batampos.co.id – Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional di Batam, masih tinggi.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mencatat, harga telur ayam ras masih berkisar di harga Rp 42 ribu hingga Rp 44 ribu per papan.
Pantauan batampos.co.id di sejumlah pasar tradisional harganya masih di atas Rp 40 ribu. Misalnya di Pasar Botania I, satu papan dijual dengan harga Rp 44 ribu.
Sedangkan di Pasar Cahaya Garden dan Toss 3000 Jodoh lebih murah, yakni Rp 41 ribu per papan.
Sementara di Pasar Hang Tuah dijual Rp 43 ribu per papan.

”Survei kita lakukan di empat pasar berbeda. Harga rata-rata Rp 42 ribu per papan,” kata Kabid Perdagangan Disperindag Kota Batam Adisthy, Senin (24/6/2019).
Survei harga, lanjutnya, dilakukan rutin di tiap pasar tradisional berbeda.
Tujuannya untuk mengontrol harga dan sekaligus memantau ketersediaan stok kebutuhan pokok di Batam.
Baca Juga: Harga Telur Terus Mengangkasa, Masyarakat Kota Batam Memilih Membeli ke Telur Pecah
Meskipun demikian, bila dibandingkan dengan bulan puasa dan Lebaran lalu, harga telur ayam ras sedikit mengalami penurunan.
”Stok masih aman,” tambahnya.
Selain telur ayam ras, Disperindag juga merilis harga kebutuhan pangan lainnya. Seperti ayam potong segar dijual Rp 36 ribu per kilogram (kg), daging sapi impor Rp 80 ribu per kg hingga Rp 85 ribu per kg, daging sapi segar Rp 130 ribu per kg.
”Untuk ikan bandeng dan kembung masih sama, Rp 34 ribu per kg,” paparnya.
Kebutuhan pangan lainnya yang disurvei yakni cabai. Untuk komoditas cabai merah keriting dijual Rp 65 ribu per kg, cabai rawit hijau Rp 60 ribu per kg, dan cabai rawit merah (rawit setan) dijual dengan harga Rp 56 ribu per kg.
”Survei harga sembako sendiri kita gelar rutin setiap dua kali dalam sepekan,” sebut Adisthy.(rng)
