26.7 C
Batam
Senin, 28 Mei 2018

Firrina Sinatrya Sering Dinasehati Mertua

Nikahi Dua Wanita Sekaligus

Alasan Tantri Kotak Berhijab

Gosip

Buah Bibir Gosip

Natasha Fabiola Serepina Naomi Sinaga Penting Berkomunikasi dengan Baik

batampos.co.id – Berkomunikasi merupakan proses dalam penyampaian informasi. Tentu, dalam hal itu diperlukan cara berkomunikasi yang baik dan benar agar tidak salah paham. Bagi Tasha, hal tersebut ia tanamkan sedari dini.

“Komunikasi ini sangat penting. Maka itu dari kecil, sebagai warga Indonesia, pelajaran Bahasa Indonesia begitu saya cintai dan dipraktekkan dalam aktivitas organisasi,” kata gadis bernama lengkap Natasha Fabiola Serepina Naomi Sinaga itu.

Diusianya kini yang memasuki 23 tahun, Tasha berprofesi sebagai Staff Corporate Communication Telkomsel untuk wilayah Sumbagteng (Sumatera bagian tengah). Dari profesinya itu, jelas bahwa wanita kelahiran Medan tersebut memiliki public speaking yang baik.

“Saya senang berkomunikasi dengan banyak orang, tanpa harus memilih-milih pertemanan. Hal ini untuk melatih berkomunikasi yang baik tersebut,” paparnya, yang seorang Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara.

Putri kedua dari pasangan Dante Sinaga dan drg.Elizabeth Hanna Sibarani ini juga harus mengorbankan waktu bermainnya untuk fokus pada pekerjaan.

“Tamat kuliah memang langsung kerja, dan itu cukup menyita banyak waktu. Tapi karena saya menyukai bidang pekerjaan ini, saya tidak merasa rugi,” ungkap penghobi renang itu.

Dalam hidupnya, ia memiliki motto ‘try your best, do your best, and give your best’ (coba, lakukan dan berikan yang terbaik).

“Kata-kata ini jadi spirit hidup untuk tetap fokus di bidang yang disukai guna meraih masa depan nan cerah,” tuturnya. (rng)

Raditya Dika Tak lagi Jomblo, Udah Nikah Bro

Resmi Raditya Dika nikahi Anissa Aziza. (Yuliani NN/JawaPos.com)

batampos.co.id – Sabtu (5/5/2018) menjadi hari bersejarah bagai komedian, penulis, sekaligus sutradara, Raditya Dika.

Ia resmi melepas masa lajangnya dengan menikahi pesinetron cantik Anissa Aziza. Dengan demikian, gelar raja jomblo yang selama ini melekat pada lepas.

Kocaknya, sutradara film Target ini menyerahkan jabatan kehormatan tersebut kepada aktor Baim Wong.

“Bersama dengan terlaksananya akad nikah ini maka tanggung jawab itu (raja jomblo) gue serahkan ke Baim Wong. Semoga dia bisa meneruskan amanah dari gue sebagai raja jomblo sekarang ini,” kata Raditya Dika usai akad di Grand Ballroom Ritz Carlton Pacific Place SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5).

Radit pun mengajak orang-orang agar mendoakan Baim Wong bisa mengayomi para jomblo yang terlantar.

“Mari kita doakan dia (Baim Wong) bisa mengayomi jomblo-jomblo yang terlantar,” doanya serius.

Sebagaimana diketahui, sejak berpacaran dengan Anissa, status jomblo memang sudah lepas darinya. Namun, imej jomblo yang melekat bertahun-tahun terlanjur sulit dilepas dari pria 33 tahun ini.

Namun, nampaknya imej jomblo benar-benar akan lepas dari Raditya Dika setelah pernikahannya dengan Anissa.

Selamat menempuh hidup baru sebagai suami-istri, Raditya Dika dan Anissa Aziza. Serta, selamat memperoleh gelar Raja Jomblo Baim Wong!

(yln/JPC)

Balqis Hafifah Ramdhani Suka Berburu Kuliner dengan Pacar

batampos.co.id – Dalam menjaga penampilannya, Balqis Hafifah Ramdhani mengaku selalu berusaha menyeimbangkan hobi makannya dengan olahraga yang seimbang.Terlebih, beberapa makanan mengandung kandungan minyak yang berlebihan.

“Aku gak pernah takut akan bobot tubuh yang terus bertambah. Selama itu tidak menimbulkan penyakit dan masih ideal versi saya. Kalo versi orang bilang gemuk, ya bodo amat,” ujarnya.

Perempuan kelahiran Batam, 17 Februari 1994 itu juga senang menghabiskan waktunya bersama dengan pacarnya dengan berburu kuliner di berbagai tempat di Kota Batam. Dia tidak penting, makan di restoran mewah atau pedagang kaki lima.

“Terkadang nyari makan itu sampai keluar masuk gang kecil. Sering saya jumpai makanan yang enak itu justru makanan yang ditepi jalan dan masuk ke dalam gang,” tuturnya.

Perempuan yang akrab disapa Balqis itu mengatakan, ia punya hobi berburu kuliner semenjak lulus dari bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sewaktu itu, ia merasa bosan makan di rumah dan mencoba mencari makan diluar.

“Dari mencari makanan diluar itu, aku mulai menjadi hobby mencoba makanan satu ke makanan lain. Sampai lah sekarang ini jadi suatu kebiasaan,” katanya.

Sudah sejauh ini ia mengenal berbagai macam makanan, Balqis mengaku paling suka makanan yang pedas. Ia menyebut, dalam berburu kuliner tidak harus pada satu khas makanan saja. Asal makanan itu pedas, akan menjadi favorit Balqis.

“Tapi bukan berarti ga mau mencoba makanan yang rasanya manis. Selama makanan itu enak dan tidak menimbulkan efek alergi, oke saja menurut aku,” bebernya.

Dengan hobi makannya itu, Balqis juga mempunyai mimpi untuk membuka usaha kuliner suatu saat nanti. Namun, untuk saat ini dirinya belum bisa mewujudkan mimpinya itu karena belum ada partner dalam membuka usaha bidang kuliner.

“Kalo bayar karyawan kayaknya kurang enak aja, pengennya itu usaha bareng temen-temen. Lagi pula saat ini aku masih bekerja, jadi kalo sudah cukup modal dan ada orang yg bisa di bawa join, pasti bakal di coba,” imbuh karyawan perusahaan bidang ekspedisi ini. (gie)

Cindy Claresta Hobi Tampil di Depan Layar

batampos.co.id – Cindy Claresta, salah satu finalis Duta BP Batam sangat mencintai dunia broadcasting. Perawakan boleh mungil, tapi semangatnya sangat besar. Hingga saat ini, Staff Humas BP Batam ini tercatat menekuni karir sebagai presenter di Batam TV dan juga Detak Kepri.

“Mengapa saya menekuninya, karena dulu saya ingin menjadi artis atau kerja di dunia broadcasting. Pengen juga tampil di depan layar,” kata Cindy di Media Centre (MC) BP Batam, Rabu (25/4).

Ia juga tertarik untuk mengetahui hingar bingar dibalik layar produksi. Makanya saat ini ia menekuni kuliahnya di Jurusan Multimedia Jaringan di Politeknik Batam. Sekarang Cindy duduk di semester empat.

Dalam kesehariannya menjalani tugas, ia bertugas menjadi reporter yang tampil di Channel Youtube BP Batam. “Ya ini sesuai dengan moto saya yang selalu ingin tampil di depan layar,” kata wanita Sunda kelahiran Batam, 31 Oktober 1998 ini.

Diluar kesehariannya, Cindy ini sangat hobi menari dan dansa. Hobinya tersebut yang mampu membawanya menjadi 10 besar Duta BP Batam, Februari lalu.”Tariannya tradisional dan dansanya kontemporer,” ungkapnya.

Selain itu putri bungsu dari pasangan Irzal Caniputra dan Venny Ieswandhani ini memiliki hobi makeup dan berswafoto.(leo)

Cara Fenty Ajeng Radhini Jaga Komunikasi

batampos.co.id – Fenty Ajeng Radhini memiliki segudang kesibukan setiap harinya. Gadis kelahiran 26 tahun silam itu, tak hanya mengandalkan penghasilan kerja di salah satu bank swasta di Batam, untuk menambah pundi-pundi rupiahnya. Namun ia juga menjalankan bisnis make up.

“Melayani untuk berbagai acara, prewedding, pernikahan hingga wisuda. Ada bisnis foto bersama dengan tim saya juga,” katanya, Selasa (24/4).

Ia mengatakan sudah cukup lama menjalankan bisnis bergerak di bidang kecantikan dan estetika ini. Hal ini terlihat dari hasil-hasil karya Fanty bersama timnya melalui instagram.

Walaupun sibuk dan memiliki segudang kegiatan. Fanty selalu berusaha menjalin komunikasi dengan keluarganya.

“Saat ada libur aku sempetin untuk ngobrol bareng keluarga. Kadang saat makan malam atau menjelang tidur,” ucapnya.

Hal ini dilakukannya agar komunikasi dirinya dengan keluarga, baik ayah, ibunya atau adiknya tidak terputus. “Sebisa mungkin aku sempetin,” tuturnya.

Fanty mengatakan juga berusaha untuk selalu berolahraga setiap harinya. “Kalau tidak bisa, seminggu tiga kali. Lalu banyak-banyak minum air putih, biar selalu tampil bugar saat beraktivitas,” ungkapnya.

Dara kelahiran Batam ini mengungkapkan tidak bisa move on dari Kota Batam. Saat kuliah di Jawa, Fanty selalu kangen akan kota kelahirannya ini. “Suasananya itu beda. Disini aku belajar walaupun banyak suku, tapi tetap akur. Rata-rata teman aku dari suku yang berbeda-beda,” ucapnya.

Bagi anak muda Batam, Fanty berharap memanfaatkan keuntungan kota ini. Karena di kota ini, peluang menuangkan kreativitas positif dalam bentuk apapun terbuka lebar. “Batam itu dekat dengan negara tetangga. Dan anak-anak mudanya kreatif, pesan saya temukan bakat kita. Lalu kembangkan,” pungkasnya. (ska)

Venty Yuana Punya Hobi yang Hasilkan Uang

batampos.co.id – Venty Yuana tetap mengutamakan kesehatannya meski punya segudang kegiatan. Sebab selain kuliah, gadis kelahiran 21 tahun silam ini juga aktif sebagai MUA (Make Up Artis) dan menari.

Tahun lalu, anak pasangan M Yunus dan Alisna ini terpilih sebagai miss Sophie 2017 Batam mengalahkan puluhan perempuan cantik di Batam.

“Alhamdulillah terpilih sebagai juara 1 dan mewakili Batam ke Jakarta,” terang mahasiswi semester akhir jurusan Keguruan Basaha Inggris di Unrika Batam.

Meski menyabet gelar miss Sophie, ternyata dara pemilik senyum manis ini tak fokus di dunia modeling. Ia lebih memilih seni tari karena lebih bisa mengepresikan diri lewat gerakan.

“Dulunya sempat ikut nari namun vakum, sekarang kembali lagi dan ternyata saya menikmati untuk setiap gerakan tari. Apalagi kakak saya memang aktif menari,” jelas Venty.

Bahkan saat ini Venty juga fokus dengan hobi yang dibayar yakni MUA. Meski hanya belajar lewat youtube, ternyata banyak yang percaya dengan keahlian Venty.

“Kedepannya Venty ingin jadi MUA Profesional dan punya usaha bridal. Kalau orangtua, mendukung hobi ini,’ jelasnya.

Diakhir pembicaraan, Venty mengaku rutin minum air putih dan menjaga pola makan. Hal itu semata-mata untuk jaga kesehatan ditengah segudang kesibukannya.

“Yang pasti waktu istirahat untuk tubuh itu harus ada, semuanya jangan terlalu diforsir,” pungkas Venty. (she)

Ahmad Dhani Jalani Sidang Perdana

batampos.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang perdana perkara ujaran kebencian (hate speech) yang menjerat musisi Ahmad Dhani, Senin (16/4). Jaksa Penuntut Umum (JPU) membeberkan tiga cuitan Ahmad Dhani yang mengandung unsur delik pidana ujaran kebencian.

Ketua JPU, Dedyng Wibianto Atabay mengatakan dalam menyebarkan luaskan pesan, Ahmad Dhani melibatkan seorang pegawai bernama Suryopratomo Bimo A alias Bimo. Bimo bekerja sebagai admin yang bertugas mengunggah pesan Ahmad Dhani ke media sosial dengan mendapatkan gaji Rp 2 juta perbulan.

“Jadi saksi Suryopratomo Bimo A alias Bimo berperan menyalin secara persis dengan apa yang ditulis terdakwa dan mengunggah pesan tersebut ke akun Twitter milik Ahmad Dhani,” ujar Dedyng saat membacakan dakwaan, di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya nomor 13, Jakarta Selatan.

Dedyng menjelaskan terdakwa mengirimkan pesan ujaran kebencian kepada saksi Suryopratomo Bimo A alias Bimo pada tanggal 7 Februari 2017 melalui aplikasi WhatsApp.  Kemudian saksi menyalin secara persis dengan apa yang dikirim terdakwa dan mengunggahnya ke akun Twitter milik Ahmad Dhani.

“Tulisan tersebut berisi bahwa, Yang menistakan Agama adalah Ahok, tapi yang diadili KH Makruf Amin,” kata Dedyng.

Kemudian Ahmad Dhani kembali mengirim pesan ujaran kebencian kepada saksi Suryopratomo Bimo A alias Bimo pada tanggal 6 Maret 2017 melalui aplikasi WhatsApp. Pesan tersebut disalin secara persis oleh saksi Bimo dan diunggah akun Twitter milik Ahmad Dhani yang isinya melecehkan penduduk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Pesan tersebut berisi, Sapa saja yang mendukung penista Agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya,” ujarnya.

Kemudian Dhani di bulan yang sama, pada 8 Maret 2018, kembali mengirimkan pesan pada Bimo. Ia mengatakan bahwa penista agama tidak sesuai dengan Pancasila.

“Sila pertama ketuhanan YME penista agama jadi gubernur, kalian waras?” ujarnya.

Musisi Ahmad Dhani disangkakan dengan Pasal 45 A ayat 2 jo. Pasal 28 ayat 2 UU RI No.19 Tahun 2016 Ttg Perubahan UU No.11 Th 2008 ttg Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Ia diancam dengan ancaman hukuman pidana 6 tahun denda Rp 1 miliar.

“Ahmad Dhani bersama saksi Suryo Pratomo Bimo pada Februari sampai Maret 2017 dengan sengaja dan tanpa hak menyebabkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan sentimen suku, ras, Agama, dan antar golongan (SARA),” imbuh Dedyng.

Sementara itu penasihat hukum Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko menjelaskan bahwa yang dilakukan oleh kliennya merupakan bentuk kebebasan berekspresi yang telah diatur dalam konstitusi. Menurutnya, ketidak sukaan kliennya terhadap pelaku penista agama adalah hal yang tidak melanggar hukum.

“Apalagi penistaan agama apapun di Indonesia adalah jelas merupakan perbuatan pidana yang dilarang pasal 156 dan pasal 156a KUHP, sehingga pesan dalam media sosial tersebut adalah bentuk ketidaksukaan,” ujar Hendarsam.

Selain itu, ia juga menilai bahwa pasal 28 ayat (2) UU ITE merupakan pasal karet yang sifatnya bisa untuk menjerat seseorang tanpa alasan yang jelas. Pasal tersebut juga dinilai mengurangi kebebasan berekspresi dari kliennya.

“Pasal  28 ayat (2) UU ITE adalah pasal karet. Pasal ini bisa memidanakan pada siapa saja atas dasar tidak suka,” imbuhnya.

Sementara itu, Dhani Prasetyo alias Ahmad Dhani mengatakan dirinya merasa tidak bersalah atas pernyataannya yang dinilai mengundung unsur SARA. Ia juga mengakui semua ujarannya yang dituliskan dalam dakwaan JPU.

“Sampai saat sekarang saya tidak pernah merasa bersalah. Saya memang membenci penista agama dan para pendukungnya. Di BAP saya juga mengakui hal itu,” ujarnya.

Ia melalui kuasa hukumnya juga tengah menyiapkan serangan balik dengan menggugat pelapor atas nama Jack Lapian. Pihaknya akan menunggu momentum yang tepat.

“Kami sudah mempunyai agenda melaporkan balik sebenarnya. Tinggal kita menunggu momentum saja,” ujarnya.

Ahmad Dhani dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian oleh Jack Lapian pada 9 Maret 2017. Laporan itu terkait dengan sejumlah cuitan pentolan grup band Dewa itu di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST. Dalam beberapa cuitannya, ia menulis frasa “penista agama”. Diduga, frasa itu ditujukan kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kala itu menjadi calon Gubernur DKI Jakarta incumben.

Dalam persidangan tersebut, pihak Ahmad Dhani akan mengajukan esepsi atau nota keberatan atas dakwahan JPU pada persidangan pekan depan, Senin (23/4) di PN Jakarta Selatan, pukul 13.00 WIB. Dhani juga berjanji akan menghadiri setiap tahapan persidangan.

Sementara itu pihak pelapor, Jack Lapian, Johannes L. Tobing juga mendatangi kantor PN Jakarta Selatan untuk memastikan proses peradilan tersebut. Ia mengatakan persidangan tersebut sebagai ajang pembuktian bahwa ujaran Ahmad Dhani mengandung kebencian yang bersifat SARA.

“Saya respect terhadap Dhani yang jantan dalam menjalani prosesn hukum selama ini. Apakah itu ujaran kebencian atau tidak, maka dibuktikan di persidangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ujaran Ahmad Dhani dilontarkan pada waktu Pilkada DKI putaran pertama 2017. Cuitan Ahmad Dhani dinilai ditujukan pada  siapa saja yang mendukung penistaan agama adalah sesuatu yang pantas diludahi mukanya.

“Kenyataannya yang milih Ahok pada putaran pertama sampai 3 juta orang. Apakah 3 juta itu pantas diludahi. Maka delik ujaran kebencian (hate speech) itu pantas dikenakan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak takut apabila Ahmad Dhani balik melaporkan dirinya. Menurutnya, semua orang berhak menuntut keadilan di negeri hukum ini.

“Silahkan saja kalau mau melaporkan balik terhadap Jack Lapian. Ini negara hukum jadi sah-sah saja,” imbuhnya. (has)

Amoroso Katamsi Wafat

Amoroso Katamsi | jpnn

batampos.co.id – Film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI sebuah film legendaris. Tokoh utamanya pun legendaris, Amoroso Katamsi.

Ia meninggal dunia di usia 78 tahun tadi sekira pukul 01.40 WIB. Adalah Goenawan Mohammad yang mengabarkan kabar duka ini.

“Amaroso Katamsi, aktor yang memerankan Presiden Suharto dalam pelbagai film, meninggal dinihari Selasa ini,” tulis Goenawan di Twitter miliknya, Selasa (17/4/2018).

Amoroso ialah seorang tentara yang menggeluti teater kala mahasiswa.

Amoroso lahir di Jakarta, 21 Oktober.

Amoroso pertama kali terjun ke dunia seni peran pada 1976 dalam film Cinta Abadi.

 

Jenny Yuliana, Senantiasa Melek Film Baru

Menonton adalah hal yang umum dilakukan. Tapi untuk up to date dengan film-film terbaru, tidak semua melakukannya. Jenny Yuliana adalah salah satu yang melek dengan film terbaru.

“Saya senang sekali nonton. Biasanya kalau film baru keluar di bioskop, langsung sempatkan nonton. Kebetulan rumah dekat dari Mega Mall,” kata Jenny, begitu ia disapa.

Walaupun berstatus ibu dari dua putra, ia tak meninggalkan kegemarannya tersebut. Justru setelah menikahlah waktu untuknya hunting film lebih banyak.

“Saya tidak bekerja, fokus di rumah jaga anak dan mantau usaha homemade juga salon yang saya dan suami kembangkan. Otomatis, waktu luangnya lumayan banyak,” tuturnya sembari tersenyum.

Dari segi tontonan, wanita kelahiran Medan itu mengaku senang dengan genre film action dan horor. Menurutnya, genre tersebut bisa membawanya masuk merasakan berada di dunia layar kaca itu.

“Adrenalin terpacu, karena film actoin dan horor menggiring emosi penonton. Tapi, saya juga menikmati film bergenre romantis,” ungkap Jenny yang memfavoritkan film The Greatest Showman. (nji)

Ana Queen; Antara Makan dan Cantik

batampos.co.id – Wanita kerap bermasalah dengan bentuk tubuh. Takut kegemukan, dan juga takut kekurusan. Keduanya bisa jadi masalah. Tapi, bagi ibu dua anak ini seolah aman dengan postur tubuhnya meski gemar makan.

Ia adalah Ana Queen. Wanita kelahiran April 1988 tersebut, mengaku senang dengan hunting kuliner.

“Saya senang travelling dan sekarang saya doyan makan,” ujar Ana dengan tawa khasnya.

Makna doyan makannya itu juga tidak tertutup dengan menu tertentu. “Sejauh ini masih bisa menikmati banyak makanan. Suka semua. Tapi kalau saya disuruh milih, lebih ke japanese food, korean dan western food,” sebutnya.

Hal itu diikuti dengan aktifitasnya di luar ibu rumah tangga, yang juga sering mendampingi suami saat bertemu klien.

“Kami punya pabrik di Tanjunguncang, dan rata-rata tamu datang dari luar terutama dari Jepang. Nah, ketemu klien itu kan enaknya sembari makan,” ungkap Ana.

Untuk menjaga agar tubuhnya tetap proposional, wanita dengan tinggi 158 centimeter ini mengimbanginya dengan olahraga.

“Saya rutin gym. Selain sehat, kecantikan juga terjaga dengan olahraga. Jadi olahraga haruslah buat wanita,” pungkasnya. (nji)

TOP THREE

Polisi Tangkap Ria Siregar

Moeldoko: Perkembangan Batam Tak Sesuai Harapan

HBO Bikin Film di Batam