batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto bersama jajaranya nonton bareng Film Pohon Terkenal, Selasa (26/3) di XXI Mega Mall, Batamcenter. Ratusan orang hadir dalam nonton bareng ini.

“Banyak pesan yang disampaikan dalam film ini,” kata Irjen Andap Budhi Revianto, Selasa (26/3/2019).

Ia mengatakan pesan awal yang disampaikan yakni bahwa untuk menjadi anggota Polri, tidak dipungut biaya dan gratis. Dan setiap orang memiliki kesempatan untuk masuk ke Akademi Kepolisian (akpol).


“Dalam film ini diceritakan tentang sosok Bara, dari keluarga yang sangat sederhana. Namun bisa masuk Akpol,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja. Film ini menceritakan bahwa, mau anak jenderal atau orang biasa. Perlakuan diberikan sama. Karena yang terbaiklah yang akan mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa.

Andap mengatakan sebagian besar film tersebut, mirip dengan yang dirasakannya selama menjalani pendidikan di Akpol.

Foto bersama setelah nonton bareng.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

“Tak jauh beda, sama. Jadi polisi itu tidak bisa instan. Kami harus menjalani pendidikan selama 4 tahun lamanya,” ungkapnya.

Disiplin, menjaga persatuan, menjadi hal yang harus dipatuhi selama di Akpol. Andap mengatakan orang yang sukses, memiliki pribadi yang disiplin. “Banyak pelajaran yang diambil dari film ini. Bagi yang berminat masuk akpol, film ini bisa jadi referensi mereka,” ungkapnya.

Pohon terkenal adalah istilah taruna atau taruni yang selalu melanggar disiplin. Karena saking seringnya melanggar aturan, taruna atau taruni tersebut dikenal seantero Akpol. (ska)

Loading...