batampos.co.id – Ribuan karyawan PT Unisem melakukan mogok kerja. Aksi tersebut mereka lakukan karena belum adanya kejelasan dari manejemen mengenai hak-hak mereka apabila perusahaan elektronik tersebut menutup operasinya di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Ketua Serikat Pekerja Elektronik Elektrik Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPEE FSPMI) Kota Batam, Mochamat Mustofa, mengatakan, aksi tersebut merupakan alternatif terakhir yang dilakukan para karyawan.

Loading...

Baca Juga: Ini yang Dilakukan Karyawan PT Unisem Jelang Perusahaannya Tutup

“Betul (karyawan PT Unisem mogok kerja-red), karena belum ada kejelasan dari manajemen terkait status karyawan,” katanya saat ditanyai batampos.co.id, Senin (15/7/2019).

Para karyawan PT Unisem melakukan aksi mogok kerja. Hal itu dilakukan karena hingga saat ini manejemen perusahaan belum ada penjelasan mengenai nasib para karyawan PT Unisem. Foto: Mochamat Mustofa untuk batampos.co.id

Mustofa menyatakan, para karyawan juga mengaku kecewa dengan manajemen perusahaan karena tidak memberikan penjelasan terkait rencana penutupan perusahaan tersebut.

Baca Juga: 2 Penjelasan yang Diminta Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Kepada Manajemen PT Unisem

“Unisem sendiri saat publis (rencana penutupan perusahaan-red) tidak ada membicarakan dengan para pekerja,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Syakyakirti, yang hendak dikonfirmasi terkait mogoknya ribuan pekerja PT Unisem, tidak menjawab panggilan telepon dari batampos.co.id.(esa)

 

Loading...