batampos.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh
pada tanggal 25 November, Epson Indonesia bersama dengan 17 Asosiasi Guru dan
Tenaga Kependidikan Indonesia mengadakan Webinar Pendidikan Nasional yang telah
dilaksanakan pada hari Jumat (26/11/2021) lalu, dengan mengangkat tema “Bangkit Guruku dan Terus Berinovasi dalam memulihkan Pendidikan Indonesia.”
Tema ini diangkat sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan Indonesia yang telah memberikan upaya terbaik dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar dalam segala keterbatasan di saat pandemi.
Webinar ini bertujuan untuk memberikan informasi dan motivasi bagi para guru dan tenaga
kependidikan melalui beberapa narasumber praktisi pendidikan yang kompeten di bidangnya.
Harapannya di saat dunia pendidikan menghadapi tantangan selama pandemi, para guru dan
tenaga kependidikan sebagai penggerak pendidikan dan agen utama pemulihan pendidikan
Indonesia dapat senantiasa terus berinovasi dan beradaptasi selama pelaksanaan kegiatan
belajar-mengajar secara blended atau hybrid learning.
Webinar Pendidikan Nasional ini dibuka secara resmi oleh Dr. Iwan Syahril, Ph.D, Direktur
Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Teknologi, Republik Indonesia. Dilanjutkan dengan diskusi panel dengan topik “Peranan
Guru untuk Selalu Bangkit dan Terus Berinovasi dalam Memulihkan Pendidikan
Indonesia”, yang menekankan pada motivasi dan karakter soft skill serta pemanfaatan
teknologi sebagai solusi terhadap metode pembelajaran saat ini. Hadir Yosi Mokalu, Ketua
Umum Siberkreasi sebagai moderator di diskusi panel ini, serta hadir pula narasumber yang
berpengalaman dan kompeten di dunia pendidikan Indonesia yaitu:
• Prof. Dr. Arief Rachman, M.Pd – Guru Besar UNJ dan Akademisi
• Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA – Pengamat dan
Praktisi Pendidikan
• Zanipar S.A Siadari – Head of Visual Instrument and Printer Department Epson
Indonesia
Acara ini dihadiri pula oleh sejumlah Asosiasi dan Komunitas Guru dan Tenaga
Kependidikan yaitu:
• Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)
• Ikatan Guru Indonesia (IGI)
• Federasi Guru TIK dan KKPI Nasional (FGTIKKNAS)
• Komunitas Guru TIK dan KKPI (KOGTIK)
• Himpunan Pendidik Penggerak 4.0 (HIPPER 4.0)
• Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK)
• Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI)
• Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI)
• Pendidik Indonesia Pelopor Perubahan (PIPP)
• Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN)
• Perhimpunan Sekolah SPK Seluruh Indonesia (PSSI)
• Asosasi National dan Private School (ANPS)
• Perkumpulan Teacherpreneur Indonesia Cerdas (PTIC)
• Forum Taman Baca Masyarakat (TBM)
• Association for International School Educator Indonesia (AISEI)
• Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)
• Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia
(HIMPAUDI)
• Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional (FTPKN)
Serta jajaran Manajemen Epson Indonesia yaitu:
• Muto Yusuke – Managing Director of Epson Indonesia
• Muhammad Husni Nurdin – Head of Finance and Corporate Services Epson Indonesia
• Riswin Li – Head of Marketing Division Epson Indonesia
Melalui kata sambutan dan pidato pembukanya, Dr. Iwan Syahril, Ph.D – Direktur Jenderal
Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementrian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi,
menyampaikan apresiasi kepada PT Epson Indonesia bersama 17 Asosiasi dan Komunitas
Guru Indonesia yang berkolaborasi melalui kegiatan Webinar Pendidikan Nasional ini sebagai
bukti nyata keperdulian PT Epson Indonesia dalam membantu pulihnya Pendidikan Indonesia.
“Saya memberikan appresiasi yang setinggi-tingginya kepada guru guru Indonesia, yang
memiliki resiliensi yang tinggi yang tidak ingin kalah dengan kondisi dan terus bahu membahu
membantu satu sama lain, bergerak tulus dari hati, berinovasi, berkreasi, dalam menciptakan
pembelajaran yang terbaik bagi anak anak kita di masa pandemic” ujar Dr. Iwan Syahril,
Ph.D.
Selain itu, Prof. Dr. Arief Rachman, M.Pd – selaku Guru Besar UNJ dan Akademisi,
menyatakan bahwa “Pada masa pandemi yang menantang seperti saat ini guru guru harus
selalu berinovasi untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dengan
pemanfaatan teknologi pendukung dan berlandaskan profesionalisme dengan
mengedepankan prinsip prinsip dasar dari pendidikan diantaranya Disiplin, Kemartabatan dan
Struktur, serta sekaligus mengembangkan 21 Nilai Karakter”
Pernyataan ini diperkuat juga oleh Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil.,
MA juga menyatakan apresiasinya “Guru guru Indonesia melakukan inovasi dalam kegiatan
pembelajaran sehari hari menjadi pembelajar sejati, menciptakan pembelajaran yang
beragam dengan kreativitas yang meningkat melalui literasi teknologi. Itulah sebabnya
peranan teknologi memegang peranan strategis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih
menyenangkan, interaktif dan dua arah dan lebih berpusat kepada siswa-siswi terutama pada
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) seperti pada saat ini untuk memulihkan
Pendidikan Indonesia”
Epson Indonesia juga secara khusus juga memberikan beberapa solusi teknologi yang dapat
mendukung kegiatan belajar-mengajar melalui produk-produk yang dirancang khusus
memenuhi kebutuhan guru dan tenaga pendidik untuk semakin interaktif dan inovatif dalam
melaksanakan kegiatan belajar-mengajar, serta mewujudkan digitaliasi sekolah melalui
produk Epson EB-E500.
“Kami memahami sepenuhnya bahwa pandemi telah menjadi tantangan besar bagi kita
semua, khususnya di bidang pendidikan. Epson akan selalu berusaha untuk bisa menjadi
mitra teknologi pendidikan melalui inovasi dan teknologi terbaik di produk-produk kami. Kami
ingin selalu dapat memberikan solusi fungsional dalam membantu dunia Pendidikan dapat
menghadirkan pembelajaran yang lebih menyenangkan dengan kualitas lebih baik sehingga
dapat mengatasi tantangan yang dihadapi oleh Dunia Pendidikan baik pada saat ini maupun
pada masa yang akan datang, terlebih pada saat ini saat ini sekolah telah menerapkan
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Dan, ini telah menjadi komitmen Epson untuk
terus memberikan solusi terbaik bagi dunia pendidikan Indonesia.” ucap Muto Yusuke,
Managing Director of Epson Indonesia.
Epson Indonesia telah aktif berkontribusi kepada dunia Pendidikan melalui peluncuran
produk produk LCD Projector, Printer, Document Scanner yang secara khusus ditujukan bagi
penggunaan sekolah dalam rangka mewujudkan digitaliasi sekolah. Selain itu, Epson
Indonesia juga aktif melalui kegiatan CSR dengan mendonasikan 400 sekolah dan 700 buah
produk LCD Projector dan Printer, serta juga berpartisipasi pada 248 Webinar Pendidikan,
serta berbagai pelatihan guru yang dihadiri oleh kurang lebih 53.000 guru dan tenaga
pendidik.
Pada Perayaan Hari Guru Nasional 2021 ini, Epson juga menunjukkan komitmen pada dunia
pendidikan Indonesia melalui dukungan satu set Proyektor Epson EB-E500 kepada 15
sekolah dan institusi pendidikan yang berasal dari Sumatera hingga Papua yaitu:
1. SMAN 1 Lhoksukon, Aceh
2. Yayasan Tunas Karya, Riau
3. SDN 14 LUBUK BESAR, Bangka Tengah
4. SMKN 4 Kota Bengkulu
5. Pondok Pesantren Annida, Lampung
6. SMPS MATHLA UL HIDAYAH CIPANA, Banten
7. Yayasan Mardi Yuana, Jakarta
8. MTs Harun Al Rasyid, Nagrek
9. Ponpes Salaf Alhasani, Malang
10. SDN 001 Payung-Payung, Berau, Kalimantan Timur
11. TK Sari Asih, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat
12. SDN 1 Sambujang, Ogodeide, Sulawesi Tengah
13. SMAN 24 Bone, Sulawesi Selatan
14. SD Xaverius A1 Ambo, Maluku
15. SD YPK YEFLIO Kab Sorong, Papua
“Kami melihat bahwa dunia pendidikan Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam
menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh. Adopsi terhadap penggunaan teknologi serta
konsentrasi siswa yang kurang terpusat karena pembelajaran cenderung satu arah telah
membuat kami sebagai perusahaan teknologi berinovasi guna membantu dunia pendidikan
Indonesia, khususnya bagi Bapak dan Ibu Guru agar mampu menjalankan pembelajaran jarak
jauh yang lebih menyenangkan, interaktif dan dua arah dengan memanfaatkan Proyektor
Interaktif dan proyektor ruangan kelas. Hal ini juga yang memotivasi kami memberikan
dukungan proyektor kepada beberapa sekolah yang telah direkomendasikan oleh berbagai
Komunitas dan Asosiasi Guru yang telah berkolaborasi bersama Epson Indonesia dalam
meningkatkan kualitas belajar-mengajar di Indonesia.” ujar Zanipar S A Siadari, Head of
Visual Instrument dan Printer Department, Epson Indonesia
Yosi Mokalu – Ketua Umum Siberkreasi, selaku moderator dari webinar juga memberikan
kesimpulan di akhir acara dengan merangkum bahwa “Guru harus bangkit dan memotivasi
diri, harus kuat dan terus belajar, berkolaborasi serta berinovasi dengan pemanfaatan
teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, sehingga
pada saat yang sama dapat berkontribusi untuk memulihkan Pendidikan serta bersama
membangun bangsa Indonesia”
Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada Dunia Pendidikan Indonesia, Epson
Indonesia menghadirkan model proyektor yang dirancang khusus untuk segmen pendidikan
di Indonesia yaitu: EB-E500 proyektor ini adalah generasi kelima proyektor Epson yang
dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penggunan proyektor oleh guru-guru dan
tenaga pendidik di sekolah. Dilengkapi dengan menu Bahasa Indonesia, juga memberikan
garansi yang lebih panjang yaitu 3 tahun untuk unit proyektor dan 2 tahun atau 1000 jam
(atau mana yang terlebih dahulu tercapai) untuk lampu proyektor yang membuat proyektor ini sangat ramah dan mudah digunakan oleh para guru dan tenaga pendidik.
Informasi dari model proyektor Epson ini silakan kunjungi situs web www.epson.co.id atau
distributor lokal Epson terdekat di lokasi Anda. (*)