Sabtu, 25 April 2026

Sekretaris PLN Batam: Kami Tak Bisa Bendung Aksi Mogok Pegawai

Berita Terkait

Sekretaris Perusahaan (Sekper) PLN Batam, Samsul Bahri. Foto: istimewa

batampos.co.id – Ancaman 480 pegawai PLN Batam yang tergabung dalam Serikat Pekerja PLN Batam yang akan mogok kerja tiga hari di awal 2017–jika tarif listrik Batam (TLB) yang baru tak juga disahkan hingga akhir 2016 ini, benar-benar menjadi persoalan serius. Pasalnya, jika pegawai mogok, maka operasional PLN Batam terhenti total sehingga aktivitas ekonomi Batam-Bintan bisa lumpuh total.

BACA: Pegawai PLN Batam Ancam Mogok, Awal 2017 Batam-Bintan Bisa Gelap Gulita

Sekretaris PLN Batam Samsul Bahri yang dihubungi Batam Pos terkait rencana mogok massal itu mengaku hanya bisa mengimbau, para pegawai PLN Batam agar tidak melakukan aksi mogok massal. Karena bila hal itu dilakukan, pasokan listrik PLN Batam akan berhenti total.

“Kalau bisa jangan (mogok), kawan-kawan serikat bisa bersikap realistis. Kalau mogok, tak ada operasi, Batam dan Bintan bisa gelap (blackout),” ungkapnya, Senin (26/12/2016).

Namun Samsul menegaskan pihaknya hanya bisa mengimbau. Pihaknya tak bisa membendung aksi yang hendak dilakukan 480 pegawai PLN Batam di semua lini itu. Karena keberadaan serikat di luar kewenangan managamen.

“Perusahaan dan serikat memiliki payung hukum yang berbeda. Aksi itu di luar kuasa managemen,” kata Samsul.

Informasi yang diterimanya, aksi yang dilakukan serikat pekerja untuk menyelamatkan perusahaan yang sudah berada di ujung tanduk.

“Itu hak mereka, wajar jika ingin membela perusahaan yang sangat mereka cintai,” bebernya.

Para pegawai terpaksa melakukan aksi mogok akibat penyesuaian tarif yang diajukan PLN Batam untuk keandalan listrik batam dan sekitarnya belum diberikan lampu hijau.

“Padahal kita tak semata-mata mencari keuntungan, apa yang kita dapat (keuntungan) langsung dikembalikan kepada masyarakat. Untuk meningkatkan keandalan hingga mengembangkan jaringan,” katanya.

Karena itu, pihaknya berharap DPRD dan Pemerintah segera mengambil keputusan, sehingga keandalan listrik di Batam bisa terus terjaga dengan baik. (ceu)

Update