Senin, 4 Mei 2026

Lukita D Tuwo, Antara Ex Officio, Batam, Ekonomi Global dan Pilwako

Berita Terkait

Lukita D Tuwo
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Lukita Dinarsyah Tuwo. Sembilan bulan ia meninggalkan Batam. Hari itu 12 Januari 2019 Lukita meninggalkan Batam.

Kini ia kembali lagi.

Bukan sebagai kepala BP Batam. Ia kembali untuk ikut dalam kontestansi, Pilwako Batam, 2020 mendatang.

Lukita, Kamis (3/10/2019) datang ke Batam. Ia menyempatkan diri berjumpa dengan beberapa awak media.

Berbicara tentang banyak hal. Tentang ekonomi dunia, BP Batam dan tentu saja Pilwako yang akan menjelang.

Lukita telah mendaftar ke DPC PDIP Kota Batam sebagai bakal calon Walikota.

Terdengar kabar namanya pun telah disorong ke DPP.

Lalu siapa yang akan menjadi pendmping Lukita?

“Kalau saya sih ingin orang tempatan,” ucapnya.

Keinginan itu telah ia sampaikan kepada partai dimana ia mendaftar.

Meski demikian Lukita sadar bahwa keputusan tetap ada di tangan partai. Sementara menunggu keputusan partai ia akan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak di Batam.

Lukita bertekad ingin mengembalikan kejayaan ekonomi Batam.

Penampilan Lukita nampak segar sekarang.

“Saya sekarang pengacara, pengangguran dengan banyak acara.” Ia tergelak .

Saat bertemu Lukita mengenakan sepatu kets warna hitam dipatu dengan jins warna hitam juga. Sebagai atasan ia kenakan kemeja casual warna putih.

Ia berbicara dengan bagaimana ex officio, tentang ekonomi Batam hingga ekonomi dunia.

“Saya dengar China sedang mengembangkan FTZ nya,” ucap Lukita. “Kesuksesan di Shenzen dicopy untuk ditempatkan di kota lain.”

Shenzen ialah kawasan FTZ China yang belajar dari Batam. Shenzen memanfaatkan kedekatannya dengan Hong Kong. (ptt)

Update