Sabtu, 4 April 2026

Server di SDN 006 Sekupang Eror, Pendaftaran Dilanjutkan Esok Hari

Berita Terkait

Suasana PPDB di SMPN 3 Batam.
foto: batampos.co.id / yulitavia

batampos.co.id – Tingginya antusias orangtua untuk mendaftar di hari pertama PPDB membuat proses pendaftaran online atau daring terkendala. Seperti yang terjadi di SDN 006 Sekupang.

Pendaftaran online sempat terkendala karena server eror saat operator mengunggah data siswa. “Sepertinya dari pusat. Kami sudah laporkan hal ini kepada Disdik Batam juga,” kata Kepala SDN 006 Sekupang, Wan Kasmawati, kepada batampos.co.id, Selasa (14/5/2019).

Menurutnya, pada hari pertama pihaknya hanya menerima 50 berkas dari orangtua dan 25 diantaranya sudah diunggah. Sementara sisanya akan diunggah setelah sistem kembali pulih. Baca Juga: Hari Pertama PPDB, Orangtua Serbu Sekolah

“Berkas tadi tetap diterima. Namun upload data ke sistem hanya sebagian dan dilanjutkan besok,” ujarnya.

Kata dia, orangtua yang sudah datang memang diminta meninggalkan sekolah dan kembali esok hari. “Pendaftaran kan masih panjang, jadi masih ada waktu daftar kembali,” lanjutnya.

Gangguan server ternyata tidak terjadi di semua sekolah yang menggelar PPDB. Seperti di SMPN 56 Batam yang berlokasi di Tiban Lama. PPDB di sekolah tersebut berjalan  lancar. Baca Juga: PPDB Dibuka Hari Ini, Rumah Calon Siswa Diukur Dengan Google Map

“Hari ini baru ada 15 calon siswa yang kami terima dan memang kami batasi karena operator juga terbatas. Selain itu anak- anak masih ada yang belajar,” ujar Kepala SMPN 56 Batam Nurhayati.

Ia mengatakan memang ada gangguan pada sistem di beberapa sekolah. Namun hal itu ternyata tidak terjadi di sekolah yang dipimpinnya. “Alhamdulillah kami lancar. Jadi pendaftaran online bisa dilakukan operator,” katanya. Baca Juga: Berita PPDB; Siswa Bisa Pilih Dua Sekolah Satu Zonasi

Nurhayati mengaku tidak mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya gangguan server di beberapa sekolah. “Tidak tahu juga permasalahanya, apakah ada hubungan dengan login ke sistem atau lainnya. Tadi memang sempat di bahas di grup kepala sekolah,” pungkasnya.(yui)

Update