Minggu, 24 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9642

Pelaku Pariwisata Kota Batam Divaksin Covid-19

0

batampos.co.id – Ketua Asosiasi dan Perhimpunan Pariwisata di Kota Batam divaksinasi Covid-19 di Puskesmas Lubuk Baja, Rabu (3/3/2021).

Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Eddy Sutrisno, mengatakan, pada gelombang pertama ini ada 20 ketua asosiasi dan perhimpunan pariwisata yang divaksinasi Covid-19.

“Ini merupakan program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf),” ujarnya.

Menurutnya vaksin adalah salah satu cara menguatkan atau memulihkan kembali pariwisata di Kepri khususnya Kota Batam.

“Hari ini hari bersejarah bagi pelaku pariwisata Kota Batam yakni dilakukannya vaksin Covid-19. Vaksin ini salah satu cara untuk mendapatkan kembali kepercayaan wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” katanya.

Kata dia, vaksin Covid-19 bagi ketua asosiasi di Kota Batam akan terus dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan dan kesiapan bahwa Batam sudah siap menerima wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Hari ini (gelombang pertama) ketua asosiasi dan perhimpunan pariwisata sebagai contoh bagi pelaku pariwisata selanjutnya menyusul bagi pekerja pariwisata,” terangnya.

Ketua Asosiasi dan Perhimpunan Pariwisata di Kota Batam divaksinasi Covid-19 di Puskesmas Lubuk Baja, Rabu (3/3/2021). Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Adapun ketua asosiasi dan perhimpunan pariwisata yang mendapatkan vaksin tersebut di antaranya Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DPD Kepri, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam.

Kemudian Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Kepri, Asosiasi Spa Indonesia(ASPI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kepri, Putri Kepri, Persatuan Pembawa Acara (Perwara), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Batam, Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Batam, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (Asppi) dan Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Kota Batam.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam, Muhammad Mansyur, mengatakan, program vaksin Covid-19 bagi pelaku pariwisata sangat bagus untuk membangkitkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Batam.

Sebagai orang yang berhubungan langsung dengan wisatawan, program vaksin sangat dibutuhkan bagi pelaku pariwisata.

“Program (vaksin Covid-19) bagi asosiasi dan perhimpunan pariwisata yang diusulkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam ini sebagai suatu apresiasi Pemerintah Kota (Pemko) Batam terhadap pelaku pariwisata Kota Batam,” ucapnya.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan, pemberian vaksin ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan pelaku pariwisata Batam untuk mendukung program Kemenparekraf dalam menggairahkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Dengan pemberian vaksin ini juga diharapkan bisa memberikan kepercayaan kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara bahwa pelaku pariwisata kita sebagai garda terdepan siap menyambut wisatawan. Saya yakin pariwisata Batam segera pulih kembali,” ujarnya.

Selain pemberian vaksin, pelaku pariwisata Kota Batam sebelumnya diberikan sosialisasi pelaksanaan protokol kesehatan berbasis CHSE (cleanliness, Health, Safety dan enviroment sustainability) ditempat wisata.

Sebagai informasi CHSE merupakan program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf) yang artinya kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan.(*/esa)

Wartawan di Kota Batam Divaksinasi Covid-19

0

batampos.co.id – Puluhan wartawan di Kota Batam divaksinasi Covid-19 di Puskesmas Tanjung Sengkuang, Rabu (3/3/2021).

Ketua PWI Provinsi Kepri Candra Ibrahim, mengatakan, di Provinsi Kepri ada sekitar 200 wartawan yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

“Khusus di Batam ada 60 orang,” ujarnya.

Candra mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Batam karena sudah memfasilitasi pemberian vaksin Covid-19 kepada wartawan di Provinsi Kepri.

Ia menjelaskan, wartawan termasuk pekerja di garda terdepan untuk memberikan perkembangan terbaru mengenai Covid-19.

Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim saat hendak disuntik vaksin Covid-19. Vaksinasi Covid-19 untuk wartawan di Kota Batam dilakukan di Puskesmas Tanjung Sengkuang. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Ia mengatakan, tujuan PWI memfasilitasi vaksin sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19. Terlebih hingga saat ini belum ada obat untuk Covid-19.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Ini salah satu ikhtiar kita untuk tetap menjaga imun dan kekebalan tubuh. Sejauh belum ketemu jawabannya maka vaksinasi inilah salah satu ikhtiar atau usaha kita untuk terhindar dari Covid-19,” ucapnya.

Wartawan Posmetro Batam, Habibi, mengatakan, setelah divaksin dirinya tidak merasakan gejala apapun.

“Biasa aja, tak ada mual-mual atau pusing. Cuma nyeri aja,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan, hari ini ada tiga lokasi vaksinasi Covid-19.

“Pertama di Puskesmas Tanjung Sengkuang itu untuk wartawan, kemudian di Puskesmas Lubuk Baja itu untuk pelaku pariwisata, terakhir itu vaksin untuk anggota DPRD Batam di RS Awal Bros,” tuturnya.(esa)

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Diperiksa Jaksa Delapan Jam

0

batampso.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam tengah menangani kasus dugaan korupsi di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam.

Dari informasi yang diperoleh, dugaan korupsi tersebut terkait pungutan tertentu yang terjadi di Dishub dalam kurun waktu 2018 hingga 2019.

Penanganan kasus korupsi di Dishub Batam berawal dari adanya laporan ke Kejaksaan Negeri Batam.

Dari informasi itu, tim penyidik langsung turun mengumpulkan informasi terkait laporan tersebut.

Tahapan penanganan kasus juga sudah ditingkatkan dari proses penyelidikan ke proses penyidikan.

Pada proses awal penyidikan, tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Batam memeriksa langsung Kepala Dishub Kota Batam, Rustam Effendi, Selasa (2/3/2021).

Kepala Dishub Kota Batam, Rustam Effendi (kiri), meninggalkan kantor Kejari Batam usai menjalani pemeriksaan oleh tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Batam, selasa (2/3/2021). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Rustam diperiksa kurang lebih delapan jam, mulai pukul 09.00 WIB dan baru keluar pukul 19.15 WIB (termasuk isoma/istirahat, salat, dan makan, red).

Sekadar informasi, penyelidikan adalah serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana, guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan menurut cara yang diatur da-
lam undang-undang.

Sementara penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu
membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna
menemukan tersangkanya.

Pantauan Harian Batam Pos, Rustam datang memenuhi panggilan
kejaksaan untuk diperiksa sebagai saksi sekitar pukul 09.00 WIB.

Ia datang menggunakan mobil Toyota Inova hitam. Rustam tampak didampingi asisten pribadinya.

Ia kemudian melapor ke media center untuk meminta kartu identitas tamu dan langsung menuju lantai 2 ke ruangan pidana khusus (pidsus).

Setelah 2,5 jam lebih diperiksa atau tepatnya pukul 11.43 WIB, Rustam akhirnya keluar ruangan penyidikan untuk istirahat makan siang dan melakukan ibadah (isoma).

Rustam yang mengenakan kemeja putih lengan panjang langsung ngacir ketika melihat keberadaan sejumlah awak media.

Namun, langkah tergopoh-gopohnya kalah cepat dengan awak media yang ada di depan.

Ketika ditanya terkait keberadaanya di ruang pidana khusus selama 2,5 jam, Rustam mengaku hanya untuk koordinasi. Ia membantah diperiksa.

”Hanya untuk koordinasi saja,” ujar Rustam yang langsung masuk ke ruang media center kantor Kejari Batam untuk mengembalikan
kartu tamu, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Tak hanya itu, di ruang media center, Rustam tak langsung keluar. Ia sempat duduk beberapa saat dan akhirnya memanggil petugas keamanan kejaksaan.

Tak berapa lama, ia pun keluar ruangan media center didampingi petugas keamanan Kejari Batam, sembari langsung bergegas masuk ke dalam mobil.

Namun, sebelum menutup pintu mobil, Rustam sempat menampik diperiksa karena kasus dugaan korupsi.

Ia kembali menegaskan kedatangannya hanya untuk koordinasi.

”Tak ada kasus korupsi,” ujarnya.

Setelah isoma, Rustam kembali menjalani pemeriksaan lanjutan di lantai 2 ruang Pidsus. Ia baru keluar sekitar pukul 19.15 WIB dengan wajah lelah dan berkeringat dari ruang pemeriksaan.

Ia keluar ditemani staf kejaksaan. Saat disapa wartawan terkait kasus yang membelitnya, Rustam lagi-lagi mengelak.

“Nggak, nggak,” ujarnya sambil bergegas menaiki mobilnya yang sudah menunggu di halaman Kejari Batam.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Batam, Hendarsyah Yusuf Permana, tak menampik adanya pemeriksaan Rustam. Namun ia enggan berkomentar lebih lanjut.

”Di Pidsus mana ada kasus pidana umum. Untuk lebih lanjut tanya Kajari saja ya,” ujarnya.

Kepala Kejari Batam, Polin Oktavianus Sitanggang, juga membenarkan adanya penanganan kasus dugaan korupsi Dishub Batam.

Bahkan, menurutnya, proses penanganan dugaan korupsi itu sudah naik tingkat dari penyelidikan ke penyidikan.

”Iya, memang ada pemeriksaan terkait dugaan korupsi. Kalau tak salah, hari ini (kemarin, red) pemeriksaan kepala dinasnya. Berdasarkan surat, proses sudah ditingkatkan ke penyidikan,” tegas Polin saat dikonfirmasi Batam Pos.

Namun, Polin enggan menjabarkan dugaan korupsi seperti apa yang terjadi di Disihub Batam.

Sebab hal itu masih dalam proses penyidikan untuk mengumpulkan alat bukti.

”Untuk perkara apanya belum bisa dibeberkan. Ini masih proses penyidikan,” terang Polin lagi.(jpg)

53 SMP di Batam Dapat Rekomendasi Belajar Tatap Muka

0

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mengeluarkan rekomendasi bagi puluhan SMP di Kota Batam untuk menggelar belajar tatap muka di sekolah pada tahap awal.

Adapun, yang mengantongi rekomendasi belajar tatap muka itu, terdiri dari 27 SMP swasta dan 26 SMP negeri.

“Di tahap pertama ini ada 53 SMP yang kita rekomendasikan belajar tatap muka,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, Selasa (2/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Sementara pada tahap kedua, Disdik Batam kembali merekomendasikan 20 SMP sederajat untuk belajar tatap muka.

Terdiri dari 10 SMP swasta dan 10 SMP Negeri. Sebelum memberikan rekomendasi ini, lanjut Hendri, tim melakukan verifikasi sesuai dengan surat kesepakatan bersama (SKB) empat menteri, yakni memperoleh persetujuan dari kepala dan komite sekolah, ketersediaan sanitasi kebersihan, mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan, tempat cuci tangan, disinfektan, penggunaan masker dan penyediaan alat pengukur suhu tubuh.

“Ada sejumlah verifikasi yang dilakukan sebelum memberikan rekomendasi,” ucapnya.

Siswa SMP Negeri 12 Batam mencuci tangan saat memasuki sekolah untuk mengikuti uji coba belajar tatap muka di sekolah, Kamis (25/2) lalu. Ada 53 SMP di Batam
yang dapat rekomendasi belajar tatap muka di sekolah. Foto: Cecep Mulyana/Bata Pos

Sebelumnya, ada 80 sekolah mengajukan belajar tatap muka. Sebanyak 63 sekolah di antaranya sudah menjalani verifikasi.

Dan baru 53 sekolah yang mengantongi rekomendasi tahap pertama.

Di dalam Verifikasi melibatkan unsur dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dewan Pendidikan dan Polsek setempat.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan, memastikan enam ceklis SKB 4 menteri dipatuhi dalam pelaksanaan belajar tatap muka.

Apabila diketahui ada anak didik atau pengajar yang tertular Covid-19, maka pihaknya akan menutup kembali kegiatan belajar tatap muka selama 14 hari.

Anita, salah satu orangtua siswa mengaku sepakat agar anaknya belajar tatap muka.

Namun, penerapan protokol (prokes) kesehatan pencegahan Covid-19 selama siswa-siswi berada di sekolah tetap perlu diprioritaskan.

“Asal penerapan protokol kesehatan benar-benar diperhatikan oleh pihak sekolah, saya tidak masalah tatap muka,” ujar Anita.

Arianto, orangtua siswa lainnya, mengaku tak khawatir melepas anaknya ke sekolah asal aktivitas belajar tatap muka digelar dengan menerapkan protkes ketat seperti yang dianjurkan
pemerintah.

Menurutnya, butuh adaptasi menerapkan belajar online yang selama ini dijalani. Sebab, pembelajaran secara daring dirasa belum maksimal.

“Pembelajaran daring pakai handphone, malah buat anak makin sering main game, bukannya belajar,” keluh Anita.

Orangtua lainnya, Gultom juga tak keberatan jika belajar tatap muka digelar.

Apalagi, anaknya sempat mengatakan ingin kembali belajar di sekolah.

“Katanya sudah enggak betah belajar di rumah, enggak ketemu guru dan teman-teman. Kalau lihat kondisi saat ini enggak masalah sebenarnya. Asal protkes tetap dijalankan,” ucap pria 43 tahun itu.(jpg)

BP Batam Jalin Kerja Sama dengan BAZNAS dalam Pengelolaan Zakat

0

batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, melakukan gebrakan baru dalam memberikan kemudahan bagi para pegawai BP Batam untuk membayar atau menyalurkan zakat profesinya.

Gebrakan baru itu, diwujudkan dengan BP Batam menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam berkaitan dengan pengumpulan dan penyaluran zakat profesi para pegawai di lingkungan BP Batam, Selasa (2/3/2021) di Balairungsari BP Batam, Batam Centre.

Penyerahan zakat profesi, infaq dan shadaqah dari Pimpinan beserta pegawai BP Batam dilakukan secara simbolis dari Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, kepada Ketua BAZNAS Kota Batam, Muhith Marzuki, disaksikan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam sambutannya, menyampaikan, zakat profesi yang ada di Kota Batam, khususnya pegawai BP Batam diharapkan dapat tersalurkan dengan baik.

Hal ini bertujuan agar pegawai BP Batam tidak perlu bersusah payah dalam pengurusannya, karena zakat ini bersifat wajib dan BAZNAS membantu pengelolaan zakat profesi pegawai BP Batam untuk dapat dikelola dengan baik.

“Saat ini zakat yang dilakukan pegawai BP Batam dapat dilakukan secara otomatis, kita minta pegawai mengikhlaskan untuk membayar zakat melalui pemotongan pada rekening, supaya pegawai tidak perlu repot untuk menyetor zakatnya,” kata Muhammad Rudi.

BP Batam menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kota Batam berkaitan dengan pengumpulan dan penyaluran zakat profesi para pegawai di lingkungan BP Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Muhammad Rudi, yang juga merupakan Walikota Batam, menyampaikan, jumlah masyarakat kurang mampu di Kota Batam ini cukup banyak dan dengan zakat yang telah terkumpul dapat membantu meringankan beban mereka.

Ketua BAZNAS Kota Batam, Muhith Marzuki, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BP Batam yang telah memercayai BAZNAS Kota Batam dalam mengelola zakat.

“Alhamdulillah kami dari BAZNAS Kota Batam mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada BP Batam yang telah memercayakan BAZNAS untuk mengelola zakat dari BP Batam, karena memang salah satu harapan kami adalah untuk masyarakat Batam dapat terbantu,” kata Muhith Marzuki.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua BAZNAS Kota Batam, menyampaikan Lima program BAZNAS Kota Batam, yaitu, Batam Sehat, Batam Cerdas, Batam Makmur, Batam Peduli, dan Batam Taqwa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; Para Anggota Bidang BP Batam, Pejabat Eselon 2 dan 3 di lingkungan BP Batam; serta para Wakil Ketua BAZNAS Kota Batam.

Bagi masyarakat yang ingin berinfaq atau berzakat dapat menyerahkan secara online dengan mengunduh aplikasi Muzaki Corner (BAZNAS) di play store atau dapat menyerahkan langsung ke Kantor BAZNAS Kota Batam yang terletak di Komplek Graha Kadin, Jl. Engku Putri No. 9, Teluk Tering, Kec. Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau 29432.(*)

Pengumuman, Pembelian Premium Pakai Kartu Kendali Ditunda

0

batampos.co.id – Pemberlakuan kartu kendali untuk syarat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Kota Batam, ditunda.

Jadwal pelaksanaan yang direncanakan pada awal Maret, bergeser jadi April mendatang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, alasan penundaan penggunaan kartu kendali karena terkendala beberapa faktor.

Di antaranya, jumlah kendaraan roda empat yang berkapasitas
silinder di bawah 2.000 cc cukup banyak.

Ditambah, dengan jumlah kendaraan roda dua yang jumlahnya
juga sangat banyak.

”Pelaksanaannya ditunda dulu hingga April mendatang, tak jadi awal Maret ini. Ternyata jumlah kendaraan di bawah 2.000 cc itu sangat banyak,” kata Gustian kepada seperti yang diberitakan Harian Batam Pos, Selasa (2/3/2021).

Menurut dia, jumlah kendaraan yang belum terkonfirmasi datanya, membuat pihaknya kesulitan membagi kuota premium yang hanya 147 ribu kiloliter (kl) untuk tahun ini.

Apalagi, premiun tak hanya digunakan kendaraan bermotor, namun juga untuk perahu nelayan.

”Beberapa kali kami evaluasi, jumlahnya beda-beda terus,” jelas Gustian.

Pelaksanaan kartu kendali untuk pembelian BBM jenis solar dapat dilakukan tepat waktu karena jumlah kendaraan berbahan solar sedikit.

Apalagi, ada pembatasaan tahun kendaraan, sehingga data kendaraan yang bisa mengisi bio solar cepat selesai.

”Kalau solar sudah jelas hanya mobil dan jumlahnya hanya 7.000-an,” terang Gustian.

Sampai saat ini, pihaknya masih terus menggelar rapat untuk pendataan.

Apalagi, kartu kendali dari BRI sudah sampai di Batam sebanyak 50 ribu lembar kartu.

”Pendataan ini perlu waktu, dan itu cukup sulit. Rapat tetap digelar dua kali seminggu,” jelasnya.

Disinggung terkait ketersediaan premium yang mulai mudah didapatkan karena adanya pembatasan pengisian Rp 100 ribu untuk sekali pembelian, menurutnya, hal itu tak memiliki dasar hukum.

Warga pun bisa menuntut protes atas pembatasaan tersebut sebagai konsumen yang mendapatkan hak pengisian tanpa adanya pembatasan.

”Sudah jelas pembatasaan itu tak sah, kami sudah surati Pertamina, tapi tak juga direspons. Pembatasan pembelian Ro 100 ribu itu tak ada dasar hukum,” tegas Gustian.

Sebelumnya, Sales Branch Manager Kepri PT Pertamina, William Handoko, mengatakan, sangat mendukung terlaksananya transaksi pembelian BBM jenis premium menggunakan kartu Brizzi.

”Apapun produknya, kami sangat mendukung yang namanya cashless (nontunai). Karena, selain mengantisipasi penyebaran Covid-19, pembelian menggunakan kartu ini memudahkan kami
dalam pendataan konsumsi BBM jenis premium,” Kata dia,
beberapa waktu lalu.

Sebelum direalisasikan, menurutnya, perlu ada sosialisasi kepada masyarakat bahwa BBM itu selain premium, juga ada pertalite, pertamax 92 dan pertamax turbo.

Mobil baru saat ini direkomendasikan untuk menggunakan seri pertalite ke atas.

Mengenai antisipasi tingginya permintaan daripada kuota, William mengatakan, masih mendata kendaraan.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan Pertamina dalam mendata
jumlah pemakaian premium. Serta, langkah antisipasi adanya tindakan pelangsir.

”Hal itu bisa terlihat dari pembelian BBM. Jika kendaraan tersebut berkali-kali melakukan pembelian, maka bisa jadi itu ada dugaan pelangsir. Karena semua transaksi terdata dan tercatat,” sebutnya.(jpg)

Hutan Bukit Mangsang Terbakar

0

batampos.co.id – Belasan hektare hutan lindung yang ada di bukit Mangsang, Seibeduk, terbakar.

Lokasi hutan yang sebagian ini digarap warga sebagai lokasi perkebunan ini terbakar pada, Senin (1/3/2021) dan api masih membara sampai, Selasa (2/3/2021) siang kemarin.

Pantauan di lapangan, api telah menghanguskan hutan yang ada di sekitaran lokasi bukit. Api bahkan merambat hingga ke lokasi permukiman warga yang ada di bawah bukit.

Surni, warga Mangsang mengatakan, saat kebakaran terjadi, api dengan cepat merambat ke mana-mana sehingga sulit dipadamkan.

Sejumlah armada kebakaran yang diterjunkan ke lokasi kebakaran, tak berhasil menjinakkan api dalam sehari.

Itu karena, selain kondisi medan yang tak memungkinkan, cuaca yang panas juga mempermudah api merambat ke mana-mana.

Kawasan hutan Mangsang, Seibeduk, yang terbakar sejak Senin (1/3/2021) hingga Selasa (2/3/2021) kemarin. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Kepulan asap serta bara api terjadi selama dua hari terakhir ini. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam, Azman, saat dikonfirmasi mengatakan, lokasi kebakaran cukup luas sehingga pihaknya belum bisa mengukur secara pasti.

”Cukup luas, cuma kita pastikan hari ini (kemarin) bisa diatasi semuanya karena yang tersisa saat ini cuma bara api saja,” kata Azman, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Terkait penyebab kebakaran, warga sekitar menduga ada unsur kesengajaan oleh oknum warga yang berniat membuka lahan hutan lindung tersebut sebagai lokasi perkebunan.

”Itukan sudah banyak kebun, jadi ada yang berniat buka baru dengan cara membakar. Tak tahu juga siapa yang membakar, cuma kemungkinan besar untuk berkebun,” kata Arya, warga
Mangsang lainnya.(jpg)

Gubernur Ansar Ingin Masyarakat Kepri Menikmati Sembako Murah

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Ansar Ahmad langsung melakukan langkah-langkah untuk meringankan beban masyarakat. Salah satunya agar masyarakat di kawasan perdagangan bebas mendapat sembako yang lebih murah dari harga saat ini. Apalagi dalam suasana pandemi yang berpengaruh pada kondisi ekonomi masyarakat.

“Tadi saya berdiskusi dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri, bagaimana agar harga bahan pokok lebih murah untuk masyarakat Kepri. Tentu dengan berbagai intensif dari kementerian, sehingga harga-harga di kawasan FTZ lebih murah dari daerah lain,” kata Ansar usai bertemu Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Didi Sumadi, di Jakarta, Selasa (2/3).

Gubernur Ansar Ahmad usai bertemu Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Didi Sumadi, di Jakarta, Selasa (2/3). (Foto:HumasPemprov)

Dalam pertemuan di Kantor Kemendag itu, Didi didampingi Direktur Impor Johni Martha. Gubernur Ansar yang didampingi Kadisperindag Burhanuddin juga memastikan bahwa harga sembako yang murah menjadi salah satu daya tarik investasi.

Karena dengan daya beli yang terjaga, membuat investasi juga terjaga. Kondisi ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi tinggi. Ini membuat investasi akan terus masuk.

Dalam pertemuan itu, berbagai hal juga dibincangkan Gubernur Ansar dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri. Selain bagaimana sembako di Kepri bisa murah, Gubernur juga mendorong ekspor produk pertanian, kelautan dan perikanan juga meningkat. Apalagi, Kepri berbatasan dengan banyak negara tetangga.

Memang selama ini ekspor produk-produk tersebut sudah berjalan. Namun, Gubernur ingin terjadi peningkatan. Terlebih sektor-sektor ini bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Malah dukungan Gubernur Ansar terhadap pertanian dan pelaku UMKM Kepri dikemukakan dalam rapat perdana di Dompak, Tanjungpinang. Gubernur menekankan agar OPD di Pemprov dalam menyelenggarakan setiap acara, agar fasilitas konsumsi yang diberikan disediakan harus memprioritaskan pemanfaatan produk olahan lokal.

“Kalau acara-acara Pemprov kedepannya saya minta agar makanannya, baik kue atau buah kalau bisa dari produk lokal, dari pembuat kue dan petani lokal kita. Dengan membeli dari petani lokal dan pembuat kue lokal kita tentunya sangat membantu mereka untuk terus bertahan dan bertahan dan kembali pulih di tengah pandemic,” jelas Gubernur.(jpg)

Disnaker Anambas Berharap Penyandang Disabilitas Diberi Kesempatan Kerja

0

batampos.co.id – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Anambas berharap penyandang disabilitas dapat diberikan ruang kesempatan untuk dapat berkerja di sektor perusahaan maupun swasta di daerah ini.

“Untuk bicara lebih lanjut, masalah lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas masih memang PR kita sebenarnya,” ucap Kepala Bidang Transmigrasi, Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Anambas, Arnof, saat dikonfimasi di ruang kerjanya, Selasa (2/3/2021)

Kepala Bidang Transmigrasi, Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Anambas, Arnof,, (Selasa (2/3/2021). (Foto:Faidillah/batampos.co.id)

Masih kata dia, untuk perusahaan perseorangan ada beberapa yang merekrut pekerja penyandang disabilitas kemudian juga dari pemerintah daerah ini, namun hal itu hanya sekitar nol koma sekian persen saja.

Menurutnya, sejauh ini jumlah penyandang disabilitas yang membutuhkan pekerjaan di Kepulauan Anambas belum diketahui secara pasti oleh pihaknya.

Namun kedepan pihaknya akan melakukan koordinasi pendataan pekerja penyandang disabilitas agar nantinya dapat diakomodir.

Sementara itu, penyandang disabilitas yang berkerja di perusahaan migas di daerah ini dipastikan tidak ada. Sebab perusahaan itu memang merekrut tenaga kerja dengan keahlian profesionalitas kemudian pekerjaan itu juga memiliki risiko tinggi.

“Karena pada dasarnya pekerjaan di perusahaan migas itu kan butuh tenaga, butuh loyalitas yang tinggi, masalahnya itu di sana.” (fai)

3 Korban Sriwijaya Air Tidak Teridentifikasi

0

batampos.co.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menyelesaikan proses identifikasi para korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta beberapa waktu lalu.

Sampai operasi ditutup, hanya 59 korban yang berhasil diidentifikasi.

“Dengan telah selesainya seluruh pemeriksaan dan kegiatan dalam prosesi DVI SJ 182 yang berlangsung seja 9 Januari 2021 maka pada hari ini Selasa 2 Maret 2021 pukul 13.50 WIB operasi SJ 182 secara resmi dinyatakan ditutup,” kata Kapusdokes Polri Brigjen Rusdianto di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (2/3/2021).

Rusdianto menuturkan, seluruh kantong jenazah dan properti yang diterima Tim DVI sudah diperiksa seluruhnya.

Tim DVI telah melakukan sidang rekonsiliasi sebanyak 15 kali. Hasilnya, 59 jenazah atau 95,2 persen berhasil diidentifikasi. Terdiri dari 30 laki-laki dan 29 perempuan.

“Metode identitas yang digunakan adalah pertama terindikasi melalui DNA, kemudian medis dan properti sejumlah 46 jenazah. Sedangkan yang teridentifikasi melalui jari sejumlah 13 jenazah,” jelasnya.

Pada hari terakhir ini, Tim DVI hanya berhasil mengidentifikasi 1 korban baru. Yakni Razana, 57. Dengan begitu, ada 3 penumpang yang tidak berhasi diidentifikasi. Mereka yakni Panca Widya, 46; Dania, 2; dan ketiga Artana bayi laki-laki umur 7 bulan.

Ilustrasi Sriwijaya Air Sj 182 (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat take off dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Berikut daftar korban Sriwijaya Air SJ-182 yang sudah teridentifikasi sejak hari pertama rekonsiliasi:

Teridentifikasi 11 Januari 2021
1. Okky Bisma, 29. (Pramugara)

Teridentifikasi 12 Januari 2021
2. Asy Habul Yamin, 36.
3. Fadly Satrianto, 38. (Co-pilot ekstra)
4. Khasanah, 50.

Teridentifikasi 13 Januari 2021
5. Indah Halimah Putri, 26.
6. Agus Minarni, 47.

Teridentifikasi 14 Januari 2021
7. Riko.
8. Ikhsan Adhan.
9. Supianto.
10. Pipit Piyono.
11. Mia Tresetyani (Pramugari).
12. Yohanes Suherdi.

Teridentifikasi 15 Januari 2021
13. Toni Ismail, 59.
14. Dinda Amelia, 15.
15. Isti Yudha Prastika, 34.
16. Putri Wahyuni, 25.
17. Rahmawati, 59.

Teridentifikasi 16 Januari 2021
18. Rosi Wahyuni, 51.
19. Riski Wahyudi. 26.
20. Neli, 49.
21. Beben Sofian, 58.
22. Mahfufatul Yeti Sriyaningsih.
23. Arifin Ilyas, 26.
24. Aneta Fauziah, 38.

Teridentifikasi 17 Januari 2021
25. Fau Nuntius Zai, 11 bulan.
26. Yuni Dwi Saputri, 34.
27. Iskandar, 52.
28. Okke Durotul Zannah, 24.
29. Keluarga menolak identitas korban dipublikasi.

Teridentifikasi 18 Januari 2021
30. Didik Gunardi, 49.
31. Athar Rizki Riawan, 8.
32. Gita Lestari, 36.
33. Fathima Ashalina, 2.
34. Rahmania Ekananda, 39.

Teridentifikasi 19 Januari 2021
35. Kolisun, 37.
36. Grislend Gloria, 28, (pramugari).
37. Faisal Rahman, 30.
38. Andi Syifa Kamila, 26.
39. Sinta, 23.
40. Mulyadi, 39.

Teridentifikasi 20 Januari 2021
41. Yulian Andhika
42. Ratih Windania
43. Teofilius Ura

Teridentifikasi 21 Januari 2021
44. Sevia Daru, 24.
45. Angga Fernanda Afrion, 27.
46. Rion Yogatama, 29.
47. Rusni, 44.

Teridentifikasi 22 Januari 2021
48. Yumna Fanisyatuzahra, 3.
49. Muhammad Nur Kholifatul Amin, 46.

Teridentifikasi 25 Januari 2021
50. Fazila Ammara, 6.
51. Sugiono Effendy, 36.
52. Yohanes, 33.
53. Nabila Anjani, 11.

Teridentifikasi 26 Januari 2021
54. Zurisya Zuar Zai, 8.
55. Umbu Kristin Zai, 2.

Teridentifikasi 29 Januari 2021
56. Afwan, 54. (Pilot Sriwijaya Air SJ-182).
57. Suyanto, 40.
58. Riyanto, 32.

Teridentifikasi 2 Maret 2021
59. Razana, 57.

Tidak Teridentifikasi
60. Panca Widya, 46.
61. Dania, 2.
62. Artana, 7 bulan.