasi kepada PT Epson Indonesia bersama 17 Asosiasi dan Komunitas
Guru Indonesia yang berkolaborasi melalui kegiatan Webinar Pendidikan Nasional ini sebagai
bukti nyata keperdulian PT Epson Indonesia dalam membantu pulihnya Pendidikan Indonesia.

“Saya memberikan appresiasi yang setinggi-tingginya kepada guru guru Indonesia, yang
memiliki resiliensi yang tinggi yang tidak ingin kalah dengan kondisi dan terus bahu membahu
membantu satu sama lain, bergerak tulus dari hati, berinovasi, berkreasi, dalam menciptakan
pembelajaran yang terbaik bagi anak anak kita di masa pandemic” ujar Dr. Iwan Syahril,
Ph.D.

Selain itu, Prof. Dr. Arief Rachman, M.Pd – selaku Guru Besar UNJ dan Akademisi,
menyatakan bahwa “Pada masa pandemi yang menantang seperti saat ini guru guru harus
selalu berinovasi untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dengan
pemanfaatan teknologi pendukung dan berlandaskan profesionalisme dengan
mengedepankan prinsip prinsip dasar dari pendidikan diantaranya Disiplin, Kemartabatan dan
Struktur, serta sekaligus mengembangkan 21 Nilai Karakter”

Pernyataan ini diperkuat juga oleh Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil.,
MA juga menyatakan apresiasinya “Guru guru Indonesia melakukan inovasi dalam kegiatan
pembelajaran sehari hari menjadi pembelajar sejati, menciptakan pembelajaran yang
beragam dengan kreativitas yang meningkat melalui literasi teknologi. Itulah sebabnya
peranan teknologi memegang peranan strategis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih
menyenangkan, interaktif dan dua arah dan lebih berpusat kepada siswa-siswi terutama pada

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) seperti pada saat ini untuk memulihkan
Pendidikan Indonesia”
Epson Indonesia juga secara khusus juga memberikan beberapa solusi teknologi yang dapat
mendukung kegiatan belajar-mengajar melalui produk-produk yang dirancang khusus
memenuhi kebutuhan guru dan tenaga pendidik untuk semakin interaktif dan inovatif dalam
melaksanakan kegiatan belajar-mengajar, serta mewujudkan digitaliasi sekolah melalui
produk Epson EB-E500.

“Kami memahami sepenuhnya bahwa pandemi telah menjadi tantangan besar bagi kita
semua, khususnya di bidang pendidikan. Epson akan selalu berusaha untuk bisa menjadi
mitra teknologi pendidikan melalui inovasi dan teknologi terbaik di produk-produk kami. Kami
ingin selalu dapat memberikan solusi fungsional dalam membantu dunia Pendidikan dapat
menghadirkan pembelajaran yang lebih menyenangkan dengan kualitas lebih baik sehingga
dapat mengatasi tantangan yang dihadapi oleh Dunia Pendidikan baik pada saat ini maupun
pada masa yang akan datang, terlebih pada saat ini saat ini sekolah telah menerapkan
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Dan, ini telah menjadi komitmen Epson untuk
terus memberikan solusi terbaik bagi dunia pendidikan Indonesia.” ucap Muto Yusuke,
Managing Director of Epson Indonesia.

Epson Indonesia telah aktif berkontribusi kepada dunia Pendidikan melalui peluncuran
produk produk LCD Projector, Printer, Document Scanner yang secara khusus ditujukan bagi
penggunaan sekolah dalam rangka mewujudkan digitaliasi sekolah. Selain itu, Epson
Indonesia juga aktif melalui kegiatan CSR dengan mendonasikan 400 sekolah dan 700 buah
produk LCD Projector dan Printer, serta juga berpartisipasi pada 248 Webinar Pendidikan,
serta berbagai pelatihan guru yang dihadiri oleh kurang lebih 53.000 guru dan tenaga
pendidik.

Pada Perayaan Hari Guru Nasional 2021 ini, Epson juga menunjukkan komitmen pada dunia
pendidikan Indonesia melalui dukungan satu set Proyektor Epson EB-E500 kepada 15
sekolah dan institusi pendidikan yang berasal dari Sumatera hingga Papua yaitu:

1. SMAN 1 Lhoksukon, Aceh

2. Yayasan Tunas Karya, Riau

3. SDN 14 LUBUK BESAR, Bangka Tengah

4. SMKN 4 Kota Bengkulu

5. Pondok Pesantren Annida, Lampung

6. SMPS MATHLA UL HIDAYAH CIPANA, Banten

7. Yayasan Mardi Yuana, Jakarta

8. MTs Harun Al Rasyid, Nagrek

9. Ponpes Salaf Alhasani, Malang

10. SDN 001 Payung-Payung, Berau, Kalimantan Timur

11. TK Sari Asih, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat

12. SDN 1 Sambujang, Ogodeide, Sulawesi Tengah

13. SMAN 24 Bone, Sulawesi Selatan

14. SD Xaverius A1 Ambo, Maluku

15. SD YPK YEFLIO Kab Sorong, Papua

“Kami melihat bahwa dunia pendidikan Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam
menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh. Adopsi terhadap penggunaan teknologi serta
konsentrasi siswa yang kurang terpusat karena pembelajaran cenderung satu arah telah
membuat kami sebagai perusahaan teknologi berinovasi guna membantu dunia pendidikan
Indonesia, khususnya bagi Bapak dan Ibu Guru agar mampu menjalankan pembelajaran jarak
jauh yang lebih menyenangkan, interaktif dan dua arah dengan memanfaatkan Proyektor
Interaktif dan proyektor ruangan kelas. Hal ini juga yang memotivasi kami memberikan
dukungan proyektor kepada beberapa sekolah yang telah direkomendasikan oleh berbagai
Komunitas dan Asosiasi Guru yang telah berkolaborasi bersama Epson Indonesia dalam
meningkatkan kualitas belajar-mengajar di Indonesia.” ujar Zanipar S A Siadari, Head of
Visual Instrument dan Printer Department, Epson Indonesia

Yosi Mokalu – Ketua Umum Siberkreasi, selaku moderator dari webinar juga memberikan
kesimpulan di akhir acara dengan merangkum bahwa “Guru harus bangkit dan memotivasi
diri, harus kuat dan terus belajar, berkolaborasi serta berinovasi dengan pemanfaatan
teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, sehingga
pada saat yang sama dapat berkontribusi untuk memulihkan Pendidikan serta bersama
membangun bangsa Indonesia”

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada Dunia Pendidikan Indonesia, Epson
Indonesia menghadirkan model proyektor yang dirancang khusus untuk segmen pendidikan
di Indonesia yaitu: EB-E500 proyektor ini adalah generasi kelima proyektor Epson yang
dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penggunan proyektor oleh guru-guru dan
tenaga pendidik di sekolah. Dilengkapi dengan menu Bahasa Indonesia, juga memberikan
garansi yang lebih panjang yaitu 3 tahun untuk unit proyektor dan 2 tahun atau 1000 jam
(atau mana yang terlebih dahulu tercapai) untuk lampu proyektor yang membuat proyektor ini sangat ramah dan mudah digunakan oleh para guru dan tenaga pendidik.
Informasi dari model proyektor Epson ini silakan kunjungi situs web www.epson.co.id atau
distributor lokal Epson terdekat di lokasi Anda. (*)

Vaksinasi Lansia di Kundur Utara Capai 70 Persen

0
Kepala UPT Puskesmas Kundur Utara H.Dwiyono kanan dan tenaga medis melakukan vaksinasi seorang Lansia dari rumah ke rumah

batampos.co.id– Kepala UPT Puskesmas Kundur Utara H Dwiyono mengatakan pencapaian Vaksinasi dosis pertama usia lanjut usia (Lansia) sebanyak 892 (70,5%), untuk dosis ke dua 710 (56,1%). Sedangkan jumlah sasaran Vaksinasi Lansia kecamatan Kundur Utara sebanyak 1.265 orang.

BACA JUGA: Tidak Ada Paksaan, Vaksinasi Booster Dilakukan 2022

“Alhamdulillah capaian vaksinasi Lansia sudah 70,5 persen. Terimakasih atas kerjasama, peran aktif seluruh masyarakat yang telah menyukseskan program vaksinasi,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan saat ini pihaknya terus melakukan vaksinasi usia Lansia. Upaya yang dilakukan dengan mendatangi rumah ke rumah (door to door). Bersyukur masyarakat sangat mendukung program vaksinasi.

Sementara pencapaian Vaksinasi Lansia di Kecamatan Kundur mencapai 65 persen dari 2.241 sasaran. Seperti disampaikan kepala UPT Puskesmas Tanjungbatu Azman,SKM menyebutkan vaksinasi dosis pertama Lansia sebanyak 1.457 (65 persen), sedangkan dosis ke dua 977 (43,6 persen). (*)

Reporter: Imam Sukarno