Iklan
Nur Ismi Wahyudinie

batampos.co.id – Nur Ismi Wahyudinie saat ini tengah meniti karir sebagai staf administrasi di Kampus Politeknik Batam. Meski sibuk dengan rutinitas kerjanya, tak membuat dara yang akrab disapa Mimis ini puas.

Dara manis ini ternyata punya usaha sampingan yang fokus ia geluti sejak tiga tahun lalu. Namun menurutnya, usaha itu sudah ia mulai sejak masih duduk dibangku kuliah.

“Saat kuliah sudah mulai bikin handmade kecil-kecilan. Pas 2015, baru fokus bikin hantaran. Itu pun nekat setelah ada permintaan kalau ingin hantaran bikinanku,” terang gadis kelahiran Batam, 2 Februari 1992 silam.

Usaha anak pertama dari dua bersaudara ini ternyata dapat dukungan kedua orangtuanya. Ia pun mulai membagi waktu antara pekerjaan dan usahanya. Jika banyak pesanan, ia akan mengerjakan hantaran itu usai pulang kerja. Namun saat santai, hantaran itu baru dikerjakan pada Sabtu dan Minggu.

“Alhamdulillah mama mendukung, kadang dibantu mama juga. Biasanya bikin sendiri, karena beda tangan beda hasil juga. Dalam seminggu bisa mengerjakan 5 pesanan dan Alhamdulillah sudah bisa membagi waktu dengan kerjaan lain,” imbuhnya.

Menurutnya, hasil buah tangan itu sudah bisa dirasakan sejak duduk dibangku kuliah, meski dengan pendapatan masih kecil. Namun kini, karena pesanan sudah mulai banyak ia pun sudah mulai menikmati hasil dari jerih payahnya. Bahkan bulan April nanti, Mimis berencana membuka usahanya di sebuah ruko.

“Alhamdulillah sudah bisa mandiri sejak kuliah dan sekarang sudah bisa bantu-bantu orangtua. Rencananya bulan April nanti juga mau buka usaha di ruko, selama ini kan masih di rumah,” pungkas anak pasangan Hadi Suryoso dan Yun Firda ini. (she)