batampos.co.id – Wisatawan mancanegara (wisman) asal Korea Selatan (Korsel), Lee, dijambret di Jalan Engku Putri, tepatnya di sekitar gerbang selatan Dataran Engku Putri, Batam Center, sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (2/7/2019).
Pria 27 tahun ini dijambret pengemudi minibus Avanza warna hitam ketika menanyakan alamat sembari menunjukkan peta dalam aplikasi di ponselnya.
Saat itu juga, ponsel dari tangannya dirampas pengendara mobil yang belum diketahui identitasnya tersebut.
Sayangnya, pejalan kaki dan beberapa pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang pulang dari Masjid Agung Batam yang berada di sekitar lokasi, tidak sempat memperhatikan pelat mobil pelaku.
”Pas lewat kami kira dia lagi ngomong sama kawannya yang dalam mobil itu. Tiba-tiba dia teriak dalam bahasa Inggris, dia terlihat terseret,” kata Nasir, saksi mata yang juga pegawai Pemko Batam.

Ia mengatakan, korban diperkirakan terseret hingga lima meter. Mobil pelaku dari arah Jalan Engku Putri kemudian berbelok masuk ke Jalan Ahmad Yani ke arah Simpang Frengky.
”Kami fokus (bantu) korban, makanya kami langsung bawa ke klinik Pemko Batam,” imbuhnya.
Baca Juga: Melawan, Jambret Ditembak Polisi
Di klinik Pemko Batam, Lee diberi pertolongan pertama. Lengan, paha hingga betis Lee mengalami luka gores karena terseret mobil.
”Saya kaget. Dia tarik ponsel saya dan lari,” ucap Lee dalam bahasa inggris.
Ia menceritakan, saat itu sedang menanyakan perihal alamat sembari menunjukkan aplikasi peta dalam ponsel pintar Samsung miliknya.
Ia mengaku ponsel miliknya dilengkapi pin dalam bahasa Mandarin dan juga sidik jari.
”Kota ini bagus, tapi kejadian ini membuat saya kaget,” tambahnya.
Baca Juga: Begal dan Jambret Kembali Hantui Warga Batam
Di Pemko Batam, Lee difasilitasi untuk menelepon konsulat Korea Selatan. Selanjutnya, korban juga diantar ke Polresta Barelang untuk melaporkan kejadian tersebut.(iza)
