batampos.co.id – Hingga Juni 2019, Dinas Kesehatan mencatat sekitar 830 bayi lima tahun (Balita) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau menderita penyakit pneumonia atau infeksi paru-paru.

Dari data Dinkes Kota Batam yang diperoleh batampos.co.id, mulai Januari hingga Juni 2019, pneumonia atau penyakit infeksi yang menyerang paru-paru, infeksi virus, bakteri maupun jamur pada umur di bawah lima tahun terdapat 830 kasus.

Sedangkan untuk batuk bukan pneumonia diusia di bawah lima tahun terdapat 17.796 kasus.

Sedangkan pneumonia di atas lima tahun atau usia anak-anak hingga dewasa terdapat 214 kasus dan batuk bukan pneumonia sebanyak 29.037 kasus.

Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmajardi, mengatakan, pneumonia berawal dari penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Baca Juga: Tips Hindari ISPA dari Kadinkes Kota Batam

“Penyebab utama ISPA adalah kondisi cuaca yang berubah-ubah dan membuat daya tubuh rentan terkena penyakit,” katanya, Jumat (12/7/2019).

Didi menjelaskan, faktor lain penyebab ISPA adalah faktor makanan dan minuman pada anak-anak maupun balita. Serta kekebalan tubuh yang menurun akibat faktor perubahan cuaca.

“Untuk penyakit ISPA ini merata hampir diseluruh Kota Batam, tergantung jumlah pada padat penduduknya dan tersebar sebab bakteri, virus, jamur,” jelasnya lagi.(cr1)