Jumat, 27 Februari 2026

Demi Pertumbuhan Ekonomi Kota Batam, Ini Kata Mustofa Widjaja

Berita Terkait

batampos.co.id – Bakal Calon (Balon) Wali Kota Batam, Mustofa Widjaja yakin dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam diangka tujuh persen apabila terpilih menjadi orang nomor satu di Kota Batam.

Mustofa mengatakan, saat ini dirinya tidak mau berbicara banyak seperti apa strategi yang akan dilakukannya untuk meningkatkan pertumbuhan kota industri tersebut.

“Coba lihat saat saya menjadi Kepala BP Batam,” katanya, Kamis (24/10/2019) di kantor NU Centre.

Baca Juga: NU Dukung Penuh Mustofa Widjaja di Pilwako Batam

Suami dari Indriani Yulianti itu menjelaskan, ada beberapa hal yang dilakukannya. Dulu kata dia, Batam merupakan supporting industry.

Bakal Calon Wali Kota Batam, Mustofa Widjaja (kiri) bersama Ketua NU Provinsi Kepri Gani Lasa (tengah). Mustofa mendapatkan dukungan penuh dari pengurus NU Provinsi Kepri. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id

Saat harga minyak turun, pihaknya membuka bidang usaha lainnya yaitu elektronika.

“Elektronika ini saingan di dunia cukup banyak, kemudian kita buat shipyard (industri galangan kapal),” papar ayah tiga orang anak itu.

Baca Juga: Ditantang Kadin Kepri, Ini Jawaban Lukita, Ismeth dan Isdianto 

Menurutnya apabila dirinya terpilih menjadi wali kota Batam, nantinya dipastikan akan ada banyak hal yang bisa dilakukannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Saya harus melihat dulu apa yang membuat anjlok karena saya belum punya data. Tapi kalau saya di eksekutif saya akan tahu, yang ini kenapa, itu kenapa,” paparnya.

Baca Juga: PDIP Usulkan Lukita dan Mustofa

Jika terpilih menjadi wali kota Batam, alumni Tekni Sipil ITB itu akan berupaya keras untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi seperti dulu.

Serta membangun hal baru yang dapat mendongrak pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

Menurutnya banyak yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam.

Caranya dengan memanfaatkan Bandara, pelabuhan laut serta kedekatan Batam dengan Singapura.

“Sekarang dunia itu tidak bisa sendiri, tidak tergantung tapi saling tergantung,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya, perlu dilakukan pertemuan dengan para pengusaha Singapura, Tiongkok atau pun Amerika.

Dengan begitu kata dia, dapat diketahui apa yang diinginkan para investor saat akan berusaha di Kota Batam.

Hasilnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kota Batam.(esa)

Update