batampos.co.idSekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Kota Batam masih kekurangan siswa.

Pada PPDB tahap pertama hingga hari terakhir tahap ketiga, Selasa (16/7/2019), sekolah tersebut baru menjaring sekitar 200-an siswa.

Padahal kuoata daya tampaung di atas 250-an siswa dan sekolah itu masih kekurangan sekitar 50-an siswa.

Jika ditambahkan dengan dua lokal tambahan sesuai kebijakan Gubernur Kepri, maka sekolah tersebut masih bisa menerima sekitar 100-an siswa.

Baca Juga: Ini Daya Tampung SMA/SMK Negeri di Kota Batam Pada PPDB Tahap Ketiga

“Tapi itu tadi, yang berminat kurang. PPDB tahap tiga ini baru dua orang yang daftar. Padahal siang ini sudah tutup PPDB tahap tiga,” ujar Kepala SMKN 8 Refio.

SMK Negeri 8 Kota Batam. Sekolah ini masih kekurangan calon siswa sekitar 55 orang. Foto: Eja/batampos.co.id

Situasi ini bertolak belakang dengan sekolah negeri lainnya. Seperti SMKN 5, SMKN 1, SMAN 5 dan SMAN 19 di wilayah yang sama, justru tidak cukup untuk mengakomodir semua siswa yang mendaftar.

Baik pada PPDB tahap satu, dua dan tiga. Jumlah pendaftar selalu membludak sejak PPDB tahap pertama.

Baca Juga: Ini Lokasi Pembangunan 6 SMA/SMK Negeri di Kota Batam

SMKN I Batam misalkan, pendaftar PPDB tahap tiga sudah di atas 300-an orang. Padahal sekolah tersebut hanya membuka dua lokal tambahan.

Sebagian besar pendaftar dipastikan tak akan tertampung sebab kuota daya tampung sekolah tersebut terbatas.

“Kami tak bisa paksakan karena diatur oleh sistem. Kapasitas daya tampung sudah segitu,” ujar Kepala SMKN 1 Batam, Lea Lindrawijaya.(eja)