Jumat, 17 April 2026

Krisis Air Bersih, Penghuni Rusunawa Pemko Batam Berkurang

Berita Terkait

batampos.co.id – Penghuni rumah susun sewa (Rusunawa) Pemko Batam I di Tanjungucang terus berkurang. Rusunawa yang berada di simpang PT Batamec itu kini hanya dihuni oleh sekitar 230 kepala keluarga (KK). Padahal tahun 2018 lalu penghuninya di atas 300 KK.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusun Pemko Batam, Teguh, menyebutkan, penurunan jumlah penghuni ini terjadi sejak awal tahun lalu. Penyebabnya adalah krisis pasokan air bersih.

Menurutnya, krisis air bersih yang berkepanjangan sejak 2016 lalu membuat sebagian penghuni menyerah. Mereka hengkang dari rusunawa tersebut dan mencari tempat tinggal baru yang pasokan air bersih stabil dan lancar.

Salah seorang warga penghuni Rusunawa Pemko Batam I di Tanjunguncang mengambil air bersih di dalam bak penampungan. Foto: Eja/batampos.co.id

“Tak tahan karena krisis air bersih tadi. Awal tahun mulai terasa (berkurang). Dari 300 san turun jadi 270 dan sekarang tinggal 230 an saja,” ujar Teguh.

Seperti yang diketahui sebelum Lebaran kali lalu, penghuni Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang dilanda krisis air bersih yang berkepanjangan. Untuk dapatkan air bersih warga harus berjuang lebih keras dan berebutan pasokan air tanki yang didrop ke bak penampungan utama di blok A dan B.

Baca Juga: Wako Minta Krisis Air di Rusunawa Diatasi

Situasi yang tak nyaman ini membuat sebagian penghuni menyerah. Krisis air ini baru di atasi pihak ATB saat awal puasa kali lalu, yang mana pasokan air bersih melalui saluran pipa sudah masuk sampai ke dalam hunian.

Meskipun demikian keadaan tidak membaik. Penghuni hingga saat ini belum bertambah. Menurutnya Rusunawa yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu masih sepi peminat.

“Belum ada penambahan lagi. Semoga kedepannya pasokan air tak bermasalah lagi sehingga kami coba sosialisasikan lagi agar yang tinggal di Ruli (rumah liar -red) bisa menempati Rusunawa yang sudah disediakan,” ujar Teguh.

Secara umum sebut Teguh, peminat Rusunawa Pemko Batam cukup bagus jika tidak ada kendala. Contohnya, rusunawa Pemko Batam yang terletak di belakang lokasi pembangunan Masjid Agung II, Tanjunguncang.

Baca Juga: Miliki Fasilitas Lengkap, Rusunawa BP Batam di Tanjunguncang Dibooking PT SPI

Rusunawa yang bersebelahan dengan pasar dan perumahan Fanindo itu sangat diminati. Selain harga sewa murah, rusunawa tersebut dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.

“Kalau air dan listrik aman pasti diminati kok. Buktinya yang dekat Fanindo itu semuanya terisi. Jumlah hunian pun sama empat twin blok dengan jumlah hunian per twin blok 95 unit,” kata Teguh.

Harapan yang sama disampaikan penghuni rusunawa Pemko Batam I Tanjunguncang. Persoalan air bersih yang selama ini jadi masalah serius sebaiknya tak terjadi lagi. Mereka berharap agar kelancaran air yang baru sebulan dinikmati, tetap terjaga kedepannya.

“Jangan macet lagilah. Kasian kami, bertahun-tahun loh kami repot dengan masalah air ini. Ini sudah bagus karena ngalir sampai dalam rumah semoga tetap seperti ini kedepannya,” harap Egi, penghuni rusunawa simpang Batamec.(eja)

Update