batampos.co.id – Jajaran Unit Reskrim Polsek Batam Kota mengamankan tiga pencuri besi baja H Beam dari jembatan yang berada di Jalan Gajah Mada dari Flyover Lalu Madani Batam Kota menuju ke arah Sekupang.

Ketiganya yaitu, AP, 26, RS, 26, dan He, 46. Kapolsek Batam Kota, AKP Ricky Firmansyah, mengatakan, penangkapan ini dilakukan setelah ada informasi dari masyarakat yang menyebut bahwa ada beberapa orang yang mengendarai sepeda motor tengah membawa besi yang diduga hasil pencurian di jembatan jalur lambat sebelum Perumahan Puri Casablanca, Batam Kota tersebut.

”Dari infomasi tersebut, kemudian Unit Opsnal Polsek Batam Kota mengumpulkan beberapa informasi pencurian tersebut dan menuju jembatan itu,” tutur Ricky di Polresta Barelang, Senin (21/10/2019).

Sesampainya di lokasi, Unit Opsnal mengamankan ketiganya yang tengah berusaha membuka besi baja H Beam jembatan.

Baca Juga: Astaga, Balok Baja Penopang Jembatan Simpang Jam Dicuri

Pengendara melintas di Jalan Gajah Mada tepatnya di atas jembatan Simpang Jam, Baloi ke arah Sekupang, Jumat (4/10). Salah satu balok baja penopang kestabilan jembatan itu dicuri. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.idatam, Kriminal

Selanjutnya, mereka dibawa ke Mapolsek Batam Kota untuk dimintai keterangan atas kasus pencurian tersebut.

”Selanjutnya, ketiga pelaku kami bawa ke Polsek Batam Kota bersama barang bukti satu unit besi baja H Beam jembatan dan beberapa baut dan mur cincin pengait besi jembatan,” beber dia.

Usai mengamankan tiga tersangka, Polsek Batam Kota langsung berkoordinasi dengan Kepala Sub Direktorat Pembangunan Jalan, Jembatan dan Transportasi Massal BP Batam, Boy Zasmita.

Dari informasi tersebut, Boy mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan benar bahwa besi H Beam jembatan telah hilang.

”Dari keterangan pelapor, atas kejadian ini mengalami kerugian kurang lebih Rp 20 juta.,” jelasnya.

“Sementara keterangan dari pelaku, motif mereka mencuri karena kebutuhan ekonomi,” bebernya lagi.

Ia menambahkan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka untuk melengkapi pemberkasan.

Atas perbuatannya, tiga pelaku dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara.

”Pelaku belum pernah ditahan sama sekali dan belum pernah melakukan tindak pidana sebelumnya,” imbuhnya.(gie)