batampos.co.id – Pemko Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam merealisasikan Pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam.

Pasar yang menyediakan bahan pokok (bapok) dengan harga distributor ini, diresmikan Sabtu (21/9/2019) hari ini dan menempati gedung Pasar Niaga Mas, Batam Kota.

”Alhamdulillah, besok (hari ini) kami resmikan. Inovasi ini kami wujudkan untuk memenuhi harapan masyarakat akan harga bapok yang terjangkau,” kata Kepala Disperindag Kota Batam Gustian Riau, Jumat (20/9/2019).

Baca Juga: Penampakan Mural 3 Dimensi di Pasar Dengan Harga Termurah di Kota Batam

Sejatinya, pihaknya telah memulai rangkaian kegiatan peresmian pasar tersebut, yakni dengan menggelar bazar kuliner dan kerajinan khas Batam, pada Jumat (20/9/2019) hingga Minggu (22/9/2019).

Bazar tersebut digelar di lantai dua pasar tersebut, tampak di lokasi berjejer stan berbagai macam makanan juga kerajinan khas Batam, seperti Batik Batam.

”Masyarakat dapat datang dan manfaatkan kehadiran pasar ini,” imbuhnya.

Para pedagang di pasar TPID sedang menyusun barang datangannya. Hari ini pasar TPID akan diresmikan oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan beberapa pejabat lainnya. Foto: Cecep Mulyana/batampso.co.id

Menurutnya, pasar ini akan diresmikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Turut hadir pejabat dari Kemendag yakni Dirjen Perdagangan Dalam Negeri dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Suhanto, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga, Veri Anggriano Sutiarto serta akan hadir Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), Diah Natalisa.

Baca Juga: Atasi Pedagang Nakal, Pengelola Pasar Diminta Tampilkan Daftar Harga di Videotron

Untuk menanggalkan kesan kotor yang selama ini identik dengan pasar, Gustian menyebutkan sistem pembuangan sampah akan dilakukan dengan baik oleh pihak pasar.

Menurutnya, pembersihan akan dilakukan terus menerus. Selain itu, pihaknya telah menyiapkan lukisan mural 3D sebagai spot foto pengunjung, juga lukisan pada dinding pasar. Selain itu, tiang juga dibalut motif batik khas Batam.

”Supaya orang senang datang belanja ke pasar. Kami juga siapkan videotron yang menampilkan harga, ini jadi rujukan masyarakat yang datang belanja,” imbuhnya.

Untuk diketahui, inovasi pasar diikuti dengan pembentukan Asosiasi Distributor Bapok Kota Batam(ADBKB).

Wadah ini ke depan menjadi mitra strategis Disperindag guna membicarakan persoalan pangan Batam, termasuk perihal ketersedian dan harga bapok.

”Program (pasar TPID) ini kami sangat dukung, guna menekan inflasi. Dihimpun seperti ini kami senang sekali,” pungkas Ketua ADBKB Aryanto, belum lama ini.(iza)