Minggu, 24 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9414

23 Reka Adegan Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Batam

0

batampos.co.id – Polisi melakukan rekonstruksi atas kasus pembunuhan Dewi Permatasari, istri yang dibunuh oleh suaminya sendiri, Andri Arisandi di Kabil, Nongsa, Kota Batam, Senin (14/6/2021).

Dari rekonstruksi yang dijalani pelaku, terlihat ada 23 reka adegan. Pada adegan keenam, merupakan yang paling fatal.

Dimana, Andri membunuh dengan cara mencekik leher istrinya usai berhubungan badan.

”Adegan 6 ini paling menonjol,” kata Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Fian Sofyan, Senin (14/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Dari berbagai adegan yang diperagakan pelaku, Syofian mengatakan, semuanya cocok
dengan seluruh pengakuan korban, bukti dan keterangan para saksi.

”Proses rekonstruksi kami jalankan sesuai keterangan pelaku dan saksi yang ada di berita acara. Selain itu, tidak ditemukan adanya fakta-fakta baru,” tuturnya.

Usai melakukan pembunuhan ini, korban segera menyerahkan diri ke Polsek Nongsa. Reka adegan ini berjalan lancar dengan pengamanan ketat oleh petugas dari jajaran Polsek Nongsa.

Proses ini berlangsung singkat. Pelaku juga tidak banyak bicara selama proses rekonstruksi ini.

Terkait dengan motif pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku, Syofian mengaku sejauh ini adalah akibat cemburu.

Pelaku yang selama ini berada di Malaysia, mendengar kabar miring soal istrinya.

”Beberapa kali sebelumnya mereka sudah cekcok, akibat kabar-kabar yang didengar
pelaku ini,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat 3 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga, Jo pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

”Kami akan segera melakukan mengirimkan berkas kasus ini ke kejaksaan,” tutur Syofian.(jpg)

Catat, Tak Ada Tambahan Waktu Pendaftaran PPDB

0

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam masih membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tingkat SD negeri (SDN) hingga, Selasa (15/6) ini. Berdasarkan data terakhir, total pendaftar sudah mencapai 9.804 calon peserta didik.

Meski begitu, Disdik Batam tidak akan menambah jadwal waktu pendaftaran. Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, untuk tingkat SD, jumlah total anak berusia 6 hingga 7 tahun sebanyak 22.375 orang.

Hal ini berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam.

”Angka total tersebut masih di bawah daya tampung SDN dan swasta yang mencapai 26 ribu kursi. Jadi kalau pendaftaran berimbang, maka semua siswa bisa ditampung,” katanya, Senin (14/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia menyebutkan, untuk kuota pendaftaran yang tersedia untuk jenjang SD negeri, mayoritas merupakan kategori zonasi.

Mereka yang berdomisili dekat dengan lokasi sekolah, akan diprioritaskan diterima. Selain itu, calon peserta yang berusia 7 tahun, juga dipastikan diterima di SD negeri.

Tahun ini, rencana daya tampung (RDT) sebanyak 11.420 kursi, jumlah rombongan belajar 317. Untuk jalur zonasi menyediakan kuota 5.710 kursi, jalur afirmasi 1.732 kursi, jalur perpindahan orangtua 534 kursi.

Berdasarkan total pendaftar yang masih di angka sembilan ribu orang, Hendri mengatakan, jumlah daya tampung masih tersedia untuk saat ini.

Namun, kendalanya pada pendaftaran ini yang dikhawatirkan tidak merata, sehingga daya tampung satu sekolah melebihi yang tersedia.

”Kalau sudah seperti ini, tentu harus dilakukan pemerataan ke sekolah yang masih lowong. Pemerataan ini bertujuan untuk mendistribusikan siswa yang tidak tertampung di satu sekolah,” bebernya.

Sebelumnya, sekolah swasta juga sudah melakukan penerimaan siswa lebih awal. Hal ini cukup membantu sekolah negeri untuk mengatasi ketersediaan kursi.

Kolaborasi SD swasta dan negeri, bisa mengatasi krisis daya tampung yang selalu dikelu-
hkan di sekolah negeri.

”Semua bermitra, dan memiliki mutu yang sama, bahkan tidak sedikit sekolah swasta yang lebih unggul. Jadi kalau sebagian sudah diterima di swasta, artinya tidak ada kendala soal PPDB SD ini,” tambahnya.

Hendri mengungkapkan, tidak akan ada penambahan waktu pendaftaran. Sesuai
rencana pendaftaran akan ditutup hari ini.

Seleksi akan dilanjutkan di hari berikutnya. Pengumuman siswa akan diinformasikan melalui pesan singkat ke orangtua atau nomor lainnya yang sudah diberikan saat mendaftarkan peserta didik.

”Tanggal 16 Juni kami langsung lanjut ke PPDB tingkat SMPN,” ucapnya.(jpg)

Tampil Massive dan Aggressive

0

batampos.co.id – Hallo Sobat dan konsumen Honda! mari kita bersama-sama tetap menjaga kesehatan dan selalu terapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun agar di New Normal ini kita bisa semakin semangat, aktif dan produktif tentunya bersama Honda yang selalu setia menemani hari harimu.

Nah, bulan Juni makin terasa lengkap karena PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda Kepri) selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda di Kepulauan Riau memberikan penawaran menarik untuk konsumen setia Honda wilayah Batam ada New CB150R StreetFire motor yang belum lama ini resmi di launching di Batam.

Bagi pecinta motor sport keren dan tangguh ini bisa didapatkan hanya dengan DP Rp2,9 juta, anggsuran mulai dari Rp1 jutaan, dan setiap pembelian diberikan potongan total sampai Rp1,7 jutaan, tidak hanya itu kamu juga mendapatkan Jaket keren dan juga Paket Free Plat Holder.

All New CB150R StreetFire memiliki performa tinggi di setiap putaran berkat pengaplikasian mesin 150cc, DOHC 4 katup, 6 kecepatan, dan berpendingin cairan. Akselerasi yang dihasilkan oleh model ini mampu mencapai 10,5 detik (0-200m).

PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda Kepri) selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda di Kepulauan Riau memberikan penawaran menarik untuk konsumen setia Honda wilayah Batam ada New CB150R StreetFire motor yang belum lama ini resmi di launching di Batam. Foto: Capella untuk batampos.co.id

All New CB150R StreetFire menggunakan lampu LED di semua sistem pencahayaan dengan daya tahan yang lama.

Sensasi teknologi tinggi dapat dirasakan pada panel indikator digital terbaru yang berisi informasi lengkap dengan desain yang compact dan visibilitas yang sangat baik.

“All New Honda CB150R StreetFire sebagai pilihan untuk para pecinta motor sport kini hadir dengan pilihan tipe Standar dan tipe Spesial Edition,” ungkap Syaiful.

Penyematan ban yang lebar meningkatkan daya cengkram maksimal sekaligus memberikan rasa aman baik saat menikung maupun pada kecepatan tinggi.

Dukungan wavy disc brake di bagian rem cakram depan dan belakang semakin meningkatkan kemampuan pengereman.

Untuk wilayah Tanjung Pinang cukup dengan DP Rp3,1 juta dan angsuran mulai dari 1 jutaan dan di berikan dan setiap pembelian diberikan potongan total sampai Rp1,9 jutaan, gratis jaket keren dan juga Paket Free Plat Holder.

“Tunggu apa lagi mari kunjungi Dealer terdekat atau cukup dengan menghubungi dari rumah maka Dealer jaringan kami siap membantu seluruh konsumen Honda”, tutup Syaiful.(*/nto)

Di Batam, Pasien Covid-19 Mendekati 11 Ribu Orang

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam terus bertambah dan hingga Senin (14/6/2021) ada 100 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id diketahui, dari jumlah tersebut diketahui 70 orang bergejala, 17 orang tanpa gejala, 1 orang terkonfirmasi perjalanan impor dan 12 orang kontak erat dengan pasien Covid-19 sebelumnya.

Dengan penambahan tersebut total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 10.972 orang.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Senin (15/6/2021).

Pada hari yang sama juga terdapat pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 79 orang. Sehingga saat ini total pasien yang sembuh sebanyak 9.626 orang.

Sementara warga Kota Batam yang meninggal dunia karena Covid-19 sebanyak 226 orang dan dalam perawatan 1.120 orang.

Hingga saat ini Kota Batam juga masih masuk dalam zona merah. Meski begitu masih ada satu kecamatan yang zona hijau yakni Bulang.

Sedangkan dari jenis kelamin, pasien covid-19 di Kota Batam didominasi oleh pria yakni sebanyak 5.720 orang. Sementara wanita sebanyak 5.252 orang.(*/esa)

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD 2,36 Miliar

0

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2021 mengalami surplus sebesar USD 2,36 miliar. Angka ini berasal dari sektor nonmigas USD 3,49 miliar, dan defisit USD 1,13 miliar di sektor migas.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, selama Januari hingga Mei 2021 neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar USD 10,17 miliar. Rinciannya, pada Januari surplus USD 2 miliar, Februari surplus USD 2,01 miliar, Maret surplus USD 1,57 miliar, April surplus USD 2,19 miliar, dan Mei Surplus USD 2,36 miliar.

“Neraca perdagangan barang Indonesia Januari-Mei 2021 surplus USD 10,17 miliar,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (15/6).

Suhariyanto menjabarkan, nilai impor Indonesia per Mei 2021 mencapai USD 14,23 miliar. Angka tersebut turun 12,16 persen dibandingkan April 2021, namun naik 68,68 persen dibandingkan Mei 2020.

Sementara, nilai ekspor Indonesia per Mei 2021 mencapai USD 16,60 miliar. Nilai tersebut turun sebesar 10,25 persen dibanding ekspor April 2021. Namun, jika dibandingkan dengan ekspor Mei 2020 nilai ekspor naik cukup signifikan sebesar 58,76 persen.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan surplus Januari hingga Mei tahun tahun ini yang sebesar USD 10,17 miliar, angka ini juga jauh lebih besar dibanding periode yang sama tahun 2020 yang sebesar USD 4,18 miliar.

“Kita harap ke depan neraca perdagangan kita terus surplus dengan tren yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.(jpg)

Meski Sudah Vaksinasi Covid-19 Tetap Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Sudah divaksinasi Covid-19 bukan berarti seseorang bisa mengabaikan protokol kesehatan. Sebab walau sudah divaksinasi pun seseorang bisa terinfeksi Covid-19.

Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan masyarakat jangan sampai jenuh dan bosan untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Masyarakat harys tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

“Hal ini juga berlaku bagi yang telah divaksinasi,” tegas Nadia dalam keterangan resmi Kemenkes, Selasa (15/6).

Nadia menambahkan kita tidak ingin lonjakan kasus yang terjadi di sejumlah provinsi dan mengakibatkan angka keterisian rumah sakit melonjak drastis terjadi di daerah tempat kita tinggal. Ia menegaskan masyarakat harus memikirkan bukan hanya kesehatan diri sendiri, namun juga anggota keluarga kita yang lain dan juga tenaga kesehatan yang bekerja sangat keras dalam menangani pasien.

Menurutnta bahwa lonjakan kasus yang terjadi saat ini adalah akibat pergerakan masyarakat yang terus meningkat sejak awal Ramadan hingga puncaknya setelah Idul Fitri. Diperkirakan jumlah orang yang berpindah dari satu kota ke kota lainnya selama arus mudik ataupun arus balik mencapai 5 hingga 6 juta orang.

“Kondisi ini yang menjadi penyebab lonjakan kasus ditambah kendornya protokol kesehatan di masyarakat sehingga laju penularan virus di masyarakat penyebab semakin meningkat,” kata dr. Nadia.(jpg)

Pelni Tak Layani Pembelian Tiket Secara Tunai

0

batampos.co.id – PT Pelni Batam di Sekupang tak lagi menerima pembayaran dengan sistem tunai, melainkan berganti nontunai. Sayangnya, belum semua warga mengetahui kebijakan tersebut, sehingga banyak yang sudah terlanjur sampai di loket pembelian tiket kapal namun tak siap untuk membayar dengan sistem nontunai.

Hal itu dialami Gugun, 40, warga Bengkong. Ia datang jauh-jauh dari Bengkong ke Sekupang untuk membeli tiket Pelni tujuan Batam-Jakarta, namun tidak bisa membayar secara tunai.

”Katanya enggak bisa bayar cash, harus nontunai. Mana enggak ada duit di ATM pula,” kesal Gugun di kantor Pelni di Sekupang, Senin (13/6).

Namun, saat akan meninggalkan kantor Pelni, ia didatangi oleh seorang pria yang menawarkan pembelian tiket menggunakan ATM-nya. Tetapi, Gugun diminta membayar uang jasa pembayaran nontunai tersebut sebesar Rp 20 ribu. Lantaran ingin cepat membeli tiket, Gugun menyanggupi permintaan itu.

”Ada yang nawarin, ya saya terima. Yang saya mau tanyakan, apakah memang enggak bisa bayar tunai lagi?” tanya Gugun.

Kepala Pelni Cabang Batam, Kapten Agus, mengatakan, Pelni tidak lagi menerima transaksi pembelian tiket kapal secara tunai. Pembayaran dilakukan secara nontunai. Hal ini telah diberlakukan di seluruh Indonesia.

”Cashless (nontunai) sudah berlaku di seluruh cabang PT Pelni di Indonesia,” kata Agus.

Sementara, kata dia, biaya yang harus dibayar juga harus sesuai dengan harga yang tertera. Jika ada petugas yang melebihkan dari harga tersebut, ia meminta calon penumpang melapokan ke pihak Pelni.

”Kalau petugas (kami), saya pastikan sesuai dengan biaya tertera,” tegas Agus.

Agus juga meminta calon penumpang agar menghindari pembelian tiket Pelni melalui jasa atau oknum calo. Pembelian tiket melalui calo akan merugikan penumpang itu sendiri. Sebab, harga yang ditawarkan lebih tinggi dari harga resmi yang dikeluarkan Pelni.

”Membeli tiket menggunakan calo atau jasa yang tidak resmi itu merugikan calon penumpang itu sendiri. Di luar kantor sudah kita tulis besar-besar untuk tidak terbujuk calo,” tegas Agus. (*/jpg)

Pajak Hanya Berlaku untuk Sembako Premium

0

batampos.co.id – Pemerintah memastikan bahwa pajak pertambahan nilai (PPN) tidak akan dikenakan pada semua bahan kebutuhan pokok atau sembako. Produk yang dijual bebas di pasar tradisional bakal tetap bebas PPN. Rencananya, pajak hanya dikenakan pada sembako premium.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Neilmaldrin Noor, menjamin PPN sembako tidak akan sembarang diterapkan. ”Misalnya, barang-barang kebutuhan pokok yang dijual di pasar tradisional. Ini tentunya tidak dikenai PPN. Akan berbeda ketika sembako ini sifatnya premium. Jadi, barang kebutuhan pokok yang dikenai adalah yang premium,” terangnya, Senin (14/6).

Neil menyatakan, kebijakan yang saat ini diterapkan menimbulkan distorsi. Juga, tidak tepat sasaran. Pasalnya, tidak ada pembedaan antara jenis barang, harga, dan kelompok masyarakat yang mengonsumsinya.

Dia lantas mencontohkan daging. Ada berbagai jenis daging yang beredar dalam masyarakat. Rentang harganya pun beragam. Daging segar di pasar tradisional dan daging wagyu, harganya berbeda.

Demikian pula target konsumennya. Namun, sejauh ini, sama-sama tidak dikenai PPN. Neil menegaskan, kebijakan perluasan objek PPN sangat mempertimbangkan prinsip ability to pay. Yakni, kemampuan para wajib pajak (WP) membayar barang/jasa yang mereka konsumsi.

”Maka, harus ada pembeda antara kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat umum dan kebutuhan pokok yang tergolong premium. Jadi, ini untuk keadilan,” urainya.

Prinsip yang sama, menurut Neil, juga berlaku untuk biaya pendidikan. Dia memastikan tidak akan ada pungutan sama sekali bagi sekolah umum. Khususnya, sekolah yang keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. Nanti, PPN hanya diberlakukan pada yang bersifat komersial.

”Jadi tentunya kita lihat pendidikan yang ada saat ini. Let say TK, SD, SMP, SMA secara umum tidak dikenakan PPN. Tapi, jasa pendidikan komersial akan dikenakan PPN,” jelas Neil.

Sebelumnya, Direktur dan Founder Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menyatakan, wacana kenaikan PPN biaya pendidikan seharusnya disetop. Dia merujuk pada skor membaca Indonesia pada 2018 lalu yang berada pada peringkat 74 dari 79 negara.

”Nah, kalau dikasih PPN, efeknya akan kepada kualitas pendidikan. Terutama, di sekolah swasta dan PTN,” jelas Bhima kepada Jawa Pos (grup Batam Pos).

Dia meminta pemerintah dan DPR menghentikan pembahasan wacana tersebut. Menurut dia, rencana itu kontraproduktif dengan rangkaian upaya pemulihan ekonomi. ”Ini tidak hanya kontradiktif, tapi juga kontraproduktif dengan cita-cita pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi,” tegasnya.(*/jpg)

Sidang Kasus Korupsi Rustam Efendi Digelar Kamis

0

batampos.co.id – Sidang kasus dugaan korupsi di Dinas Perhubungan Kota Batam yang melibatkan mantan Kadishub Batam Rustam Efendi dan mantan Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Batam, Heriyanto masih bergulir di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.

Agenda sidang yang rencananya digelar Kamis (17/6) adalah pemeriksaan saksi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yan Elhas Zebua mengatakan ada 3 orang saksi yang direncanakan hadir dalam sidang nanti. Pemanggilan saksi sudah dilakukan dan diharapkan bisa hadir memberi kesaksian terkait dua terdakwa tersebut.

”Ya 3 orang saksi, statusnya dirahasian demi keamanan, jadi tunggu saat sidang nanti,” jelas pria yang akrab disapa Yan ini, Senin (15/6).

Menurut dia, saksi yang dihadirkan untuk memberi keterangan di sidang Rustam dan Heriyanto. Karena keterangan saksi itu saling berkaitan dengan dugaan perbuatan para terdakwa meski dalam berkas terpisah.

”Saksinya sama untuk terdakwa Rustam dan Heriyanto,” ujar Yan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasaan dealer mobil Se-kota Batam, Kamis (8/4). Ia diduga menjadi otak utama punggutan (pungli) terhadap izin Penerbitan SPJK yang merupakan syarat terbitnya Surat KIR (pengujian kendaraan bermotor).

Sedangkan mantan Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Batam, Heriyanto ditetapkan sebagai tersangka pertengahan Maret lalu. Heriyanto telah menjalani sidang perkara 12 April lalu, namun ditunda karena majelis hakim memberi kesempatan terdakwa didampingi pengacara.

Perbuatan Rustam bersama-sama Heriyanto telah mengganggu iklim investasi di Kota batam di tengah terpuruknya ekonomi di saat Pandemik Covid-19. Dimana mereka melakukan tindak pidana pemerasaan dengan cara punggutan liar. Bahwa pungli yang dilakukan terhadap penerbitan SPJK yang merupakan syarat terbitnya Surat KIR (pengujian kendaraan bermotor), dimana subjek pungli adalah Dealer Mobil se-Kota Batam.

Dari hitungan manual penyidik, para tersangka telah mendapat uang sekitar Rp 1,6 miliar terhitung sejak 2018 hingga 2020.

Mereka diduga melanggar Tindak Pidana Korupsi melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP atau 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP atau Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP. Ancaman huhukumnya diatas 12 tahun. (*/jpg)

Pembangkit Listrik Anambas Akan Diservis 6 Bulan, Daya Bisa Defisit

0

batampos.co.id – Manager PLN Unit Layanan Anambas, Hendrico, menyebut sehubungan dengan jam operasi 4 unit mesin pembangkit listrik maximum transmission unit (MTU) di PLTD Tarempa sudah melewati 12.000 jam, maka akan dilakukan pekerjaan pemeliharaan service besar dalam 6 bulan kedepan.

“Pekerjaan service besar dilakukan oleh tim teknisi dari Jakarta dan estimasi pekerjaan 1 unit mesin selama kurang lebih 50 hari dan 4 unit mesin yakni selama 6 bulan, dimulai dari tanggal 16 Juni 2021 mendatang,” ujar Hendrico, Selasa (15/6/2021).

Lanjut dia lagi mengutarakan, kondisi selama 6 bulan kedepan dalam pekerjaan service besar itu nantinya beban puncak pemakaian listrik di Pulau Siantan, Anambas, berkisar 2.500 kW sampai 3.000 kW.

Adapun daya mampu pembangkit listrik di Pulau Siantan dengan 4 unit mesin MTU masing-masing menghasilkan listrik kurang lebih 750 kW, 1 unit mesin cummins menghasilkan listrik 5. 000 kW dengan total pembangkit listrik yang dihasilkan sebesar 3.500 kW.

“Pekerjaan pemeliharaan mayor overhaul mesin MTU akan dilakukan secara bertahap atau bergiliran sehingga daya mampu pembangkit listrik di Pulau Siantan turun menjadi kurang lebih 2.750 kW,” jelasnya.

Masih kata dia, selama proses pekerjaan itu ada kemungkinan terjadi defisit daya listrik sebesar 250 kW di waktu beban puncak pemakaian listrik pelanggan.

“Jika terjadi defisit daya dalam proses pekerjaan pemeliharaan berlangsung maka akan dilakukan pemadaman bergilir,” ujarnya. (fai)