batampos.co.id – Dalam dua tahun terakhir, Pemerintah Perovinsi Kepri dan Kota Batam khususnya terus berbenah untuk menjadikan Kepri sebagai provinsi pariwisata.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga memberikan sokongan optimal untuk Kepri.



Kondisi ini berujung pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) yang tumbuh signifikan.

Bahkan di pertengahan tahun 2019 ini, kunjungan wisman ke Kepri sudah melampaui Jakarta.

Adapun persentase tiga besar kunjungon wisman ke Indonesia hingga Mei 2019 ini, diantaranya Bali sebesar 36,19 persen, Kepri sebesar 17,86 persen, dan Jakarta dengan sumbangsih sebesar 14,86 persen.

Baca Juga: Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia: Welcome To Batam Perlu Penataan Lagi Agar Lebih Menarik

Peningkatan yang terjadi, juga memberi gerak perekonomian baru bagi masyarakat Kepri.

Seperti yang terlihat di sepanjang jalan menuju ikon pariwisata Kota Batam, Jembatan 1 Barelang.

Di mana penjaja pernak-pernik kebutuhan penunjang untuk wisatawan semakin ramai.

Pernak-pernik yang dijajakan Ihsan di Jalan Trans Barelang, Kota Batam. Foto: bobi/batampos.co.id

Topi, kacamata, pakaian, jamak terlihat ketika melintasi area tersebut. Khususnya pada akhir pekan dan hari libur nasional.

Pernak pernik ini terlihat menarik karena ditempatkan di ranting-ranting dan dahan pohon yang ada di tepi jalan Trans Barelang itu.

Ihsan, salah satu pedagang yang telah dua tahun berjualan pernak-pernik di kawasan tersebut mengaku cukup senang dengan perkembangan pariwisata di Kota Batam.

Ia yang awalnya hanya menyediakan pernak-pernik ini di beberapa titik saja, sudah mulai menambah di beberapa lokasi.

Baca Juga: Batam, Malaysia dan Singapura Saling Tukar Promosi Pariwisata

Tidak hanya di kawasan Jalan Trans Barelang saja, tapi juga ke wilayah Kecamatan Nongsa yang juga terkenal dengan destinasi wisata pantai dan sejarahnya.

“Sekarang sudah ada lima titik di sini (Jalan Trans Barelang), di Nongsa ada dua titik,” kata Ihsan ketika ditemui saat dirinya menyiapkan dagangannya, Sabtu (13/7/2019) pagi.

Ihsan melanjutkan, peningkatan kunjungan wisman yang terus terjadi hingga saat ini, membuat untung yang didapat para pedagang meningkat.

Saat ini Ihsan mengaku bisa mengantongi omset hingga Rp 7 juta untuk aktivitasnya berdagang di akhir pekan. Jumlah itu akan bertambah lagi pada momen libur nasional.

“Rata-rata dapat segitu, sekarang lumayan bagus, makanya kita buka di tempat lain,” kata wanita yang tinggal di Perumahan MKGR Batu Aji ini.(bbi)

Loading...